NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Adeeva

Takdir Cinta Adeeva

Status: tamat
Genre:Angst / Lari Saat Hamil / Dijodohkan Orang Tua / Romansa / Menikah Karena Anak / Tamat
Popularitas:420k
Nilai: 5
Nama Author: Sri Ghina Fithri

Tanpa diketahuinya seseorang telah menanam benih di rahim Adeeva.

Dia tak mengetahui kapan dan siapa yang telah merenggut kehormatannya.

Adeeva menyadari bahwa dirinya tak lagi seorang gadis saat mengetahui bahwa dirinya tengah mengandung.

Untuk menutupi rasa malu, ayah Adeeva memaksa putrinya menikah dengan putra sahabatnya yang selama ini sangat mencintai Adeeva.

Axel menerima Adeeva dengan senang hati lalu menikahi wanita yang dicintainya itu tanpa mengetahui kondisi Adeeva yang tengah mengandung.

Akankah Axel mau menerima kondisi Adeeva?

Apakah Adeeva akan bertemu dengan pria yang telah menghamilinya?

Yuk lanjut baca di karya ku...🙂🙂🙂🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Ghina Fithri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9

Adeeva kaget hingga dia terjatuh ke lantai.

Dia menatap sendu ke arah Axel, sedangkan Axel yang baru terbangun merasa bersalah pada wanita yang kini terduduk di lantai.

Dia langsung bangkit dan menghampiri Adeeva.

"Deev, maafkan aku. Aku tidak sengaja," ujar Axel merasa bersalah.

"Mhm, tidak apa-apa." Adeeva pun berusaha bangkit.

"Mama menyuruh kita untuk siap-siap karena papa dan mama akan mengantarkan kita ke Bandara," ujar Adeeva .

Setelah itu Adeeva masuk ke dalam kamar mandi, dia mulai membersihkan diri dan bersiap-siap untuk berangkat.

Setelah Adeeva siap, Axel pun mulai bersiap-siap untuk berangkat.

Sebelum pukul 15.00 mereka sudah berangkat dari rumah menuju bandara.

"Deev, mama dan papa berharap kalian pulang dari Bali berikan kabar gembira untuk kami," ujar Gita sebelum Adeeva dan Axel check in.

Wajah Adeeva langsung berubah merah, dia malu dan takut dengan kenyataan yang akan terjadi pada dirinya.

"Do'akan mama saja, semoga Allah berikan yang terbaik untuk kami," ujar Axel tersenyum.

Axel merangkul pundak Adeeva dengan mesra, saat seperti ini Adeeva tidak bisa menolak karena mereka berada di hadapan kedua orang tua Axel.

Adeeva memaksakan diri untuk tersenyum agar tidak ada yang curiga terhadap hubungan mereka saat ini.

"Ya sudah, Ma, Pa. Kami pamit dulu, ya," ujar Axel.

Mereka pun berpamitan dan meninggalkan kedua orang tua Axel, mereka masuk ke dalam ruang tunggu.

****

Pada pukul 22.00 malam, Axel dan Adeeva pun sampai di salah satu hotel bintang lima yang ada di Bali.

Tanpa banyak bicara, Adeeva langsung melangkah menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Dia merasa gerah setelah 5 setengah jam perjalanan dari Padang ke Bali.

Sementara itu Axel sudah memiliki suatu rencana untuk menggoda istrinya, agar Adeeva tak lagi bersikap dingin terhadap dirinya.

Axel sengaja membuka bajunya, kini dia hanya mengenakan celana bo**r. Dia memamerkan d**a bidangnya yang atlestis.

Adeeva kaget saat mendapati sang suami yang kini bertelanjang dada.

"Aaaaaaaa," pekik Adeeva sambil menutup wajahnya dengan telapak tangan.

"Kamu kenapa, Deev?" tanya Axel sembari melangkah mendekati Adeeva.

"Kamu jangan dekat-dekat, sana pergi ke kamar mandi," ujar Adeeva masih menutup wajahnya.

