NovelToon NovelToon
Wanita Tawanan Tuan Grey

Wanita Tawanan Tuan Grey

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Beda Usia / Anak Kembar
Popularitas:168.6k
Nilai: 5
Nama Author: anggi (@ngie_an)

Alicia Delmora adalah wanita mandiri sejak kecil, dia menjadi tulang punggung keluarga semenjak ayahnya meninggal dunia dan hanya tinggal bersama ibu dan kakak tirinya yang hanya bisa mengandalkan Alicia untuk membayar hutang-hutang mereka.

Kehidupan Alicia berbanding terbalik dengan saudara kembarnya yang bernama Alice, kembarannya itu hidup bergelimang harta bersama kedua orangtuanya dan memiliki seorang kekasih yang sangat terkenal di kota tersebut bernama Nicholas.

Alicia yang tidak tahu bila dia memiliki saudara kembar begitu juga sebaliknya, kehidupannya berubah setelah orang asing masuk dalam kehidupannya dan menjadikan dia sebagai wanita tawanan dari Pria asing tersebut yang menganggap dirinya sebagai Alice.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anggi (@ngie_an), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

meminta bantuan

Grey menatap kedua sejoli yang sedang asyik bermesraan di muka umum penuh dengan api yang membara, sampai gelas yang ada di hadapannya pun menjadi korban cengkraman kuat dari tangan itu.

"Peter!" panggil Grey pada Peter dan asisten pribadinya itu langsung mendekat ke arahnya.

Grey membisik kata-kata yang hanya di mengerti oleh Peter, meski tatapannya terus menatap ke arah Alice dan juga Nicholas tetapi bibir terus berbicara memberikan perintah pada telinga asisten pribadinya itu.

Ya, Grey berada di situ karena mendapat perintah dari Dominic untuk menemui Clien penting, baru saja dia ingin masuk keruangan private tetapi matanya menangkap sosok wanita yang dia kenal.

Sehingga Grey memutuskan untuk duduk sejenak melihat romantisan Alice bersama laki-laki lain yang tak lain adalah tunangan wanita itu sekaligus musuhnya.

"Masih bisa tersenyum rupanya! lihat saja nanti, seberapa lama senyum itu ada di bibirmu Alice!" Grey pun bangun lantas memilih pergi dari sana untuk bertemu dengan rekan bisnisnya.

****************

"Al, jangan lupa sebelum tutup toko, kamu buang sampah ini sekalian!" ucap Kamila selaku pemilik toko kue tempat Alicia bekerja.

"Baik, maaf Nyo—"

Belum sempat Alicia untuk berbicara, mata sudah melihat bagiamana wanita yang berusia 48 tahun itu langsung pergi keluar dari pintu itu meninggalkan tokonya dan masuk ke dalam mobil.

Alicia menghela napasnya, ketika niat dia ingin berbicara empat mata dengan Kamila sirna sudah. Sapu yang dipegang pun jatuh begitu saja saat dia berjongkok seraya menahan tangisannya.

"Ya Tuhan, aku harus mencari ke mana lagi uang sebanyak itu?" Alicia putus asa ketika waktu yang ditentukan untuk membayar semua hutang hanya tinggal menghitung jari.

Alicia bekerja di toko kue sebagai penghasilannya selama ini untuk memenuhi kebutuhan dan membayar rentetan hutang yang ada, tubuhnya benar-benar lelah sampai dia berpikir untuk menyerah.

Suasana di dalam toko yang sudah sepi karena tutup lebih awal, membuat Alicia melampiaskan rasa sedihnya seorang diri di dalam sana. Cukup lama hingga akhirnya dia pun memutuskan untuk keluar dari tokoh tersebut menguncinya usai membuang sampah.

Alicia berjalan tanpa semangat menuju halte bus, dia duduk di sana sembari menyandarkan kepalanya di tiang besi baliho yang menjadi tempat sandaran kursi halte. Namun, tiba-tiba saja dia mengeluarkan kartu berbentuk persegi kecil, tertera nama Dominic Elmer dan nama perusahaan.

"Apakah dia bisa membantuku?" Gumam Alicia yang masih terus menatap pada kartu nama tersebut, dia melirik jam tangan yang masih menunjukkan pukul sore. Lantas kakinya pun mulai melangkah maju ke depan saat mobil bus yang dia tunggu sudah tiba.

Alicia duduk paling belakang sembari termenung melihat kartu yang masih dia genggam, pikirannya ragu untuk meminta bantuan pada Dominic tetapi tidak ada salahnya juga dia mencoba mencari keberuntungan.

