NovelToon NovelToon
Racun Dalam Rumah Tanggaku

Racun Dalam Rumah Tanggaku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Single Mom
Popularitas:24k
Nilai: 5
Nama Author: e_Saftri

Niat baik tidak selamanya berakhir baik, hal ini terjadi pada rumah tangga Hanna dan Rizal

Malam itu keduanya menyelamatkan seorang wanita yang mendapat kekerasan dari suaminya

Mereka membawa tubuh lemah itu kerumah dan memberikan perawatan hingga wanita bernama Arum itu pulih

Namun nasib buruk menghampiri Hana, wanita yang telah ia selamatkan ternyata menjadi racun bagi rumah tangganya bersama sang suami

Pada akhirnya Rizal terjerat oleh pesona wanita lugu bernama Arum itu, hingga pernikahannya yang telah dikaruniai dua buah hati berakhir

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e_Saftri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9

Jantung Rizal masih berdetak sangat cepat. Beruntung ia mendengar sang istri berteriak memanggil namanya

Beruntung permainannya bersama Arum telah selesai, tadi keduanya masih bersantai sambil berpelukan, jika tidak maka habislah sudah

Rizal keluar dan mendapati sang istri yang masih terjaga "Kenapa belum tidur?"

"Aku mau dipeluk!" Rizal tersenyum dan ikut naik keatas tempat tidur lalu memeluk istrinya itu

"Selamat malam mas"

"Selamat malam sayang!" Rizal lebih dulu mengecup puncak kepala istrinya "I Love You"

Hanna mengeratkan pelukannya, ia suka aroma segar dari tubuh suaminya. Entah kenapa kehamilan kali ini membuatnya sedikit manja, mungkin karena ia tengah mengandung bayi perempuan

***

Keluarga Rizal sarapan seperti biasanya, Arum duduk berhadapan langsung dengan Rizal yang terlihat begitu perhatian dengan istrinya

Rizal tengah menambahkan lauk pada piring istrinya itu membuat Arum sedikit merasa cemburu, namun ia sadar dimana posisinya

Rizal yang tengah melayani sang istri tersentak saat merasakan kakinya disentuh. Pandangannya tertuju pada wanita yang tersenyum miring dihadapannya

Arum memang memainkan kakinya dibawah meja membuat Rizal membeku. Ia menatap wanita simpanannya itu dan Arum hanya tersenyum miring

Ponsel Hanna berdering, ia meraih benda pipih itu lalu menggeser tanda hijau "Halo Ras"

"Halo Han, aku ada kabar baik. Suami wanita itu sudah tertangkap, besok kamu bawa dia kekantor polisi untuk memberi keterangan lebih lengkap!"

Hanna terlihat sumringah, Rizal hanya menatap istrinya itu dengan tatapan bingung

"Beneran Ras? Syukurlah!"

"Ada apa sayang?" Rizal bertanya namun Hanna memberi isyarat lewat gerakan tangannya

"Makasih banyak ya Ras! Makasih karena kamu udah mau bantu" Ujar Hanna

"Sama-sama Hanna, kamu kayak sama siapa aja" Laras sahabat Hanna yang suaminya seorang anggota polisi itu terdengar tertawa

Hanna menutup sambungan teleponnya saat Laras telah menjawab salamnya. Ia kembali duduk dikursinya lalu menatap Arum dengan wajah berbinar

"Ada apa?"

"Tadi Laras yang telepon, katanya suaminya berhasil menangkap suami Arum dari persembunyiannya"

Rizal dan Arum saling menatap. Wajah keduanya mengisyaratkan jika berita yang Hanna berikan bukan berita yang baik

"Ada apa? Kamu gak seneng, Rum?" Tanya Hanna karena melihat wajah Arum yang tidak senang

"Bukan gitu mbak, mungkin aku cuma trauma aja denger nama mas Daru" Arum memberi alasan

"Mungkin saja" Kata Hanna mengiyakan "Tadi Laras bilang kalau besok kamu harus kekantor polisi untuk memberi keterangan!"

