NovelToon NovelToon
LOVE YOU NAUGHTY GIRL

LOVE YOU NAUGHTY GIRL

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu / Romansa
Popularitas:182.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ilham Dzaki

Novel ini kisah anak dari Ira da Dave ya, pengemar pengasuh si kembar mampir yuk!

Satriya Bima Sakti, pria kaya dengan sejuta pesona, mapan dan kaya, merasa tertantang dengan tawaran omnya untuk menggantikannya menjadi Guru Matematika di sekolahnya selama setahun.
Di sekolah itulah dia bertemu dengan seorang gadis, tomboy dengan segudang prestasi ,terutama rangking keluar masuk BP. gadis itu bermana Aisha Zafira Adi Nugraha. putri pasangan Davr dan Ira.
Bagaimana pak Satriya menghadapi kenakaln gadis ini bahkan dia dengan terang-terangan mengatakan kalau menyukai dirinya.
Ikuti kisahnya.
jangan lupa budayakan klik Like serta koment di tiap babnya biar othir semangat dan
jauhkan bintang 1,2,3. karena berkarya itu susah. yang tidak suka bisa skip langsung saja tanpa jejak yang buruk
💖💖💖💖💖💖💖

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ilham Dzaki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 9

Tak terasa Sudah tiga puluh menit Aisha mengobrol degan pak Samsul, entah apa lagi yang mereka bicarakan.

"Kamu juga sama itu dengan Maya, langganan di hukum, tiap hari terlambat, bolos. Apa tidak ada pelanggaran lainnya apa?" tanya Pak Samsul yang heran juga dengan si pelanggan hukuman.

"Bapak ini, kalau semua murid disini baik, tidak ada yang membolos tidak ada yang melanggar, keenakan bapak dong, makan gaji buta, tu lihat saja perut bapak saja sudah seperti magic com! meski banyak pekerjaan tapi bapak masih seperti ini, bagaimana kalau bapak diam di ruangan, bisa jadi apa coba, itung-itung olahraga dan diet, pak, hahaha." Aisha menertawakan pak Samsul.

"Aisha...! jangan kurang ajar kamu ya, perut bapak di bilang magic com," kata pak Samsul. guru satu ini mau marah tapi yang di katakan anak didikmya ini benar. Kalau tidak ada yang nakal dan bandel dia hanya duduk santai di ruangannya membuat laporkan pasti Pak Samsul sudah seperti gentong.

Aisha segera lari ke tengah lapangan dan hormat bendera, supaya Guru BP itu tidak menambah hukumannya.

Pak Samsul tidak sanggup kalau di suruh berlari mengejar anak badung itu, yang ada bisa kurus dadakan.

" Ayo, pak kenapa tidak mengejar Aish! takut kurus ya, atau takut diabetes," ejek Aisha sekali lagi.

"Wis sak karepmu," kata Pak Samsul dengan kesal lalu dia pergi meninggalkan Aisha di lapangan sendiri, guna memeriksa murid-murid yang membolos pelajaran.

Pria tambun itu ingat dengan hukuman Aisha dari Pak Satria. " Bukannya bocah bandel itu tadi di hukum Pak Satria ya, kok malah mengobrol lama dengan saya, weleh ada-ada saja akalnya," gumam Pak. Samsul.

Guru BP itu menggelengkan kepalanya dan merasa di kibuli anak didiknya, tapi tidak sepenuhnya dia salah, toh Pak Samsul juga mendapatkan cara untuk bisa bertemu atau memanggil orang tua Maya.

Aisha melaksanakan hukumannya dengan tertib kala ini, meskipun sedikit-sedikit berteduh, cuma satu yang Asiha tak bisa tahan yaitu rasa haus apalagi cuacanya sangat panas walaupun belum ada jam sembilan.

"Panas banget ini, mana haus banget lagi, sudah selesai apa belum ya jamnya di bapak guru jahat itu?" gumam Aisha.

Jam pelajaran Mtk sudah selesai lima menit yang lalu, Satria berjalan menuju ke lapangan upacara, ingin mengecek si bandel itu benar-benar menjalankan hukumannya atau susah kabur ke kantin.

Wajah Aisha saat ini sudah semakin pucat, dia mendongak ke atas berlawanan dengan matahari, hormat bendera kaki diangkat, Aisha sudah tidak kuat lagi dan akhirnya ambruk, dia tidak sadarkan diri.

Ketika Aisha jatuh, Pak Satria pas sampai di lapangan, jadi dia tahu betul kejadiannya. Satria langsung berlari ke tengah lapangan dan mengangkat tubuh Aisha yang sudah pucat. Kemungkinan dia dehidrasi.

Satria berlari sambil menggendong tubuh bocah nakal tersebut ke UKS, di koridor dia bertermu dengan Reni dan Riri yang sengaja ingin melihat bagaimana keadaan sahabat mereka, tak lupa Riri membawa air minum untuk tu anak.

"Pak kenapa teman kami itu?" tanya Reni.

