NovelToon NovelToon
BISULAN (Bima Sultan Andaksa)

BISULAN (Bima Sultan Andaksa)

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / CEO / Tunangan Sejak Bayi / Romansa / Tamat
Popularitas:433.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Rita Tatha

Sultan sudah dijodohkan sejak kecil dengan Nabila oleh sang mama. Namun, Sultan menolak dengan tegas karena ia tidak mencintai Nabila. Lagi pula, ada wanita lain yang sudah mengisi hatinya.

Akan tetapi, keputusan itu sudahlah bulat. Hingga akhirnya Sultan melakukan segala cara untuk membuat Nabila pergi jauh darinya.

Sanggupkah Sultan membuat Nabila pergi? Atau justru dirinya yang menjadi terpikat dengan wanita itu?

Kisah ini merupakan Kisah Baby Bisul, putra pertama Kurap dan Panu.
Jadi, jangan sampai kalian melewatkan 😉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rita Tatha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bisul 09

"Kenapa kamu berbicara seperti itu? Setiap manusia itu sudah ada takdir untuk memiliki pasangan. Lagi pula, kamu masih bocah dan memang belum waktunya untuk memikirkan tentang pasangan, sih." Nabila menatap bocah itu sesekali, sambil sibuk membersihkan luka. 

"Aku sudah bukan bocah lagi, aku ini berusia tujuh tahun. Jadi, jangan panggil aku bocah," katanya ketus. 

Nabila mengerutkan kening, untuk bocah seusianya, sepertinya anak itu sudah dewasa soal berbicara. 

"Sudah selesai, 'kan? Kalau begtitu aku harus kembali sebelum Kak Hanum tahu, terima kasih banyak atas bantuannya." Bocah itu kembali memakai jaketnya dan hendak keluar dari mobil. 

"Tunggu dulu." Nabila menahan lengan bocah itu yang sudah membuka mobil dan bersiap hendak keluar. 

"Kenapa?" tanyanya mulai kesal. 

"Em ... apa kamu salah satu anak panti? Atau kamu adik dari wanita itu, maksudku Kak Hanum itu." Nabila benar-benar kepo. 

"Semenjak ayah dan ibuku memilih merantau, aku sudah resmi menjadi anak panti karena mereka meninggalkanku di panti," jawabnya. Membuat kedua mata Nabila sontak terbuka lebar.

"Bagaimana bisa mereka tidak mengajakmu?" 

"Orang bilang aku ini hanyalah anak haram hasil perselingkuhan. Jadi, tidak ada yang mengakui keberadaanku selain Kak Hanum." Bocah itu langsung pergi tanpa berbicara apa pun lagi.

Nabila terpaku. Ia tidak mampu lagi berbicara apa pun ketika mendengar ucapan bocah itu. Dalam hati ada getaran rasa sakit ketika membayangkan betapa sakit hatinya bocah itu. Pantas saja ia terlihat dewasa, itu karena keadaanlah yang memaksanya. 

Air mata Nabila hampir saja luruh ketika dirinya ikut merasakan sakit. Walaupun bersikap cuek dan biasa saja, tetapi Nabila yakin kalau bocah itu sedang menutupi luka yang teramat dalam. 

Setelah mengusap wajah dan memastikan tidak ada air mata yang mengalir, Nabila berniat hendak turun, tetapi gerakannya terhenti ketika mendengar bunyi ponsel. Gadis itu mendengkus ketika melihat nama Bisulan tertera di layar. 

"Nabila! Lu di mana, astaga!" 

Bentakan Sultan begitu melengking hingga membuat Nabila terpaksa menjauhkan ponselnya sebelum gendang telinganya pecah.

"Gue di mobil," sahut Nabila malas. 

"Ya Tuhan. Bisakah lu jangan seperti maling. Pergi gitu aja." 

"Habisnya lu sangat sibuk dengan wanita cantik itu. Jadi, mendingan tidur di mobil daripada gue ngerasain cemburu dan itu tidak baik untuk kesehatan mental gue," kata Nabila santai. 

"Bodoh! Seharusnya lu bantuin bukannya malah tidur. Emang lu kagak seperti Hanum ...." 

