NovelToon NovelToon
Siapa Yang Harus Kupilih?

Siapa Yang Harus Kupilih?

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Komedi / Romantis
Popularitas:79
Nilai: 5
Nama Author: A Giraldin

Kegelapan dan Cinta sangat cocok untuk menggambarkan cerita ini. Karakter utamanya adalah seorang pemuda bernama Hayakawa Yugioh.

Ia bertemu dengan tiga gadis cantik di tempat yang berbeda-beda. Kuroyuki Yukino (Stasiun Kereta), Minazuki Reina (Klub Voli), dan Hanamori Airi (Hujan Badai).

Yugioh membantu semuanya untuk menyelesaikan masalah hidup masing-masing. Seiring berjalannya waktu, ketiganya mulai jatuh cinta padanya.

Dimulai dengan mengancamnya menggunakan benda tajam, menguntitnya ke manapun ia pergi, dan paling parah mengajaknya mati bersama.

Diakhir... Mereka mengajukan pertanyaan yang intinya: 'Siapa yang akan ia pilih untuk menjadi istrinya?.'

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon A Giraldin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1.9: Stasiun Tokyo

Oh iya, beralih dari situ, Kobayashi Sato dalam hal hiburan atau ku sebut saja tempatnya para bit*h dan playboy sangat disukainya.

Alasan kedua orang tuanya masih bisa kerja di agensi yang sama, karena dia menyukai tubuh menggoda mamanya.

Yahh... Namun sepertinya sudah tidak lagi. Aku yakin, setelah ini jalan mengerikan atau bermain-main dalam hiburan dewasa, akan ku buat sirna.

Hehehe, papa pasti akan mendengarkan segala perkataanku. Kesayangannya pada satu-satunya putrinya, adalah alasan utama dia bakal melakukannya.

Yahh... Semisal tidak menyetujui permintaanku, waktunya agak bermain itu saja. fufufu, nantikan saja deh.

Dan kalau boleh berkomentar, jalanannya macet banget ya! Kayaknya karena masa-masa liburan, makanya begini.

Apa yang dikatakan oleh Yukino tidaklah salah. Di segala penjuru jalan kendaraan mau pada maju, tapi sedikit demi sedikit saking parahnya macet.

Terhambat di mana-mana dan hal tersebut sangatlah menyebalkan pastinya. Yukino cuman bisa pasrah serta ngambek aja sambil melirik ke arah Tom.

Tom yang menyadari hal tersebut hanya terus menundukkan kepalanya disertai keringat dingin deras mengalir darinya.

Untuk Albert, dia hanya terus mengangguk-angguk. Entah apa yang dipikirkannya, pastinya dua bodyguard ini sudah siap menjaga Nona Besar atau Yukino dalam segala kejahatan yang membahayakannya.

Beralih dari situ, kemacetan terjadi selama kurang lebih satu jam lamanya. Untungnya, siang harinya atau sekitar pukul 13.00, Yukino dan bodyguard-nya juga pengemudi mobil sampai di kediaman Keluarga Kuroyuki.

“Pemandangan makin aneh saja ya! Apakah papa sudah mulai mengotak-atik rumah lagi, Albert?”

“Anda benar sekali Nona Besar. Owner-san beberapa hari yang lalu sedang suka dengan patung kucing emas. Karena itu, beliau memilih untuk mengoleksinya sebanyak mungkin.”

“Ahaha, pantas saja di setiap jalan banyak sekali kucing emas.”

Apa yang ku katakan itu benar dan kalau harus dijelaskan, diriku tinggal di sebuah mansion megah.

Bangunannya terbuat dari bahan inti berupa emas, perak, zamrud, batu merah, dan besi. Mungkin harusnya kelihatan aneh, tapi karena kami memilih orang-orang yang ahli dalam gradien juga lainnya, hasilnya rumahku begitu menakjubkan.

Ada banyak pilar juga di setiap bagian. Semua itu menjulang tinggi ke atas. Pagar listrik menjadi pembatas rumah.

Hal tersebut dilakukan untuk mencegah rumah dari maling. Yahh... kayaknya nggak bakal ada yang mau melakukannya juga sih, tapi karena papa suka berpikiran aneh-aneh, makanya jadi begini rumahku.

Ahaha, papa itu menyukai sebuah seni. Baginya, seni adalah segala sesuatu yang kau campurkan, hasilnya bagus di mata setiap orang.

Entah dia jenius atau berotak kosong, apa yang dikatakannya benar-benar terjadi.

Hahaha, benar-benar menakjubkan.

“Tom, papa di ruangan apa sekarang?”

“Katanya dia menunggu di ruang utama seperti biasa.”

“Begitu ya! Oh benar! Katakan padanya nanti, bahwa aku mau mandi dulu. Terus... jangan kebanyakan beli barang-barang aneh atau ku adu-in ke mama.”

