Hai Teman-teman" Perkenalkan ini Novel baru Mala. Sebenarnya ini Novel pindahan dari akun lama Mala, Semoga suka.
"Halo namaku NAIRI, dan aku adalah gadis kampung biasa.
"hem...." Tidak terlalu cantik dan hidup sederhana.
Aku memiliki sahabat yang bernama Lina. Dia gadis yang baik, pengertian dan yang pastinya selalu ada disaat aku butuh dukungan.
Yuk langsung intip kisahku. 🤭🤭🤭🤭
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indah mala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PERNIKAHAN
🍒 Happy Reading 🍒
Aku memang tidak bisa tertutup pada Lina. Karna dia sahabat seperti saudaraku sendiri. Lina yang slalu ada saat aku butuh dukungan.
"Oh tidak Lin,'' Aku hanya memikirkan tentang pernikahan ini Lin. Aku hanya tidak menyangka, aku akan menikah lagi, setelah kehancuran yang pernah terjadi dalam hidupku.'' Kata Nairi.
''Ayolah Nai, kamu itu calon pengantin ok!, Jangan banyak ngalamun. Sudah!, jangan terlalu dipikirkan, yang lalu biarlah berlalu.'' Ucap Lina.
"Nai,'' Apa orang desa tau kamu akan menikah dengan orang kaya?, wah pasti seluruh desa kita akan heboh Nai, tau sendiri tetangga itu mulutnya seperti ember. Orang belum nikah di omongin, sudah nikah di omongin, dikit-dikit di omongin. Aku heran,'' Apa mereka itu tidak capek ya tiap hari gibah orang mulu.'' Kata lina dengan gayanya yang khas crewet.
''Lina!'' Dah lah!, biarin mereka mau ngomong apa. Aku sih dah ngomong sama Aska, kalau pernikahannya sederhanya aja. Tapi katanya kalau disini gak bisa, karna selain harus ngundang kerabat, mereka juga ngundang relasi rekan bisnis Aska.'' Ucap Nairi. Dan di oh hin Lina sambil manggut-manggut.
"Tapi kalau didesa, katanya Ayah sama Ibu cuma mau ngadain resepsi kecil-kecilan. Paling juga, cuma sederhana aja. Jadi mungkin mereka gak akan ada tau tentang Aska.
"Kalau bisa jangan sampai tau lah tentang aska!, biarin mereka taunya Aska dari keluarga yang sederhana aja.'' Ujar Nairi.
''Lo!'' Kenapa? kalau aku jadi kamu, biar aku umumin sekalian, siapa Aska. Biar mereka yang slalu menghina kamu pada pingsan.'' Hahahahahahha.... Lina yang tak bisa membendung tawanya.
Hari Pernikahan...
Inilah hari yang ditunggu-tunggu seluruh anggota keluarga. Terutama Mama Papa Aska juga ayah ibuku yang ingin menyaksikan anak-anak mereka bahagia.
"Tapi kenapa rasanya hatiku yang deg..deg kan ya?, padahal ini untuk kedua kalinya aku menikah.'' Guman Nairi.
Yah dulu Nairi belum memahami arti dari sebuah pernikahan. Karna dia menikah masih muda sekali, apa lagi dengan kepribadiannya yang sedikit tertutup, Nairi tidak terlalu suka keramaian. Dulu dia menghabiskan masa mudanya, hanya dengan bekerja dan membantu ayah ibunya.
Dulu yang dia tau pernikahan itu: Banyak makanan enak, diberi baju baru yang bagus, ( kebaya pengantin). Tapi setelah kepedihan dan penghiyanatan yang di alaminya dulu, kini ia mengerti arti dari pernikahan. Padahal dia itu sebenarnya relatip cewek yang penurut. Dilarang pegang hp nurut, ''Kata Yogi, dulu takut kalau Nairi selingkuh. Trus dilarang berdandan, ia pun nurut. Katanya nanti takut digoda cowok lain. Padahal siapa yang berselingkuh sekarang, dan siapa yang sudah mempitnahnya habis-habisan dikampung.
Sampai Nairi ingin selalu mengakhiri hidupnya. Untung Ayah Ibunya menyadari kebiadapan menantunya itu. Hingga terjadilah perpisahan yang menyakitkan.
"Tapi tidak untuk kali ini, aku akan menjadikan masa laluku sebagai pelajaran. Supaya kedepannya bisa lebih baik lagi. Aku harap kebahagiaan ini selamanya amiiin." Guman Nairi.
"Kini Nairi sudah duduk disebelah Aska didepan penghulu. Berbalut kebaya putih yang cantik, apa lagi setelah di rias dan Aska yang tampan menggunakan jas hitam dan kemeja putihnya.
Ikrar suci sudah diucapkan, Ijab kabul sudah selesai.
Nairi dan Aska kini sudah sah jadi suami istri. Kini mereka tengah menyalami para tamu undangan. Dan malam nanti akan diadakan resepsinya.
"Oh hari ini lelah sekali," Kata Nairi.
"Kau lelah?" Istirahatlah!, nanti malam kita masih harus menemui para undangan Rekan kerja dan relasi papa." Kata Aska.
Dan Nairi tiba-tiba menangis pelan.
