NovelToon NovelToon
Kehidupan Yang Kedua

Kehidupan Yang Kedua

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / TimeTravel / Cintapertama / Perjodohan / Reinkarnasi
Popularitas:557.4k
Nilai: 5
Nama Author: Sheera Naya

NOVEL INI ADALAH KARYA MISI KEPENULISAN NT, SECARA RESMI AUTHOR MENDAPAT IZIN RESMI UNTUK MENGADAPTASI KOMIK INI MENJADI NOVEL.

Sinopsis
Awal cerita bermula Karenina puspita, si gadis jenius bela diri harus merelakan dirinya mati muda, mati tanpa sebab. Tuhan memberikannya kesempatan dua untuk hidup kembali namun ditubuh seorang gadis yang hidupnya penuh masalah yang bernama Raya Mahesa, Beruntungnya Raya adalah anak orang kaya dan mempunyai tunangan super sempurna seorang artis terkenal. Akibatnya Raya menjadi sasaran para Fans tunangannya, Alend Bagaskara.

"Aku bukan lagi gadis polos yang dulu itu!tidak akan kubiarkan kalian menindasku!!!."

Bagaimana cara Karenina menghadapi kehidupan keduanya? seberapa keras usahanya untuk menyesuaikan diri hidup sebagai dirinya yang baru, ada rahasia apa dibalik Raya dan Karenina?


*** Hai semua pembaca sekalian Selamat menikmati karya kepenulisan ini yak.. bantu author dalam menjalani misi hehehehe***

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sheera Naya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 9 – Fans Nomor satu

***

Papa Raya mengambil alih keadaan yang tengah ribut gara – gara Niko si Anjing.

“Sudah, hari ini sampai disini saja! ayo masuk, Istrahatlah di kamarmu untuk istrhat“ Kata papa Raya dengan lembut.

“Ya Pa.. “ Jawab Raya patuh.

Para penjaga sibuk mengangkat pak Guntur yang tengah kesakitan akibat gigitan Niko

“ Terima kasih papa! “ Kata Raya tersenyum seceria mungkin

Papanya merasa Raya tidak akan mempermasalahkan lagi mengenai keinginannya untuk memutuskan pertunangannya dengan Alend.

“ Yah lain kali jangan memakai make up menor seperti ini! Simple saja lebih cocok untuk gadis muda sepertimu! Tapi kalau kau suka sebaiknya panggil saja make up artis saja untuk datang mendandanimu! “ Kata Papa Raya.

Raya masih tersenyum dengan perkataan papanya, ini menunjukkan papanya masih peduli terhadap apa yang dilakukannya.

Ayah dan anak itu berjalan beriringan masuk ke dalam rumah. Mereka ditunggui oleh Naura dan ibunya.

“ Pernikahanmu dan Alend tidak boleh ada kesalahan sedikitpun! Kalau tidak maka kau tidak akan kumaafkan, apa kau mengerti?” Tanya Papa Raya.

“Saya mengerti pa, saya Lelah bisakah saya istrahat lebih dulu? “ Tanya Raya.

Kamar Raya terletak dilantai 2, Naura menggerutu melihat Raya dengan ringannya melangkah ke lantai atas.

“ Mengapa papa membiarkan si otak cacat itu untuk menikah! Padahal aku juga sama – sama putrinya, putri dari Keluarga Mahesa! Kenapa bukan memilihku… HUH! Jika Alend bisa memilih maka dia akan lebih memilihku!! “ Kata Naura berbisik – bisik dengan suara sekecil mungkin hingga hanya mamanya saja yang didekatnya bisa mendengarkannya.

“ Itu karena kakeknya waktu itu menyelamatkan nyawa kakek Alend maka ada pernikahan ini! Kalau kau bisa menikah dengannya, mama tidak akan memberikan kesempatan ini pada orang lain, tapi hari ini dia…. “ Ibu Tiri Raya seperti merasakan sesuatu yang berbeda dari Raya.