“Baik, saya akan melaksanakan perintah Nona Besar.”

Mempunyai bodyguard yang baik hati adalah salah satu impianku. Punya budak penurut juga sama saja.

Impianku aneh sekali ya! Hahaha, begitulah. Tapi... yang paling utama tentunya punya suami baik hati.

Karena tidak ada jalan yang mudah dalam hal bersuami istri, makanya aku akan memulainya dengan pertemanan, lalu pacaran, nikah, kawin, punya anak, dan hidup bahagia... muehehe.

Tapi... kira-kira itu bisa tercapai atau tidak? Kalau aku berusaha, pasti iya kan! Yosha! Semoga saja tidak mengkhianati hasil.

Terkadang, beberapa usahaku suka mengkhianati hasil dan itu cukup ku benci.

Begitu Yukino turun dari mobil, ia berjalan pelan sambil melihat pemandangan sekitar. jalanan yang terbuat dari rubik berwarna biru-merah membagi jalanan ke depan maupun belakang, samping kiri, dan kanan.

Di bagian dekat pagar listrik terdapat banyak sayuran dan buah-buahan yang ditanami oleh keluarga ini sebagai bahan pangan gratis.

Beberapa yang sudah tumbuh diantaranya ada tomat, cabai, jeruk, apel, dan lainnya. Warnanya juga begitu cantik seperti aslinya.

Di setiap jalanan lurus menuju pintu masuk besar, para pelayan dan bodyguard lainnya sujud terus disaat Nona Besar melangkahkan kakinya ke arah masing-masing.

Kalau sudah melewati, peraturannya adalah berdiri tegak dan hormat padanya. Jika dia sudah masuk ke dalam rumah, maka bubar merupakan pilihan.

Bubarnya tidak asal-asalan atau ada peraturannya juga. Hal paling pentingnya kurang lebih harus teratur.

Maju tiga langkah ke samping kiri-kanan dan memasuki pintu kecil khusus dua pekerjaan ini.

Kurang lebih seperti inilah. Tapi... hanya berlaku kalau situasinya normal, jika kayak ada seseorang yang jahat, pembunuh, dan sebagainya harus buru-buru masuk mengambil senjata.

Pelayan dan bodyguard di rumah ini tinggal di ruangan bawah tanah. Begitu memasuki pintu kecil, mereka harus menunggu giliran masuk atau nggak boleh berdesakan.

Santai saja dan nikmati prosesnya. Kenapa harus melakukannya? Karena pintu tersebut membawa mereka menuju ruang bawah tanah atau bisa dibilang lift.

Beralih dari situ, Yukino sudah berada di dalam sekarang. Segalanya begitu menakjubkan dan aneh pastinya.

“Papa beneran aneh ya! Ku kira cuman di luar saja, ternyata bagian dalamnya pun dimodifikasi sampai seperti ini.”

“Yahh... dia memang tak pernah berubah sih. Itu adalah hal yang wajar baginya.”

Sekelilingku sekarang temanya adalah abstrak. Biasanya tangga mewah yang dilapisi emas + perak seharusnya ada karpet merah.

Karpet merah yang membuat langkah kita tidak licin. Kalau licin, yang ada bisa jatuh dan kemungkinan besar mati konyol.

Berarti sudah dirancang hingga membuat kita bakal aman-aman saja mau menginjaknya seperti apapun.

Karpet tersebut seperti sudah menyatu dengan lantai. Namun, sekarang ia ubah besar-besaran.

Tangga mewah dan karpet merah dihilangkan. Rumah bagian dalam menjadi satu lantai, dulunya empat lantai.

“Sebenarnya, dia mengubahnya setiap berapa kali sehari sih! Apakah tidak capek? Dan... kamar mandinya sekarang di mana? Entah kenapa, jadi mengingatkanku ke sebuah anime sihir.”

“Yahh... beralih dari situ, lebih baik ku cari dulu kamar mandi. Badanku kayaknya bau dan lupa belum mandi di tempat syuting.”

Aku mencari kamar mandi di lantai satu super luas ini. sekelilingku banyak sekali buku.

Harusnya seperti labirin, tapi buku-buku tersebut acak-acakan yang membuatnya mudah dilewati.

Mau lompat atau jalan biasa mengikuti jalanan kosong diperbolehkan. Kalau sudah berada di dalam, etika tak diperlukan lagi.

Lagipula... kami hanya keluarga aneh saja yang memiliki pelayan, bodyguard, dan budak.

Untuk pertama-tama, aku memilih belok ke arah kiri. Di ujung lurusanku ternyata sampai di tempat papa berada.

Ruang utama atau bisa ku bilang ‘Poison Place’ adalah tempat di mana papa suka melakukan eksperimen aneh agar rumahnya makin cantik.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!