"Tidak masalah Arum, saya akan menemani kamu besok" Ucapan Rizal membuat sang istri menatap penuh tanya

"Maksud kamu? Kan Ipul bisa nganterin Arum kekantor polisi!" Rizal terlihat panik namun dengan cepat ia mengubah raut wajahnya

"Mas kan saksi sayang, jadi mas bisa bantu Arum untuk memberikan keterangan" Hanna mengangguk, apa yang suaminya ini katakan juga ada benarnya

"Ya udah, tapi aku gak bisa ikut. Aku ada janji sama Hanin di toko" Hanna terlihat merasa bersalah

"Tidak masalah sayang, nanti kalau ada berita atau apapun mas akan langsung kasih tau kamu" Rizal berusaha meyakinkan istrinya itu

"Ya udah, semoga masalah ini cepet selesai yaa mas! Kasian Arum sampai gak bisa kemana-mana" Arum tersenyum, namun pikirannya masih bekerja dengan keras bagaimana agar dirinya tetap tinggal dirumah ini bersama Rizal

"Semoga saja"

Keesokan harinya Rizal dan Arum tengah dalam perjalanan menuju kantor polisi, sesuai arahan jika Arum akan membuat laporan atas KDRT yang suaminya lakukan

"Apa kamu benar-benar ingin aku pergi dari rumah kamu?" Tanya Arum saat keduanya berada didalam mobil yang tengah melaju

"Apa maksud kamu? Bukannya itu adalah kesepakatan kita dari awal?" Rizal sebenarnya juga tidak ingin Arum pergi, tapi Hanna akan curiga jika dirinya mempertahankan Arum

"Mas, aku ingin terus bersama kamu! Aku suka disini. Tapi kamu kayaknya seneng karena aku mau pergi" Arum terlihat merajuk

"Lalu kamu ingin apa?"

"Aku ingin tetap dirumah kamu, tugas kamu untuk meyakinkan mbak Hanna!" Arum mendesak kekasih gelapnya itu

"Baiklah, kita akan pikirkan itu nanti! Aku tidak akan membiarkan kamu pergi dari rumah"

Arum terlihat senang, wanita cantik itu melingkarkan tangannya pada lengan Rizal yang tengah mengemudi lalu memberikan satu kecupan di pipi pria itu

Sementara itu Hanna tengah bersama sang adik di toko pakaian milik keluarga mereka. Keduanya tengah duduk sambil bersantai

"Perempuan itu masih dirumah kakak?" Tanya Hanin pada sang kakak

"Iya, memangnya mau kemana lagi?" Jawab Hanna dengan santai

"Kak, apa kakak gak mikir kalau suatu hari dia bisa menghancurkan rumah tangga kakak dan mas Rizal?"

Menurut Hanin, kakak perempuannya ini terlalu berpikir positif. Arum adalah wanita yang cantik terlebih begitu seksi, pria mana yang tidak tertarik dengan wanita seperti itu

"Kemarin kakak sempat menaruh curiga pada mas Rizal dan Arum, tapi terbukti kecurigaan kakak itu salah. Mereka tidak melakukan apapun dibelakang kakak" Jelas Hanna

Karena ucapan semua orang membuat Hanna sampai mencurigai suaminya sendiri. Dan hal itu membuatnya merasa bersalah

"Mungkin sekarang memang belum, tapi semakin lama perempuan itu mungkin akan menjadi racun untuk rumah tangga kakak"

Hanin berusaha meyakinkan sang kakak, ia tau bagaimana Hanna begitu mencintai suaminya, Rizal

Hanna hanya menjalin kasih dua kali, pertama bersama mantannya yang memilih untuk kuliah diluar negeri lalu Rizal yang bertahan hingga keduanya menikah

Hanin tidak bisa membayangkan akan sehancur apa kakaknya jika benar suaminya selingkuh dibelakangnya

"Kamu tenang saja, suami Arum sudah tertangkap. Jadi Arum tidak perlu takut lagi untuk keluar rumah" Ujar Hanna mencoba meyakinkan adik perempuannya ini

"Apa setelah itu dia akan keluar dari rumah kakak?"

