NovelToon NovelToon
Anna Holand : The Oliheim Witch

Anna Holand : The Oliheim Witch

Status: tamat
Genre:Murid Genius / Iblis / Ruang Bawah Tanah dan Naga / Akademi Sihir / Kutukan / Roh Supernatural / Chicklit / Tamat
Popularitas:25.3k
Nilai: 5
Nama Author: Isekai Fantasy

Anna Holand adalah seorang gadis 15 tahun yang tinggal di panti asuhan di London, suatu hari dia ditemui oleh seorang wanita tanpa kepala dan tangan kanan yang memberikannya sebuah tiket untuk masuk ke akademi sihir Stonehart, dari sana ia akhirnya menemukan siapa jati dirinya sesungguhnya dan alasan kenapa berada di tempat seperti itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isekai Fantasy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 09 : Sebuah Penyelidikan

Sepanjang koridor ini, aku terus mengikuti nona Silia ke sebuah rumah kaca yang cukup luas yang di dalamnya dipenuhi berbagai macam tanaman obat.

Aku selalu membantunya menyirami tanaman sekaligus bertanya segala hal yang ingin aku ketahui.

Misalnya saat seperti ini.

"Sebenarnya apa yang ada di ruang bawah tanah guru?"

"Kamu penasaran soal itu?"

"Tentu, aku kadang sulit tidur jika tidak mengetahui kebenarannya."

"Kamu pasti gadis yang bermasalah."

Apa yang dikatakan nona Silia memanglah benar, di pantiasuhan sendiri aku kerap mencari-cari apapun yang bisa aku temukan, semacam rahasia gelap ataupun ruang penyimpan mayat namun syukurlah sampai sekarang aku tidak menemukannya.

Bisa dibilang aku selalu haus akan misteri.

"Jika aku mengatakannya maka sebaiknya kamu tidak mengatakannya pada siapapun."

"Aku berjanji."

Nona Silia menengadah untuk memikirkan sejenak apa saja yang akan ia beritahukan padaku.

"Seperti yang semua orang tahu akademi ini diciptakan oleh para pendiri dunia ini juga, di antara semuanya ada satu orang yang masih menyimpan dendam terhadap dunia normal... dia menciptakan monster dan hal lainnya namun diantara semuanya ia menciptakan organisasi bernama Oliheim dan membuat berbagai ketakutan untuk kita semua, khususnya di akademi."

Sikatnya dulu kemungkinan ada yang menyusup atau sebagainya. Aku lebih bertanya ke sisi berbeda.

"Maksud Anda ada sesuatu di ruang bawah akademi?"

"Ada sebuah pintu yang tidak boleh dibuka siapapun, jika pintu itu dibuka maka akan ada bencana yang menimpa orang-orang di akademi, tidak ada yang tahu persis apa itu, tapi dengan melihat luka di tubuh tuan Gilbert maka itu sudah menjadi jelas."

Dia ditebas dengan mengerikan, tidak aneh jika aku menduga bahwa dia yang membuka pintunya.

"Pintunya sendiri sangat rapuh dibuka dari luar dan sulit dibuka dari dalam, bahkan gadis kecil pun bisa membukanya."

Aku semakin penasaran, aku putuskan saat malam hari aku bersama Sarah dan juga Marick menyelidikinya.

"Marick apa baik-baik seja dengan teman sekamarmu? Dia mungkin akan curiga jika kamu tidak berada di kamarmu."

"Jangan khawatir Anna, aku menuangkan obat tidur di gelas minumannya sebelum pagi dia tidak akan terbangun."

Aku harus mengatakan bahwa itu melegakan.

Aku melirik ke sana kemari untuk memastikan siapapun tidak melihat, setelah aman aku memanggil keduanya untuk melanjutkan kembali penelusuran. Tepat saat kami melewati tikungan aku melihat bayangan melintas dengan lilin di tangannya jadi kami segera bersembunyi.

"Itu profesor Goven," kata Sarah berbisik.

"Aku benci orang itu," balasku spontan.

"Sejujurnya aku juga membencinya jika kalian tanya aku."

Dia sempat berhenti untuk menengok ke arah kami, syukurlah bahwa kami bersembunyi di balik guci besar hingga ia melewatkannya dan kembali berjalan pergi.

"Ayo," kataku.

Kami sampai di depan pintu menunju bawah tanah, menggunakan penjepit kertas aku berhasil membuka pintunya lalu turun melalui tangga ke bawah.

Marick dan Sarah tampak gelisah.

"Anna apa kita yakin akan melakukan ini semua?"

"Aku sudah mengatakan bahwa kalian tidak boleh ikut."

"Kami khawatir denganmu, akan lebih baik jika kami juga ikut dan juga kita berteman jadi kita harus saling membantu."

Dalam hatiku aku berterima kasih pada mereka berdua.

"Ketika ada misteri aku tidak sanggup menahan diri untuk menyelidikinya, apa kalian penasaran sebenarnya makhluk seperti apa yang telah membunuh Gilbert."

Sarah tersenyum ragu sedangkan Marick mendesah pelan.

"Rasa penasaran kadang bisa membunuhmu."

Itu juga akan membunuhku jika aku tidak mengetahui kebenarannya.

1
Musliha yunos
best
Ahmadjahuri
terimkasih kak ceritanya seruu
Isekai Fantasy: Sama-sama /Smirk/
total 1 replies
Khairunnisa
baguss🥰🥰
Stray Cat
bagus jadi kangen nonton harry potter
Andi Darul Aqsah
harapan nya update tiap hari
sey~~
hai, kek nya mau end ya
Isekai Fantasy: Iya, sebentar lagi tapi tergantung sih, pengennya sampai 70 chapteran.
total 1 replies
sey~~
hai
sey~~
tetep menunggu up walau pun kagak tau mau up apa Hiatus
sey~~: ouhhh oke sensei
total 4 replies
Frando Kanan
professor goven yg bunuh tuh...pasti
Frando Kanan
keturunan org gila itu?
Frando Kanan
Haus hiburan huh? heh 😏....keasikan Haus hiburan tau2 roda berputar mlh klianlh di jdikn santapkn pda org yg klian bully itu...
Frando Kanan
jika benci dgn rakyat jelata mka abaikn aja....gk ush cari mslh bila d situ suka buang2 wkt
sey~~
sensei, semangat buat nulis dan semoga hari mu menyenangkan
sey~~
hm~~~
sey~~
sepi yah~~~
kalo aku setia ko :v
sey~~: sensei aja lebih mudah ketik nya
total 4 replies
sey~~
intinya suka novel ke gini, no romace ( di rl lose mulu soalnya) 🤣
sey~~: setuju jangan ampe romace pokoknya
total 2 replies
Narin
mangat up thor
Narin
lanjut up
Narin
uwu
Narin
buset brutal up gak tuh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!