NovelToon NovelToon
Sistem Master Sekte

Sistem Master Sekte

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Ketika Jiang Chen terbangun di dunia kultivasi, ia mendapati dirinya mewarisi takhta Ketua Sekte Pedang Bintang—sebuah sekte yang dulunya agung namun kini berada di ambang kehancuran absolut. Pilar utama sekte, sang guru, telah tewas terbunuh. Para tetua berkhianat dan membawa lari seluruh harta benda, sementara musuh bebuyutan telah mendobrak gerbang depan untuk merampas wilayah mereka.
​Dengan tingkat kultivasi dasar yang sangat lemah dan hanya ditemani oleh satu adik seperguruan yang masih setia bertahan, ajal seolah sudah menanti Jiang Chen di depan mata.
​Namun, di saat maut dan keputusasaan memuncak, sebuah suara mekanis yang dingin bergema di benaknya: [Sistem Pembangunan Sekte Abadi berhasil diikat!]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20: Sapu Bersih Alam Rahasia

​Mendengar perintah santai dari Jiang Chen, ribuan kultivator yang berkerumun di tepi Danau Darah serempak menelan ludah. Wajah mereka sepucat kertas.

​"S-Sapu bersih?" gumam seorang ketua klan kecil dengan lutut bergetar. "Cepat! Perintahkan semua murid untuk mundur! Jangan berani bersaing dengan Sekte Pedang Bintang!"

​Dalam hitungan detik, kerumunan yang tadinya memadati pusat lembah itu bubar layaknya sekumpulan semut yang disiram air panas. Tidak ada satu pun dari mereka yang memiliki nyali untuk memperebutkan sisa harta di dekat Jiang Chen. Seorang monster yang bisa membelah tsunami darah dan meledakkan kepala Ular Naga Berdarah dengan tangan kosong bukanlah eksistensi yang bisa mereka provokasi.

​Jiang Chen mengabaikan kepergian mereka. Dia mengibaskan lengan jubahnya, menggunakan energi qi untuk menarik sisa-sisa harta yang tenggelam di danau, termasuk inti iblis (Demon Core) milik Ular Naga Berdarah, lalu menyimpannya.

​"Guru, kami menemukan puluhan herbal Tingkat Bumi di sepanjang perjalanan ke mari. Ini cincin spasial dari murid-murid Sekte Iblis Darah yang mencari masalah denganku," lapor Lin Mo sambil menyodorkan setumpuk cincin dengan wajah bangga, mengabaikan luka gores di sekujur tubuhnya.

​Su Yue tidak mau kalah, dia juga menyodorkan beberapa cincin. "Ketua Sekte, saya membunuh dua Binatang Iblis Tingkat 2 dan memanen herbal di area Rawa Keputusasaan!"

​Jiang Chen mengangguk puas. Dia menerima cincin-cincin tersebut, menyatukan seluruh kekayaan ke dalam cincin sistemnya, lalu menyerahkan kembali dua cincin penyimpanan kualitas tinggi yang sudah dikosongkan kepada mereka berdua.

​"Kalian berdua telah bekerja keras. Namun, waktu kita di Alam Rahasia ini tinggal setengah hari sebelum pusaran ruang tertutup," ucap Jiang Chen dengan tenang. "Gunakan sisa waktu ini untuk menjadikan tempat ini sebagai arena latihan kalian. Jelajahi area inti, bunuh binatang buas yang menghalangi, dan ambil semua yang bersinar. Aku akan mengawasi dari belakang."

​"Baik!" jawab keduanya serempak, darah mereka kembali mendidih.

​Pemanenan Total dan Langkah Bintang Hantu

​Setengah hari berikutnya benar-benar menjadi mimpi buruk bagi ekosistem Alam Rahasia Bulan Berdarah.

​Lin Mo dan Su Yue, di bawah bimbingan sesekali dari Jiang Chen, menjelajahi Hutan Kristal, Gua Tulang, dan Lembah Api. Setiap kali mereka bertemu binatang iblis yang terlalu kuat, Jiang Chen akan menggunakan teknik barunya: Langkah Bintang Hantu.

​WUUUSH!

