NovelToon NovelToon
CEO Dingin Jadi Bucin

CEO Dingin Jadi Bucin

Status: tamat
Genre:Komedi / CEO / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Kantor / Tamat
Popularitas:14.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: Yunike Yuni

Adrian seorang laki-laki berusia 28 tahun dan menjadi seorang CEO pemilik perusahaan ternama yang terkenal sombong, angkuh dan dingin. Dibalik sifat yang dingin, Ardian memiliki masa lalu yang kelam karena dimasa lalunya, Adrian pernah disakiti mantan kekasihnya yang sangat tega menduakan dirinya di belakang dan ditambah lagi orang tua yang meninggal karena dibunuh dan pada akhirnya Adrian merencakan untuk membalaskan dendamnya atas kematian kedua orang yang paling berharga di hidupnya.

Jesi Cleopatra seorang perempuan yang mandiri dan baik hati. Selain itu Jesi memiliki wajah yang cantik dan anggun, Jesi adalah seorang anak yatim piatu sama seperti Adrian. Namun, orang tua Jesi meninggal karena kecelakaan satu tahun yang lalu, disaat dia masih kuliah namun sekarang Jesi sudah lulus.

Suatu hari Jesi melamar perkerjaan di suatu perusahaan ternama yang tidak lain milik Adrian dari situlah awal pertemuan kedua orang itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yunike Yuni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mantan Adrian Kembali

Elin adalah mantan kekasih Adrian 2 tahun yang lalu, mereka sudah mengakhiri hubungan mereka karena Elin ketahuan selingkuh oleh Adrian. padahal waktu itu Adrian benar-benar mencintai Elin namun sayangnya Elin telah menyakiti perasaan nya sangat dalam. Tujuan Elin datang lagi di kehidupan Adrian adalah untuk meminta maaf sekaligus minta balikan lagi karena tanpa Adrian dirinya tidak punya apa-apa.

"Saya sudah katakan, bos mu itu tidak akan pernah melarang saya masuk!" kata Elin dengan wajah kemenangan dan sombong. Namun, resepsionis hanya diam saja, ia tidak berani untuk menjawab omongan Elin karena ia takut akan menjadi masalah besar baginya yang hanya sebagai karyawan biasa-biasa saja di perusahaan itu.

Sesampai diruang Adrian, Elin langsung saja masuk tanpa mengetuk pintuk. Sedangkan Adrian dan Jesi baru saja sedang menikmati makan siang bersama karena makanan mereka baru saja datang.

"Adrian aku sangat merindukan kamu." Elin pun Langsung saja memeluk Adrian tanpa aba-aba. Elin tidak tahu, bahwa Adrian sangat jijik ketika Elin menyentuh dan memeluknya seperti saat ini, ingin rasanya Adrian menembak kepala Elin saat ini juga saking kesalnya dengan wanita yang tidak tahu diri itu.

Sedangkan Jesi sedang duduk di sofa ruangan kerja Adrian, sambil memakan makananan yang sudah Adrian sediakan di atas meja, namun Jesi sangatlah terkejut dengan kedatangan seorang perempuan yang tiba-tiba masuk dan memeluk Adrian, melihat itu Jesi langsung menghentikan kegiatan makannya karena ia merasa selera makannya saat ini sudah hilang seketika.

"Kenapa aku sangat tidak menyukai pemandangan ini?" gumam Jesi dalam hatinya bertanya.

"Ada apa ini kenapa hatiku terasa sesak?!" ucap Jesi didalam hatinya, lalu Jesi memukul dadanya yang terasa sangat sesak, bahkan nasi di dalam mulutnya pun sangat susah ia kunyah dan di telan sekarang.

"Kamu kenapa.?" tanya Adrian sambil melepaskan pelukkan Elin dengan kasar. Adrian melihat Jesi memukul dadanya menjadi sangat khawatir, sehingga Adrian langsung saja menghampiri Jesi dan langsung memberikan air putih kepada Jesi.

"Ah, tidak apa-apa kok, Pak," jawab Jesi berpura-pura tersenyum saja sambil perlahan-lahan menguyah, makanan di dalam mulutnya lalu mengambil air minum yang sedang Adrian berikan padanya.

"Makanlah pelan-pelan," ucap Adrian dengan lembut dan seketika membuat Elin sangat marah besar melihat Adrian yang sangat perhatian kepada gadis yang tidak kalah cantik darinya.

"Saya permisi dulu, Pak," ucap Jesi lagi dengan perasaan yang sangat sakit.

"Kamu tidak ingin menghambiskan makanan mu?" tanya Adrian dan Jesi mengelengkan kepalanya.

