NovelToon NovelToon
Wanita Kedua

Wanita Kedua

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:4.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: de'rini

Ayu dan Adi adalah sepasang suami istri yang hidup bahagia, walaupun belum di beri keturunan di usia pernikahan mereka yang sudah menginjak tahun kedua. namun, kebahagiaan itu sirna. ketika hadir nya wanita kedua di kehidupan mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon de'rini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ep8. Masihkah Kamu Mencintaiku?

 

Niken terkejut melihat Adi dengan seorang wanita cantik saat Adi dan wanita itu turun dari mobilnya. Dengan mesra Adi menggandeng tangan wanita itu. Niken tidak mengenal sama sekali siapa wanita yang sedang bersama Adi.

"Aku harus mencari tau siapa wanita itu"

Gumam Niken.

 

"Yank buruan kenapa sih...!"

Niken menarik tangan Toni untuk mempercepat langkahnya. Di benaknya hanya satu, Niken tidak mau kehilangan jejak Adi dan wanita itu.

"Aduhhh yankkk... Pelan-pelan kenapa sih..? Kamu udah kayak detektif aja sih...! Katanya lapar... Sudah ah, Jangan urusin urusan orang lain. Apyo kita makan aja"

Ucap Toni dengan gusar, Lalu disambut mata Niken yang melotot menatap Toni.

"Ini bukan mencampuri urusan orang lain..! Ayu itu sahabat aku yankk..! Sudah aku anggap seperti adikku sendiri..! Kalo kamu gak mau ikutin aku ya udah sana..!"

Niken mengomel tanpa melepaskan pandangannya kepada Adi dan wanita itu.

"I...i..iya.. Maaf.. Ya sudah kita ikutin deh.."

Toni menggaruk kepala nya yang tidak gatal, Lalu mengikuti Niken dari belakang.

Setelah hampir satu jam mereka mengikuti Adi dan wanita itu, Akhirnya Niken dan Toni melihat Adi masuk ke sebuah restoran di mall tersebut.

"Ayo masuk.., Kita bisa pura-pura makan"

"Ya kita kan ke mall tujuannya memang mau makan"

Toni menimpali dengan sebal, Yang di balas lirikan maut Niken.

Didalam restoran terlihat Adi dan wanita idaman lainnya itu begitu mesra, Saling menyuapi dan saling memberi perhatian.

Sedangkan Adi tidak menyadari bahwa Niken dan Toni sedang memperhatikan mereka. Niken dan Toni sengaja mengambil tempat duduk di belakang Adi. Agar Adi tidak mengenali Niken.

"Honey, Nanti kamu aku turunin di taman ya... Nanti kamu jalan kaki ke rumah tidak apa-apa ya?"

"Iya tidak apa-apa, Mau bagaimana lagi?"

Luna menundukkan kepala menyembunyikan kesedihannya.

"Sudah ah, Jangan sedih. Yang penting sekarang kan kamu bisa lihat aku dan di dekatku setiap hari. Kita kan serumah hon.."

Adi membelai rambut Luna dengan mesra.

Niken yang dari tadi menguping pembicaraan mereka langsung terkejut saat mendengarkan Adi dan wanita itu sudah tinggal bersama. Niken merogoh kedalam tasnya untuk mencari ponsel, Lalu mengambil beberapa foto Adi dan wanita itu.

"Yank.. Jangan gila dong. Nanti kalau mereka bertengkar gara-gara laporan kamu, Bahaya loh. Kamu bisa di seret-seret dalam problem mereka. please... Aku gak mau kamu ribet. biar Ayu tau sendiri bagaimana suaminya itu. Suatu saat pasti terbongkar kok.

Toni berusaha mengingatkan Niken.

Lagian memangnya kamu mau ngomong apa sama ayu?

"Heh.. Suamimu selingkuh.. Ini bukti nya" Gitu?"

Niken terdiam mendengar kata-kata Toni. Dirinya merasa sedih memikirkan nasib sahabatnya, Ayu. Dan dirinya pun pasti tidak akan tega memberi tahu kenyataan pahit ini kepada Ayu.

"Kamu bener yank.."

Niken tertunduk sedih, Air matanya terjatuh dari sudut matanya yang bulat.

