NovelToon NovelToon
Jangan Panggil Aku Janda

Jangan Panggil Aku Janda

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:195.2k
Nilai: 5
Nama Author: Duajempol

Pikiran Nara masih saja penuh dengan ajakan menikah dari direktur gilanya itu, Nara jadi tidak begitu konsen dalam bekerja.
Kenapa aku bisa sesial ini pergi ke perjodohan malah ketemu sama bos sendiri?!

Masalahnya Nara hanya wanita yang menyamar sebagai sahabatnya.

Akankah perjalanan cinta Nara dengan statusnya sebagai janda berjalan mulus?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Duajempol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

I Got You

"Dasar pria tampan yang licik, dia memanfaatkan kelemahan hatiku." Natha menghela nafas panjang, bahkan pipinya masih saja merona membayangkan senyum Bastian. "Tapi bagaimana caranya agar aku bisa membujuk Nara yah???"

Natha terdiam menyusun berbagai strategi dalam otaknya,

"Pertama, apa aku memakai cara mengancam Nara akan membeberkan jati dirinya pada direktur itu??

Kedua, apa aku memberi dia uang lagi???

Atau yang ketiga, aku menangis meraung raung memohon pada Nara????" Natha menghela nafas sebal, "Rasanya semua cara itu tidak akan berhasil." Natha memangku wajahnya bertumpu di tangannya lalu melihat tas nya diatas meja, Natha tersadar akan sesuatu dan tersenyum licik. "I got you Nara."

"Nathaaa!!!!" Nara berjalan cepat berwajah bahagia kearah Natha yang sudah duduk menunggunya disebuah restoran mewah.

"Nara, disini!" Gadis itu berbalik menyapa Nara untuk segera duduk bergabung dengannya. "Kok lama? Macet yah?" Natha langsung memanggil pelayan untuk memesan makanan.

"Iyah tadi sedikit macet. Tumben kamu nelpon tiba tiba mau ajak makan." Nara tersenyum sambil mengambil buku menu yang di sodorkan oleh pelayan, matanya sedikit membola melihat daftar harga menu makanan di restoran itu. "Nat, kamu ga salah ngajak aku makan disini? Lihat harga menunya.." Nara berbisik rendah di balik buku menu pada Natha, "Nat.. Natha!" Wanita itu masih berbisik rendah penuh penekanan karena tak juga mendapat jawaban.

"Pesan dua steak tenderloin dan wine Sauvignon." Natha menyerahkan buku menu pada pelayan.

Nara memandang tajam kearah Natha penuh dengan intimidasi dan rasa curiga setelah pelayan pergi, 

"Ngomong yang jujur kenapa kamu tiba tiba ngajak makan di restoran mewah begini dan pesan makanan serta minumam mahal?!"

"Ka.. kan tidak apa apa sesekali." Natha membuang pandangannya kesegala arah. "Lagi pula aku akan banyak berhutang budi padamu."

Alis Nara bertaut sempurna, "kamu kan sudah membayarku kemarin."

Aku bilang kan 'akan' berarti itu akan terjadi nanti nanti Nara!

Natha tertawa canggung, "Ah iya, aku juga sudah membelikan ini!!!" Natha mengeluarkan paper bag dengan lambang Gucci. "Tas impianmu!"

Mata nara membulat sempurna dan mulutnya juga terbuka lebar. "Se.. see.. serius ini untukku?!" Nara terbata bata dan tangannya gemetar menerima paper bag yang Natha berikan, lalu dia mengeluarkan isinya dan melihat sebuah tas yang sangat sudah dia impikan beberapa bulan ini. "Nathaaaaa! Aku mencin.." Nara tersadar, "kau semakin mencurigakan. Apa maksud semua ini?!" Nara menyipitkan matanya.

"Ke.. kenapa sih selalu berpikiran jelek tentang aku!" Natha lagi lagi melihat kesembarang arah, "Sudah disini, tempat mewah untuk makan tas yang bagus, kini semuanya sempurna! Aah kurang, kau harus merias diri!"

Nara menghembuskan nafas panjang, "Meskipun aku tau kamu anak konglomerat namun kamu juga tidak pernah menghamburkan uang seperti ini,  dan lagi pula aku tidak membawa alat make up. Jadi tas ini sungguh untukku yah? Aaah terimakasih Natha." Ucap Nara girang.

