NovelToon NovelToon
MY FIRST LOVE

MY FIRST LOVE

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:102.8k
Nilai: 5
Nama Author: mey ❣❣💙

seorang gadis cantik beperawakan tinggi, berkulit putih dan rambut pirang. saat masih SMA kesucian nya hampir saja di renggut para lelaki hidung belang. gadis manis itu bernama dian.

gadis itu lari terbirit-birit hingga menabrak seorang lelaki yang bertubuh tinggi dan gagah, lelaki itu memeluk gadis di depan nya dan membawa ke mobil milik nya.

pertemuan yang begitu singkat tanpa saling mengenal satu sama lain, setelah bertahun lama nya, gadis cantik itu bekerja di sebuah perusaha yang ia lihat dalam diari lelaki pemilik mobil yang sempat ia ambil kala itu. berharap ia kan bertemu dan berterimakasih pada lelaki yg membantu nya kala itu.

gadis itu bekerja sebagai staf biasa dalam perusahan yg ia lamar, 2 tahun berlalu, perusahan yg gadis itu tempati mendatangkan CEO baru yang sangat tampan, namun gadis bernama dian itu telah di jodohkan kedua orang tua nya. entah siapa jodoh gadis itu. sedangkan gadis itu masih mengharapkan lelaki yang pernah ia temui beberapa tahun lalu.

akankan mereka akan di temukan waktu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mey ❣❣💙, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 9

alvin masih mematung sejak kepergian ivan, sedangkan ivan merasa sangat senang karena berhasil membuat alvin tak bergeming.

"hahahahaahahaahh huuuuuuuu", ivan tertawa sambil berseru didalam mobil. alvin memilih untuk melangkahkan kaki nya ke kamar tanpa memberikan ucapan salam pada ayah nya albert sinaga yang masih duduk di ruangan tv.

"vin kenapa kamu cepat pulang? apa kamu sakit nak?", albert membuka suara melihat anak nya yang pulang sebelum jam kantor berakir.

"tidak yah, aku hanya inginberistirahat", jawab alvin sambil berjalan tanpa melihat ayah nya lagi. sesampai nya di kamar, alvin merebahkan diri nya di kasur empuk nya, lalu mengambil benda pipih persegi panjang sambil mencari nomor ivan dan menghubungi nya berkali kali tapi tidak ada jawaban dari ivan. alvin mengirim pesan pada ivan,

"ngapain lo bawa gua ke rumah sekarang br*****k lo van", sambil melemparkan handphone nya ke nakas dan memilih memejamkan mata, berkali kali alvin berusaha agar segera tertidur, namun tidak bisa.

ivan berjalan hendak ke kantin perusahan, tak sengaja berpapasan dengan dian yang hari itu sangatlah anggun menurut ivan.

"wahhh gadis ini benar benar cocok buat alvin", pikir ivan saat sudah bersejajar dengan ivan, ivan memberikan senyum persahabatan pada dian dan di balas oleh dian dengan senyum yang sama.

"mbak aku pesan jus alpukat 1 yah", pesan dian pada pelayan kantin yang berdiri di sebelah nya.

"baik bu", jawab pelayan tersebut lalu berjalan mengambil pesanan dian, sambil menunggu pesan nya datang, dian menelfon sahabat nya

"wind, kapan sih lo masuk kantor? gua kangend tau gak sih!", sambil memonyongkan bibir nya pada sahabat tercinta yang sedang melakukan panggilan video call pada nya.

ivan yang sengaja memilih untuk duduk di belakang gadis itu kaget saat belum mendengar sapaan winda dari sebrang, ivan sempat berpikir bahwa dian memiliki kekasih.

"aku juga kangend beb, hanya saja masih banyak urusan gue disini", winda menjawab dian, saat mendengar suara dari sebrang telpon membuat ivan mengelus dada nya pelan.

"*syukurlah, bukan peri*a, batin ivan.

"baik lah, gimana kabar mu disana?kamu baik baik saja kan", dian bertanya sedikit menghawatirkan sahabat nya.

"aku baik beb, kapan kamu married?", winda bertanya pada dian.

"suuuttttttt" sambil menempel jari telunjuk pada bibir nya ke arah telpon.

"bisa gak usah nanya soal itu gak? aku gak pake headset loh", dian melanjutkan pembicaraan nya sambil merajuk pada sahabat nya yang masih terkekeh di balik layar handphone.

"maaf, gue gak tau kalao lo gak pake headset beb, heheh jadi, lo juga gak tau tanggal nya aja gitu?", dian meminta maaf lalu bertanyq lqgi pada sahabat nya.

