NovelToon NovelToon
Setulus Kasih IBU

Setulus Kasih IBU

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:145.5k
Nilai: 5
Nama Author: yessie

Ibu adalah orang yang paling bisa mengerti dan mengenal tentang kita. Tak ada cinta yang sekuat Cinta ibu. Kasih sayangnya begitu tulus sampai tak ada yang bisa menandinginya.

Novita adalah wanita paruh baya yang berstatus single parent, dia menghidupi kedua anak-anaknya seorang diri. Masalah dalam hidupnya datang silih berganti tak ada hentinya. Namun dia selalu berusaha sabar dan tegar untuk menghadapi semua masalah yang menimpanya. Baginya pengalaman adalah sebuah pelajaran berharga untuk dirinya.

Tapi hati ibu mana yang tak hancur ketika kedua anaknya berani untuk membenci ibunya sendiri. Akankah mereka sadar betapa besarnya kasih sayang yang tulus dari sang ibu? Bisakah Novita bertahan dan menyadarkan kedua anak-anaknya dengan cinta dan kasih sayang tanpa batas, walaupun di balas dengan kebencian?

Yuk berkelana dalam kisah hidup Novita bersama-sama😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yessie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kalendra tau novita bekerja

Beberapa menit berlalu, mas kalendra kini telah keluar dari ruangan HRD. Dia kemudian berjalan menuju ke arah ku dengan pandangan yang tajam.

“aku ingin bicara sama kamu. tapi, aku mau kita bicarakan ini di rumah.” cetus suamiku.

“ta—pi mas,”

Dengan wajah marah suamiku pun langsung pergi begitu saja dari kantor itu tanpa mengucapkan salam.

**

Sore itu, mas kalendra sudah menunggu aku di rumah, wajahnya terlihat tidak senang. Dia berdiri di depan pintu. Sedangkan aku berjalan sambil menundukan kepalaku karena aku merasa bersalah kepada dirinya.

 “mas kalendra ternyata sudah menunggu aku dan raditya pulang dari tadi. Wajahnya juga terlihat sangat kesal. Ini memang salah ku. Huft!” gumam ku dari dalam hati.

Sesampainya di depan pintu, ketika kakiku akan melangkah masuk ke dalam rumah, mas kalendra tahu-tahu langsung meminta Raditya untuk pergi kedalam dan masuk ke kamarnya.

“ayah sudah pulang?” sapa ku.

Akan tetapi suamiku tidak mau menjawab sapa ki bahkan menatapku pun tidak sama sekali.

“raditya, ayah ingin berbicara dengan ibu sebentar. Ayah minta tolong raditya sekarang masuk kamar, ganti baju, dan letakan tas sekolah di tempatnya dulu ya nak.” Perintah kalendra.

“baik ayah.” Jawab Raditya.

“anak pintar.”

Raditya lalu melakukan perintah dari ayahnya.

Setelah Raditya masuk kedalam rumah, suamiku menarik tangan ku begitu saja.

“aku ingin bicara sama kamu.” ucapnya dengan nada sedikit sengak.

“iya mas,” tanya ku,

“kita ke sana!”

Dia mengajak ku bicara menjauh dari pintu depan rumah, dengan maksud agar raditya tidak mendengar percakapan kita berdua. Aku pun mengikuti apa yang dia katakan.

“baik, aku ingin bertanya padamu. Tolong jawab pertanyaan ku dengan jujur. Dan tolong jangan ada yang kamu sembunyikan dari ku, jika kamu masih menganggap aku ini adalah suamimu!” kata suamiku dengan serius.

“baik mas.”

“sekarang, coba katakan kepada ku, sejak kapan kamu bekerja di perusahaan itu?”

“a—ku, sudah tiga bulan aku bekerja sebagai cleaning service disana. tapi.."

“apa?!” sahut kalendra mengerutkan alisnya.

Aku menunduk dengan penuh rasa bersalah.

“selama ini kamu anggap apa aku?! Sampai-sampai kamu sama sekali tidak mengatakan atau pun meminta ijin kepada ku terlebih dahulu?”

“mas, tolong dengarkan dulu penjelasan ku. A…”

“nov, apa kamu tidak percaya kepada ku?” sahut kalendra lagi.

Aku lalu memandang wajah suamiku. terlihat kekecewaan nampak jelas di wajahnya.

“apa selama ini kamu tidak percaya padaku? Pada kemampuan ku? Kamu tidak percaya kalau aku ini bisa membahagiakan kamu dan juga Raditya?”

“enggak mas, aku tidak bermaksud seperti itu mas.”

