NovelToon NovelToon
Bukan Sepupu Suami Ku

Bukan Sepupu Suami Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Mandul / Pelakor
Popularitas:61.7k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Nadila terkejut saat pulang dari butik nya, dia menemukan wanita hamil di rumah nya. Irfan, suami nya Nadila mengatakan bahwa dia adalah Rani, sepupu nya yang baru saja datang dari desa.

Irfan mengatakan bahwa bahwa suami nya Rani baru saja meninggal dunia dan dia tidak punya siapa- siapa di desa.

Itu lah sebab nya dia pergi ke kota, awal nya Nadila percaya dengan semua ucapan suami nya. Tapi tidak berselang lama Nadila menemukan bukti, bahwa wanita itu bukan lah sepupu nya Irfan, melainkan istri sirih nya.

Setelah ketahuan, Irfan membela diri dan mengatakan alasan dia menikahi Rani karena Nadila tidak bisa memberi nya keturunan.

Nadila membalas semua perbuatan Irfan, setelah itu dia membeberkan sebuah fakta yang membuat Irfan menyesal seumur hidup nya.

Ikuti kisah nya di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35

Saat Nadila tiba di rumah, dia melihat motor nya yang di gunakan oleh Irfan sudah terparkir di halaman rumah. Itu arti nya saat ini Irfan sudah pulang ke rumah, tapi Nadila tidak perduli, dia langsung masuk ke dalam rumah.

"Kamu sudah pulang sayang? Kamu pasti lelah ya!" Sapa Irfan saat Nadila mulai masuk ke dalam rumah.

Nadila mengernyitkan dahi nya, dia merasa heran dengan sikap Irfan. Tidak biasa nya dia menyambut kedatangan Nadila, tapi Nadila yakin saat ini Irfan pasti sedang merencanakan sesuatu.

"Kamu haus ya? Mas Buatin minum ya!" Tawar Irfan.

"Tidak usah mas!" Jawab Nadila ketus.

"Sayang, maafkan mas ya. Mas tahu mas sudah salah sama kamu, mas janji akan memperbaiki semua nya!" Ujar Irfan sambil meraih tangan Nadila.

"Gak usah pegang- pegang mas, katakan saja apa yang ingin kau katakan!" Nadila berkata dengan tegas sambil menjatuhkan bokong nya di sofa.

"Sayang, mas minta maaf ya sama kamu, karena mas sudah menikah lagi tanpa izin dari mu. Tapi mas lakukan semua itu agar kita bisa memiliki keturunan, mas janji anak itu nanti hanya akan menjadi milik mu, hanya milik mu!" Irfan mulai berkata pada Nadila.

'Andai kan kau tahu mas kalau yang saat ini di kandung Rani bukan lah darah daging mu, tapi biarkan saja kau mau bilang apa. Saat waktu nya tiba, aku akan memberikan kejutan untuk mu!' Batin Nadila di dalam hati.

"Sayang, mas tahu mas salah sama kamu. Sekarang mas akan bersikap adil pada kalian berdua, kau yang mengatur semua pengeluaran di rumah ini seperti dulu!" Irfan kembali berkata.

"Baik lah, aku akan mengatur semua pengeluaran di rumah ini. Lalu mana uang nya?" Tanya Nadila sambil menadahkan tangan nya.

"Ini Sayang mas berikan uang nya!" Ujar Irfan sambil menyerahkan amplop pada Nadila.

Nadila lalu membuka amplop itu, dan dia mulai menghitung uang yang baru saja di berikan oleh Irfan pada nya.

"Cuma 3 juta mas?" Tanya Nadila.

"Iya sayang, nanti setelah mas gajian mas akan tambahkan lagi!" Ujar Irfan sambil tersenyum.

"Mas, uang 3 juta ini cuma cukup untuk kita makan selama satu minggu. Terus kekurangan nya bagai mana?" Tanya Nadila kemudian.

"Kekurangan nya pakai uang kamu dulu dek!" Jawab Irfan sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal.