​Tubuh Jiang Chen akan memudar, meninggalkan bayangan bintang di tempat asalnya, lalu tiba-tiba muncul tepat di belakang musuh tanpa memicu fluktuasi udara sedikit pun. Kecepatan gerakan dari teknik Tingkat Surga ini bahkan membuat Hei Ming sang Naga Petir mengedipkan matanya karena takjub.

​Dalam setengah hari, Lin Mo berhasil menembus ke puncak Pemadatan Qi Tingkat 8 melalui pertarungan hidup dan mati secara terus-menerus. Su Yue pun tak tertinggal, ia menembus ke Pemadatan Qi Tingkat 5, qi es-nya menjadi semakin murni dan mematikan.

​Menjelang senja, saat langit dimensi mulai memancarkan cahaya merah yang berkedip-kedip sebagai tanda penutupan, Jiang Chen membawa kedua muridnya beristirahat di dalam sebuah gua kosong yang bersih.

​Hadiah Tingkat Surga untuk Su Yue

​Jiang Chen duduk bersila di atas batu datar. Dia menatap Su Yue yang sedang membalut luka di lengannya.

​"Su Yue, kemarilah," panggil Jiang Chen lembut.

​"Ya, Ketua Sekte?" Gadis itu segera berdiri dan menghampiri, matanya memancarkan rasa hormat yang mutlak.

​Jiang Chen membuka telapak tangannya. Sebuah pil berwarna putih bersih yang memancarkan kabut dingin dan aroma yang sangat mistis muncul di tangannya. Begitu pil itu muncul, seluruh udara di dalam gua seketika turun hingga membekukan uap air menjadi embun beku.

​Lin Mo, yang sedang mengelap pedangnya, menoleh dengan mata terbelalak. Dia bisa merasakan bahwa pil ini berada di tingkatan yang lebih tinggi dari Pil Kondensasi Qi berurat emas waktu itu!

​"Ini adalah Pil Peningkat Akar Roh Tingkat Surga," ucap Jiang Chen datar, namun kata-katanya meledak seperti guntur di telinga Su Yue.

​"T-Tingkat Surga?! Peningkat Akar Roh?!" Su Yue mundur selangkah karena terkejut. "T-Tapi Ketua Sekte... Akar Roh adalah pemberian langit. Bisakah itu diubah?"

​"Di bawah perlindunganku, bahkan langit tidak bisa mendikte bakat murid-muridku," jawab Jiang Chen dengan senyum mendominasi. "Lin Mo telah memiliki Tubuh Pedang Kuno Tingkat Surga. Bakatmu, meskipun bagus, hanyalah tingkat Bumi menengah. Untuk mengikuti jejak langkahku menaklukkan semesta, itu tidak cukup."

​Jiang Chen menyerahkan pil itu ke tangan Su Yue yang gemetar.

​"Telan ini. Pil ini akan menghancurkan akar roh es lamamu dan menumbuhkan yang baru. Rasanya akan sedikit menyakitkan, tapi tahanlah."

​Air mata menggenang di pelupuk mata Su Yue. Pil Tingkat Surga! Benda sakti yang bisa menyebabkan kekaisaran saling membantai, namun gurunya memberikannya dengan begitu santai. Ia langsung berlutut dan menelan pil itu tanpa ragu.

​BOOM!!

​Dalam hitungan detik, badai salju meledak dari dalam tubuh Su Yue. Kulitnya memancarkan cahaya biru es yang menyilaukan. Rasa sakit merobek Dantian-nya, tapi dia menggigit bibir tanpa mengeluarkan satu pun jeritan, mengingat bagaimana Lin Mo bisa bertahan saat membangkitkan tubuhnya.

​Udara dingin dari tubuh Su Yue membekukan dinding gua menjadi cermin es kristal. Fluktuasi Qi-nya meroket tajam!

​Pemadatan Qi Tingkat 5... Tingkat 6... Puncak Tingkat 7!

Hanya dalam lima belas menit, kultivasinya melesat dua tingkat besar!

​Ketika Su Yue membuka matanya, ada kepingan salju yang berputar di pupil matanya. Hawa dingin yang memancar darinya begitu murni sehingga bahkan Lin Mo harus mengalirkan qi pedangnya untuk menahan rasa dingin tersebut.

​[DING!]

