NovelToon NovelToon
Cursed Lady

Cursed Lady

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Chicklit / Tamat
Popularitas:150.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: A&Y

Elleanor puteri Duke Penguasa Kegelapan telah dikutuk sejak dia lahir. Tapi anehnya, dia bisa melihat masa depannya sendiri sejak masih bayi. Dia melihat takdirnya yang terabaikan. Lahir tanpa kasih sayang membuatnya tumbuh menjadi antagonis yang kehidupannya berakhir tragis di tangan pria yang dicintainya.

Takdir seperti itu tidak bisa membuatnya tinggal diam. Dia akan mengubah cerita masa depannya. Apapun yang terjadi!

©A&Y original

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon A&Y, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7

1 tahun sejak kelahiran pemilik segel kehancuran~

    “Pa!”

    Papa lagi-lagi sibuk dengan berkas-berkasnya. Lalu, kenapa dia membawaku ke ruangannya. Aku bosan….$#%%^^% arghhh.

    “Lent!” Ayolah, apa kau tidak tahu ucapanku yang baru belajar bicara ini. aku mau bermain dengan Florent saja. Grrrr. Papa ayolah bawa aku keluar ruangan ini, lihatlah cuacanya bagus. Langitnya seperti menyambutku untuk berjalan di bawahnya.

    “Ekkkkkkkk…waaa…waaa” Aku merajuk. Aku menarik kerah baju Papa, ini senjata terakhirku saat tingkat kebosananku sudah mencapai puncak.

    “Argh kau sudah bosan rupanya.”

    Sudah daritadi -__- dasar tidak peka. Papa akhirnya menutup berkas yang sejak tadi menguasai pikirannya itu. nah, kalau begini kan aku senang, sudah lama aku tidak melihat anak burung di pohon apel taman dan memetik mawar. Lebih tepatnya menarik mawar itu secara paksa dari pohonnya sampai kulitku lecet. Yah, memang tangan kecil ini sedikit usil.

    “Hari ini aku akan membawamu ke suatu tempat. Kau mengerti?”

    ‘Waaa waaa” Aku seakan mengerti uacapan Papa, dan berekspresi riang.

    “Lent.” Begitu Papa membuka pintu sudah ada Florent yang menyambut di luar kamar.

    “Tuan, apakah sekarang giliran saya menjaga Nona?”

    “Tidak. Hari ini kau mengawasi dari jauh saja. Aku akan membawa puteriku berjalan-jalan ke pavilion Esmeralda. Paviliun Esmeralda? Kenapa aku baru dengar tempat itu ya?

    Kali ini Papa menuntunku berjalan perlahan, ya, pertumbuhanku memang lebih cepat dari anak kebanyakan. Bahkan di usia tepat satu tahun gigiku sudah tumbuh empat, dua atas dua bawah, dan sudah cukup lancar berjalan. Papa menuntunku dengan perlahan agar aku tidak terluka.

    Wah, ternyata ada sebuah tempat rahasia jika aku terus berjalan mengikuti setapak taman castil timur. Disamping kanan dan kiriku ada begitu banyak bunga, dari marigold, serta aneka warna mawar. Wah, ada yang berwarna ungu! Lihat, tanganku akan gatal kalau tidak menyentuhnya sekali saja.

    “Jangan!” Tiba-tiba Papa menggendongku erat.

    Mataku berbinar dan bibirku bergetar, ekspresi takut karena sepertinya aku baru saja dibentak oleh Papa. Apa aku berbuat salah?

    “Minggu lalu kau menarik bunga sampai tanganmu terluka. Kali ini aku tidak akan biarkan kau lakukan itu lagi. “

    “Huwaa….” Kupikir aku berbuat salah barusan.

    “Jangan menangis, nanti akan kusuruh pelayan untuk membawa bunganya ke kamar Ela. Mengerti?”

    “Pa!” Aku membenamkan wajahku pada Papa. Untung saja aku ini bayi ajaib, sekali Papa menyuruhku diam aku pasti langsung diam.

    “Sampai. Lihatlah kedepan.” 

    Aku memutar kepalaku dari dada bidang Papa. Wahhh wahhh apa ini pintu masuk menuju surga? Aku tidak percaya ada tempat seindah ini, jauh lebih indah dari bangunan apapun. Sebuah pavilion yang berkilau dengan ornament batu zamrud menghiasi tinang-tiangnya, saat terkena pantulan sinar matahari bangunan itu akan memancarkan aura kehijauannya, sangat-sangat memanjakkan mata.

    “ Apa kau tahu kalau mata ibumu sehijau batu zamrud?”

    Eh? Kenapa nada bicara Papa merendah, apa hubungannya ini dengan Mama?

    “Aku membangunnya agar dia bisa menghabiskan waktunya di tempat ini”

    Papa? Apa ini bangunan khusus yang Papa bangun untuk Mama? Aku bisa merasakan betapa Papa mencintai Mama, dan seberapa keras Papa berusaha menutupi rasa rindunya karena kehilangan Mama. Papa selalu tampak tenang. Tapi dibalik itu, dia berduka dalam waktu yang sangat lama.