Perasaan yang dimiliki oleh Alicia saat ini sudah bertekad bulat, dia pun menghentikan bis mobil tersebut lalu bergegas untuk turun. Kakinya pun melangkah semakin cepat pantas kemudian melewati zebra cross penyeberangan.

Kaki jenjang putih mulus itu terus berlari sampai tiba di depan perusahaan terbesar di kota tersebut. Ya, perusahaan Mega Z, perusahaan terbesar nomor dua untuk saat ini yang bersaing dengan perusahaan Nusa. Kedua perusahaan itu dalam sebulan terakhir bersaing menduduki nomor satu. Siapa lagi pemilik dari perusahaan Nusa kalau bukan Nicholas.

Alicia melangkahkan kakinya masuk ke dalam perusahaan tersebut lalu kemudian dia pun menghampiri kemeja informasi, percaya dirinya begitu tinggi sehingga dia langsung menanyakan keberadaan Tuan Dominic.

"Maaf, Mbak! Tuan Dominic lagi ada rapat sedang tidak bisa diganggu!" Ucap salah satu resepsionis.

"Seriusan Mbak nggak bisa?" Alicia sekali lagi bertanya pada resepsionis tersebut tetapi tetap saja hasilnya nihil wanita yang menjaga bagian informasi tersebut enggan untuk memberikan dia kesempatan bertemu dengan Dominic.

"Mbak, coba tanya sekali lagi! Alicia ingin bertemu dengannya," ujar Alicia yang tidak mau putus asa karena ini satu-satunya harapan yang dia punya.

"Maaf mbak, tidak bisa! Kalau seperti ini terus kita bisa melaporkan Anda ke bagian amanan, karena sudah mengganggu rasa kenyamanan di sini!" Ucap wanita itu dengan tegas yang hanya menjalankan tugasnya.

"Ya udah kalau gitu, makasih ya mbak!" Alicia sungguh berat melangkahkan kakinya untuk pergi dari sana.

Kesempatan dan harapan dia satu-satunya telah sirna sudah, apakah dia harus merelakan rumah peninggalan sang ayah yang satu-satunya dia miliki, kalau sampai rumah itu diambil oleh rentenir lalu bagaimana dia tinggal? Apakah dia akan menjadi gelandangan?

"Alicia!" Panggil seseorang yang tidak jauh jaraknya dari Alicia.

Alicia pun menengok ke arah belakang melihat siapa yang menyebut namanya, dia pun terkejut ketika melihat pria yang dia kenal ada di depan matanya.

"Tuan!" Alicia meneteskan air mata ketika melihat ternyata Dominic yang memanggil dirinya.

"Sedang apa kamu di sini? Apa kau ke sini mencariku?" Tanya Dominic yang melihat penampilan Alicia begitu pilu.

"Sa–saya ... Maaf tuan bila saya lancang tapi saya ke sini bermaksud ingin memenuhi Tuan Dominic!" Ucap Alicia dengan secara jujur.

Dominic akhirnya tersenyum mendengar ucapan dari wanita yang selama ini dia tunggu-tunggu kehadirannya, dia langsung menyuruh Reno agar meng-cancel semua jadwal yang sudah disiapkan.

"Saya sudah menunggu kamu, mari ikut saya!" Dominic dengan senang menyuruh Alicia untuk mengikutinya menuju ruangan dia.

Langkah kaki Alicia terus mengikuti ke mana arah pergi Dominic menuntunnya, sorot matanya pun tidak lepas dari pandangan melihat ke arah bangunan yang menjulang tinggi tersebut, memiliki interior yang begitu luar biasa.

Bangunan megah yang menjadi pusat perhatian kota, di mana seluruh orang berbondong-bondong datang untuk melamar pekerjaan di perusahaan tersebut, karena perusahaan itu begitu menjanjikan kehidupan bagi siapa saja yang melamar di sana.

Tidak heran bila perusahaan Nusa pun menawarkan agar bagi siapa yang mau melamar dan bekerja di perusahaan tersebut akan mendapatkan jaminan yang tidak kalah menggiurkan dari perusahaan Mega Z.

Alicia masih setia membuntuti Dominic hingga sampai ke sebuah lantai yang paling tinggi yaitu ruangan Dominic, pria paruh baya itu menyuruh sekretaris untuk melarang siapapun yang masuk atau mengganggunya di saat dia sedang bersama Alicia.

"Silahkan duduk!" Dominic memberikan sebuah minuman kaleng kepada Alicia. Lantas dia duduk di seberang Alicia yang dibatasi oleh meja lantas berkata, "Apa yang bisa saya bantu?"