"Aaaaaa Aska! Terus kapan aku istirahatnya." Kata Lairi. yang terdengar seperti anak kecil yang sedang meminta permen. Aska hanya tersenyum dan menggelengken kepalanya.
Kini Nairi sudah tampil cantik lagi, dengan balutan gaun yang sangat cantik sebenarnya gaun itu, gaun yang pernah Nairi gambar dulu. Aska yang meminta gambar itu pada Lina. Karna Lina tau Nairi sangat suka menggambar baju atau gaun .
Dulu cita-citanya, selain jadi dokter anak, dia ingin menjadi seorang disainer. Tapi sayang karna keterbatasan ekonomi, Nairi hanya lulusan SD. Tapi tangannya itu nggak bisa diem lo. Maksudnya kadang dia suka membuat barang-barang aksesoris seperti jepit atau bros.
Nairi kini tampil elegan, busananya tidak terlalu yang wah. Karena Nairi tidak suka yang terlalu berlebihan.
"Wah ternyata istriku jauh lebih cantik dari yang kukira ya." Ucap Aska.
"His kamu ini, tidak bisakah kamu berhenti menggodaku!, Aku sudah lelah seharian." Kata Nairi yang cemberut.
"Baiklah!, setelah menemui para tamu kita akan istirahat." Ucap Aska.
"Mana bisa?, mereka malah akan mengira kita yang tidak-tidak lagi." Kata Nairi.
"Biarkan saja, toh kita juga sudah resmi." Ucap Aska, sambil menyapa para tamu yang hadir, hingga dia diam mematung, memandang tamu tak diundang yang baru hadir memasuki ruangan itu.
"Tangan yang dari tadi menggandeng Nairi pun terlepas, kini Aska pergi begitu saja menemui tamu tadi. dan membawanya keluar ruangan.
Membuat Nairi merasa kecewa, dan para undangan pun saling berbisik.
"Siapa wanita itu " Guman Nairi.
Lalu Mama Renata menghampiri Nairi, dan mengajaknya duduk.
"Mah siapa wanita tadi?" Tanya Nairi, yang sudah tidak bisa menahan rasa penasarannya.
"Hem...." Dia Tania mantannya Aska," Kata Mama Renata.
"O," Jawab Nairi namun...
Nairi kini dia menahan rasa sesak didada, meski dia belum sepenuhnya menerima Aska, tapi dia sudah mulai memiliki rasa untuknya. Saat Nairi melihat Aska lebih mementingkan wanita lain, dari pada istrinya sendiri. Ada perasaan yang berkecamuk yang membuat matanya berkaca-kaca.
"Kamu datang disaat hatiku hancur .....
Kamu yang datang dengan sejuta suka ...
Menggenggam tanganku, membalut hatiku yang terluka. Aku sudah mulai terbiasa akan hadirnya dirimu, Akan tetapi, apakah ini semua akan menjadi kebahagiaan yang sesaat.
Akankah kisah yang lalu terulang lagi, Akankah luka yang lalu belum mengering, akan bertambah lagi." Itulah isi didalam hati Nairi sekarang.
Tanpa terasa sudut matanya yang sudah basah, dan diusapnya begitu saja. Dia tidak mau memperlihatkan kesedihannya, pada siapapun.
"O iya ma!" Kata Nairi.
"Kamu tenang saja, Aska sudah tidak ada perasaan kok sama Tania, dia itu gadis yang licik!, dia hamil dengan laki-laki lain, Disaat Aska benar-benar sangat mencintainya. Bahkan disaat kurang satu minggu lagi mereka menikah.
"Saat itu, Aska sangat prustasi. Bahkan itu yang membuatnya menjahui wanita. Makanya Mama sampe jodoh-jodohin Aska." Kata Mama Renata.
"Iya ma." Nairi hanya menimpalinya dengan senyum. "Biar bagaimanapun yang namanya cinta pertama tidak akan pernah terlupakan, apalagi sangat mencintai. Bahkan akan ada pernikahan. Apakah aku seorang pengganti?." Batin Nairi.
Nairi masih berkecamuk dengan hatinya.
Kini acaranya telah selesai, semua tamu sudah pulang. Nairi diantar Mama Renata pergi kekamarnya. Dan Aska entahlah? dari tadi dia belum kembali .
Nairi sudah bersih-bersih, dan sudah rapi dengan baju piyamanya. Jam sudah menunjukan pukul 11 malam. Namun Aska belum kembali entahlah.
Nairi tidak mau memikirkan apapun lagi Yang menyakitkan hatinya, dia hanya akan melihat apa yang akan dilakukan Aska setelah ini. Akhirnya Nairi memutuskan untuk tidur tanpa menunggu Aska.
Pagi telah tiba, sinar matahari sudah memancarkan sinarnya. Nairi kaget ada tangan yang melingkar dipinggangnya.
ngiler nih
Ya Allah baik banget mama nya Aska, apa begitu nanti sampai jadi menantu benar-benar?
walaupun sebuah kesepakatan
semoga indah pada waktu nya
Aska
semoga kau serius
semoga bisa membuka hati Nairi
kali ini Nai, semoga kamu tidaklah bernasib buruk lagi
Aska pasti baik
Ceritamu sangat sayang dilewatkan
Semoga kunjunganku tidak membuatmu bosan
Salam dari yuppy
"Diikuti makhluk ghaib"