NovelToon NovelToon
Hasrat Sang Majikan

Hasrat Sang Majikan

Status: tamat
Genre:Contest / Cintamanis / Romantis / Nikahmuda / Selingkuh / Anak Kembar / Pelakor / Tamat
Popularitas:2.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Khoirun Nisa

Lanjut season dua.

Dari BAB 121. Semoga suka, terimakasih yang masih berkenan membaca cerita ini.


Sabrina menjadi korban pelecehan anak majikannya sendiri dan sebuah pernikahan pun terjadi sebagai sebuah pertanggung jawaban. Namun, penindasan dalam rumah tangga terjadi pada Sabrina karena dianggap lemah. Sampai akhirnya ia berubah menjadi wanita tangguh, membuat pria bernama Alexander Wijaya bertekuk lutut padanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khoirun Nisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB. 8

Karena haus, Sabrina bangun dari tidurnya. Diliriknya jam yang menempel di dinding menunjukan pukul dua dini hari, malas untuk bangun. Tapi mau gimana lagi, tenggorokannya terasa kering.

Sabrina melirik Eis disampingnya, mau membangunkan tapi tak tega. Bibinya itu pasti capek juga.

Nggak akan terjadi apa-apa kok.

Sabrina berjalan menuju dapur, sebenarnya ia takut gelap. Apalagi jarak dapur dan kamar tidurnya lumayan jauh, rumah majikan bibinya itu sangat besar. Tak seperti rumah kecilnya di kampung, hanya butuh lima langkah saja menuju dapur.

Sesampainya di dapur, Sabrina mengambil botol mineral dari kulkas. Cahaya remang-remang itu membuat bulu kuduk Sabrina berdiri, ia mencari stop kontak menyalakan lampu agar lebih terang lagi.

"Ngapain!"

Suara Alex mengagetkan gadis itu, minuman yang dipegangnya pun jatuh kelantai. Untungnya saja berbahan plastik, jadi tidak sampai pecah.

"Nyuri makanan!" tegur Alex saat melihat piring berisi nasi dan ayam goreng yang Sabrina letakkan di meja makan.

Sabrina menggeleng takut sambil menunduk, pria di depannya ini pun tak memakai baju.

"Kalau orang lagi ngomong itu dilihat wajahnya, jangan menunduk terus. Bosan aku lihatnya," ucap Alex, pria itu duduk di kursi menikmati makanan yang sudah Sabrina siapkan di meja.

"Itu ...."

"Apa, mau bilang ini punyamu. Ngambil lagi sana, repot amat."

Sabrina kembali mengambil nasi dan ayam goreng. Namun, lagi-lagi Alex menyusahkannya menyuruh Sabrina duduk di lantai.

"Itu lebih cocok untukmu." Alex segera pergi ke kamar setelah selesai makan.

Sabrina menghapus air matanya yang berjatuhan membasahi pipi. Bagaimana bisa ia menikah dengan pria tak punya hati seperti itu, akan seperti apa rumah tangganya nanti. Padahal Sabrina mengharapkan menikah dengan pria yang tulus mencintainya, bukan malah membencinya seperti ini.

Perut yang semula lapar kini terasa kenyang, makan enak pun terasa hambar. Sabrina kembali bersedih meratapi nasibnya yang malang.

"Sabrina?" Eis kaget melihat keponakannya makan dilantai sambil menangis. "Ada apa?"

"Bibi, aku tidak mau menikah dengan pria itu. Kita pulang saja ke kampung," jawab Sabrina dalam dekapan Eis.

"Tidak, Sabrina. Tuan Alex harus bertanggung jawab atas perbuatannya, Bibi nggak mau kamu jadi bahan gunjingan orang. Apalagi sampai hamil."

"Tapi, Bi ...."

"Bu Tiwi sudah berjanji kepada Bibi akan menjagamu, percayalah. Suatu hari nanti Tuan Alex akan bersikap baik padamu."

