Perkenalkan Namaku Meiya Sintara. Aku adalah seorang Istri dari pengusaha ternama di Negara E .. Ia adalah Baim Wijaya . Seorang pengusaha nomor satu dinegara E .. Pernikahan kami selama 1 tahun belum dikaruniai anak.
Suamiku sering bermain dengan wanita lain. Tetapi aku sabar karena pernikahanku adalah perjodohan dari kedua orang kami .
Aku mempertahankan rumah tanggaku karena aku tidak ingin melihat orang tuaku kecewa . Mereka tidak tahu kelakuan suamiku dibelakang mereka yang sering ganti perempuan dan membawa perempuan tersebut ke rumah.
Hati seorang istri mana yang tidak sakit hati melihat suaminya bersama perempuan lain .. Tetapi aku tidak mau menyerah akan aku buat suamiku untuk berubah .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyaaayy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kebiasaan
Baim pun langsung menyambar bibir merona perempuan tersebut.
Dengan penuh gairah dan cium an nya turun kebawah turun. Baim pun tidak segan-segan meninggalkan tanda kepemilikannya disana.
Sekarang tangan ia memainkan ke dua bola empuk wanita tersebut dan meremas-remasnya seperti mainan.
Wanita tersebut hanya bisa menikmati dan merasakan permainan Baim.
"Ah tuan ini sangat nikmat . Ahaaaah". Ucap Perempuan tersebut.
Baim yang sudah tidak sabar pun langsung membuka penutup bola empuk tersebut dan melahap seperti bayi yang kehausan.
Tangan Baim turun ke segitiga pemiliknya. Dan masuk kedalam bermain diarea hutan rimba tersebut.
"Ahhhhhhahah tuan aku sudah tidak kuat" Ucap Perempuan tersebut.
Baim pun yang sama tidak kuat langsung membuka segitiga penutup ini dan langsung mengarahkan senjatanya untuk bertempur.
Baim menikmati permainan yang ia pimpin . Ia yang sudah kuat pun langsung menarik senjata tempurnya dan mengeluarkan susu kental tersebut diluar.
Setelah puas Baim pun beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan diri . Baim keluar memakai pakaian nya dan tak lupa ia memberikan uang kepada perempuan tersebut.
"Terima kasih tuan" Ucapnya.
...----------------...
Disebuah apartemen gadis cantik yang sedang fokus menonton drama romantis. Namun tiba-tiba bel pun berbunyi . Ia pun segera beranjak dan membuka pintu.
"Sayang kenapa malam-malam kamu kesini?" Tanya Meiya.melihat Dito kekasihnya datang.
"Maaf aku hanya ingin mengantarkan makanan untuk makan malam . Apa kamu sudah makan?" Tanya Dito kepada Meiya.
"Kebetulan belum. Yaudah ayo masuk" Meiya mengajak Dito masuk.
Meiya pun langsung menuju dapur untuk menyiapkan makanan yang dibawa dito. Tiba dito pun memeluknya dari belakang.
"Aku ingin memakan kamu sebentar sayang" Ucap Dito.
Dito pun langsung membalikan meiya dan menyambar bibir tipis meiya.
Setelah puas ia turun ke jenjang leher Meiya dan tak lupa memberikan tanda kepemilikan disana.
"Jangan membuat tanda disitu sayang nanti ketahuan." Meiya yang merasakannya. Karena ia malas jika harus menutup tanda tersebut.
Dito pun hanya tersenyum tidak mendengar ucapan Meiya. Ia langsung melanjutkan kedua bola empuk milik Meiya.
"Hmmmmm sayang" Meiya merasakan nikmat.
"Kamu benar-benar candu sayang aku sudah tidak kuat untuk menikahimu." Sambung Dito.
Meiya pun hanya tersenyum dan merasakan nikmat dari sentuhan- sentuhan Kekasihnya.
Dito yang tidak tahan langsung menaikan meiya ke meja makan .
Ia menggesek- gesekan tongkatnya ke lembah milik meiya. Setelah melihat meiya merasakan nikmat pun dito langsung mengakhirinya.
"Tahan sayang setelah nikah kita akan puas" Ucap Dito melihat Meiya menikmatinya.
Meiya pun kembali membenarkan pakaiannya dan Dito langsung ke kamar mandi melanjutkan aksinya bermain solo kariernya.
Setelah selesai mereka melanjutkan makan malam dengan obrolan-obrolan yang renyah dibahas.
Dito pun melihat jam pun langsung beranjak untuk berpamitan.
"Sayang aku pulang dulu yah ini udah larut malam. Kamu jaga diri baik-baik ya" Sambung Dito.
Meiya pun tersenyum dengan anggukan dan dito langsung pamit keluar.
Setelah melihat Dito pulang, Meiya langsung bergegas tidur karena besok ia libur bekerja dan rencananya ingin mengunjungi orang tuanya.
Waktu menunjukan jam 08.00. Meiya yang bangun langsung menuju kamar mandi dan bersiap- siap .
Hari ini dia tidak menyiapkan sarapan . Rencananya ia akan sarapan dengan orang tuanya . Meiya dengan pakaian santainya menunggu di Halte .
Setibanya dikediaman orang tuanya . Meiya pun masuk dan melihat orang tuanya yang sedang sarapan.
"Selamat pagi Mah Yah" Sapa Meiya kepada Mamah dan ayahnya.
Jangan lupa juga mampir di karyaku Hehhe
Jangan lupa mampir dikarya aku juga yaaa💜💜💜💜