“Huh… “ Naura mengeluh Panjang.

Setelah yakin Raya telah ke kamar, Papa Raya baru membuka suaranya.

“ Dengarkan aku… ada beberapa hal yang tidak akan kuperhitungkan tapi ada hal yang perlu kau tahu kalau kau tidak boleh melakukan itu! “ Kata Papa Raya dengan tatapan menyimpan kemarahan pada ibu tiri Raya.

Papa Raya mendekati ibu dan anak tersebut agar suaranya tidak terdengar hingga ke atas. Lelaki itu khawatir Raya dapat mendengar perkataannya.

“ Masalah Raya dibius dan dikurung akan kuselidiki lebih lanjut, apabila masalah ini berkaitan denganmu jangan salahkan aku akan menghukummu dengan kejam! “ Kata Papa Raya menatap Istrinya.

Mama Tiri Raya tidak menyangka akan menerima tuduhan tersebut berusaha membela dirinya

“ Suamiku! Apa kau tidak percaya padaku? Demi keluarga ini, sudah banyak hal yang kulakukan tapi apa balasan yang kuterima?? Kau memperlakukan aku seperti tertuduh” Tolak Tante Rika (jangan sampai lupa nama ibu tiri Raya ya pembaca).

Papa Raya semakin marah mendapatkan bantahan dari sang istri, Dirinya kenal betul siapa sang istri, hal seperti ini bukan tidak mungkin dilakukannya. Sejak awal saat masuk dalam Keluarga Mahesa, Tante Rika merasa Raya adalah ancaman bagi anak-anaknya. Terutama sejak memiliki Naura, perlakuan Tante Rika semakin kejam pada Raya, Papa Raya menutup mata karena selama ini Raya tidak pernah mengadu dan kejadian ini selalu terjadi disaat dirinya tidak dirumah.

“ Hubungan pernikahan dengan Keluarga Bagaskara berada pada prioritas paling atas! Siapapun yang merusak hubungan ini berarti mencari masalah denganku, Beberapa bulan lagi tanggal pernikahan mereka, aku tidak ingin membuat Raya tidak Bahagia, ingat! Setelah menikahpun aku ingin dia harus selalu rindu rumah! Rindu keluarga ini! “ Kata Papa Raya dengan tegas.

Ya tentu saja papa Raya tidak ingin Raya membenci Keluarga Mahesa, hal ini akan menyulitkan Keluarga Mahesa Kelak, Bagaimana jika Raya sampai dendam dan menggunakan pernikahannya dengan Keluarga Bagaskara sebagai ajang balas dendam pada keluarganya sendiri. Bukan tidak mungkin Raya bisa melakukan hal yang diinginkannya.

Setelah menikah Raya akan diatas angin, Papanya merasa tidak akan bisa mengendalikan putrinya jika Raya membenci keluarganya.

“ pecat Bi Minah dan pak Guntur dan suruh pulang kampung saja, aku tidak ingin melihat mereka disini esok hari” Kata Papa Raya melangkah masuk ke kamarnya.

Hari memang sudah malam, semuanya sudah harus istrahat. Tante Rika menggigit bibirnya dengan kuat saking marahnya dirinya. Hari ini tidak ada sama sekali pembelaan untuk dirinya. Suaminya sudah mulai tidak percaya padanya. Dirinya mengira selama ini suaminya tutup mata dengan keberadaan putrinya. Raya membawa keuntungan untuk keluarganya yang sedang kesulitan dalam bisnis.

Raya yang selalu beruntung dimatanya (padahal sejak kecil selalu ditindasnya). Sesaat ibu tiri Raya merasa ada yang mengawasinya, betapa kagetnya dirinya ternyata Raya belum masuk ke kamarnya. Gadis itu masih berdiri menatapnya dari atas. Tatapan matanya menyiratkan tantangan pada sang ibu tiri serta ancaman jika dirinya tidak bisa ditindas lagi.