"Kalau begitu saya permisi!" ucap Jesi menundukkan kepalanya karena ia tidak tahan lagi melihat kejadian itu, Jesi pergi meninggalkan Adrian yang sedang diam membisu menatapnya. Entah kenapa perasaan Adrian begitu tidak enak melihat Jesi seperti itu kepadanya.

"Perempuan itu siapa? " tanya Elin dengan sinis nya. Rasanya hati Elin sangat berapi-api melihat Adrian seperti memberikan perhatian kepada gadis kampungan itu menurutnya, ingin rasanya Elin menampar wajah Jesi saking kesalnya dirinya.

"Bukan urusan kamu! " ucap Adrian yang tidak kalah sinis nya.

"Baiklah kalo kamu tidak bisa memberitahukanya kepada ku, aku akan cari tahu sendiri," ucap Erlin dengan dinginnya.

"Jangan sekali-kali kamu menyentuhnya ataupun menyakitinya, kamu tau kan apa akibat!" ucap Adrian dengan sangat dingin dan memberikan peringatan kepada Elin supaya Elin tidak menyakiti Jesi suatu saat nanti karen ia tahu seperti apa sifat Elin sebenarnya.

"Ba-iklah," ucap Elin dengan gemetar dan ketakutan karena Elin tau bagaimana perlakuan Adrian kalau sedang marah.

"Ok, sekarang kamu pergi! Karena saya muak melihat muka kamu!" bentak Adrian emosi, bahkan wajah Adrian pun sudah mulai memerah karena marah pada Elin.

"Adrian, aku kesini untuk minta maaf padamu. Maaf kan aku tidak akan pernah mengulanginya lagi, aku berjanji!" Elin pun mengeluarkan air mata buayanya untuk meluluhkan hati Adrian. Namun, Adrian tidak ada rasa sedikitpun iba kepada Elin, malahan hati nya terasa panas dan rasa terbakar karena ia tahu bahwa Elin hanya berpura-pura saja, sekarang ia tidak akan pernah lagi untuk mempercayai Elin mantannya yang sangat pintar berbohong padanya.

"Khilaf kamu bilang dasar perempuan mu****n pergi kamu!" ucap Adrian dengan suara yang lebih keras, untung ruangan kantor Adrian kedap suara.Jadi tidak ada yang bisa mendengarkan pembicaraan mereka.

"Aku mohon maafkan aku."Elin pun memohon sambil berlutut di kaki Adrian

"Pergi! Kalau kamu tidak pergi juga saya akan panggil security untuk melemparkan kamu keluar dari kantor ini!" ancam Adrian, mendengar itu seketika mata Elin melotot tajam tidak percaya dengan omongan Adrian barusan.

"Sial, tunggu saja kamu Adrian aku akan kembali mendapatkan hati mu kembali, sebaiknya aku pergi sebelum diusir sama security mau taruh dimana muka ku nanti," gumam Elin dalam hati.

"Baiklah saya akan pergi."

Elin pun keluar dari ruangan Adrian dengan beribu amarah di hatinya dan tanpa sengaja Elin melihat seorang perempuan yang ada diruangan Adrian tadi ,kemudian Elin menghampirinya Jesi karena saat di ruangan kerja Adrian ia sudah menahan amarahnya yang ingin meledak memarahi Jesi dan Elin pun langsung saja memberikan sebuah tamparan di pipi Jesi selama dua kali. Jesi yang merasakan itu membuatnya marah besar juga, sehingga Jesi membalas tamparan Elin di pipinya sebanyak 2 kali dan tentu saja Elin sangat geram dengan Jesi yang sangat berani melawannya.

"Kau!" Elin pun ingin kembali menampar Jesi dan dengan cepat Jesi mendorong Elin, sehingga Elin pun terdorong terkena tembok dengan cukup keras.

"Dasar perempuan ******, berani-beraninya kamu mengoda tunangan saya!" ucap Elin dengan sangat geram.

"A-pa? Tunangan?!" ucap Jesi dan seketika tubuhnya lemas mendengar kata 'tunangan' dari mulut Elin dan tampaknya Elin sangat senang melihat raut wajah Jesi yang seperti bersedih, setidaknya itu bisa mengurangi rasa kekesalnnya terhadap Jesi yang berani menamparnya dan mendorongnya.

"Heh! Jangan sok polos kamu gadis murahan! Baiklah buka kuping kamu baik-baik, saya akan katakan bahwa Adrian adalah tunangan saya, sebaik nya ****** seperti kamu itu jauhi segera tunangan saya paham!" Elin pun langsung saja pergi meninggalkan Jesi yang sedang memegang pipinya yang terasa sangat sakit karena di tampar barusan, untung saja dirinya berada ditempat yang sangat sepi, jadi tidak ada karyawan yang lewat dan mengetahui kejadian yang memalukan itu.