"Oh, maksud kamu aku yang harus biayain kamu dan gundik mu itu, mas? Maaf mas aku tidak bisa, nih uang aku kembalikan dan kamu minta sama gundik mu itu mengatur uang ini!" Nadila lalu menyerahkan kembali uang itu.

"Tidak, tidak, Dil, uang ini akan hanis dalam waktu satu hari jika Rani yang mengatur nya!" Ucap Irfan.

"Lalu akau harus cukup satu bilan, gitu?" Tanya Nadila lagi.

"Ya kalau bisa mengapa tidak!" Jawab Irfan lagi.

"Tidak mas, silahkan kau minta Rani saja, aku tidak bisa!" Tolak Nadila lagi.

"Ya udah deh Dil, gak papa jika cuma cukup untuk satu minggu!" Irfan akhir nya pasrah akan keputusan Nadila.

"Tapi aku punya syarat nya mas, jika kau minta aku mengelola uang ini!" Nadila kembali berkata.

"Apa itu Dil? Katakan saja!" Ujar Irfan.

"Mulai hari ini, kau tidak boleh lagi masuk dan tinggal di kamar kita. Lalu aku serahkan kewajiban melayani dan mengurus semua keperluan mu pada Rani, bagai mana mas? Apakah kau setuju?" Tanya Nadila.

"Baik lah Dil, aku setuju semua syarat mu. Tapi aku juga punya permintaan pada mu, agar aku biasa mengabul kan syarat mu!" Irfan pun tampak tersenyum licik pad Nadila.

"Apa itu mas? Katakan!" Ucap Nadila sambil menatap mata Irfan.

"Kau tidak boleh minta cerai dari ku, dan Rani tetap menjadi istri ku!" Irfan berkata sambil tersenyum.

"Baik lah mas, aku setuju!" Jawab Nadila sambil tersenyum.

'Mas Irfan, jangan berfikir aku ini bodoh dan kau bisa memanfaatkan aku lagi mas. Kali ini akan aku pastikan kau dan gundik mu itu menderita, aku tidak akan membiarkan kalian bahagia!' Batin Rani di dalam hati.

"Terima kasih Dil, aku ke kamar Rani dulu!" Irfan lalu berlalu dari hadapan Nadila.

'Nadila, jangan kau fikir kau bisa pergi begitu saja dar ku Dil. Tidak akan ku biarkan kau menuntut cerai dari ku saat ini Dil, kau harus tetap membayar semua cicilan rumah ini dan juga pengeluaran nya setiap bulan nya. Setelah runah ini lunas nanti, akan aku ganti sertifikat nya menjadi atas nama anak ku, dengan begitu aku bisa mencerai kan mu!' Irfan tertawa di dalam hati.

Tanpa Irfan sadari bahwa saat ini Nadila tidak akan diam begitu saja, Nadila berpura - pura setuju dengan semua ucapan Irfan agar lebih mudah bagi Nadila untuk membals dendam pada mereka.

"Kita akan lihat mas, siapa yang akan menang. Dan kau Rani, kangen berfikir bisa menjadikan aku pembantu gratisan mu di rumah ini, muali hari ini kau yang akan ku jadikan pembantu di rumah ini!" Guman Nadila sambil tersenyum.

Nadila lalu langsung mengetik pesan di ponsel nya, dia memesan sayur dan kebutuhan lainnya untuk stok satu minggu ke depan. Dengan begitu dia tinggal menunggu di rumah, dan tidak perlu keluar lagi. Untuk kebutuhan kamar mandi Irfan dan Rani, Nadila sengaja membeli barang- barang dengan merek murah yang di jual di warung. Berbeda dengan peralatan mandi milik nya, semua nya bagus dan mahal.

"Dil, kok kamu setuju dengan apa yang di katakan oleh Irfan tadi? Seperti nya mereka memang sengaja ingin menjadikan mu babu mereka!" Mama Nilam berkata pada putri nya.

"Mama tenang saja, nanti juga Mama akan melihat sendiri apa yang bisa laku lakukan pada mereka berdua!" Nadila berkata sambil tersenyum.

"Ingat nak, jangan mau di manfaat kan oleh mereka berdua!" Mama Nilam mengingat kan Nadila.