Keringat dingin membanjiri tubuh Tante Rika, entah mengapa dirinya akhirnya menyadari,sesuatu yang sejak tadi terlewatkan olehnya.

“Jangan – jangan dia sengaja melakukannya, tidak mungkin…. “ Tante Rika ragu memastikan.

Orang ini… apa benar dia adalah Raya yang kukenal?...

Ibu Tiri Raya terdiam.

***

Raya memasuki kamarnya, berdasarkan ingatannya dirinya masuk ke dalam kamar. Sebuah kamar dekorasi berwarna dominan putih penuh dengan pernak Pernik Alend.

Kaos, Poster, pin, semuanya bergambar Alend. Raya memang sangat tergila – gila dengan tunangannya itu. Tidak ada satupun edisi mengenai Alend itu yang dilewatkannya. dari koleksi kecil hingga besar semuanya dimilkinya.

Masalah datang setelah mandi, Raya bergidik ngeri melihat isi lemarinya.

“ umm…apakah tidak ada pakaian yang biasa saja? Yang normal dan simple gitu? Selera Raya menakutkan soal pakaian” Keluh Raya pada “dirinya”

Semua baju Raya tergantung rapi dalam lemari, tidak ada satupun yang bisa dikenakan untuk tidur. Raya penasaran Raya yang asli ini punya pakaian tidur atau tidak, semua bajunya seperti hendak pergi konser.

“Bagaimana aku bisa memakai yang beginian…” Keluh Raya.

Akhirnya Raya asal saja memakai satu pakaian yang ditemukannya dilemari, baju yang dianggapnya mendekati Normal.

“ Ugh Capek banget…lebih capek dari ikut lomba! “ Raya duduk menyandarkan dirinya dikursi menghadap meja riasnya.

“ Sepertinya warna rambut harus kucat Kembali ke warna semula, setidaknya penampilannya balik seperti biasa dulu, walaupun dengan begini aku tidak mengharapkan serangan terhadap Raya bisa berhenti “ Kata Raya melirik rambutnya.

Raya merasa jika tubuhnya semakin Lelah, dirinya merasakan tidak mampu menahan kantuknya. Perlahan tubuhnya mencari dimana letak kasurnya

Akhirnya bisa melihat dengan mata kepalaku sendiri! Raya memang Fans berat Alend, semuanya penuh dengan pria itu….Entah mengapa aku merasa seperti ditatap oleh Alend dibanyak tempat, Dimana – mana ada dia…aku sungguh tidak nyaman…

Raya kebingungan, merasa capek sekaligus merinding jika harus tidur sambil merasa sedang ditatap seseorang.

Astaga…mengapa kurasa banyak mata Alend dimana -mana..

***

BERSAMBUNG

1
Ann Marianah
novel ni ada versi comic
Mama Nakal
bagus storynya kak naya... ditunggu yah lanjutan 😘
Mama Nakal
ada ada saja nih si jeremy
AzkaAldric Pratama
lupa alurnya 🤧🤧🤧
Anonim
baca dengan semangat kebingungan pokoknya gassss bossque
Lina Octavianti
Luar biasa
mamaNdiss
ayoo kak lanjut ceritanyaa.. aku nungguin
Amelia
❤️❤️❤️❤️👍👍👍😊
Rina Christina
Luar biasa
Amelia
i like ❤️❤️👍
MOMMY
baru baca ni mantap thor maju terus semangat 💪💪💪👍👍👍👍👍👍😍😍
Sartini Dimitri Mah
pasti ujung ujungnya nanti raya bucin juga
Nadia Rasid
lanjutan nya thoor
yudi
🌹🌹
yudi
❤️
Yuli Yanti
💐💐💐
evita vita
knp dolar g diambil bkn kah itu punyamu
evita vita
suka bnget klo pemeran utama itu kuat dqn cerdas,like pokoknya
Khotimah Khusnul
lanjutanya ko blm ada ya sampai skrng.?
As3
walah kpn up LG author
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!