“aku kecewa sama kamu. aku nggak menyangka kalau kamu bakal setega ini memperlakukan ku nov,” katanya sambil membuang muka.

“mas, tolong dengarkan penjelasan aku dulu.”

“kamu mau jelasin apa lagi? Kamu sudah berani diam-diam cari kerja di belakang ku, sikap mu seperti ini mencerminkan kalau kamu sudah tidak menghargai aku sebagai suamimu!”

Dia lalu berdiri dengan membelakangi ku. Aku lalu menarik tangannya dan berusaha menjelaskan semua itu dengannya agar dia melihat lalu menghadap kearah ku.

“mas, kamu boleh kecewa sama aku. Kamu boleh marah sama aku setelah aku menjelaskan semua ini pada mu. Aku melakukan semua ini bukan semata-mata karena aku sudah tidak mau menghargi kamu sebagai suamiku mas.”

“lalu apa?! Alasan apa yang akan kamu katakan untuk membela diri kamu sendiri?! Apakah kurang uang yang aku berikan kepada kamu setiap bulannya?”

“aku minta tolong kamu tenang dulu mas! baiklah, aku akan jelaskan sama kamu. aku tau, kamu saat ini sedang sangat marah dan kecewa pada ku. tapi, aku juga punya alasan lain karena aku juga sangat kecewa sama kamu mas.”

Dia kemudian menatap wajahku.

“kecewa dengan ku? kesalahan apa yang sudah aku lakukan hingga membuat kamu kecewa?!”ucapnya.

“sekarang aku Tanya. Apa kamu juga menganggap aku ini sebagai istrimu? Sedangkan kamu sendiri menyembunyikan kesusahan mu pada ku? bukankah arti dari pernikahan adalah adanya kejujuran dan keterbukaan? Kenapa kamu menyembunyikan kesusahanmu sendiri. Mas, aku menikah dengan mu bukan untuk mencari kesenangan saja. Susah mu itu susah ku juga, bahagia mu itu bahagiaku juga mas.”

 “apa maksud kamu mengatakan seperti itu?”

“aku tau kalau kamu di PHK dari kantor beberapa bulan yang lalu kan mas? kenapa kamu tidak menceritakan kepadaku? kenapa kamu menyembunyikan kesusahan mu itu?” Tanya ku.

Mas kalendra terdiam, ia kemudian menatap mataku dengan berlinang air mata.

 

“bagaimana kamu bisa tahu kalau aku di PHK dari pekerjaan ku?”

“mas, firasat istri itu lebih peka.”

“ma—af, maafkan aku nov. aku memang sudah tidak bekerja di kantorku dulu setelah aku di PHK dan sejujurnya, aku tidak ingin membuat kamu kecewa dengan ke adaan ku sekarang. Karena aku tidak tega melihat kalian hidup susah."

“itu alasanku, kenapa aku memilih untuk mencari pekerjaan diam-diam di belakang mu mas. Karena aku hanya ingin membantu dan meringankan beban mu mas.”

Mas kalendra kemudian memeluk ku dengan erat. Dia berulang-ulang kali meminta maaf kepada ku, dia merasa sangat bersalah kepadaku. begitu pula dengan ku. karena aku juga bersalah atas ketidak jujuran ku kepada dirinya.

Kami lalu saling menceritakan bagaimana kesalah pahaman ini tercipta. Tak butuh waktu lama untuk menjelaskan kepada dirinya. Karena aku tau bagaimana sikap mas kalendra selama ini.

“lalu, sekarang kamu kerja di mana mas?” Tanya ku.

“sambil menunggu panggilan pekerjaan, aku ngojek bu. Uang bulanan yang aku berikan padamu itu adalah hasil ngojek ku selama satu bulan. Aku sengaja mengumpulkan sedikit demi sedikit uang pendapatan dari ngojek itu bu.”

Sejujurnya, aku sangat kasihan mendengarkan apa yang suamiku ceritakan waktu itu. Namun, kesdihanku sengaja tidak aku tunjukkan di depannya. Aku justru berusaha memberikan dia semangat, agar dia tidak putus asa dalam menjalankan kewajibannya sebagai seorang suami atau pun ayah.

“mas, mau banyak atau sedikit pendapatan yang akan kamu berikan kepadaku, aku tidak akan pernah kecewa, asalkan uang yang kamu dapat itu adalah hasil jerih payahmu sendiri dan uang itu halal. Dan aku sangat bersyukur karena aku mempunyai suami yang begitu sangat bertanggung jawab terhadap keluarganya seperti kamu."

