NovelToon NovelToon
Adipaty'S Next Generation

Adipaty'S Next Generation

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Berondong / Dikelilingi wanita cantik / Anak Genius
Popularitas:560.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Lala Jingga

Sebelum lanjut, sebaiknya baca terlebih dahulu novel sebelumnya (Goodbye Daddy See You Again) biar nyambung ceritanya.

Mengisahkan tentang seorang wanita jenius memilih jadi ibu rumah tangga untuk mengurus suami dan anak-anaknya dan mempercayakan harta warisan keluarga ditangani oleh kedua adik kembarnya.

Siapa sangka tugasnya lebih berat dari kedua saudaranya karena selain tugas rumah tangga, wanita beranak dua itu juga harus bekerja keras dibalik layar untuk melindungi keluarganya dari orang-orang jahat yang menyerang lewat perusahaan dan orang-orang terdekatnya.

Tidak hanya itu, ia juga harus memiliki banyak stok kesabaran untuk mengatasi kedua adiknya yang berbeda karakter itu. Ia juga sampai harus turun tangan untuk mengatasi masalah percintaan mereka yang terbilang cukup rumit.

Bagaimana kisah Maggie, Daffa dan Daffi selanjutnya?

Kawal terus novel ini!

Happy Reading ❤🌹🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lala Jingga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Merahasiakan

"Miss Peggy?" ucap Daffa melihat gadis kecil dalam gendongan daddynya.

"Jangan ganggu, aku mau tidul" ucapnya sambil menepis tangan om Daffi.

"Hei kalau mau tidur di rumah bukan di pundak orang miss" ucap Daffi yang suka menggoda keponakannya.

"Om Daffi nyebelin, om Daffi cembulu" ucapnya sambil membuka mata dan menatap Daffi dengan tajam.

"Ya iyalah, emang ini daddynya om. Miss kaya anak yatim piatu aja, nemplok sama daddynya om" ucap Daffi yang terus menggoda miss Peggy sehingga gadis itu kembali terbangun dan tidak jadi tidur.

"Dihhh ini daddynya mama aku juga" protesnya tidak mau kalah membuat Alfa dan Mey terkekeh. Sedangkan Jansen yang tidak begitu mengenal keluarga tuan mudanya hanya terkekeh.

Ternyata tuan muda orangnya humble dan asyik juga. Tidak kaku seperti di kantor, suka marah-marah.

"Oke kalian lanjut, daddy sama mommy mau pulang soalnya miss Peggy sudah mengantuk" ucap Alfa.

"Om Daffi, ade punya mainan balu" ucapnya memamerkan mainan yang baru di beli.

"Baiklah, jadi om Daffi beli buat abang saja karena miss Peggy sudah punya." ucap Daffi.

"No, punya ade juga!!" teriaknya membuat Daffi menggaruk kepala karena singa kecil itu.

"Oke miss nanti om antar ke rumah" ucap Daffi mengalah.

"Janji ya" ucapnya.

"Iya janji" jawab Daffi.

"Janji dulu om" ucapnya menahan Daffi yang akan pergi. Dia memberi kelingkingnya dan Daffi pun memberi kelingkingnya untuk ditautkan sebagai ikatan janji mereka.

"Sah" ucapnya.

Daffi memutar bola matanya malas dengan tingkah gadis kecil itu.

"Hati-hati ya sayang" pesan Mey kepada anak bungsunya.

"Iya mom" mereka pun berpisah di parkiran.

****

"Kenapa? mau tanya tadi itu siapa?" tanya Daffi saat melihat gelagat Jansen.

"Iya tuan, penasaran soalnya" jawab Jansen jujur.

"Kamu kenal daddy aku kan?" tanya Daffi.

"Iya kenal tuan" ucap Jansen sambil menyamakan langkahnya dengan sang tuan muda.