[Murid 'Su Yue' berhasil membangkitkan 'Akar Roh Es Surgawi' (Tingkat Surga)!]

[Kecepatan kultivasi elemen air/es meningkat 500%. Kebal terhadap racun elemen es tingkat menengah.]

​"Terima kasih, Ketua Sekte! Su Yue bersumpah akan menjadi pedang es Anda yang paling mematikan!" Gadis itu bersujud dalam-dalam, auranya kini memancarkan pesona dingin yang mematikan layaknya seorang dewi es.

​Jiang Chen mengangguk puas. Dengan dua murid berbakat Tingkat Surga, masa depan Sekte Pedang Bintang tidak dapat diukur.

​Kembali ke Dunia Nyata

​RUMMBLEEE!

​Gua bergetar hebat. Langit merah di luar gua mulai retak seperti kaca. Tarikan gravitasi yang aneh mulai menyedot tubuh setiap kultivator di dalam dimensi tersebut.

​"Waktunya habis. Alam Rahasia ini akan segera menutup," kata Jiang Chen, berdiri sambil mengibaskan debu dari jubahnya. "Pegang senjatamu, kita kembali."

​Cahaya teleportasi membungkus tubuh mereka, dan dalam sekejap, Jiang Chen, Su Yue, Lin Mo, dan Hei Ming menghilang dari gua.

​Hutan Kabut Hitam, Dunia Luar.

​Lembah yang sebelumnya kosong kini kembali dipenuhi oleh ribuan kultivator yang diteleportasi keluar dari Alam Rahasia. Sorak-sorai kebahagiaan dan tangisan duka bercampur menjadi satu. Banyak sekte yang kehilangan murid jenius mereka di dalam, sementara beberapa berhasil keluar membawa herbal langka.

​Namun, tidak butuh waktu lama bagi seluruh lembah untuk menyadari satu hal yang sangat ganjil.

​"T-Tunggu... Di mana kelompok dari Sekte Iblis Darah?" teriak seorang tetua dari sekte aliran putih.

​Ribuan mata menyapu lembah. Kemah berlambang tengkorak berdarah masih berdiri di sana, namun tidak ada satu pun murid berjubah merah yang keluar dari pusaran teleportasi. Bahkan Penatua Mo yang sangat arogan pun menghilang tak berbekas!

​"Mereka... mereka tidak keluar? Apakah seluruh kelompok Sekte Iblis Darah tewas di dalam?!"

​Kepanikan dan spekulasi liar segera meledak. Sebuah sekte tiran kehilangan satu tetua dan belasan murid elit, ini adalah berita yang akan mengguncang dunia kultivasi malam ini!

​Di tengah keributan itu, Jiang Chen dengan santai mengeluarkan Perahu Terbang miliknya ke udara. Dia melompat naik bersama Lin Mo, Su Yue, dan Hei Ming, mengabaikan tatapan jutaan pasang mata yang membelalak ke arahnya.

​Tidak ada yang berani bertanya, tidak ada yang berani menghalangi.

​"Kita kembali ke Kota Awan Mengambang," perintah Jiang Chen sambil menyuntikkan Qi-nya ke formasi perahu. "Manajer Su Ya pasti sudah gelisah menunggu hadiah yang dijanjikan."

1
R.A.N
💪👍
R.A.N
perasaan blum -1.000 lebih udh VVIP?? harusnya pas beli bsar
R.A.N
hoow💪👍
R.A.N
semangat🔛🔥💪
R.A.N
episode 4,pertama💪🙏👍
R.A.N
semangat ⚡🔨Thor, lanjutkan
R.A.N
novel bagus ini baru ketemu💪👍
Arinto Ario Triharyanto
yoooiiiii
Hadi Hadi
semangat💪💪
Hadi Hadi
by💪💪
Hadi Hadi
up up up😄
Hadi Hadi
mantap🤭🤭
Hadi Hadi
is good💪💪💪
Hadi Hadi
sikat💪💪💪
Hadi Hadi
bantai💪💪
Hadi Hadi
semangat💪💪💪
Arinto Ario Triharyanto
mantaapppp
Arinto Ario Triharyanto
yoyoi😎
Arinto Ario Triharyanto
mantap betul dah😎
dewa pedang
wkwkwk mampus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!