"Aku akan menuruti perintah Bibi." Sabrina kembali terisak.

***

Tiwi sedang menikmati sarapan pagi bersama Tanto di meja makan. Sedangkan Alex masih bersiap di kamarnya, setelah selesai ia bergegas menuju meja makan agar bisa sarapan bersama dengan kedua orang tuanya.

Alex menyapa kedua orang tuanya dan segera duduk di samping maminya, selesai makan Alex meminta kunci mobil dan ATM yang disita sang mami. Namun, Tiwi sama sekali tak peduli dengan ucapan putranya.

"Mami," ucap Alex lagi.

Tiwi masih acuh, tergambar jelas kekecewaan dari wajah wanita cantik itu.

"Mami, aku mau ke sorum. Siangnya mau menemui klien." Alex merasa heran karena terus diacuhkan, ia berpikir akan kejahilannya saat dini hari kepada Sabrina dan menuduh gadis itu mengadu yang tidak-tidak.

"Naik sepeda atau jalan kaki." Tiwi memicingkan mata, setelah itu memelototi Alex sampai putranya itu tersedak saat minum.

"Yang benar saja, Mi. Jalan kaki?" Alex menatap tak percaya kepada papinya atas keputusan sang mami.

"Aku akan menghubungi, Rey." Alex mengambil ponsel dari saku celananya.

"Rey akan mengantar Mami dan Sabrina ke butik," ketus Tiwi dan memanggil Sabrina yang sedang berada di dapur.

1
Surati
bagus
Rhmad Flash
tor BKN Sabrina hml.biar LBH sero
👑👑🅚🅘🅝🅖👑👑
ngga asyik blass...
Yani
aku suka dengan ketegasan mami Alex
Dista susila Wati
Kecewa
Nina Har
terimakasih bnyk thooor,udh ada season 2 nya.pokok nya seneng banget deh sama cerita ini selalu semangat ya thooor.lanjut
Senja_Lara: Terimakasih, Kak. Aku suka sekali dengan komentar Kakak, semoga selalu mendukung biar semangat
total 1 replies
Umi Tum
akhirnya up juga .....selalu ditunggu up-nya lagi .....tapi jangan lama2 kak 🤗😍👍
Senja_Lara: Terimakasih, Kak. Sudah memberi dukungan.
total 1 replies
Yati Syahira
dasar luknut lho burungnya matokk hina gadis culun gobloq lho yg gobloq alek
Yati Syahira
arogan
Nenih Nurjanah
di lanjut Thor ceritanya seru
Tiwik Firdaus
semoga andra keparat terpuruk dan tidak ada yang menolong
Tiwik Firdaus
semoga ada yang menolong sabrina itu buka mata kamu alex karlina ngak sebaik yang kamu kira
Tiwik Firdaus
itu pasti alex menyamar jadi pedagang obat kuat
Arni
Yg salah siapa, yg disalahin siapa, emang gtu, apa2 kalo masalah kesucian cwe selalu salah, padahal si cwo bego ibarat lempar batu sembunyi tangan jahat bgt, Sabrina jadi korban cita2 pupus sdah, semangat sabrina
Nia Zidane
lanjut dong 🥲
Nina Har
tamat ga seru, Sabrina jg blm hamil.ga seru thooor
Umi Tum
terima kasih juga kakak 🙏 ditunggu cerita selanjutnya .....🤭🤗😍
Senja_Lara: Iya, Kak. Makasih sudah baca.
total 1 replies
Hasrie Bakrie
Kelamaan updatenya, belum berapa bab ke baca eee tak tahux dah tamat, lanjutkan ya thor 🙏
Senja_Lara: Insya Allah, Kak. Makasih dah baca
total 1 replies
Aliyah
poto siapa ya yg andra liat

apa sabrina adik andra ..
Bilbina Shofie
kynya novel itu ini udh mau 2 thn deh hahahah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!