Sekelumit kisah cinta seorang Gadis (muslimah) dari keluarga Ningrat yang mengejar cintanya sampai menyeberangi samudra. Perjuangannya tak semulus yang diimpikan, karena sebagai keturunan Ningrat (Berdarah biru) tentu keluarga sudah menjodohkannya dengan pria yang juga berasal dari keluarga Ningrat.
Cerita ini lanjutan dari Dokter kirana
(Perjalanan kisah Cinta Kinzi)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uni Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Yang penasaran Vino dan Arjuna itu siapa?
Siang itu setelah selesai rapat, Kinzi mengajak Vino, Arjuna, dan juga para kepala devisi di hotel itu untuk makan siang bersama. Makanan sudah terhidang di atas meja dengan berbagai pilihan menu.
“Mari silahkan kita makan siang bersama” Ucap Kinzi dengan ramah
Semua orang bersiap untuk mengambil makanan yang mereka inginkan, namun ntahlah kenapa Kinzi ingin sekali menikmati gudeg saat ada hidangan gudeg di meja itu.
“ Chef,, tidak mengambil menu lain?”Tanya kepala Devisi pemasaran
“Ohh tidak,, ini saja cukup, saya lagi kangen dengan masakan nusantara” Jawab Kinzi
Vino dan Arjuna yang mendengar ucapan Kinzi pun langsung melihat kearahnya, setelah mengambil makanan mereka duduk kembali di tempatnya dengan menikmati makan siang dan juga berbincang hangat.
“Emm,, Gudeg ini,,,,?? Juna, makananmu sempurna” puji Kinzi
“Maaf Chef, tapi itu bukan masakan saya melainkan asisstent saya” Jawab Arjuna
“Ohh,,, bagus, pertahankan dia. Masakan nya sangat lezat” ucap Kinzi yang kemudian kembali menikmati makanannya, Tampak Arjuna dan Vino seperti makan duri dan membuatnya tidak berselera makan lagi. Selama ini Kinzi tidak pernah terdengar memuji masakan chef selebih itu, paling hanya kata 'enak'.
"Tapi gudeg ini seperti,,,,,,?" batin Kinzi saat mengingat-ingat sepertinya dia pernah menikmati gudeg seenak ini, tapi dimana.....
Setelah selesai makan, Semua kepala Devisi kembali ke tempat mereka sementara tinggalkah Kinzi, Vino dan juga Arjuna yang tengah berbincang diruangan Kinzi.
"Sepertinya kalian berdua sangat kompeten dalam menjalankan hotel ini, terlihat hotel ini sangat ramai pengunjung" ucap Kinzi
"Ini juga berkat kerjasama semua tim kak, Oh iya kak Kinzi tumben kesini sendiri? Kak Bagas gak ikut pulang?" tanya Vino
"Sepertinya kak Bagas sibuk dengan perusahaannya dan kak Kevin pasti gak ngebolehin kak Yasmin ikut aku ke indonesia dalam kondisi hamil" jawab Kinzi
Sètelah ketiganya cukup lama berbincang Vino pamit untuk kembali ke ruangannya begitu juga Arjuna yang akan kembali ke kitchen. Sementara Kinzi masih berada diruangannya dengan segudang laporan yang akan diperiksa.
"Hay kina,,,," sapa Chef Juna
"Hay Chef,,,, gimana tadi makan siang bareng Chef-Chef lainnya???" tanya Kinara antusias
"Yah begitulah,,,, hehee oh iya tadi Chef kinzi memuji masakanmu katanya SEMPURNAAAA" ucap Arjuna
"BENARRRRRKAAAHHHHHH AHHH YA ALLAH GUSTIIIII,,,,, yang bener chef???" tanya Kinara kegirangan
"Iya,,, jarang-jarang lohhh Chrf kinzi sampe muji masakan orang,,," ucap Arjuna
"Hihihihih jadi GR dehhhh ahhh senangnyaaaaaa" ucap Kinara mengungkapkan kebahagiaannya karena masakannya di puji oleh Chef pujaan hatinya.
"Sudah-sudah,,, ayo kita masak untuk makan malam, ada menu soto kudus dan sate, kamu masak Sate ya kina" ucap Chef Juna
"Baik Chef" jawab Kinara cepat
Lalu Kinara segera berjalan menuju ke pantry untuk mengambil bahan makanan. Kinara pun bersenandung pelan mengekspresikan kebahagiaannya siang ini. Sementara Chef juna hanya menggeleng-gelengkan kepala dengan tersenyum melihat tingkah Kinara yang sangat lucu.
"Setidaknya aku bisa melihat senyumnya setiap saat" ucap Arjuna saat kinara sudah pergi
Saat Kinara sampai di pantry, Kinara mengambil bahan masakan, setelah dirasa cukup kinara akan kembali ke kitchen. Namun sepertinya tidak akan mulus begitu saja
"Kinara!"
"Eh pak Vino, ada yang bisa di bantu?!" tanya Kinara saat melihat Vino tiba-tiba ada didepan pintu pantry
"Kamu masak apa menu malam ini?!" tanya Vino
"Sate Pak" Jawab Kinara
"Kamu bakar pake arang saja , itu satenya jauh lebih mantap!" ucap Vino
"Memangnya di hotel ini ada pemanggangan manual gitu pak?" tanya Kina
"Ada, coba deh ke gudang, disana ada semuanya" jawab Vino
"Ohh gitu,,, jadi saya manggangnya dimana? ini porsinya banyak loh pak" ucap Kina
"Di belakang gudang kan ada lahan kosong, kamu bisa bakar disana, dan pemanggangannya cukup besar" jawab Vino
"Ohh baiklah kalau begitu, saya anter bahan ini dulu ke Chef Juna,,, permisi" ucap Kinara yang kemudian pergi meninggalkan Pantry sementara Vino tersenyum licik karena sengaja akan mengerjai Kinara nantinya.
