NovelToon NovelToon
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Diam-Diam Cinta
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Adca_21

Alina Anastasya gadis cantik berumur 23th yang sedang menempuh pendidikan di luar kota tiba tiba orang tuanya menghubungi nya untuk cepat pulang.

"hallo Alin ini ibu cepat kamu pulang kakak mu sedang kritis" mendengar ibunya yang sangat panik

"hallo ibu ada apa bicara pelan pelan kak Andin kenapa Bu?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adca_21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 8

   Saat Alina pulang dari kampus ia langsung merebahkan tubuhnya karena sungguh sangat berat sekali matanya ia langsung terlelap.

   Alina tidur sangat nyenyak sekali sampai dia terbangun karena mendengar handphone nya tidak berhenti berdering,siapa sih yang nelpon aku terus aku mau istirahat sebentar dengan mata berat Alina melihat banyak panggilan dari Tio dari ibunya.

   Ada apa mereka menelpon ku sampai seperti ini,Alina menghubungi kembali nomer ibunya.

   "Hallo Bu ada apa?"

   "Hallo alina kamu dari kemana aja ibu hubungi kenapa gak di angkat angkat?"

   "Maaf Bu Alina ketiduran saat pulang dari kampus memang nya ada apa?" di sebrang sana terdengar tangisan Ezra

   "Alina Ezra gak mau berhenti menangis dari tadi ibu sama Tio sudah berusaha menenangkan nya dia gak mau dikasih susu sudah ibu gendong tapi tetap dia menangis"

   "Ya udah Alina kesana sekarang Bu"

   "Kamu kesini naik apa?"

   "Alina naik motor aja Bu biar cepet sampai"

   "Yaudah kamu hati hati sayang"

   Alina buru buru ke kamar mandi membasuh wajah nya dan langsung siap siap pergi

   "Gimana jeng apa Alina akan kesini saya gak tega mendengar Ezra terus menangis" tanya mama Rina

   "Iya Alina sedang dalam perjalanan kesini"

   Tio sedang berusaha menenangkan Ezra ayolah sayang kamu berhenti menangis Tante kamu sedang perjalanan kesini, seperti sudah mengerti Ezra langsung berhenti menangis.

   "Tio kenapa anak kamu ajaib seperti itu dia seperti mengerti apa yang dibicarakan nya"

   "Aku juga gak ngerti mah kenapa bisa seperti itu"

    Alina mengendarai motor nya dengan kecepatan tinggi,Alina khawatir Ezra menangis terlalu lama tidak lama kemudian Alina sampai dirumah Tio.

   "Ibu apa Ezra masih menangis?"tanya Alina

   "Dia sudah tenang saat papa nya mengatakan kamu sedang dalam perjalanan kesini"

   "Kenapa dia bisa mengerti seperti itu ya"

   "Ibu juga gak ngerti padahal dia baru juga beberapa hari"

   "Ya udah aku naik dulu ke atas Bu aku mau mandi dulu"

   Alina menuju kamar Ezra bayi kecil itu sedang terlelap tidur,Alina buru buru pergi ke kamar mandi takut Ezra keburu bangun.Dan benar saja saat Alina sudah keluar dari kamar mandi bayi itu menggeliat seperti ingin menangis.

   Hey ganteng kenapa kamu mau nangis hmm Tante sudah ada disini jadi kamu jangan nangis lagi ya memang nya kamu gak capek nangis terus,apa sekarang kamu mau minum susu tunggu ya biar Tante buatkan dulu kamu jangan nangis dulu.

   Benar saja bayi itu anteng menunggu Alina membuatkan nya susu sampai Alina memberikan nya dia tertidur kembali,anak ini sepertinya dia ingin mengikatku agar terus bersama nya.

   Alina merebahkan tubuh nya mumpung Ezra tertidur dia juga ikut tidur disamping nya karena tidurnya yang terganggu Alina kembali terlelap.

    Tio melihat ke kamar putra nya melihat alina yang kelelahan karena harus bolak balik dengan jarak lumayan jauh,aku harus bagaimana Andin anak mu tidak bisa lepas dari adik kamu.

    Lagi dan lagi Alina terbangun karena lapar saat sampai Alina langsung ke kamar Ezra dia melewatkan makan malam nya, kebiasaan ini perut kalau malam suka laper tapi salah aku juga sih kenapa aku melewati makan malam semoga di dapur ada makanan gak makan mie lagi.

    Saat Alina turun kebawah melihat kedalam kulkas nya ia tidak menemukan apapun hanya bahan masakan,apa ibu gak masak kenapa setiap malam gak ada makanan yang tersisa terpaksa aku haru makan mie lagi.

   "Kamu kenapa Alina?"tanya Tio

   "Aku melewati makan malam ku kak jadi sekarang aku laper tapi di kulkas hanya ada bahan masakan aku gak bisa masak jadi aku mau masak mie lagi"

   "Duduklah biar saya buatkan nasi goreng gak baik tiap hari kamu makan mie terus"

    "Oke kak terimakasih"Alina memberikan senyuman termanis nya

   Alina duduk dengan sabar menunggu makanan nya melihat Tio seperti Chef yang pandai memasak.

   "Apa kakak bisa masak?"

   "Gak saya hanya bisa masakan simple aja kalau tengah malam laper"

   "Oh gitu tapi Kakak seperti sudah terbiasa dengan peralatan dapur"

   "Sudah sekarang ayo makan bukannya kamu lapar"

   "Iya kak terimakasih"

   "Oh ya Alina apa kamu besok ada jadwal kuliah"

   "Kebetulan aku besok libur kak mungkin aku hanya mengerjakan tugas saja dirumah"

   "Syukurlah besok aqiqah Ezra jadi tidak menggangu kuliah kamu"

   "Iya kak,oh ya kakak gak makan?"

   "Enggak saya sudah makan tadi"

   Alina kembali melanjutkan makan nya dia makan dengan lahap tidak menyangka masakan kakak iparnya enak juga.

  "Oh ya Alina aku mau bicara sesuatu"

  "Bicara aja kak dari tadi juga kakak kan bicara"

  "Apa kamu mempertimbangkan apa yang ibu bicarakan padamu"

"Yang mana kak aku gak tau apa maksud yang kakak bicarakan"

"Tentang jadi ibu untuk Ezra"

"Aku gak ada kepikiran kesana kak aku gak mau menikah tidak dengan cinta,lagian tanpa kita menikah aku akan tetap menyayangi Ezra seperti anakku sendiri"

"Apa kamu tidak pikirkan sekali lagi Alina kita tidak mungkin satu rumah tanpa ikatan bagaimana kalau kamu menikah dengan saya hanya untuk membesarkan Ezra saja jika suatu saat Ezra sudah bisa lepas dari kamu,kamu bisa memilih seseorang yang kamu cintai"

"Aku gak mau kak lagian aku sudah memiliki kekasih aku gak mau,aku akan tetap akn menyayangi nya meskipun aku gak menikah dengan mu"

Alina tidak menyelesaikan makan nya dia langsung pergi dari hadapan Tio.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!