"gak tau win," jawab dian santai sampil menyeruput pipet jus pesanan nya.

"hemmmm kog gitu?", kata winda. "yah gak tau aku win, kalau udah ada tanggal nya, gue bakalan kasihbtau sama lo deh, dan lo harus hadir, lo tau kan gue gak punya keluarga selain lo, gak mungkin tante lili hadir", diam tersenyum miris saat menyebut nama tante nya yang pura-pura baik kala itu.

"akan aku usahakan beb, kamu tenang aja, apa sih yang gak buat sahabat ku ini", winda meyakinkan sahabat tercinta nya agar dian tidak terlalu bersedih.

"baiklah, kamu memang yang terbaaik", kata dian lalu tersenyum sambil melambaikan tangan pada winda dan panggilan pun berakhir. di samping kanan meja yang di duduki dian ada seorang wanita yang sedari tadi memantau dian dari jauh, dia adalah celsi, gadis yg sangat mencintai david. sambil memberikan tatapan tak suka nya pada dian seakan ingin menerkam dian saat ini.

ivan yang menyadari tatapan celsi mengerutkan kening nya bertanda sedang memikirkan secara keras,

"apa yang ingin dilakukan gadis itu pada si dian yah? atau aku kah yang berprasangka buruk pada nya, tatapan nya seakan tidak menyukai dian", batin ivan saat melihat celsi.

ivan tetap betah melirik gadis yang bernama celsi itu. ivan berpindah menduduki kursi kosong yang ada di depan nya hingga menghadap punggung dian, dan ivan pun dengan leluasa memperhatikan gerak gerik gadis bernama celsi itu.

"gadis murahan", sambil berdiri memegangi gelas jus mangga nya lalu menyiram dian dari kepala, dian yang terhentak kaget ada cairan jus segera berteriak lalu menoleh ke arah yang menyiram nya dan bertanya penuh kebingungan

"mbak.. apa yang mbak lakukan!!", dengan penuh penekanan.

"hem, ternyata lo gadis murahan banget yah, loau nikahin david?hahaha mana mungkin david mau sama wanita mis**n kayak lo, menjijikan!!!", seru celsi sambil menunjuk dian tepat di depan wajah nya.

dian tak banyak berkata hingga cairan bening tergenang di mata nya yang hampir menghujani wajah mulus nya. saat tangan celsi melayang di udara hendak medarat pada wajah dian, saat itupula ivan menghalangi tangan celsi, celsi yang terkejut dengan kedatangan ivan akirnya tunduk tertunduk tak banyak berkata lagi

"apa semua wanita sepertinya disebut mis**n seperti yang kau bilang? jika saja kau tau siapa dia, kau akan menyesali perkataan mu hari ini, aku akan selalu mengawasi mu dan j***ng mu david, dan jangan kau berfikir dia akan menikahi david mu", ivan berbisik tepat di telinga kanan gadis itu.

dian tak menghiraukan lagi apa yang dilakukan ivan pada gadis kejam seperti celsi, dian berlari menuju lobi kantor yang di ikuti oleh ivan. sesampai nya di lobi, dian duduk di lantai sambil menutup mata nya dengan kedua telapak tangan nya.

"ya tuhan, apa salah ku pada mbak dian, kenapa dia begitu membenci ku?", dian mengaduh pada tuhan dan bertanya pada diri sendiri.

ivan yang melihat dian menangis terseduh seduh mbiarkan gadis itu menumpahkan segala keluh kesah nya.

"vin, andai lo tau gadis ini adalah calon istri lo, apa yang lo lakuin disaat melihat nya seperti ini? seperti nya gadis malang ini banyak menjalani rintangan dalam hidup nya, menghadapi teman seruangan nya yangungkin setiap hari memperlakukan nya dengan sangat buruk malang benar nasip nya vin", ivan membatin merasa ibah pada gadis yang di lihat nya.

setiap pegawai yang ingin memasuki lobi itu, ivan melarangi dan menyarankan utuk mencari jalan lain, membiarkan dian menumpahkan segala kesedihan nya disana.

setelah sedit merasa tenang, dian memasuki kamar mandi yang masih saja di awasi oleh ivan dari kejauhan.

"seperti nya aku harus menjaga dian dari kejauhan, aku takut jika wanita gila seperti celsi akan berbuat lebih nekat lagi pada dian, dilihat dari tatapan nya", batin ivan sambil berdiri menyandari tembok di belakang nya.

di kamar mandi, dian membasuhi wajawh nya lalu mengambil tisu membersihkan sisa jus yang berada di baju nya, namun tidak kunjung hilang.