Axel pun pasrah, usahanya kali ini tak membuahkan hasil. Rencana ingin menggoda Adeeva dengan bentuk tubuh indahnya gagal total.

Dengan langkah loyo Axel pun melangkah menuju kamar mandi, dia pun mulai membersihkan diri dari rasa lengket yang sejak tadi dirasakannya karena keringat sepanjang perjalanan.

Adeeva memilih langsung berbaring di atas tempat tidur, lalu dia bergegas memejamkan matanya agar tak ada kesempatan bagi Axel untuk menyentuh dirinya malam ini.

Saat Axel keluar dari kamar mandi, dia hanya bisa menghela napas panjang pasrah dengan keadaan.

"Baiklah, Deev. Mungkin malam ini belum waktunya, tapi tunggu saja waktu yang tepat untuk kita, mungkin memang aku tak bisa memaksamu saat ini, tapi aku akan berusaha membuatmu benar-benar jatuh cinta padaku," gumam Axel.

Axel mulai bertekad mengambil hati Adeeva, dia akan berusaha memperjuangkan cintanya pada wanita yang kini sudah sah menjadi istrinya.

Pria tampan itu pun mengenakan pakaiannya, lalu ikut berbaring di atas tempat tidur.

Saat pagi datang, Adeeva terbangun tanpa disadarinya kini dia tengah berada di dalam pelukan sang suami.

Rasa hangat tubuh Axel membuat dirinya tak berkutik sama sekali.

Dia merasa nyaman berada dalam hangatnya kasih yang mengalir begitu saja saat sang suami memeluk erat tubuhnya.

Adeeva menatap dalam pada wajah pria yang kini tengah tertidur lelap di depannya.

"Axel, maafkan aku. Aku belum bisa mencintaimu karena aku takut di saat aku sudah mencintaimu, kamu mengetahui keadaanku yang sesungguhnya. Aku takut kamu akan meninggalkan aku dengan cinta yang ada di hati ini. Lebih baik aku menjaga hatiku ini dari pada terluka kembali," gumam Adeeva di dalam hati.

Setelah itu perlahan Adeeva mengangkat tangan Axel, dia melepaskan tubuhnya dari pelukan hangat sang suami.

Dia turun dari ranjang lalu melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan diri lalu bersiap untuk menunaikan ibadah shalat subuh tanpa membangunkan Axel.

Axel terbangun saat Adeeva menjauhkan tubuhnya dari dirinya, dia membiarkan Adeeva melangkah ke kamar mandi terlebih dahulu.

Dia menatap punggung wanita yang dicintainya itu, berharap apa yang dilakukannya semalam meluluhkan hati sang istri.

"Deev." Axel berdiri menghampiri Adeeva.

Adeeva menghentikan langkahnya.

"Tunggu aku, kita shalat subuh berjama'ah," ujar Axel.

Axel pun melewati Adeeva, dia melangkah menuju kamar mandi tanpa menunggu jawaban dari Adeeva.

Adeeva pun menunggu Axel di atas sajadahnya. Mau tak mau dia harus menunggu suaminya selesai membersihkan diri.

Usai shalat subuh, Axel mengajak Adeeva berjalan-jalan di sekitar hotel yang kebetulan hotel mereka tempati terletak di pinggir pantai.

Pemandangan indah terhampar luas di mata mereka, deburan ombak sesekali menjadi nada yang menemani setiap langkah sepasang suami istri itu.

Axel menggenggam erat tangan sang istri, awalnya Adeeva menatap ke arah tangan suami yang kini menggenggam tangannya, tapi dia pun membiarkan hal itu karena Adeeva berusaha menghargai Axel sebagai suami sah baginya.

Sepanjang langkah, mereka tak banyak bicara. Adeeva bingung harus berbicara mengenai apa sehingga dia lebih memilih untuk diam.

Sedangkan Axel tengah berpikir bagaimana cara memulai berbicara dengan sang istri.

Padahal sebelum menikah dia merasa biasa saja berbicara dengan Adeeva, tapi sejak mereka menikah Axel bingung bagaimana cara mendekati istrinya.

