Bagi Ella seorang yatim piatu yang harus menghidupi dirinya sendiri sebagai wanita pekerja malamadalah hal yang paling ia sesali dalam hidupnya.
namun ia tak tau harus bagaimana lagi demi menghidupi diri nya yang hanya tamatan SMP ini, tidak ada pekerjaan yang membutuhkan karyawan yang hanya tamatan SMP.
hingga akhirnya dia bertemu oleh Deon Seorang lelaki tampan Yang akan mengubah hidupnya.
Dan di sini lah cerita di mulai
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon micracle, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Perjodohan
Di lain tempat Deon telah kembali kerumahnya.
" Bagaimana hasil rapatnya?" tanya ayah nya begitu melihat kepulangan Deon.
" Lancar. " jawabnya singkat.
" Deon, sayang, sini duduk sebentar ada yg ang ingin mama dan papa bicarakan sama kamu." pinta mama nya.
Deon pun menurut dan duduk di seberang sofa yang mama dan papa nya dudukin.
" Mau ngomong apa pa, ma?"
" Begini, pasti kamu sudah tau kan kalau papa sudah menjodoh kan mu dengan anaknya Direktur Indra."
" Kalau papa sama mama cuma mau ngomongin ini, aku nggak tertarik sama sekali, aku capek dan mau istirahat sekarang." Jawab Deon acuh.
" De, dengerin dulu ya omongan papa mu." pinta mama Deon sekali lagi.
" Dengerin apa lagi ma, papa udah nyuruh aku kerja sama sama dia, dan aku setuju tanpa membantah sedikit pun walau pun sebenarnya aku nggak berminat sedikit pun melakukan kerja sama itu, tapi kalau untuk masalah jodoh-jodohan aku nggak mau ma, aku mau menikah dengan wanita pilihan aku!"
" Jadi kamu mau ngelawan ke mauan papa hah?" teriak papa nya dengan lantang.
" Gimana aku mau nurut sama kemauan papa, ini bukan lagi zaman Siti Nurbaya pa, yang main jodoh-jodohan. Ini hidup aku aku berhak nentuin siapa yang bakal aku nikahi. Udah cukup papa ngatur aku ini itu selama ini pa, kalau papa memang maksa aku nikah sama anaknya mending papa aja yang menikahi nya, jangan terus paksa aku pa, karena aku bukan lagi bocah kecil yang nggak tau yang mana yang buruk dan bagus!."
"Papa nggak peduli, pokok nya kamu harus terima perjodohan ini, besok mereka akan makan malam di rumah kita, papa harap kamu datang dan jangan bikin malu keluarga ini dengan kelakuan bodoh kamu."
" Aku usahain. Udah kan nggak ada lagi yang mau di bicarain. aku ke kamar kalau gitu. "
Deon pun melakah menaiki anak tangga satu persatu untuk sampai di kamar nya yang berada di latai dua rumah itu dengan langkah yang gontai.
Di banting nya pintu kamar itu dengan kecang.
" Syhiiittttttt." teriaknya untuk melepaskan semua kekesalannya. " kenapa sih hidup gue sebegini kacaunya, kenapa juga orang tua jodohi gue sama orang yang nggak gue kenal lagi aiiiissssss shyitttt." makinya di dalam kamar.
Setelah amarahnya sedikit mereda Deon memutuskan untuk pergi mandi untuk menyegarkan badan dan pikirannya.
selesai mandi di lihatnya jam sudah menunjukan jam sembilan malam.
" Ell, apa kamu klub itu lagi? Apa aku harus pergi kesana lagi hanya untuk mencari kamu Ell?? iya aku harus kesana."
Deon pun memutuskan pergi ke klub yang kemarin malam ia datangi, ia turun ke lantai bawah terlihat orang tua nya masih asik menonton tv.
" Deon kamu mau kemana? " tanya mamanya.
" Keluar bentar ma ada urusan penting." jawabnya singkat.
" Hati-harti ya sayang, jangan pulang terlalu malam. "
"Iya ma, Byeeee ma." kata Deon dan langsung pergi menuju club malam XX.
🌴
Sampailah Deon di klub itu, tanpa menunggu lama ia langsung masuk dan mengedarkan pandangannya untuk melihat sekeliling mencari seorang wanita yang telah mencuri hatinya.
Cukup lama Deon menunggu namun tak ada terlihat sedikit pun batang hidung wanita itu muncul.
"Kamu dimana Ell, kenapa dari tadi kamu nggak ada sih? Aoa dia sudah dengan pria lain malam ini? Nggak nggak nggak jangan berfikir yang aneh aneh Deon."
Dilihatnya jam, sudah menunjuk angka dua belas malam, dia pun memutuskan untuk bertanya pada bartender yang ada disana apa kah wanita yang ia cari datang atau tidak atau yang lebih parahnya serta kemungkinan terburuknya ia telah betsama dengan laki-laki lain malam ini.
" Bro, lo kenal sama Ella nggak?"
" Oh Ella, kenal dong bro dia kan bintang pujaan di sini. Mau di layani sama dia juga?"
" Hahha iya, tau aja lo bro." jawabnya asalan.
"Ahhh sayang banget lo, hari ini dia nggak dateng kata si boss, padahal banyak banget yang nyariin dia dari tadi."
"Kok dia nggak datang bro? Dia sakit?"
" Gue kurang tau ya kenapanya, tapi mungkin udah banyak orderan di luar hahhaha."
"Oh gitu!!" Jawab Deon yang mulai kehilangan harapan.
" Hahah nggak, gue cuma bercanda, dia milih-milih kalau mau ngelayani cowok nggak asal dapat langsung mau, dia sih kalau nggak dateng palingan lagi di rumahnya."
"Lo tau alamat rumahnya nggak?"
"Tau sih, tapi berani bayar berapa lo. "
"Lo maunya berapa? Berapa pun bakal gue bayar."
" 10 juta gimana?"
Tanpa berfikir panjang Deon pun mengiyakan nya ucapan bartender itu.
"Oke gue setuju, nomor rekening lo berapa langsung gue transfer sekarang juga."
"Ni." sambil menunjukan angka-angakakepada Deon.
"Udah masuk tuh, coba aja lo cek."
" Ah iya thanks ya, ni alamatnya" Sambil menyodorkan secarik kertas.
"Thanks."
" Selamat bersenang-senang. " jawab nya sarkas saat Deon mininggalkan meja bartender itu.
kok ditambah novel baru Thor????
SALAH JATUH CINTA
PENULIS TENCHIA
kok deo sering nginep ga ada tetangga yg ngomel?
terima kasih.