"Iya Ma, Mama tenang saja. Semua ini tidak akan pernah terjadi!" Jawab Nadila dengan yakin.

Pada saat yang bersamaan, suara bel di depan terdengar. Nadila yakin itu pasti orang tang mengantarkan pesanan Nadila tadi.

"Ma, aku mau ke depan dulu ya. Seperti nya pesan Nadila sudah datang!" Nadila berkata pada Mama Nya.

"Iya Dil, Mama juga mau lihat!" Nadila dan Mama Nilam bergegas pergi ke depan untuk membuka pintu.

Benar saja dugaan Nadila, yang datang adalah orang dari warung tempat Nadila memesan sayuran dan kebutuhan lainnya. Nadila segera membayar semua nya, dan membawa sayuran itu ke dapur.

"Biar Nadila yang masak untuk makan malam kita berdua saja Ma, untuk makan malam mas Irfan biarlah Rani yang mengurus nya!" Ujar Nadila lagi.

"Ya udah deh, terserah kamu saja!" Jawab Mama Nilam.

1
Hary Nengsih
jujur aja dia jg harus tau papa nya selingkuh
Lee Mba Young
Arsen kurang cocok dng nadila. bpk nya main gundik smp beli rumah saja dia gk tau.
mungkin arsen gk megang perusahaan jd gk tau apapun ttg bpk nya 🤣.
Lee Mba Young
Arsen terlalu sibuk sendiri hingga tak tau bpk nya main wanita, ibu nya di selingkuhi.
berarti Arsen gk punya kuasa. bpk nya sampe beli rumah buat gundik dia gk tau. berarti perusahaan seratus persen yg nangani bpk nya.
Arsen berarti gk punya kedudukan 🤣 Dan kuasa sama sekali.
Ma Em
Thor coba singkirkan si Irfan jgn selalu bujuk Nadila untuk rujuk mengganggu banget , lbh baik Nadila secepatnya cari penggantinya Irfan agar TDK selalu diganggu , Arsen segera cari tau kelakuan papamu karena papamu punya selingkuhan takut nanti perusahaan mamamu Arsen goncang karena uangnya dipakai untuk menyenangkan gundiknya sama papamu Arsen .
Fitri Yah
nah ... good arsen. selidiki lg lebih lanjut kecerobohan ayahmu buat mamamu naik pitam sen ...
Yul Kin
lanjut kak
Heni Setiyaningsih
Nadila jgn mau diajak rujuk sama Irfan tukang selingkuh
Lupa Nama
Rani rani diteliti sebelum diup kak,, masak yg mau diajak rujuk Rani,, terus Rani jg yg mau ngantar mama Nilam ketemannya, bukannya Nadila kak..?
Yul Kin
lanjut kak
Anonim
Rani di butik?? typo GOBLOK
stela aza: percumah komen ,, g pernah di tanggepin sama penulisnya,,, Nnti kalau komen trs takut di blokir ,,kaya q komen sama novel tetangga sebelah ,,, s doi g Nerima kritikan pembaca alhasil di blokir 🤦
total 1 replies
Anonim
Pelajar???
Yul Kin
lanjut kak
Abisatya
lanjut kk💪
ryuka
lemes kan kamu irfan sukurinnn..
stela aza
masa kerjanya ijin terus s Irfan ,,, g di kasih sp sama atasan nya ,,, 🤦 syukur2 di keluarkan biar nyaho
Yul Kin
syukurin kamu irfan😄... lanjut kak
ryuka
mampus kamu irfaaannn 🤣🤣🤣🤣🤣🤭🤭🤭🤭🤭
Ma Em
Nadila jgn terlalu tenang kamu takutnya Irfan nanti berbuat jahat pada Nadila lbh baik Nadila berjaga jaga saja , karena Irfan tdk mau berpisah dgn bkn karena cintanya Irfan pada Nadila tapi ATM berjalan Irfan sdh lepas dari Irfan dan tdk bisa di manfaatkan lagi .
ryuka
bodoh siihh kamu jadi laki2 🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣
Heni Setiyaningsih
double up Thor 💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!