NovelToon NovelToon
KISAH KASIH NARA

KISAH KASIH NARA

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romantis / Janda / Tamat
Popularitas:941.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: Aylop

Nara Amelia harus merasakan sakit hati, tatkala pria yang ia yakini sangat mencintai dan dicintainya, membawa orang ketiga dalam rumah tangga mereka.

Seorang wanita yang menurut sang suami dapat melengkapi kekurangan Nara selama ini.

"Kita bertiga akan merawat anak ini bersama-sama. Aku, kamu dan dia."

Akankah Nara akan tetap bertahan demi rasa cinta pada sang suami ataukah akan mencari kebahagiaan yang lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aylop, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9 - Perihal Rambut Pirang

Hari demi hari pun berlalu. Dan Adam masih tidak bisa jujur pada Nara.

Setiap Adam akan mencoba jujur, ia akan dilanda kegugupan dan ketakutan pastinya.

Adam takut jika Nara akan marah dan tidak terima. Lalu berniat meninggalkannya.

"Mas Adam, kenapa? Akhir-akhir ini aku lihat sering melamun?" Nara menyadari perubahan sikap suaminya akhir-akhir ini.

Adam lebih banyak diam dan termenung. Seperti banyak yang dipikirkan suaminya itu.

Apa Adam pusing dengan setumpuk pekerjaannya?

Adam menggelengkan kepala. "Aku hanya sedikit pusing, Na."

Nara membawa kepala Adam ke pangkuannya. Tangan Nara terulur memijat kepala pria itu.

"Apa masih pusing?" Tanya Nara disela pijatannya.

Adam hanya menggeleng, ia menatap Nara dengan pandangan penuh arti.

"Maafkan aku, sayang."

Tangan Nara terhenti memijat. Ia melihat Adam dengan tatapan bingung.

Adam meminta maaf, apa pria ini telah berbuat salah padanya?

"Minta maaf kenapa, Mas?" Tanya Nara dengan wajah bertanya.

Adam menghela nafas pelan. Mungkin ini waktu yang tepat untuk ia berkata jujur.

Jujur pada Nara untuk semuanya. Tentang pernikahan ke duanya, Yola, anak dan pasti alasan dirinya melakukan semua itu.

Sekarang atau nanti, ia tetap harus mengatakan semuanya.

"I-itu," Adam kembali gugup. Lidahnya seperti keluh dan tidak bisa berucap.

Nara masih menunggu. Ia sangat penasaran dengan apa yang mau Adam sampaikan.

"I-itu, aku mencintaimu."

Dan lagi, Adam memilih mengulur waktu.

"Apaan sih, Mas? Kirai mau bicara apa?!" Nara tersenyum tipis. Adam menakutinya saja, membuat jantungnya hampir copot saja.

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

Sementara di tempat lain. Arka melewati hari-harinya di rumah.

Ia menghabiskan waktu hanya di rumah saja. Makan, tidur, makan, tidur, begitulah.

Akra sangat bosan dan ingin masuk ke kantor saja. Tapi ia tidak mau para karyawan bertanya-tanya.

Satu kantor bahkan perusahaan tahu, pria itu sudah menikah. Bahkan mengambil cuti panjang selama 3 minggu.

Ini baru beberapa hari berlalu dari hari pernikahan itu. Bisa jadi karyawannya akan menggosipi yang tidak-tidak.

Untuk membuat dirinya tetap aktif dan produktif selama di rumah. Arka meminta asistennya, Sam. Membawa pekerjaan ke rumah.

Biarkan saja ia dianggap gila bekerja. Walau sedang berbulan madu, tapi tetap tidak melepaskan tanggung jawab di perusahaan.

Dari pada dia masuk ke kantor, di saat cuti nikahnya baru saja berjalan.

"Pak Arka." Ucap Sam.

"Hmm." Jawab Arka tanpa melihat ke arah Sam.

"Saya sudah mengurus perceraian sesuai dengan yang anda perintahkan." Sam memberitahu.

"Bagus." Jawab Arka masih fokus pada berkasnya.

"Apa anda sekarang duda, Pak?"

Pertanyaan Sam, membuat Arka jadi kesal. Sudah lama ia tidak mendengar kata itu. Dan kata itu diucapkan lagi.

"Apa anda menceraikan istri anda, karena sudah tidak perawan?" Tanya Sam pelan. Mengingat Arka meneleponnya pada malam pertama pernikahan pria itu, untuk mengurus perceraian.

Arka memberikan pandangan tajam pada Sam. Pandangan itu membuat Sam jadi kikuk dan meruntuki perkataannya yang keluar begitu saja.

"Apa kamu sudah bosan bekerja, Sam?" Nada Arka terdengar dingin. Membuat suasana mendadak seperti di musim salju.

"Maaf, Pak. Sepertinya saya harus kembali ke kantor." Sam memilih segera pergi. Meski ia sangat penasaran dengan apa yang terjadi pada pernikahan atasannya itu.

Arka menghembus nafas berat. Asistennya saja berpikiran seperti itu. Bagaimana para karyawan yang lain.

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

Nara diam memandangi foto pernikahannya dengan Adam.

Ia dan Adam terlihat sangat bahagia dalam foto itu. Pandangan keduanya yang penuh cinta dan kasih.

Meski resepsi pernikahan yang terbilang sederhana, tapi Nara sangat bahagia menikah dengan Adam.

Tapi, akhir-akhir ini Nara menaruh curiga pada Adam. Perihal penemuan rambut pirang itu.

Nara ingin mempercayai suaminya 100% dan melupakan kecurigaannya. Tapi instingnya tak mau sepaham dengannya.

Rambut pirang itu adalah rambut wanita. Mungkin ada wanita berambut pirang yang sedang dekat atau sedang menjalin hubungan dengan suaminya.