    Apa karena aku? karena aku Papa kehilangan Mama, karena Mama memilih menyelamatkanku daripada nyawanya sendiri. Entah kenapa, air mataku yang tergenang mulai mengalir, aku melihat Papa yang berusaha tegar di hadapanku.

    “Jangan menangis. Ini kesalahanku, karena kesalahanku, aku kehilangan seseorang yang berharga.”

    Tidak. Kita tidak boleh saling menyalahkan Pa! aku juga tidak seharusnya menyalahkan diriku. Benar. tidak seharusnya aku banyak berpikir seperti tadi. Mama melakukan itu semua karena dia mencintai kita semua. Pasti ada alasan kuat kenapa dia sampai mengorbankan segalanya. Ini bukan sekedar alur yang sudah diatur oleh dewa. Pasti ada alasannya. Pasti.

    “Pa.” Aku mencoba menyentuh rambut Papa yang bergerak tertiup angin. Sekaligus mencoba menghiburnya. Aku ingin mengatakan, ini bukanlah salah Papa, awalnya Papa memang bersikeras ingin menyingkirkanku. Tapi lihatlah, sejak ada aku, bukankah Papa lebih sering tersenyum? Mama yang mengirimku kepada Papa. Jadi, Papa harus menganggapku sebagai anugerah, jangan pernah merasa bersalah padaku, Pa.

    Papa balas menatapku, mata aku melihat betapa ungunya mataku dari mata Papa, dan betapa sempurnanya wajahku perpaduan antara aura hangat Mama dan aura tajam Papa. Bukankah aku terlalu sempurna? Aku bahkan tidak mengharapkan akan dilahirkan secara sempurna seperti ini. maka dari itu, hatiku juga harus sempurna. Aku akan mencoba yang terbaik agar aku tidak berakhir menjadi manusia kejam yang tidak memiliki perasaan.

“Pa!” Aku menunjuk kearah bangku yang terletak ditengah pavilion. Aku berusaha mengalihkan suasana yang tiba-tiba berubah menjadi sedih. Papa menurutiku, dia membawaku masuk kedalam pavilion Esmeralda. Wah, aku masih terpikat dengan coraknya, dan tanaman di sekilingnya menambah kesan hidup dari pavilion ini. benar-benar, tanaman itu seperti bersenandung lirih, seperti alunan musik dalam altar dansa.

“Menjadi keturunan Darcey bukanlah sesuatu yang perlu dibanggakan. Semua orang perlahan akan menjauh, meninggalkanmu, meninggalkan beban berat untuk kau pikul sendirian. Tapi, saat itu, Ettienne datang, dia begitu bebas, seperti angin sejuk yang perlahan mengangkat beban dipundakku.”

Papa, baru saja mengeluarkan isi hatinya padaku? Bukankah ini sebuah kemajuan yang besar?

“Pada akhirnya aku Kembali sendirian setelah dia pergi.”

“Pa,” bukankah ada aku, kenapa Papa berpikir Papa sendirian?

Selama ini aku selalu berpikir jika hanya aku yang kesepian di dunia ini. tapi, Papa-ku adalah orang yang paling kesepian di dunia ini, satu-satunya wanita yang membuka dunianya, sekarangpun sudah tidak ada lagi. Sekarang, giliranku, aku akan mengisi dunia Papa dengan penuh warna, aku tidak akan biarkan Papa merasa kesepian. Ela janji.

“Pa” Aku tersenyum mencoba memberitahukan keeberadaanku pada Papa, dan Papa mengerti maksudku. Papa kembali menatapku, dan dia berucap lembut. “Seakarang aku bersyukur, karena kau hadir dalam dunia ini.”

Papa jika aku bisa mengatakan dengan jelas, hari ini juga aku akan mengatakannya. “aku juga bahagia terlahir sebagai puterimu, Duke Darcey.” Kedepannya kita akan lebih sering tertawa ya, aku akan membuat Papa lebih banyak tersenyum mulai dari sekarang.

***

tbc...  

1
good novel
Sri Rahayu
cerita yang sangat bagus
Ailsa Nabilah
ini nih gambarnya putra mahkota ya
Kembar
banjir.... banjir... banjir....
Cam
menarik 😍
Agus_Tina
bagus bgt critax. recommended bgt tuk para pmbaca novel fantasi
Agus_Tina
baru ngeh dia tentang pernikahan
Agus_Tina
suka ceritax
Agus_Tina
semangat Thor
Agus_Tina
akhirnya Elaine bngkit
Agus_Tina
ptra mahkota mulai loading
Agus_Tina
mkn penasaran
Agus_Tina
ttp Semangat Thor
Agus_Tina
bagus alur ceritanya
Agus_Tina
semangat Thor
Agus_Tina
poor Elaine
Agus_Tina
d tnggu kebangkitanx Elaine
Agus_Tina
bagus ceritanya
Agus_Tina
semangat Thor
Agus_Tina
siapa itu?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!