“terimakasih ya sayang, karena kamu sudah mau mengerti dengan keadaan ku sekarang.”

“sama-sama. Cuman, aku minta tolong sama kamu mas.”

“apa?”

“jangan lagi ya, menyembunyikan kesusahan mu sendiri. Ceritakan padaku apapun yang sedang kamu rasakan atau kamu alami mas. Dan kita bisa cari jalan keluarnya bersama-sama. Ingat mas, susah mu itu susahku juga.” ucap ku dengan lirih.

Mas kalendra lalu mencium kening ku dan memeluk ku lagi dengan erat.

“terimakasih sayang, karena kamu sudah hadir dalam kehidupan ku. aku sangat mencintaimu. Emuach.”

“aku juga mencintaimu mas. sungguh, sangat mencintaimu.”

Aku sangat senang sekali. Karena pada akhirnya aku bisa bekerja dengan tenang, tanpa harus kucing-kucingan dengan mas kalendra. Sebab, mas kalendra sudah memberi ku ijin untuk melanjutkan bekerja di perusahaan itu walau hanya sebagai cleaning service.

Namun, aku tetap sangat berterimakasih dan bersyukur sedalam-dalamnya kepada Tuhan. Yang selalu memudahkan ku dalam segala urusan yang kini sedang aku hadapi.

Buat kalian, cintai lah pasanganmu selama dia masih ada di dekatmu. berjuanglah bersamanya selagi dia masih mau berada disampingmu. Kadang penyesalan akan datang di akhir waktu.

Cinta bukanlah mencari pasangan yang sempurna, tapi menerima kekurangan pasangan kita dengan cara sempurna.

aaasseeekkk☺️

bersambung...

1
Sri Soedarta
mantap thor gk bertele" 👍👍👍
Sri Soedarta
tangkap polisi lh itu sara dan bpk'y
Sri Soedarta
mtah kmna" cerita'y thor
Sri Soedarta
terus cerita kk Cantika kok hilang ya thor
Firdha Widyaningsih
percuma jd ceo tp masalah gini kau sangat kejam ke sesama manusia apalagi terhadap wanita
Firdha Widyaningsih
tp setidaknya aku kagum akan pemikiran cantika dia ga mau dihina dan di injak" semoga km dan ibumu cepat berbaikan karna ini ada karma mu jg cantika semoga km seperti ibumu yg kuat dan tangguh menghadapi semua masalah
Firdha Widyaningsih
pasti berat jauh dengan anak apalagi harus merantau berat pasti cemas pasti seorang ibu pasti merasakan hal yg di rasakan novita
Firdha Widyaningsih
sedih jg liat pengorbanan novita hanya karna salah paham chantika membenci ibu nya yg berhati malaikat seperti itu
Firdha Widyaningsih
iyaa wajar klu chantika kecewa sm novita karna dia pergi begitu aja ga blg ke anak" nya atau gmn karna hal seperti ini lah yg membuat salah paham trs karna kita menggapnya hal ini sepele tp yg ada dampaknya besar seperti ini karna ini hal serius gitu disaat seperti ini dia pergi aja ga ngasih tau apa" seharusnya dlm kondisi gmn pun atau panik wajar tp ga sampe jd fatal gini ninggalin aja jd nya kan suami nya harus cepat ditangi anak" nya bingung harus gmn sedangkan rs itu ga bisa gegabah jg itu lah kesalahan fatal yg dilakukan novita klu dia sadar tp ga bisa dibenarkan jg sifat chantika itu ketelaluan
Sukati Saja
thor setahu aq anak ke 1 itu sulung trus yg bontot itu bungsu...
Ilham Risa: Hai kak, mampir juga yuk kak ke novel aku "bangkitnya pria terhina" makasih kak🙏
total 1 replies
Sri Wahyuni
mksh thor
Sri Wahyuni: sama2
total 2 replies
Agus marolo
Thor kenapa lama ya
Siti Fatimah Nasa
moga cepet sembuh ya thor semangat trus thor💪💪
Sri Wahyuni
makanya kalo suka buruan nembak...diambil orang lain manyun deeh
Ida Sagita
lannnjutt tuuuurrt
Siti Qomariyah
kok g ada bahagia"nya masa yg naik tertindas trs thor trs kpn karmanya jd gedek
Siti Qomariyah
kok radit kd anak durjana gtu g ingat apa ama pengorbanan ibuknya dulu
Nur'S
mana lanjutannya..
Nur'S
horeeeeee bahagia semuanya...
Nur'S
kenapa nggak di kasihtau aza ya keadaan ibunya kepada raditya..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!