Galaxy Adhitama, cowok manja dan posesif, membangun rumah tangga dengan sahabatnya sendiri—Davina Brawijaya, perempuan penyabar dengan hati selembut salju dan kesabaran setebal kamus.
Awalnya, pernikahan mereka terlihat manis dan harmonis. Tapi semuanya mulai berubah sejak Galaxy mengenal Athar Diaskara, CEO muda tempat Davina bekerja.
Athar yang terlihat tengil, royal, dan ugal-ugalan, ternyata menyimpan rasa pada Davina. Hal itu membuat Galaxy makin cemas dan terus dihantui rasa takut kehilangan.
Apakah cinta saja cukup untuk mempertahankan rumah tangga mereka?
Atau justru rasa cemburu yang akan menghancurkannya perlahan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tanzila mutiara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 8 [beautiful night]
"Kamu kenapa?" tanya Davina sembari menggenggam jari kelingking sang suami yang kini sedang berbaring membelakangi nya.
"Maaf." ucap Galaxy yang masih membelakangi sang istri.
"Kenapa minta maaf?" tanya Davina lagi, yang ingin tau apa masalah suami nya.
"Tadi aku buka hp mu." Galaxy memberi tau Davina sejujurnya, agar suatu saat tak menjadi masalah yang akan di ungkit.
Mendengar ucapan sang suami. Davina pun tersenyum tipis, lalu perlahan-lahan memeluk punggung lebar sang suami.
"Kamu takut aku selingkuh ya?" goda Davina sembari menatap wajah suami nya yang kini memerah.
"E-enggak." jawab Galaxy sembari menggeleng kecil, lalu berbalik badan menghadap sang istri.
"Jadi...kamu cari apa, sayang?" tanya Davina dengan nada yang lembut.
"Athar chat kamu tadi, dia kayak pamitan gitu. Tapi, masalahnya dia pamitan sama istri orang, Sayang." beri tau Galaxy yang merasa tak senang dengan isi chat Athar ke istri nya.
"Ohh begitu.... jadi kamu cemburu sama Athar?" tanya Davina yang sengaja ingin menggoda suami nya yang sangat cemburuan itu.
"Kalo aku bilang iya, kamu bakal jauhin bocah itu kan?" tanya Galaxy sembari menatap Davina dengan penuh harapan.
"Gabisa dong, sayang. Dia kan bos ku. Menurutku dia gak ada niat jahat kok, dia begitu mungkin karena umurnya yang masih muda. Kamu tau sendiri kan cinta monyet anak remaja." jawab Davina sembari menjelaskan jika Athar tak mungkin menjadi pebinor.
"Aku paham, sayang. Tapi kan-" belum selesai Galaxy berbicara, bibir nya sudah di tahan oleh jari telunjuk sang istri.
"Dari pada berdebat soal cemburu mu, apa gak mau olahraga malam aja nih?" tawar Davina sembari menatap sexy sang suami.
Saat melihat sikap Davina yang begitu, gairah Galaxy seakan memuncak. Namun, ia tahan sejenak dan memastikan sang istri terlebih dahulu.
"Olahraga malam? Kamu gak lagi mabuk kan?" tanya Galaxy yang tak percaya, sang istri lah yang meminta nya duluan.
"Gak dong, aku sadar 100%." jawab Davina sembari tersenyum manis pada sang suami.
"Kamu seriusan udah siap?" tanya Galaxy lagi yang terus berusaha meyakinkan dirinya.
"Sebelumnya....Maafin aku ya, udah buat kamu nunggu lama." ucap Davina sembari mengalungkan tangannya di leher sang suami.
"Gapapa, sayang. Asalkan kamu nyaman, 1000 tahun pun aku tunggu." dengan mesra Galaxy memeluk pinggang ramping sang istri dan menatap nya begitu lekat.
"Hahaha, bisa aja gombal nya." Davina tertawa kecil mendengar gombalan sang suami untuk menutupi salting nya.
"Ya udah tunggu apa lagi, ayo mulai!" dengan penuh semangat, Galaxy langsung menyerang leher sang istri seperti vampir yang sedang menghisap darah.
Malam itu, Galaxy begitu bahagia. Wanita yang ia jaga selama ini akhirnya bisa ia miliki sepenuhnya, bahkan mahkota yang paling berharga milik Davina kini sudah ia ambil tanpa paksa.
dingin nya AC kamar di buat panas oleh mereka. Dan Langit, ia seakan ikut serta merayakan kebahagiaan pasutri itu. Hujan tanpa petir kini menghiasi malam mereka.
Hingga pagi pun datang. Sinar matahari pagi masuk melalui sedikit selah tirai di kamar, membuat Galaxy terbangun dari mimpi indah nya.