"Ya tadi daddy sama mommy ku dan gadis kecil itu putri bungsu kaka sulung ku" jelas Daffi. Jansen mengangguk mengerti walaupun dalam hati ia penasaran karena sang mommy dari atasan itu masih sangat muda padahal sudah punya cucu.

Keduanya melangkah masuk dan mencari makan terlebih dahulu dan setelah itu mereka membeli sedikit camilan serta minuman kemasan untuk mengisi kulkasnya.

Setelah beberapa saat kemudian mereka memutuskan untuk pulang karena sudah sangat malam.

"Jansen, jangan lupa ke kantor lebih awal ya, soalnya aku tidak bisa mengandalkan sekretaris itu" ucap Daffi sebelum Jansen turun.

"Baik tuan." jawab Jansen.

*****

"Sudah hampir dua minggu dia sama sekali tidak memberi kabar. Apa dia sangat sibuk ya?" gumam Daffa.

Pria itu uring-uringan di dalam kamar sambil menatap ponselnya yang hanya berdering jika urusan pekerjaan.

Daffa mencoba untuk membuka profil sosial media kekasihnya, dan ia sangat terkejut saat melihat foto profil yang sudah diganti padahal mereka berjanji untuk tidak boleh menggantikannya tanpa persetujuan.

Ia kembali men scroll dan kembali membuatnya terkejut saat postingan sebuah mobil keluaran terbaru dengan Caption

Kesayangan aku dan yang akan menemani hari-hariku mulai sekarang.

"Bahkan dia membeli mobil baru tanpa memberitahukan aku" gumamnua lagi.

Merasa tidak tenang, Daffa akhirnya memutuskan untuk menelepon sang kekasih tapi sayang setelah beberapa panggilan tidak mendapat jawaban karena memang di Indonesia sudah tengah malam dan mungkin kekasihnya sudah tidur.

Sudah semakin larut namun Daffa sama sekali tidak bisa memejamkan matanya sehingga ia memilih untuk memeriksa setiap dokumen yang ada di meja kamar tidurnya itu.

*****

Pagi ini Asry bangun lebih awal agar tidak terlambat lagi ke kantor. Ia menyiapkan sarapan terlebih dahulu dan setelah itu kembali ke kamar untuk mandi dan bersiap-siap. Walaupun ia sudah dianggap seperti anak sendiri oleh keluarga Mike, namun Asry masih tetap aktif masuk dapur, sesibuk apapun dia kecuali sakit atau tidak ada di rumah.

Setelah selesai bersiap dan sudah rapih, Asry kembali turun untuk sarapan namun sebelumnya ia terlebih dahulu mengajak Ike.

"Ike, Ike... sudah pagi woii" serunya sambil menggendor pintu kamar Ike.

Setelah beberapa saat, Ike keluar dengan tubuhnya yang masih terbungkus handuk jubah.

"Wihh kala pagi amat siapnya?" ucap Ike kepada Asry.

"Ya mau gimana lagi? hari pertama kerja aja aku udah buat kesalahan karena terlambat" jelas Asry.

"Oh ya ka, siang ini aku janjian makan siang sama ka Daffi, pasti kamu diajak juga" ucap Ike bersemangat.

"Ya, jika aku diajak, aku harap jangan sampai dia tahu jika kita tinggal serumah oke?" jelas Asry.

Asry jangan kepedean diajak makan siang sama atasanmu. Melihatmu saja dia sudah jijik, bagaimana ajakan makan siang? bisa-bisanya dia nggak bisa makan karenaa melihat wajahmu yang menurutnya menjijikan itu. Batin Asry menyadari kalau dia bukan siapa-siapa di mata bosnya.

"Loh kenapa begitu ka?" tanya Ike heran.

"Ikuti saja, kalaupun kamu sendiri bertemu sama dia jangan pernah bercerita soal hubungan kita. Ini juga perintah ka Roberth dan ka Maggie" ucap Asry membawa-bawa sepasang suami-istri itu agar Ike jangan sampai keceplosan.