"Tenang aku bawa semua alat make up!" Dengan antusias Natha langsung merias Nara meski gadis itu banyak memprotes dan mengelak namun dia tetap tidak bisa menang melawan Natha.

Yah ampun aku benar benar terkagum dengan keahlianku merias orang! Natha terkagum melihat Nara yang cantik dengan make up dihadapannya.

"Sudah selesai!" Natha berkata bangga.

"Ini.. apaan sih? Kenapa aku harus..."

"Satu lagi!!!!" Natha langsung memakaikan paksa wig pada Nara.

"Kenapa sampai harus memakai rambut pals.." Nara membesarkan matanya, "Tunggu! Wig ini?? Jangan janga.."

Begitu Nara tersadar, Natha sudah siap untuk pergi dan belari menjauh sambil berteriak. "Maafkan aku Nara, aku sayang padamu!!" Lalu gadis itu menghilang dibalik pintu.

Bahkan rasa keterkejutam Nara belum selesai dia mendengar derap langkah kaki yang membuat semua bagian tubuhnya begidik. Firasatku tidak baik..

****

Alkisah jaman dahulu, ada seekor harimau kejam penguasa hutan yang tinggal kesepian dalam gua. Gua yang di tinggali harimau sangat bersinar dari arah luar, banyak binatang di hutan yang memasuki gua itu karena terpukau dengan kilau cahaya gua dan berakhir di mangsa oleh harimau,

Ada juga yang masuk kedalam gua karena dibawa oleh harimau tersebut untuk di jadikan santapan, dan semua binatang hutan takut untuk memasuki gua karena akan berakhir dengan menjadi mangsa dari harimau. Namun.. hari ini ada yang masuk kedalam gua karena.. JEBAKAN TEMAN!!!!!!

Aku akan membunuhmu Natha!!!!!  Lihat saja nanti, apa yang akan aku perbuat padamu, hubungan erat kita kau hancurkan begitu saja!!

Nara duduk dengan gugup dan gemetar di meja yang berhadapan dengan Rey. Dia terus menerus menundukkan kepal, keringat dinginnya bercucuran deras.

Pelayan datang untuk menyajikan hindangan diatas meja, steak di letakkan di hadapan Nara.

Daging itu adalah tubuhku yang dicabik cabik harimau.

Dan pelayan menuang segelas wine.

Itu pasti darahku! Darahku yang tertumpah akibat dimangsa harimau!  Nara menangis dalam hati.

Bagaimana ini bagaimana ini?! Tolong selamatkan saya!!!

Rey masih duduk diam memandang Nara dalam, "Lama tidak bertemu, orang yang akan saya nikahi!" Pria itu meminum wine nya dengan elegan.

Nara menelan ludah kasar melihat Rey, tetap dia bungkam tidak berani menjawab pria di hadapannya itu. 'Drt drt drt' Drt drt drt' ponsel Nara terus menerus bergetar.

"Sepertinya kamu menerima banyak pesan, silahkan lihat saja ponsel kamu."

"Ii.. Itu sepertinya tidak penting." Jawab Nara gugup.

'Drtt drtt drtt' 'Drtt drtt drtt'

"Baiklah saya akan melihat ponsel saya sebentar." Nara mengambil ponselnya yang tidak kunjung berhenti bergetar.

Pesan dari Natha!

"Nara kamu jangan marah yah, aku mohon. Maaf sebesar besarnya!"

"Riasanmu terlalu sempurna pasti direkturmu tidak akan mengenalimu!!"

"Aku pantas mati, tapi juga masih mau hidup!"

"Hidup bersama cintaku Bastian."

"Aku tidak mau di paksa untuk menikahi robot itu!"

"Sekali lagi maafkan aku Nara, tas itu untukmu."

"Semangat yah, aku sayang kamu!!"

Nara menggenggam erat ponselnya, jika Natha ada di hadapannya saat ini mungkin Nara sudah menyeret wanita itu untuk dibawa masuk dalam ring tinju. Dia ingin hidup sendirian dengan bahagia namun aku akan mati dalam gua harimau!!!!!!

"Katanya kamu adalah joki perjodohan??" Rey memecah keheningan diantar mereka.

"Apa?? Eh iya sa.. saya orang yang di sewa oleh nona Nathania untuk ke perjodohan." Nara tersenyum canggung.

"Jadi kamu bohongin aku?"

"Ti.. tidak, saya tidak bermaksud demikian!" Nara harus membela dirinya demi beban hutang pada perusahaan yang di tanggungnya. Tuhan selamatkan aku, aku tidak ingin di pecat! Jerit Nara dalam hati.