"Ya sudahlah yank.., Kita urus saja urusan kita ya... Sebentar lagi kita akan menikah, Kamu harus makan yang banyak. Jangan sampai calon istriku ini sakit"

Toni merangkul mesra Niken yang duduk tepat disampingnya.

.........

"Sudah pulang mbak?"

Sapa Luna dengan ramah saat Ayu tiba di rumahnya.

"Hai.., Sudah nih. Gimana wawancara kerja mu?"

Tanya Ayu dengan antusias.

"Lancar kok mbak, Tinggal nunggu panggilan aja"

Jawab Luna berbohong.

"Wahhh.., Semoga di terima ya.. aamiin aamiin"

Ayu mengusap wajahnya dengan kedua telapak tangannya.

"Terimakasih ya mbak"

Luna tersenyum manis memamerkan gigi-gigi putihnya, Yang membuat Ayu merasa minder saat menatap paras Luna yang cantik.

"Kamu cantik banget sih.., Kamu punya pacar gak sih Luna..? Kalau punya, Kenalin dong. Ajak main-main kesini"

Ucap Ayu sambil menaruh tasnya di atas meja tamu dan lalu duduk di sebelah Luna.

"Hmmm.. punya sih. Tapi orangnya pemalu.."

Luna tersenyum ragu saat menjawab pertanyaan dari Ayu.

"Kalian lagi membicarakan apa nih?"

Adi yang baru saja pulang kerja langsung nimbrung saat melihat Ayu dan Luna berbincang-bincang dengan akrab.

"Eh mas.., Sudah pulang"

"Sudah, Baru saja sampai"

Jawab Adi lalu menghampiri Ayu dan memberikan kecupan kecil di kening Ayu. Sedangkan Luna Langsung mengalihkan pandangannya.

"Ini.., Katanya Luna sudah punya pacar loh"

DEG...!!!

Jantung Adi terasa ingin copot.

"Oo.. oh.. ya?"

"Iya. Jadi, Aku meminta Luna untuk mengenalkan pacarnya ke kita. Iya kan Luna?"

Luna hanya tersenyum kepada Ayu. suasana pun menjadi kikuk antara Adi dan Luna.

"Aku mau mandi dulu"

Adi beranjak kelantai atas, Di mana kamarnya dan Ayu berada.

*

Pukul tujuh malam, Mereka makan malam bersama di ruang makan. Adi sesekali melirik Luna yang membalas lirikan Adi dengan senyuman nakal dari bibirnya. Sedangkan Ayu sedang menyendokkan nasi untuk Adi. Malam ini, Entah apalagi yang akan mereka berdua rencanakan dibelakang Ayu.

"Pagi non.., Are you OK?"

Sapa Niken, Lalu memeluk tubuh Ayu dengan erat. Ayu langsung kebingungan saat Niken memeluknya. Tidak seperti biasanya Niken langsung memeluknya seperti itu.

"Pa...pagi.. apa-apaan ini langsung peluk-peluk"

"Gue cuma pengen peluk sebentar aja"

Ucap Niken sambil berusaha menahan dirinya untuk tidak memberi tau Ayu apa yang kemarin ia lihat.

"Aneh ih.. Lepas ah, Panas tau"

Niken melepaskan pelukannya dan menatap Ayu dengan seksama.

"Gimana kabarnya Adi?"

"Ba.. baik, Tumben nanyain Adi?"

Ayu membalas menatap Niken dengan penuh tanda tanya.

"Ya....tidak apa-apa.. Masih cuek?"

Tanya Niken dengan sikap serba salah. Dengan seketika wajah Ayu langsung berubah. Niken kembali menangkap kesedihan dimata Ayu.

"Enggak kok.., Dia baik-baik saja"

"Yakin?"

"Iya yakin"

Ayu mencoba meyakinkan Niken, Bahwa hubungannya dengan Adi baik-baik saja.

"Ok lah.., Kalau butuh curhat, Gue selalu ada untuk lu"

Niken kembali memeluk Ayu sesaat, Lalu meninggalkan Ayu tanpa menunggu jawaban dari sahabatnya itu.

*

Ayu menghampiri Adi yang sedang sibuk di depan laptopnya di ruang tamu. Ayu menaruh segelas kopi yang ia buat untuk Adi samping laptop.

