Menikah di usia muda, akan kah bahagia? akankah berjalan seperti yang di inginkan para orang tua mereka?
Satrio Putra Ardiansya, pemuda 22 tahun yang mau tak mau harus menikahi Gadis 18 tahun, Nazia Maharani. Gadis yang baru saja tamat sekolah menengah atas di sebuah pesantren milik Kakak ipar nya.
Materi tentu bukan lah hal yang menjadi masalah di rumah tangga mereka. Karena Rio dari kalangan kaya raya.
Namun, apakah ini sebuah takdir? Atau mungkin ini sebuah pengabulan doa Nazia yang slalu menyebut nama Rio didalam sujud nya, sejak dia pertama kali melihat Rio.
Cinta? Apakah cinta itu akan tumbuh di hati kedua nya. Atau Cinta di Hati Nazia juga akan sirna karena sikap Rio yang dingin dan tidak peduli dengan nya.
Bagaimana kisah Menikah Muda ini? Bertahan lama atau malah menjadi cinta sejati, suatu saat nanti.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mumtazah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rahman
hari hari berlalu, rio tidak mengabari nazia.. hanya kyai ilyas yang menelpon ustadz arifin..
kyai ilyas menjelaskan bahwa mereka sampai dengan selamat.. dan selama ibadah mereka sengaja tidak mengabari keluarga di Indonesia Karena benar benar fokus ke ibadah.
nazia sedikit kecewa, tetapi ustadz arifin memberikan penjelasan kepada nazia.. dan nazia pun mengerti.
___
hari ini nazia pergi ke Balai desa untuk mengurus surat pindah nya.. hari ini nazia pergi sendirian karena malik sedang mengajar. apalagi ke balai desa hanya untuk mengambil berkas berkas nya saja..
nadia melangkah sedikit ragu masuk ke balai desa, mengingat disana ada Rahman.. Yaa Rahman, Rahman dulu sering sekali bertamu ke rumah nazia jika nazia pulang dari pesantren.. Rahman adalah Anak DPR yang sekarang menjadi Sekertaris Desa.
waktu ustadz arifin mencarikan jodoh untuk nazia, ia mendengar bahwa Rahman akan bertunangan dengan anak teman ayah nya. maka dari itu ustadz arifin meminta agar kyai ilyas dan gus alif mencarikan jodoh untuk nazia.
nazia masuk tanpa membuka masker yang ia gunakan, mengingat ia sedang mengendarai mobil.
nazia "mbak anik, aku mau mengambil berkasku.. kata mas malik sudah selesai" tanya nazia kepada salah satu pegawai balai desa yang ia kenal.
anik "sudah zia, kamu ambil di ruangan nya pak rahman.. baru saja di tandatangani"
nazia "mbak, minta tolong mbak saja yang mengambilkan"
anik "hmm baiklah.. tunggu sini"
anik berjalan menuju ruangan Rahman, tak lama anik keluar dan rahman juga ikut keluar dari ruangan nya.
anik duduk di tempat semula, lalu rahman menghampiri nazia.
Rahman "assalamualaikum zia"
nazia "waalaikumsalam.. mana mas berkasku, zia harus segera pulang"
Rahman "duduklah sebentar, aku mau bicara dengan mu"
nazia duduk dan rahman duduk di depan nazia.
Rahman "katakan padaku bahwa kamu tidak suka dengan suami mu"
nazia "maksud mas rahman apa?"
Rahman "kenapa kamu gak ngerti zia, aku mencintai mu. walau umurku sudah 28 tahun, aku menolak semua wanita demi menunggumu"
nazia "maaf mas, mana berkas zia.. zia mau pulang"
rahman "tidak akan kuberikan jika kamu belum menjawab pertanyaan ku" memeluk berkas agar nazia tidak mengambil nya "kau tau kan, bahwa aku sering bertamu kerumah mu, bahkan kah slalu menemuiku. katakan saja bahwa kamu dipaksa dan tidak menyukai suami mu. aku akan membantu mu lepas dari pernikahan mu"
nazia "astaghfirullah mass, zia suka dengan mas rio.. zia senang dengan pernikahan ini.. zia gak mau menjadi janda, zia berusaha agar zia menikah sekali seumur hidup zia"
Rahman "aku masih mau menikahi mu, kenapa kau takut sekali menjadi janda"
nazia "hentikan mas, zia mencintai mas rio.. mas rio akan membawaku pulang ke Jakarta, jadi jangan ganggu aku lagi.. sini berkas nya"
rahman masih belum memberikan berkas nazia "aku tau kamu belum melakukan apapun dengan suami mu. aku tau itu"
nazia "jangan sok tau ya mas"
rahman "sudahlah jangan bohong nazia, aku tau itu.. nanti setelah suami mu pulang haji, tetapi kamu dan suami mu belum juga melakukan hubungan suami istri.. maka aku akan mengatakan semua nya kepada abi"
nazia "maksud mas apa?"
rahman "sudahlah.. aku akan menunggu itu.. jika kamu belum melakukan nya, aku pastikan kamu akan menjadi janda dan menikah denganku"
nazia "apa mas menguping di kamar ku?"
rahman "bisa dibilang seperti itu.. aku tunggu nanti jika suami mu sudah datang.. kalau kamu ngadu ke abi atau ke suami mu, maka semua akan terungkap dengan sendiri nya" ancam rahman sambil menyerahkan berkas nya kepada nazia
nazia langsung menyaut map tersebut lalu pergi meninggalkan nazia.
nazia tidak habis fikir dengan melakukan rahman.. ia tahu Bagaimana rahman, dia bisa melalukan apapun bahkan terbilang sangat nekat, mengingat rahman dulu pernah mengungkap perselingkuhan kakak ipar nya yang membuat geger satu desa.
nazia sedikit takut dengan ancaman rahman.
___
cerita nya tergantung....
awal baca seru,tiba2 koq ada hal2 ghaib ny .. ...