"Dia pingsan," jawab Singkat Satria. Guru tampan itu teru berlari menuju ke ruang UKS denga raut wajah khawatir. Dirinya harus bertanggung jawab jika ada apa-apa dengan anak didiknya, secara tidak langsung, Pak Satria yang memberi hukuman yang cuikup brerat itu. Reni dan Riri juga berlari di belakang Pak Satria, mereka cukup cemas dengan keadaan sahabatnya ini.

Sesampainya di UKS Satria sendiri yang menangani Aisha, ternyata dia begitu terampil memberi pertolongan pada orang pingsan. Reni dan Riri cuma melongo dan melihat semua pemandangan yang ada di depan mereka itu. Setelah sadar barulah Pak Satria meminta Riri memberikan air minum pada Aisha.

Glek glek glek

Aisha langsung mengabiskan air mineral dari botol Riri, dia belum tahu saja kalau daritadi Satrialah yang menolong dirnya.

"Wih. Anjirr panas banget hari ini mana tenggorokan gue kering seperti berada di gurun Sahara saja, gila itu guru memberi hukuman tidak je_," Reni langsung membungkam mulut Aisha supaya tidak nyerocos terus menerus.

Satria berdehem, mengagetkan Aisha yang masih memberontak dari bekapan tangan Reni.

Ekhem

"Istirahat saja dulu, atau makan. baru ikut pelajaran, untuk PR hari Kamis kamu bisa tanyakannya pada mereka!" kata Satria, sambil keluar dari UKS.

"Terima kasih, Pak," kata Reni dan Riri pada Guru idola mereka itu.

Satria hanya menjawab dengan deheman saja dan langsung keluar deri sana.

"Untung lo tadi tutup mulut Gue gays, bisa bahaya ini, tapi kenapa Pak Satria bisa ada di sini?" tanya Aisha dengan penuh keterangan, padahal tadi dia mau mengatakan kalau Satria itu Guru tak berperasaan nyebelin, eh susah nongol saja.

"Tahu tidak lo?"

"Enggak," jawab Aisha.

"Ihh, makanya denger dulu dodol jangan main jawab saja," jwab Riri dengan kesal.

"Tadi yang menolong lo, yang bawa lo kemari,serta yang mengobati lo, adalah Pak Satria, beliau panik banget tadi sumpah," jawab Reni.

Mata Aisha langsung berbinar mendengar semua itu. "Kenapa gak bilang dari tadi Neng? untung gue tsdi gak kebablasan ini mulut thank ya beb, ternyata calon imam gue perhatian walau di luar nampak grang dan judes tapi hatinya cukup lembut," kata Aisha.

Dua remaja itu langsung memukul dahi mereka sendiri, heran saja padahal baru beberap saat tadi si Aisha muring-muring mengatakan kejeli Ak Satria.

"Ya, makanya tengok kanan dan kiri sebelum nyebrang bisa nabrak oneng, untung gue gercep tadi," jawab Reni.

" Oke, besok gue akan buat sesuatu yang spesial deh untuk Pak Guru yang spesial, siapa tahu makin klepek-klepek doi ke gue," kata Aisha.

"Wlek"

"Wlek"

Kedua sahabat baik Aisha langsung meledek anak itu, mereka tidak yakin Aisha bisa menciptakan sesuatu yang spesial seperti yang di katakannya tadi.

1
Ika Rahmawati
Luar biasa
Dyah Oktina
ceritamu masih panjang nih kayaknya.. dah ngak sabar baca kelanjutanya... semangat terus berkarya
Dyah Oktina
kapan lanjutnya nih thor...
Dyah Oktina
mata jug lati.....??????????🤔
Dyah Oktina
seru juga punya istri bocil ya pa sat... gemus..pingin gigit ya.. 😁😁😁
Dyah Oktina
😂😂😂😂😂🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🫣
Dyah Oktina
😂😂😂😂🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 aish....ada2 aja
Dyah Oktina
#los dol
Dyah Oktina
#namanya
Dyah Oktina
sehat terus ya thor...aamiin
Dyah Oktina
kendaraan#mendarat
Dyah Oktina
sifat aslinya
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
gunting.....typo nih..🤭
Dyah Oktina
nah... baru sadar kan dah d modusin sama murit bandel..🤭😁😁
Dyah Oktina
dapat ide juga d modusin tuh p samsul.. 😁😁🤪
Dyah Oktina
iya ma & pa ngsk kenal anaknya dah ganti kulit jd buaya.. ya.. 😂😂😂
Dyah Oktina
🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤪🤪🤪🤪🫣🫣🫣🫣 bisa2nya sepatu sm kaos kaki belang2..
Dyah Oktina
😂😂😂😂😂😂😆😆😆😆😆 ketahuan juga ya aish
Dyah Oktina
mama ira emang keren ya ..padahal hanya lulusan sma tapi wawasannya jjjjjjaaaaauuuuuuuhhhhhhhh & dewasa.. lagian kok anaknya am dave cuma 1 sih thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!