'Nara... Jangan begini! Percaya sama Mas Adam. Suamimu tidak mungkin berselingkuh.'

Nara menyakini hati dan pikirannya. Ia harus mempercayai Adam. Kan dalam sebuah hubungan harus ada rasa saling percaya.

'Kalau dia berselingkuh gimana?' Insting Nara mulai bicara.

Wanita itu menutup mulutnya. Tiba-tiba air mata sudah jatuh begitu saja. Rasa ketakutan menjalar di pikiran Nara.

Saat menikah, Adam masih staff biasa di sebuah perusahaan. Seiring berjalannya waktu, kinerja Adam mulai diakui dan diperhitungkan. Hingga jabatan Adam mulai beranjak naik.

Suaminya sekarang seorang manajer di perusahaan itu. Pasti banyak wanita-wanita yang mendekatinya.

Nara hanya bisa berdoa. Agar Adam di jauhkan dari godaan wanita-wanita pelakor yang terkutuk. Dan rumah tangganya aman dari mara bahaya.

Nara akan bersikap positif. Adam mencintainya dan pasti suaminya akan menolak, jika ada wanita yang menggodanya.

Walaupun mereka menggoda Adam. Jika Adam tidak tergoda, pasti tidak ada masalah dan tidak perlu dipermasalahkan.

Nara menuju dapur. Ia akan memasak makan malam untuk suami tercintanya saja.

Ia pun mengeluarkan bahan-bahan dari lemari pendingin. Dan mulai memasak.

Setelah beberapa waktu masakan Nara selesai. Lengkap dengan puding kesukaan sang suami.

"Ini dimasukkan lemari es. Biar keras saat Mas Adam pulang." Dengan senyum mengambang, Nara memasukkan puding ke lemari pendingin.

Waktu sudah menunjukkan pukul 3 sore. Nara pun bergegas mandi. Suaminya akan pulang sebelum jam 5 sore.

Nara akan luluran sebentar. Agar kulitnya tetap kinclong. Ia harus terlihat cantik. Dengan begitu Adam tidak mau melihat wanita lain.

Sudah mandi,

Sudah wangi,

Sudah cantik pastinya dong.

Nara juga membuat teh hangat untuk Adam. Kebiasaan suaminya saat sampai rumah. Minum teh lalu mengobrol sebentar dengannya. Baru membersihkan diri.

"Mas Adam ke mana sih? Nomornya nggak aktif." Nara menatap layar ponselnya. Nomor Adam tidak bisa dihubungi.

Sekarang sudah pukul 8 malam. Masakan bahkan teh yang dibuatnya sudah dingin.

Nara memasukkan semua itu ke lemari makan. Lalu ia menunggu di ruang tamu.

Lagi dan lagi perasaan Nara tidak enak. Entah kenapa, ia terus memikirkan sehelai rambut pirang itu.

Hanya sehelai rambut pirang, tapi bisa membuat pikiran bahkan hatinya tidak menentu seperti ini.

Nara tidak pernah begini. Biasanya jika ada rasa curiga pada Adam, itu hanya sebentar saja. Lalu perlahan kecurigaan itu menghilang.

Tapi ini, instingnya selalu merasa ada sesuatu yang terjadi antara suaminya dengan pemilik rambut pirang itu.

Wajah Nara tersenyum saat melihat silauan lampu mobil di teras. Ia pun segera berlari keluar rumah.

Nara ingin memeluk Adam dengan erat. Mungkin dengan pelukan hangat suaminya itu, akan menghilangkan sedikit keraguannya.

Nara tersenyum saat melihat Adam turun dari mobil.

Tapi,tatapannya menajam melihat sosok lain di dalam mobil itu.

Deg

'Rambut pirang!'

.

.

.

1
Ari Sawitri
lah ini sebenarnya benar mantan playboy ga sih??? masa pdkt aja smp bingung gt utk seorang playboy 😅
Ari Sawitri
egois mama nya .. bukan dg dipaksa dg mengenalkan banyak wanita begitu caranya apalagi dg cara licik gt 😅
Khoerun Nisa
mertuanya Yola GK tau kynya klu dia sedang hamil ank selingkuhan
Khoerun Nisa
SM saja itu di usir secara halu arka SM Nara hehe
Khoerun Nisa
ko orang tua Nara GK di kasih kabar sih
Khoerun Nisa
harusnya Dika bilng yg Ken pelet itu kau SM si pirang udh klh jauh SM mntan istrinya
Khoerun Nisa
ngarep PNGN dpt hadiah pdhl mlh mau memecatnya
Ari Sawitri
sakit jiwa kayane nih Adam .. 😒😕
Ari Sawitri
kadang novel berlebihan ya, pdhal orang hamil ga begitu amat ngidamnya ...dan ngidam itu hanya mitos .. sering aku skip bacanya karena kdg berlebihan
amilia indriyanti: namanya juga novel. seringnya yg model begini gak tak baca tak scroll 😄
total 2 replies
Melani Sunardi
😂😂😂😂😂😂
Melani Sunardi
🤭🤭🤭🤭
Rey
👍
falea sezi
laki mulut comberan
Alaric Zikri
Luar biasa
Rizky Sandy
Yo anae bpke ktnya mirip, klau mirip tetangga Yo anake tetangga,,,,
Mama Gezkara
ya ampun arka....sa ae kang cendol
Mama Gezkara
Luar biasa
eva Sekayu123
jgn terlalu plos dong thoor Nara nya kan udah pernah nikah msk kyak abg
Ari_nurin
dan tamat riwayat loe adam
😏😏😏😂😂
Ari_nurin
orang goblok emang si Adam ini .. emang urusan hamil Nara berkuasa .. hhuufff
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!