Lagi-lagi Jesi memukul dadanya yang terasa sangat sakit, setelah gadis yang ia tidak tahu siapa namanya itu mengatakan bahwa Adrian sudah memiliki tunangan selama ini.

Kemudian Jesi berlari ke toilet dan menangis sejadi-jadinya di dalam sana, entah kenapa Jesi merasakan sakit setelah mendengarkan Adrian memiliki tunangan, padahal hubungan mereka hanya sebatas atasan dan karyawan saja.

"Aku bukan gadis murahan! Bahkan aku tidak pernah sama sekali mengoda lelaki, apa lagi mengoda milik orang!" ucap Jesi frutasi ketika mengingat perkataan yang menyakiti hatinya.

1
Orang Hsjdh
lanjutkan
🌹bunda 2A & 2S🌹
jodoh nya alfian sudah otw nihh🤣🤣
🌹bunda 2A & 2S🌹
kok kesan nya jesi ini terlalu bodoh ya masa tdk menyadari hal yg berbeda dlm diri dan tubuhnya klau sdng hamil, padahal lulusan S1 ya kalau sya tdk salah baca
Cosmos
definisi dapet jodoh jalur ketabrak semua ini mah
Sulaiman Efendy
JIAHHH, MMPUS LO PELAYAN GOBLOK..
Sulaiman Efendy
NASIB LO AKN JDI PENGANGGURAN, UDH TAU JDI PELAYAN, YG LAYANI PMBELI DGN BAIK, JGN LIAT PENAMPILAN.. LO GK TAU TU YG BELI YG PNY MALL INI...
Sulaiman Efendy
GANTIAN VARO YG DIKERJAIN BALIK MA ALEN...😂😂😂😂😂😂😂
Sulaiman Efendy
ALEN2....🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sulaiman Efendy
TERNYATA KAKEK FARHAN AYAH GILANG, TPI KNP KAKEK FARHAN BILANG DIA DIUSIR ANAKNYA..
Sulaiman Efendy
MASIH PENASARAN DGN MOTIF MAYA, KLO SKEDAR BENCI KNP SEJAHAT ITU... KLO ARMAN MOTIF NYA JELAS.. KRN ELIN..
INI MAYA,, BENCI YG GK MASUK AKAL KE AMALA.. AKHIRNYA KBENCIAANNYA MNGANTARKN KE KMATIAN.... KLO SPRTI INI DNDAM TKKN HABIS2NYA, PSTI ORTU MAYA AKN BALAS DENDAM.. DN SELAMANYA AKAN TRUS BEGITU...
Sulaiman Efendy
HRUSNYA LO CRITA KE VARO DN GILANG, KLO SPRTI INI LO JUGA BSA DIHABISI SAMA VARO.. KLO LO CRITA TTG MAYA YG ANCAM LO, VARO & GILANG MNGKIN BSA BNTU JAGA KLUARGA LO DRI ANCAMAN MAYA
Sulaiman Efendy
DITA TERNYATA MAYA YG MNYAMAR, AHHH MITA, KNP GOBLOKNYA MSH MAU BRTEMAN DGN MAYA, LO GK KASIAN SAMA ORTU LOO
Sulaiman Efendy
DN MITA MSH SAJA MAU BANTU SI MAYA, CURIGA DITA ADALH MUSUH SSUNGGUHNYA
Sulaiman Efendy
TERNYATA MAYA MSH GK KAPOK..
Sulaiman Efendy
RASAIIN KALIAN DI JAHILIN PAPI ARSEN..😅😅😅😅😅😅
Sulaiman Efendy
JIAHHH SI VARO, NIAT BANGUN PAGI, MLH MASIH ASYIK MOLOR MA ALEN..😁😁😁😁😁
Sulaiman Efendy
RAHASIA APA LAGI YG DISEMBUNYIKN MITA, BIKIN PNASARAN SAJA... APA DIA BENAR2 TERLIBAT, TPI DIBAWAH ANCAMAN..
Sulaiman Efendy
BRRTI GILANG CUKUP BAIK,, MSKI AHKLAKNYA TDK BAIK, KRN SERING BAYAR JALANG BUAT BRZINAH..
Sulaiman Efendy
KLO BKN MITA, SIAPA PELAKUNYA,, APA DITA....???
Sulaiman Efendy
SEKARANG BARU LO MRASA TAKUT...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!