Bukan karena Axel belum mengenal Adeeva sebelumnya, tapi karena sikap dingin Adeeva yang tiba-tiba setelah mereka menikah.

"Kita istirahat di sana, ya." Axel menunjuk sebuah kafe yang ada di pinggir pantai itu.

Adeeva mengangguk lalu mereka pun melangkah menuju kafe itu, Sesampai di kafe mereka duduk menghadap ke arah lautan lepas yang sangat mempesona mata.

Pasangan suami istri itu memesan secangkir kopi dan roti untuk sarapan sekadar mengisi perut mereka yang kini mulai terasa lapar karena jam sudah menunjukkan pukul 07.30.

Sepanjang langkah yang sunyi itu mereka lewati tanpa teringat waktu yang berlalu begitu cepat.

"Axel," lirih Adeeva saat mereka tengah menunggu pesanan mereka datang.

"Mhm." Axel menoleh ke arah Adeeva .

"Aku ke toilet dulu, ya," ujar Adeeva yang kini sudah dapat menahan panggilan alam.

"Oh, ya udah. Mau aku temani?" tawar Axel.

"Enggak usah, kamu tunggu di sini saja," ujar Adeeva.

Setelah itu, Adeeva pun berdiri dan melangkah menuju toilet yang ada di pojok kafe itu.

Saat Adeeva keluar dari toilet, dia tak sengaja menabrak tubuh kekar seorang pria.

"Auuw," rintih Adeeva .

Bersambung...

1
ㅤㅤㅤㅤㅤ😻Kᵝ⃟ᴸ⸙ᵍᵏ نَيْ ㊍㊍🍒⃞⃟🦅😻
p
Sugiharti Rusli
oh sudah tamat yah, iya aih agak gantung endingnya,,,syafakillah deh tuk author semoga dimudahkan,,,aamiin🤲🤲🤲
@haerani-d
semoga kembali pulih seperti sedia kala, sabar dan terus berdo'a ya kak.
terimakasih atas karya nya yang telah menghibur emak, tetap semangat dan terus berkarya 🤗😘
Ghiie-nae: terima kasih, Kak🙏🙏🙏
total 1 replies
Ghiie-nae
terima kasih, Kak🙏🙏🙏
Tira Khafi jihan
semoga lekas sembuh agar bisa berkarya lagi
Sugiharti Rusli
semoga masing" bisa move on dan melanjutkan hidup dengan pasangan masing" dan tetap bersahabat baik
Sugiharti Rusli
semoga Alex bisa nolongin Ainun keluar dari pekerjaannya di tempat Frans
@haerani-d
langsung bawa ke dokter bang ax, junior otw mau launching 🤗
Devina Nafisah
semoga Alex jadi alesan Ainun buat bebas dr Frans kasian soalnya
Siti Maryam
iya bener klw bukan peran utama kg resep baca nya
Siti Maryam
ayah sambung kg ada ahlak kasihan adeeva
Devina Nafisah
sabar ya adeeva karna author Masienunda kebahagiaan kamu🤭🤭
untuk author cepet sembuh ya biar bisa Doble Doble up ny😁
@haerani-d
cepat sembuh ya kak biar semangat up lagi 🤗
Sugiharti Rusli
masih tertunda yah urusan sama Adeeva, semoga sang cepat pulih ya Fa,,,
Siti Maryam
aku suka novelton tidak berrtele tele cerita nya i like
Siti Maryam
iya lah harus terungkap kasian deeva
Sugiharti Rusli
aduh ada berita apa yah, jadi khawatir euy
Sugiharti Rusli
semoga Axel dengan legowo mau melepas Adeeva ya, kasihan nasibnya kalo dia masih kekeuh
Sugiharti Rusli
semoga Daffa bisa ngecek ulang tes DNA nya di tempat lain, ini human error atau apa yah
Sugiharti Rusli
semoga kamu benar" tobat ya Ainun dan bersyukur punya sahabat baik seperti Adeeva, dia pasti nolong kamu dan adik kamu nanti
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!