"Mas kopi nya.."

"Ya.."

Jawab Adi tanpa menoleh sedikitpun keada Ayu.

"Mas.. Aku mau bicara"

Ayu memberanikan dirinya untuk membahas hubungan mereka.

"Aku sibuk".

Dengan sikapnya yang acuh, Adi menolak untuk berbicara dengan Ayu. Melihat sikap Adi, Ayu menghela napas dengan berat. cukup lama Ayu terdiam disamping Adi.

"Mas.. Masihkah kamu mencintaiku?"

Ucap Ayu, Lalu hening.

Beberapa saat kemudian, Adi menatap mata istrinya yang sudah mulai berembun.

"Kenapa bertanya begitu?"

"Jawab saja mas.. Masihkah kamu mencintaiku?"

Adi terdiam saat kembali mendengar pertanyaan yang sama dari bibir Ayu.

"Salahku apa mas? Sampai mas bersikap dingin seperti ini?"

Ayu tidak bisa membendung kesedihannya, Air mata mulai mengalir di pipinya.

Kali ini, Adi mengusap wajah dengan kedua telapak tangannya dengan perlahan. Sebenarnya ia cukup paham mengapa Ayu bertanya seperti itu kepada dirinya. Karena memang belakangan ini ia selalu mengabaikan Ayu.

"Maksudmu apa bertanya seperti itu? Kamu curiga lagi sama aku?"

Adi mencoba menantang tatapan Ayu untuk mengubur rasa bersalahnya.

"Curiga? Oh.. Jadi mas masih belum maafin aku, Tentang masalah aku curiga?"

Tanya Ayu tak percaya.

"Bukan gitu, Aku tidak merasa kenapa-kenapa. Terus kenapa kamu nanya begitu?!"

Nada suara Adi mulai meninggi.

"Salah ya istrimu bertanya seperti itu? Setelah sikapmu yang berubah 180 derajat?"

Adi semakin gelisah saat Ayu mengatakan dirinya kini berubah.

"Kamu sekarang tidak peduli sama aku, kamu acuh. Bahkan saat aku bicara pun kamu tidak mau menoleh kepadaku..!"

Nada suara Ayu mulai meninggi, di dadanya penuh dengan emosi. Dengan air mata yang mulai membanjiri pipi nya, Ayu beranjak dari hadapan Adi menuju kamarnya.

Ayu terisak menenggelamkan wajahnya di atas bantal. Dirinya hanya ingin tahu kenapa Adi akhir-akhir ini begitu berubah. Apa salah nya?

Mengapa dirinya di perlakukan seperti orang asing bagi Adi.

Adi beranjak dari sofa menuju kamar. Dirinya menemukan Ayu yang sedang menangis di atas ranjang. Sebenarnya tidak ada niat dirinya untuk mengacuhkan Ayu. Tetapi Adi hanya bingung, Bagaimana akan bersikap setelah Luna tinggal di rumah mereka.

Adi merebahkan tubuhnya di samping Ayu, Lalu memeluk tubuh mungil istrinya yang sedang menangis.

"Aku masih sangat mencintaimu. maafkan sikapku"

Adi mengangkat pelan dagu Ayu dengan jari telunjuk nya, Untuk dapat menatap wajah Ayu. Dengan perlahan Adi mengusap air mata di pipi Ayu. lalu mencium wanita yang dia nikahi dua tahun lalu itu dengan lembut. membelai dan memberikan cintanya malam itu.

.....

Luna menyandarkan tubuhnya di depan pintu kamar Adi dan Ayu. Tidak sengaja Luna mendengar pembicaraan pasangan suami istri itu, Saat di bawah tadi. Karena penasaran, Luna mengikuti mereka dan menguping pembicaraan mereka di depan kamar Ayu dan Adi. Hatinya begitu sakit saat mendengar desahan lembut yang keluar dari mulut Adi. Suara yang hampir setiap malam ia dengar saat Adi berada di atas tubuhnya. Air mata mengalir di kedua Luna. Dengan membawa rasa sakit di hatinya, Luna kembali ke kamarnya dan tenggelam dalam kesedihan yang mendalam.