Hanna mengangguk "Tapi sebelum itu kakak mau pastiin Arum punya tempat tinggal dan pekerjaan untuk dia menghidupi dirinya dan anaknya"

Hanin tampak berpikir "Gini aja kak, Biarkan Arum kerja di toko kita. Didekat sini juga ada kontrakan kan? Jadi dia bisa tinggal disana"

"Kontrakannya, Bu Tia?"

Hanin mengangguk "Iya, jaraknya deket. Jadi Arum gak perlu mikirin soal biaya transportasi kan?"

"Kamu benar dek, dengan begitu Arum bisa menghemat kan?" Hanna terlihat senang

"Nanti aku minta ibu untuk bicara sama Bu Tia supaya Arum bisa dapat setengah harga" Ujar Hanin

"Memangnya bisa?"

"Ya kita kan usaha dulu kak!"

Hanna mengangguk, ini jauh lebih baik. Akhirnya Arum bisa hidup lebih baik setelah ini

Ia tidak perlu memikirkan masa depan Hafiz serta kekhawatiran semua orang tentang rumah tangganya

1
falea sezi
🤣🤣 bastian jd aktor aja
Oma Gavin
cemburu buta jadi petak makanya ngomong yg jelas jgn jadi cenayang yg harus selalu peka dasar oon ini bastian aku sumpahin habis ini hanna marah yg ngga gubris kamu lagi
mama
terlalu kekanak2 n semuanya,gk ad serius2ny
falea sezi
resain pergi jauh han
Oma Gavin
bastian kamu jgn marah dan emosi sama hana yg perlu kamu marahi itu ortu mu terutama ayahmu yg telah merendahkan hana jgn sampai kamu salah sasaran atas kemarahan mu
falea sezi
pergi jauh aja hanna😒 cowok nya bego semua
Oma Gavin
tenang hana positif thinking aja bastian tidak akan berpaling lagi dari kamu udah lama dia menunggu kamu masa udah ada kesempatan mau di lepaskan
Oma Gavin
makin panjang urusannya sama rizal yg ngga tau diri tetap ngeyel pengen rujuk sama hana ngga perduli hana pernah trauma lihat dua selingkuh sama arum
Wiwit
klo BS lebihan babnya thor
Oma Gavin
semoga bastian berhasil merebut hati anak" hana jgn biarkan rizal kembali merusak mental hana
Oma Gavin
lebih baik segera dihalalin aja hana biar rizal tidak ada peluang rujuk laki" ngga sadar diri dia yg selingkuh kok ngeyel pengen dimaafkan menjijikan
Oma Gavin
jgn luluh hana tetap sama bastian saja percayalah kedua anakmu bisa menerima bastian tanpa membuang kasih saya rizal buat mereka, jijik banget lihat rizal yg ada trauma hana bisa kambul ingat lihat dgn mata kepala sendiri perselingkuhan tsb
Oma Gavin
Alhamdulillah hanna terselamatkan sama bastian hancurkan marco dan perusahaan nya
Oma Gavin
tolong bastian ini marco pecundang ingin melecehkan hanna segera tolong dia sebelum trauma nya kumat lagi
falea sezi
lanjut thor q krim hadiah.. ehh dokter Rama mana thor kasian dia yg perjuangin. Hanna saat drop masak sekarang di kalahin. bastian
Eva Safitri: Terima kasih karena sudah mampir
total 1 replies
falea sezi
MC nya menye menye thor😒 buat Badas donk
falea sezi
ngapain ngurusin mantan🤣🤣 bekas aja lu mau hanna
falea sezi
enak aja kesempatan🤣 laki bangsatt
falea sezi
bertele tele pret
falea sezi
cpet cerai
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!