"Ya. Gue emang enggak kayak wanita idaman lu itu, Sul." Nabila membalas cepat. Sementara Sultan terbungkam beberapa saat karena ia merasa tersentil mendengar ucapan Nabila. Ia merasa tidak enak hati sendiri. 

"Ma-maksud gue—"

"Udahlah, Sul. Gue emang cuma bikin repot aja. Kalau gitu, gue mau pulang pakai taksi aja. Lagian, semua udah kelar 'kan?" 

"Jangan naik taksi. Lu bawa mobil gue dan ikut di belakang minibus." 

"Lalu lu gimana, Sul? Lu mau jalan kaki?" 

"Ogah! Tentu saja tidak, Bodoh! Gue bakal ikut minibus ini untuk menemani Hanum. Jadi, lu langsung ikut biar gue enggak perlu nunggu jemputan lagi," terang Sultan. 

"Oh begitu. Baiklah." Nabila langsung mematikan panggilan tersebut. 

Ia menaruh ponsel dengan kasar dan mengembuskan napas panjang. Hatinya sakit, tetapi ia berusaha meyakinkan hatinya agar tetap tenang. 

Setelah melihat minibus itu mulai berjalan perlahan, Nabila pun dengan gegas berpindah ke kursi sopir dan melajukan mobil tersebut. Nabila terus mengikut di belakang sesuai dengan perintah Sultan. Ia berusaha untuk fokus menyetir meskipun hatinya terus saja gelisah karena merasa cemburu. 

"Awas aja, gue bakal bikin lu jatuh cinta sama gue, Sul. Kalau emang lu kagak bisa dan terus-terusan milih wanita itu, ya gue kagak bakal menyerah. Hahaha." Nabila tertawa sumbang. "Yaelah, gue murahan amat ya, kayak kagak ada laki-laki lain aja."

1
Arin
/Heart/
Rita Juwita
luar biasa...
Nur Rofikoh
nabila benar benar kayak. zaenab...
Nur Rofikoh
bisul jangan jahal. sama kadal...
Herlina Anggana
inget dulu papanya Jeje dan mama mu liburan 1 Minggu tidur di kamar yang sama meskipun beda kasur... tapi Gatra ttep gak move on dari kurap,kan kasian zeti
Herlina Anggana
kadal bisulan dah punya buntut
Herlina Anggana
masih berat di Hanum aja hatinya, begitu penat baru inget kadal 🥴.... kawatir Ama kadal juga karena takut Ama ortunya...
Herlina Anggana
berati ini bisul tu cintanya habis di Hanum demi menuruti keinginan orang yg dia cintai dia rela kembali dengan istri ya dan berusaha menerima istrinya urusan cinta nyusul gitu ....
Herlina Anggana
move on jalur ilfil sih cpet sembuhnya
S
judulnya woyyy 🤣
Lee 0893
astogeeeee ,, w rasa si Nesya yg pantes jd ank ny Agnes ,, tingkah ny sama ,, yg sbar yx je ,, 🤣🤣
Lee 0893
bang bisul kebakaran jenglottt ,, uupppss jenggot maksud ny ,,
mau d panggilin damkar gx bang ,,
🤣🤣🤣
Lee 0893
bawang gratis ,, bawang gratiss/Sob//Sob/
Lee 0893
gunakan waktu mu sebaik mungkin mas sultan ,, sebelum Dy menyerah karena lelah ,,
Lee 0893
waah ni kyaknya ank2 4sekawan somplak bibit unggul semua ,,

awas sul nanti di tuking si Ariel Bru nyesel km ,, 😄
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰
yah kurang seru dikit thor, hrse dibikin nabila pergi dl biar si bisul ngerasa kehilangan, hrsnya ortu mereka ngumpetin nabila biar si bisul bingung nyari
Betri Betmawati
aku JD nangis bombai baca nya, tulis bgt cinta Nabila buat lu sul, jgn lu sia2 kn, lu ngk kn dpt lg kyk bgtu
Betri Betmawati
kenapa sikurap mksa bgt anak nikah SM Nabila, jatuh egois bgt orang tua nya
ZHANG LINGHE 🥰🥰🥰
🤣🤣🤣🤣
Felycia Fernandez
Ariel mengingatkanku dengan Gatra dulunya yang cinta mati ke Rasya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!