"Emm...jam berapa ini?" tanya Galaxy dengan suara khas orang bangun tidur.
"Jam 10?!" kaget Galaxy saat melihat jam yang ada di ponsel nya, membuat Davina terbangun sejenak untuk bertanya.
"Ada apa?" tanya Davina dengan mata yang masih tertutup, sembari tangan nya tetap memeluk erat tubuh Galaxy bagaikan bantal guling.
"Gapapa, sayang. tidur aja lagi, aku mau ke toilet bentar." jawab Galaxy sembari melepaskan pelukan Davina dari tubuh nya dan menggantikan nya dengan bantal guling, lalu dengan penuh kasih sayang ia mengecup kening sang istri.
Davina yang masih mengantuk hanya mengangguk kecil lalu tidur kembali.
Sedangkan Galaxy, ia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Setelah selesai ia kedapur untuk memasak, ia ingin sekali membuat makanan yang enak untuk sang istri sebagai tanda terima kasih dan kasih sayang nya.
"Masak apa ya?" gumam Galaxy sembari melihat bahan makanan yang ada di lemari es. terlihat di sana hanya ada sayuran, telur, dan juga udang.
"Udang?" Galaxy berusaha memikirkan masakan udang yang bisa ia coba. Namun pengalaman nya hanya sebatas masak air, telur goreng, dan juga mie instan.
Walaupun ia hanya bisa masak itu, ia tak menyerah untuk menyenangkan hati sang istri. ia berusaha mencari tutorial melalui sosial media, dan mencoba mengikuti tutorialnya.
30 menit kemudian....
Davina terbangun dari tidur nya, dan melihat tidak ada Galaxy di samping nya hanya ada bantal guling yang ia bekap. Davina yang penasaran di mana keberadaan sang suami pun langsung pergi mencari nya. hingga ia tiba di dapur.
"Kamu lagi apa?" tanya Davina saat melihat sang suami yang sedang sibuk di dekat kompor.
"Ehh, kamu udah bangun ya." Galaxy menoleh sebentar untuk melihat sang istri, tak lupa ia memberikan senyum manis nya, setelah itu ia kembali fokus dengan masakan nya.
Davina yang penasaran, mendekati sang suami. saat ia mendekat, tercium aroma sedap dari masakan itu.
Kagum melihat sang suami yang bisa memasak, ia pun memberikan pujian dan kalimat sayang.
"Heemm...enak banget aromanya, sayang. Udangnya juga keliatan menggoda banget, jadi gak sabar pengen cobain."
Davina menatap lapar masakan Galaxy sembari tangan nya memeluk mesra pinggang sang suami.
Mendapati tangan sang istri yang melingkar di perut nya, dengan senang hati Galaxy mengamankan tangan istrinya menggunakan tangan kirinya, agar tangan sang istri tetap melingkar di pinggang nya.
"Ini pertama kali aku masak udang tau, dan kamu orang pertama yang cobain nya." beri tau Galaxy sembari menatap sekilas sang istri yang sedang menatap masakan nya.
"Hehehe, udah kayak ikutan master chef aja kamu....eh berarti aku juri pertama dan satu-satunya dong." jawab Davina bercanda sembari memutarkan pelukan nya. Karena tubuh nya lumayan kecil jika di bandingkan dengan Galaxy, membuat nya dengan mudah bergelayutan di tubuh sang suami.
"Iya, sayang." jawab Galaxy sembari mengecup pucuk kepala istri nya, lalu kembali fokus memantau masakan.
tak lama kemudian, akhirnya makanan yang di tunggu tunggu oleh Davina kini telah di sajikan di atas meja makan.
Davina yang tak sabar lagi, langsung menyicip masakan sang suami. Saat makanan itu masuk kedalam mulut Davina, Galaxy menatap nya begitu degdegan seakan jantungnya sedang berdisko di dalam.
Cukup lama Davina merasakan masakan sang suami, membuat Galaxy berkeringat dingin karena takut masakan nya tak enak.
hingga akhirnya Davina memberikan pendapatnya mengenai makanan yang Galaxy buat.
"Makanan ini gak enak
...( ◜‿◝ )...
...🙌🏻 see you in the next chapter 🙌🏻...
Penulisannya pun aku suka. Bagus dan rapi. Setiap kata-katanya penuh makna dan ngena🥰❤❤
Terkhususnya untuk tokoh utama Galaxy dan Davina. Suka hubungan mereka yang adem ayem dan tidak banyak pertengkaran, karena dewasanya pemikiran Davina, walau Galaxy nya yang kadang-kadang kayak bocah🤭😂😂
Pokoknya semangat untuk Kakak. Semangat untuk nulisnya dan sukses selalu💪🥰🥰😘😘😘❤