"Baiklah ka" jawab Ike menurut walaupun timbul rasa curiga yang sangat besar.

"Oke, cepat siap-siapa dan turun sarapan" ucap Asry yang menjadi kaka yang baik saat kedua orang mereka tidak ada. Tentu itu membuat Ike sangt menyayanginya.

"Siap ka, biar sekalinya aku antar ya ka" ucap Ike.

"Nggak boleh nanti ketahuan" ucap Asry.

"Ya baiklah ka" ucap Ike kecewa walaupun tidak sepenuhnya.

Asry lebih dahulu turun ke ruang makan dan membuatkan susu kesukaan Ike dan tak lupa membuat teh hangat untuknya juga. Setelah beberapa saat menunggu di meja makan, akhirnya Ike pun datang.

Tring Tring tring

Ike yang melihat nama yang tertera di ponselnya memilih mendiamkannya.

"Kenapa dilihat aja sih?" tanya Asry.

"Telepon dari orang yang nggak penting ka, menyita waktu" ucapnya dengan senyum termanis nya agar tidak dicurigai.

Keduanya melanjutkan makan walaupun ponsel itu kembali berdering lagi dan lagi.

Setelah selesai makan, Asry meminta bantuan dari seorang Art untuk membereskan meja makan karena ia harus segera pergi ke kantor.

"Bi, aku boleh minta tolong nggak?" ucap Asry kepada bibi tersebut.

"Boleh dg non Asry, emang bibi mau bantu apa nak?" tanya bibi yang sedang sibuk di dapur bersama beberapa temannya.

"Tolong bantu aku bereskan meja makan ya bi, aku akan segera ke kantor soalnya kemarin aku telat dan dimarahin" ucap Asry dengan bibirnya mengerucut ke depan membuat bibi gemas.

"Oke, sana pergi nanti dipecat. Biar bibi yang bereskan" ucap bibi.

"Terimakasih ya bi nanti aku ganti kerja nanti pulang" serunya yang sudah pergi.

"Anak itu, hatinya terlalu mulia. Semoga mendapatkan jodoh yang baik dan mengubah nasib hidupnya" doa tulus dari teman Artnya itu.

Bersambung

1
Iin Wahyuni
ni kyk kisahnya ngegantung yah kok blm ad lanjutannya thor💪
4L1
Luar biasa
naroh namin
saya baca thn 2025 blom ada kelanjutannya....
Arnie
Di tunggu kelanjutannya thor 🙏🙏🙏🙏
슈가
Lumayan
Kusuma Ningsih
kok belum tamat ya kesannya Maggi masih akan membasmi musuh2nya oma Ratna dan opa Gaston
Diva Nayla
lama amat sih thooor lanjutannya
Giantini
kelakuan Daffi persis sama papinya Alfa
Giantini
Daffi egonya terllu tinggi kasihan Asry
Giantini
salah sendiri dah 2kali Nina ditangkap GK dibunuh palah dibebasin ...yaudah ..nikmati aja kecerobohan opa Gaston
Diva Nayla
lama amat sih thooor up nya.selalu meanti nih kelanjutannya
Iyaan Iyaanda
kpn lanjut lagi thorrr,,,,🙏🙏
Netti Irawati
kok dikit amat thor ....
Rina
Semoga musuh dapat segera ditemukan dan secepatnya di basmi , supaya keluarga Adipati dapat hidup dengan tenang aman dan bahagia 🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Iyaan Iyaanda: lanjut kak,,,,
total 1 replies
nuraeinieni
wah musuh beraksi lagi,,,;semangat meggie,,,babat habis tuh musuh2
Russyulfi
lanjut lagi thor
sweetie belle
duh cpt berakhr aja deh musuhnya,, biar hepi ending smw 😮‍💨😮‍💨
Aan Putra Ranto
wah terimakasih tor
TS
up nya yg banyak thour
nuraeinieni
selamat ya utk asry dan daffi baby twins sdh louncing,,,,
semoga ike juga segera hamil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!