"tolong bawakan baju dan rok ini pada ibu dian, dan katakan pada nya bahwa, kamu yang membeli nya setelah melihat kejadian di kantin tadi", ivan menyuru salah satu pegawai yang sedang ingin pergi ke kamar mandi.

"baik pak ivan", jawab merry sekertaris alvin yang hendak pergi ke kamar mandi umum staf. merry tak banyak bertanya lagi pada ivan dan hanya menuruti perintah sang asisten boss nya itu.

di kmar mandi dian berkali kali melap baju nya menggunakan tissue namun tak kunjung hilang, dian merasa sangat frustasi dan ingin berteriak.

"mbak dian", sapa merry sopan, dian yang melihat merry menenteng peaper back menjawab dengan senyuman.

merry menyodorkan peaper back berlogo matahari itu pada dian.

"nih pakai ini mbak", kata merry sopan dan masih dengan senyuman nya. dian mengerutkan kening nya ingin bertatanya tapi merry menjelaskan sebelum dia bertanya, seolah mengerti dengan apa yqng ingin ditanyakan dian pada nya.

"maaf, tadi aku gak sengaja liat kejadian di kantin, lalu cepet nyuru temen buat beliin ini deh buat kamu, semoga aja cocok yah?", kata merry pada dian, padahal merry pun tidak tai apa yang terjadi di kantin.

"aduhh mbak maaf ngerepoin mbak merry, terimakasih banyak yah mbak", kata dian sambil mengatupkan kedua telapak tangan nya di dada. merry yang melihat dian melakukan itu hanya tertawa

"hehehhe kamu lucu yah ternyata", sambil mengelus bahu dian

"apa dia bertengkar sama pak ivan yah? pak ivan gak salah milih gadis sepwrti dian, gadis ini polos dan seperti nya baik dilihat dari sorot mata nya", batin merry masih betah mengelus dian.

"baik lah kalau begitu, mbak ganti sana, aku nunggu mbak disini", pintah mery pada dian

"mbak merry, bisa panggil aku dian ajja? seperti nya mbak lebih kakak di bandingkan aku mbak, dan bisa gak mbak merry aku anggep seperti mbak ku? soal nya aku gak punya seorang kakak", jawab dian sebelum berlalu meninggal kan merry.

"baiklah dian sayang", sambil memberikan senyuman tulus nya pada dian dan mengelus bahu dina lagi merasa bahagia, entah mengapa, itulah yang dirasakan merry pada dian.

.

.

.

hay guysss mohon dukungan dalam kesuksesan novel ku ini yah.. terimakasih.

jangan lupa like dan tekan tombol ❤️ pada bagian bawah bab ini juga vote sebanyak kungkin.. hehehe terimakasih.

oh yah, saran dan masukan juga sangat berarti demi tercapai kesuksesan novel ku ini.

🙏🙏🙏🙏

1
Liesdiana Malindu
bapak nya Alvin kok ringan tangan ya.
Warung Muslim Aqazone
lanjut...
Hasna Leader Msi
komentar pertama 😁
Nurul Kosidah
author bingung sendiri,sm alvin & vian
Ayi Sumarni
hadeuh
yayaya
next lnjoot
Hendayani Faqot
lanjut
Hendayani Faqot
dah 2x deh d gantung kek gini... semangat ya Thor, seru ceritanya
Hendayani Faqot
lanju atuh Thor, jangan gntung gini,,, lagi seru2nya ni
Andropist
lanjut kak
Andropist
semangat
yayaya
boom like mendarat thor
next semangat terus up nya thoor
Yanah Lasmiawati
lanjut dong thorr
Yhana Peruge Yhana
ngga seru lnjud dong
Nur Rahmat Alfahrizi
lanjut dong
Veronica Corynova
kok di ulang trs sih thor...
Mey: maaf kak... 🙏 akan di perbaiki.. terimakasiih
total 1 replies
Fika Rahmi Iskandar
semangat Thor,,msh bnya huruf2 yg tertinggal dan kata yg kebalik2..
suka bingung 😕..
jully
Samangat thor💪💪
Like datang, meluncur🥳🥳💖💕💕
Mampir ya ke karya ku☺️✨✨
Widhi Wahyu
kenapa upnya diulang ulang kak
Mey: maaf kak.. akan di perbaiki.. terimakasiih 🙏
total 1 replies
d'see_mskml
tulisan'a di rapihin lg ya thor😀🤗 semangaaaat💪💪😃
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!