"Perkataan mu yang sehabis tidur dengan pria lain?"

"Tentu saja tidak benar." Nara tertawa canggung.

"Atau kegemaran kamu bermain dengan tiga pria sekaligus dan menyukai diserang dari belakang??"

Wajah Nara spontan merona, "Tidak benar, aku hanya menjakankan intruksi dari klien!"

Rey menatap Nara lurus lurus, "Jadi kamu dibayar berapa??"

Nara yang terkejut dengan pertanyaan Rey langsung mengadahkan kepalanya menatap pria itu.

"Ap.. apa? Nggg itu..."

"50 juta? 70 juta? 80 juta? Atau 150 juta?!"

Nara terdiam, me.. memangnya pergi ke perjodohan bisa dibayar semahal itu yah???

"Sem.. sembilan.. ratus ribu." Cicit Nara lambat lambat.

Wajah Rey nampak shock oleh ucapan Nara, kemudian pria itu menghela nafas dan mengusap tengkuknya dan terdiam cukup lama seolah memikirkan sesuatu.

Kenapa dia diam saja??? Apa yang dia pikirkan?? Untuk hanya datang ke perjodohan dibayar 900 ribu kan juga sudah bagus. Apa dia marah?? Apa aku akan di hukum?!

"Saat terakhir bertemu, kamu bilang ga suka gaya pakaianku, gaya bicaraku, rambutku, sepatuku, tanganku, mataku serta.. alisku." Rey menggaruk keningnya yang tidak gatal.

"Hahaha tentu saja itu hanya bercanda." Nara tertawa terpaksa. Mati aku! Dia mengingat dengan jelas apa yang aku ucapkan waktu itu, aku mungkin akan di eksekusi karena lancang menilai penampilannya!!

"Kalau soal saya bukan tipe kamu??"

Nara semakin bingung arah pembicaraan ini, "Ah hmm.. dalam bekerja kan harus profesional jadi saya tidak bisa bilang suka atau tidak pada klien, jatuh cinta dengan pria di perjodohan itu dilarang sudah perjanjian." Lagi lagi Nara tertawa pias dan canggung.

Rey bangkit berdiri dan tersenyum menatap Nara, "Jadi bukan karena sungguhan tidak suka kan??"

"Hah? Apa?"

"Oke!" Rey tersenyum dan menganggukan kepala kecil.

Oke?!!!  Nara semakin bingung, "Apa yang.."

"Kalau begitu kita bisa tetap melanjutkan itu." Rey tersenyum dan mencondongkan tubuhnya kearah Nara.

Nara bersingut mundur, "Ap.. apa yang dilanjutkan??"

"Apa lagi.. tentu saja menikah!" Rey berucap mantap.

1
Sisca Audriantie
😍😍😍
Dimas Pradipta
thor maaf ini jiplak dari film proposal ya
Puspa Ayundari
hahhahaha astagaa..kok lucu banget kalo dibayangkan
Binti Rofikoh
modus itu buat deketin nara
Binti Rofikoh
bagus tor,
Rina Asih
bagus banget
dementor
tampaknya kita semua korban k-pop ya?? author pun kayaknya korean wave juga.. 🤭🤭🤭🤭
Maria Aufa
seruu!!
endang sari
ok
Fauziz Juliadri
blom baca sih kayak ny kisah nya Sama ya sama komik yg prh aku baca,?
Erni Nofiyanti
nara kamu ko lucu bget yah
Erni Nofiyanti
bastiar bisa oon jga y
Erni Nofiyanti
aku baru tau kalau ada jantung yg sensitif.
Erni Nofiyanti
dasar Nara somplak
Erni Nofiyanti
asli KK lucu bget.
aku baca bab ini pas lagi makan Ampe keselek,gara2 Nara baca UUD.
Erni Nofiyanti
aku mampir KK
KK jgn sampe Nara dan Natha musuhan karna cowo.
hitamanis
kok q jadi kngen film narnia ya😂😂
sinta patricia
flo sdh sy baca..sngat bgus critanya.. setelah flower sy mampir di crita nara in..smua kisah kereen endingnya.sy sukaaaa..👍👍🙏🙏tq
sinta patricia
😀😀modusnya kereeen direktur..
momy ida
kata nya punya harga diri.... tapi tetep y ujung ujung nya nanyain duit"Kamu berani bayar aku berapa"🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!