Ayana Gadis Remaja yang Cantik, selalu Ceria dan sangat Cerdas berusia 16 Tahun baru lulus SMA, bercita-cita menjadi Seorang Dokter.
Ayandra Gunawan adalah Seorang CEO di Perusahaan Anawa Grup berusia 28 Tahun yang sangat Tampan, Mapan, Angkuh, Dingin dan sedikit Arogan
Sampai suatu hari, Ayandra dan Ayana mereka terpaksa harus Menikah Karena sebuah Kesalahan.
Sebelum Pernikahan terjadi, Ayana harus menandatangani surat Perjanjian Kontrak Pernikahan yang di berikan oleh Ayandra.
Ayandra maupun Ayana tidak menginginkan Pernikahan ini, karena Ayandra sudah mempunyai Kekasih sementara Ayana masih ingin melanjutkan Pendidikannya untuk menjadi Seorang Dokter.
Akankah Pernikahan mereka tetap BERTAHAN, setelah Ayana memutuskan untuk pergi jauh dari kehidupan Ayandra, dan Ayandra memutuskan untuk bertunangan dengan Kekasihnya yang sempat tertunda...
Ataukah Ayana akan mendapatkan Cinta yang lain dan memutuskan untuk memiliki hubungan yang baru, dan Ayandra malah akan semakin Mencintai tunangannya.
Jika ingin mengetahui jawabannya, ayo BACA.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy Queen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 9
Ke esokan paginya, mereka semua baru selesai sarapan, merekah sedang bersantai di ruang tengah, sementara Ayana dan ke empat sahabatnya sedang bersiap-siap, karena rencananya hari ini mereka akan berjalan-jalan di sekitaran villa, menikmati pemandangan yang sangat indah, yang sayang untuk di lewatkan.
Dan ternyata, ada sepasang mata yang selalu memperhatikan Ayana, sejak pertama kali bertemu di rumah Ayandra, orang itu mengagumi kecantikan dan tubuh mungil Ayana, menurutnya Ayana terlihat sangat manis dan imut.
Malam ini, mereka akan mengadakan pesta kecil-kecilan, barbequean gitu deh, di halaman depan villa, halam itu memang cocok untuk mengadakan pesta barbeque, halaman itu juga terdapat kasebo yang tidak terlalu besar, dan jika malam hari pemandangan di sekitar villa sangat indah untuk di lihat.
Mereka mengadakan pesta barbeque malam nanti, karena rencananya besok keluarga Reyhan dan teman-temen kakaknya akan kembali ke kota J.
"kalian mau ke mana?" tanya Rinto
"kami mau jalan-jalan sebentar Kak,," jawab Reyhan sambil mengikat tali sepatu miliknya
"kak Rinto boleh ikut tidak?" tanya Rinto lagi
"boleh dong, asal jangan minta gendong yaa,," celetuk Ayana sambil cengengesan
"Beb, apaan sih loe,," tegur Puput
"bercanda gue, maaf,," kata Ayana sambil menyatukan ke dua tangannya 🙏
"yaa tidaklah, tapi kalau kamu capek jalan saya bersedia kok gendong kamu,," canda Rinto
"haha, saya bercanda kok,," sambung Rinto lagi dengan tawanya
"ayo ah cepet, keburu siang nih,," kata Kesya
"iya, ayo,," Puput menimpali
"saya ikut,," kata Aldi berdiri dari duduknya
"saya juga,," kata dokter Fandi
"boleh, ayo,," ajak Reyhan agar mereka segera pergi
Sebelum mereka pergi, Aldi, Rinto dan juga dokter Fandi, sempat mengajak Ayandra untuk ikut pergi bersama, tapi Ayandra menolak dengan alasan ingin bersantai di villa, padahal calon tunangannya yaitu Andini sudah mengajaknya untuk ikut, tapi Ayandra tetap tidak mau ikut dengan alasan yang sama.
Sebenarnya Ayandra tidak keberatan, jika Andini ingin ikut mereka, bahkan Ayandra sudah menyuruh agar Dia ikut, karena hari ini memang cuacanya sangat bagus untuk berjalan-jalan, tapi Andini menolak, Dia tidak mau ikut jika Ayandra tidak ikut.
Ayandra dan Andini tidak jadi ikut, mereka hanya menghabiskan waktu di villa untuk bermesraan, dan itulah yang sangat di inginkan Andini untuk selalu bermesraan dengan Ayandra.
"hey,," sapa Rinto mendekati Ayana yang sedang berselfi ria
"eh anda, hey juga,," sapa Ayana balik sambil tersenyum 'karena Ayana memang di kenal dengan ke ramahannya'
"namamu siapa,," tanya Rinto tanpa basa basi
"nama saya Ayana, tapi mereka sering memanggilku Baby,," kata Ayana sambil menunjuk ke arah empat sahabatnya
"kenapa mereka memanggilmu Baby?" tanya Rinto bingung
"yaa, katanya karena saya masih kecil,," jawab Ayana polos dengan wajah imutnya
"maksudmu, bukannya kalian seumuran?" tanya Rinto semakin bingung
"kami nggak seumuran, diantara kami saya lah yang paling muda, besok umurku baru genap 16 tahun,," kata Ayana jujur
"oh ya, jadi besok ulang tahunmu?" tanya Rinto tidak percaya ' pantas saja gadis ini kelihatannya sangat manis dan imut dengan tubuhnya yang mungil dan sedikit seksi, ternyata dia masih sangat muda.' gumam Rinto dalam hati
"iya,," jawab Ayana singkat
"emm, kamu mau kado apa dari saya? tanya Rinto tersenyum
"apa boleh saya meminta kado dari anda?" tanya Ayana ragu
"kenapa tidak,," jawab Rinto dengan senyum ramahnya
"emm maksud saya,kita kan baru kenal,," kata Ayana polos
"terus apa masalahnya? kalau saya memberikan kado ulang tahun untukmu
"yaa, tidak ada masalah,," kata Ayana
"jadi kamu mau kado apa dari saya?" tanya Rinto
"kalau saya boleh meminta, tolong doakan saya agar apa yang saya cita-citakan selama ini tercapai,," kata Ayana
"memangnya cita-cita kamu apa?" tanya Rinto senyum
"menjadi seorang dokter,," jawab Ayana semangat
"cita-cita yang sangat mulia Baby,," kata Rinto tersenyum
"Anda, memanggil saya Baby?" tanya Ayana heran
"iya, kenapa? apa tidak boleh?" tanya Rinto
"emm, biasanya yang memanggil saya dengan sebutan itu, hanya teman-temanku saja,," kata Ayana sambil menunjuk ke arah empat sahabatnya
"apa saya tidak boleh menjadi temanmu?" tanya Rinto
"apa sayang juga boleh?" goda Rinto
"hemm, Ayana mengerutkan dahi
"bercanda kok,," kata Rinto tersenyum