Deg, jantung Alicia langsung berdegup dengan kencang dia tidak tahu harus memulai pembicaraannya dari apa, ketika hatinya mengatakan bila dia membutuhkan uang dalam jumlah yang tidak banyak. Akan tetapi, tidak mungkin baginya langsung berterus terang kepada Dominic bahwa dia sangat-sangat membutuhkan uang.

"Tidak usah terlalu gugup, minum lah dulu!" Dominic masih tersenyum dengan ramah melihat ke arah Alicia.

Alicia pun tersenyum getir saat tangannya mencoba untuk meraih minuman kaleng tersebut, dia pun membukanya lalu menenggaknya sampai tandas.

"Hmmm, Maaf sebelumnya ... saya tidak tahu harus ngomong dari mana mungkin kesannya terlihat sangat tidak tahu malu! Tapi—”

"Jangan sungkan untuk berbicara pada saya, katakanlah apa yang bisa saya bantu!" Ucap Dominic yang begitu ramah kepada Alicia dia tahu betul bila wanita itu datang menemuinya saat ini pasti sangat memerlukan bantuannya.

"Saya ... hmmm, saya ke sini untuk meminta bantuan kepada tuan Dominic—”

"Permisi," ucap suara seseorang yang mengetuk pintu ruangan tersebut sebelum Alicia mengatakan sesuatu.

To be continued..

1
Mira Erlan Sopi Erlan
selingkuh boleh tp jgn smpi gituan ya.takutnya hamil bingung ank siapa
Rere Niae Cie'kecee
kok ga up"tour🙏🙏🙏
Amelia Harianja
thord kenapa belum up
bolak balik ke sini belum up juga
semangat thord
Ning Ning
kok aku kesal sama Alicia ya ga tau diri udah di tolongin sama keluarga nya selingkuh pula dan bibirnya udah di cium sama si Jacob sungguh menjijikan kalo aku jadi grey sih lebih baik cerai dari pada sama wanita murahan itu ga bisa jaga iman lebih baik Alice yang terus bersama sang kekasih
Megabaiq
ini bukn novel tp certa petak umpat,,,bkin crta yg msuk di akal knp torrr...trllu byk yg gk logis....
Ning Ning
aku mampir Kaka
Megabaiq
alahhhh crta novelmu trllu mmbosankn,,jeduluan bosen bca....maaf smpe sni jha...
Megabaiq
terllu byk liku2nya toorr
Megabaiq
cerita novelmu terllu lebay....masak 50 m,ak jg gk trllu suka dgn nma2nya,hmpir smua sma
Ema Sukmawati
👍
༄༅⃟𝐐Vita Shafira𝆯⃟ ଓε💞🌏
apa Dinda gk ada rasa rindu pada Alicia yg telah di tinggalkan bertaun tahun
Fatimah D'Ratu
kok Dinda dingin ke anak kandungnya sendiri
Coretan Kertas
Cemungut 😍
Sedang mengetik...
aduhh typo nya bnyak bgt.... 🤦🤦🤦
HIATUS: iya kak, maklum jumkat 😂 wait di perbaiki
total 1 replies
Sedang mengetik...
kira kira gimna ya reaksi Nicholas nanti ketika dia tau penyebab Alice tertembak karna data yg sudah dipalsukan grey,,,
mOnd3 ℘ꫀׁׅܻׅ݊꯱ꫀׁׅܻ݊ƙׁׅ🤗ᵇᵃˢᵉ
semangat selalu ka'... ini cerita sangat menarik sekali sayang kalo di lewatkan🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Sedang mengetik...
gak ada terima kasih nya sama sekali si dinda ,,, padahal udah di tolongin anak kesayangan nya ,,,
mOnd3 ℘ꫀׁׅܻׅ݊꯱ꫀׁׅܻ݊ƙׁׅ🤗ᵇᵃˢᵉ
q bahagia q juga sedih dan juga sakit hati... ini rasa'y nano" sekali, q bahagia kini Alicia tau dia kembaran Alice q terharu sama Nicholas yang mau menjatuhkan harga diri'y untuk Grey, dan q sakit hati karna ma" kandung Alicia dia masih egois bahkan tidak mengucapkan kata makasih pada Alicia yang telah mendonorkan darah buat Alice😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Sedang mengetik...
nah loh lagi keadaan gawat darurat aja Lo ingat sama Alicia kemaren kemaren kemana aja Lo Bu...
ummi_Շɧ𝐞𝐞ՐՏ🍻muneey☪️
ceritanya bagus kak.. cuman agak diperbaiki lagi ya kata2nya.. ada beberapa yang bikin bingung 🙏🙏.. tp aku suka ceritanya..
HIATUS: iya kak... hahah makasih ya jangan bosen ingetin 😂 lagi kejar jumkat
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!