KETERANGAN: Di harap kan untuk membaca novel "Wanita Taruhan Elvan" karena novel ini adalah anak nya🤭🤭
Ini adalah lanjutan kisah cinta anak-anak dari ke dua sahabat yang pernah berselisih paham di masa lalu. Dengan ketulusan hati, persahabatan mereka kembali seperti semula hingga mereka menjadi tua dan anak-anak mereka saling jatuh cinta.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ni R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
09.Apa Maksud Mu?
Cukup berat untuk Kinara berangkat kuliah hari ini. Kean yang tak mendapati adik nya di meja makan lantas pergi ke kamar Kinara. Benar saja, gadis itu masih berada di bawah selimut nya.
"Nara bangun! apa kau tidak kuliah." ujar Kean yang sebenarnya Kinara sudah bangun sejak tadi.
"Malas kak!"
"Kau kenapa? tidak seperti biasa nya seperti ini. Cepat bangun dan mandi, kakak akan mengantar mu." ujar Kean.
Dengan sangat malas Kinara bangun dan membersihkan diri. Sebagai kakak yang baik, Kean menyiapkan sendiri sarapan untuk adik nya yang di masukan ke dalam kotak makan.
"Kamu kenapa?" tanya Kean sambil mengemudi.
"Gak kenapa-kenapa!" jawab nya singkat namun Kean tidak percaya begitu saja.
"Ya udah, habiskan roti mu."
Tak berapa lama Kinara tiba di kampus, Saffa dan Agga langsung menghampiri gadis itu. "Tumben di atar kakak mu yang tampan itu?" tanya Saffa.
"Lagi malas bawa mobil." jawab Kinara tidak bersemangat.
"Kemarin kau kemana Nara?" tanya Agga.
"Oh itu...bunda menyuruh ku untuk datang ke toko kue nya." bohong Kinara.
"Ya udah, ayo masuk kelas." ajak Saffa.
Pemandangan yang sangat memuakkan, ketika melihat Viana yang terus menempel pada Arka namun Arka yang sangat cuek tidak menanggapi Viana.
Kinara duduk di kursi nya, lalu Agga menarik sedikit agak dekat ke meja Kinara. "Apa kau sakit?" tanya Agga.
"Tidak, aku baik-baik saja. Kembali ke posisi mu." ujar Kinara lalu Agga kembali ke posisi awal. Arka yang melihat kejadian itu hanya bersikap cuek.
Sungguh membosankan kuliah pagi ini, Kinara hanya sibuk dengan coretan tinta yang tidak jelas itu.Jam kuliah selesai, tiba-tiba Arka menarik tangan Kinara dan mengajak nya ke atap gedung.
"Lepaskan, mau apa kau?" tanya Kinara sambil mencoba melepaskan tangan nya.
Sedikit tersentak, Arka melepas tangan Kinara saat mereka sudah berada di atap. "Kau sangat kasar! apa yang kau mau?" tanya Kinara.
"Jangan terlalu dekat dengan laki-laki yang baru saja kau kenal." ujar Arka membuka suara.
"Apa maksud mu? apa kau sedang melarang ku?"
"Aku hanya tidak ingin kau salah dalam berteman."
"Lalu bagaimana dengan kau? kenapa kau tiba-tiba perhatian pada ku? apa kau lupa jika kau sudah punya pacar?" ujar Kinara dengan wajah yang tak bersahabat.
"Itu urusan ku."
"Jika itu urusan mu! jangan mengganggu urusan ku." balas Kinara kemudian pergi.
Sakit sekali hati Kinara, belum juga reda amarah nya kini malah bertambah saat Viana tiba-tiba menarik nya.
"Apa yang kau lakukan bersama Arka? dia pacar ku.."
"Kau tanya kan sendiri pada pacar mu! itu bukan urusan ku." ujar Kinara lalu menepis tangan Viana.
Seperti biasany, jika sedang sedih Kinara akan bersembunyi lalu menulis lagu nya kembali. "Aku menyukai mu sejak kita kecil, tapi kenapa kau tidak mengerti sedikit saja perasaan ku." ucap nya sedikit terisak.
Setelah merasa lega, Kinara pergi ke parkiran untuk menunggu jemputan. Namun ada Agga di sana.
"Kinara, aku antar pulang ya?" tawar Agga.
"Tidak usah, kakak ku akan menjemput." ujar nya namun tiba-tiba Kean menelpon dan mengatakan jika ia tak bisa menjemput nya.
"Wajah mu kenapa?"
"Kakak tidak bisa menjemput ku." lirih nya.
"Ya udah, bareng aku aja." tawar Agga sekali lagi.
"Hmmm...baiklah." ujar Kinara lalu masuk ke dalam mobil Agga. Arka yang melihat dari kejauhan hanya bisa memandang sinis.
"Kemarin mengejar ku, sekarang lihatlah, dasar!" batin Arka.
Di mobil, Kinara hanya diam saja. Agga merasa tidak enak hati. "Kinara, sepertinya suasana hati mu kurang baik, bagaimana jika kita makan es krim?" ujar Agga.
"Hmmm...terserah kau saja." sahut Kinara lalu mereka pergi membeli es krim dan duduk di taman terdekat.
"Bagaimana? apa sudah merasa baikan?" tanya Agga.
"Iya...terimakasih es krim nya." ucap Kinara.
Habis, setelah es krim habis Agga mengantar Kinara pulang. Rumah masih sepi karena semua orang masih sibuk dengan urusan nya. Apa yang akan di lakukan Kinara? ya, seperti biasa gadis itu akan membuat nada lagu kemudian merekam suara nyanyian nya sendiri.