Kinara meletakkan bahan masakannya di mejanya
"Chef,, ini bahan soto kudusnya" ucap Kina
"Oh iyaa, makasih Kinaa,,, loh kamu mau kemana?!" tanya Chef juna
"Saya mau bakar satenya chef kebelakang" jawab kina
"Kebelakang? kenapa gak di bakar disini aja? gak perlu ke belakang, kan ada pemanggang sate" ucap Juna
"Tapi pak Vino bilang saya disuruh pake pemanggangan manual chef" jawab Kina
"Hmmm,, apa yang sedang Vino rencanakan untuk Kina?!" Batin Arjuna
"Ya sudah kalau memang pak Vino memintamu, pake kipas angin biar asapnya gak banyak Kina" ucap Chef Juna
"Baik Chef" jawab Kinara
Lalu Kinara segera ke belakang gudang untuk memanggang satenya. Sementara Arjuna dengan cepat memulai memasak, karena dia ingin melihat apa yang tengah direncanakan Vino terhadap Kinara.
Kinara sudah sampai di halaman belakang, disana sudah ada vino yang menunggunya, lalu Vino menyuruh Kinara untuk mengambil panggangan sate dan juga kipas angin dan juga sambungannya. Setelah semuanya siap, Kinara tinggal memanggangnya. Untung saja sate-sate itu sudah di tusuki pagi tadi oleh petugas lainnya sehingga mempermudah untuk Kinara.
Kinara fokus pada panggangannya sementara Vino hanya berdiri melihatnya bekerja
"Cepat juga dia kerjanya,,," ucap Vino didalam hati
"Pak, bantu dong,,,, masak tegak aja kayak mandor gitu heheeh" ucap Kina dengan cengengesan
"Apa?!! kamu nyuruh saya?!" ucap Vino
"Hehe itu kalau bapak mau sih heheeh,,, biar dapet pahala pak bantuin orang" ucap Kinara
Ntah terkena angin apa membuat Vino duduk di samping Kinara lalu membantunya memanggang sate. Padahal awalnya Vino ingin mengerjai Kinara malah dia ikut nyemplung didalam jebakannya.
Vino melihat arang yang sudah hampir habis, lalu di ambilnya lagi arang baru dan dimasukkan kedalam pemanggangan. Saat itu malah Vino mengusap dibawah hidungnya dengan tangan yang tadi mengambil arang sehingga membuat garisan hitam seperti kumis panjang
"Hahahahahahahahahaha pak Vino punya kumis?!" Kinara tertawa terpingkal pingkal melihat Vino saat itu
"Kumis?!" Lalu Vino berdiri dan mengambil ponsel lalu menghidupkan cameranya, begitu terkejutnya Vino saat melihat dirinya terkena arang.
"Ck! ini arang Kinaraaaa!!" ucap Vino yang kemudian mengoleskan arang ke hidung kinara
"Pak Vino!!!" sarkas Kinara saat mengusap hidungnya yang pasti hitam juga
"Hahahaahahahahahaahahah kau lucu sekali Kinara hahahah" Vino balik tertawa
Tak jauh dari tempat mereka, Arjuna melihat bagaimana keduanya saling tertawa. Hanya karena arang, sikap Vino terhadap Kinara sudah mulai mencair. Arjuna tersenyum lalu memilih untuk pergi dari tempatnya dan kembali ke kitchen.
Sementara Kinara dan juga Vino masih berada dibelakang dan menyelesaikan panggangan sate mereka
**********
Malam menjelang,,,,,,,,
Tepat jam 7 malam Mobil Arjuna sudah berada didepan hotel dan tengah menunggu Kinara, Tak lama Kinara sampai didepan jalan dan Arjuna membukakan pintu untuk Kinara
"Selamat malam Kina"
"Malam Chef, kita mau makan dimana?" tanya Kinara
"Nanti kamu juga tau, masuklah" ucap Arjuna
Lalu Kinara masuk kedalam mobil Arjuna dan Arjuna pun juga ikut masuk dan kemudian menjalankan mobilnya meninggalkan hotel
"Mau kemana Arjuna dan Kinara?" ucap Vino yang tidak sengaja melihat keduanya pergi
.
.
.
Bersambung........
*GaVino adiknya Bagas
*Arjuna adiknya Yasmin
NEXT BACA NOVEL SELANJUTNYA... MENIKAH MUDA..
YASMIN JUGA DLU BGITU, DARI GADIS BIASA, JDI NYONYA BOS, DIBAWA K JERMAN, KMUDIAN HONEYMOON K PARIS..
KEVIN - YASMIN UDH
NAYYA - BAGAS UDH
ADIMAS - RARA UDH,
ARYA - MAYA UDH,
NINA - REZA UDH,
DAVE - DEBBY UDAH,
GALANG - GADIS UDH,
THANIA - BARA UDH,
GEA - UDH
RISYA UDH.
SKRANG LANJUT BACA KISAH KINZI..