1
falea sezi
angga jg slaah adek mu itu jg jalang
Nining Chili
👍👍👍
R'vina
Luar biasa
Nuraini Aini
trimksh thor ceritanya keren👍👍❤️❤️
Nuraini Aini
aku kok g suka aja klu ayu menjadi pendendam walaupun adi sdh berbuat kesalahan tp g sehrsnya menjadi org pendendam krn sekarang ayu sdh py power apa bedanya klu begitu ayu dgn adi sm buruknya toh adi skrg sdh g py apa" lg
Andi Fitri
Ayu dendam tdk baik malah akan membuat hati mu tak tenang..dia sdh dpt karmanya Krn buang berlian dpt krikil..
Andi Fitri
benci banget dgn yg namanya pelakor TPI pelakor tak akan bertingkah klu suami tak beri harapan..
gembulers
bgs
De'Rini: Terima kasih kak 🙏❤
total 1 replies
gembulers
kalo dulu...suami KL selingkuh pasti balik nya ke istri pertama.tp KL sekarang ttp aj nkh SM selingkuh an.
Ira_87
Novel yang sangat menginspirasi 💐
semoga semakin banyak para suami yg sadar ya Thor, bahwa pernikahan itu hal yg sangat sakral, hal yg harus dijaga itu adalah kesetiaan dalam berumah tangga ♥️
ditunggu novel berikutnya Thor 🤩🤩🤩
De'Rini: Terima kasih kak 🙏❤
novel selanjutnya sudah ada kak. kakak bisa lihat di profil ku ya kak 🙏❤
total 1 replies
Diana Susanti
terimakasih kak mantab atas karyanya love you
De'Rini: sama2 kakak. ❤
total 1 replies
Diana Susanti
bagus kak
De'Rini: Terima kasih kak ❤
total 1 replies
Batriani Betty
bener yah kata para ulama.. sesuatu yg haram itu memabukkan... indah, nyaman, bikin kangen. tak ada lawan lah pokoknya... mudah saja untuk dilakukan, ada saja jalan nya... tp penuh dgn gelimang dosa. jika sesuati yg halal berat yah.. dimata akan banyak tidak bagusnya. banyak salahnya, banyak kekurangan nya... dan malah harganya.
Sapto Mulyanto
disini ceritanya spt dipaksakan. luna dr lulus SMA umur 19 sudah nikah dg Adi kmudian diusir dr rmh. kmudian jd pramuria. kok dibilang lulus kuliah. kpn kuliahnya?
De'Rini: maaf ya kak kalau ada miss nya
total 1 replies
sherly
kisah dinovel ini dah banyak banget di NT tp tetep aja dibuat dgn versi berbedaapun selalu buat emosi jiwa..
Windarti08
aku suka cerita ini... tokoh utama wanita yang tersakiti tapi kuat, tegas dan gak cengeng, tapi gak bar-bar yang menyerang sang pelakor.
membalas perbuatan menjijikkan suami beserta selingkuhan dengan cara yang elegant.
cerita yang gak terlalu banyak konflik serta gak berlarut-larut, episode nya gak banyak jadi enak bacanya gak bosen, yang paling penting pasangan selingkuhan itu dapetin karmanya masing-masing. itu yang paling ditunggu para readers🥰
makasih untuk cerita yang bagus ini, tetap semangat nulisnya Thor... dinanti karya-karya selanjutnya🙏😘
De'Rini: halo kakak, Terima kasih banyak ya 🙏
total 1 replies
Windarti08
maaf visualnya aunty Lisa yang gak cocok Thor... masa Pak Hendy muka orang Jawa gitu adeknya muka blasteran 🙏✌🤭
Yen Margaret Purba
Luna 2x merusak ga metong,
si Adi lgsg metong ya Thor 😃
Windarti08
heh Pak Suhendra... anda sendiri yang mempercepat kiamat datang...
udah tau istrimu yang lebih kaya, berani-beraninya selingkuh sampai 3x, sekali dua kali dimaafkan malah keenakan, yang ketiga kalinya auto didepaklah anda...
makanya bersyukur Pak... udah tuir juga masih doyan cabe-cabean 🙄🙄🤦‍♀
Windarti08
sepertinya sugar daddy nya Luna itu suami aunty Lisa deh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!