(Sequel terpisah Bukan Salah Jodoh)
Belum direvisi ⚠️
⚔️⚔️
Bagaimana jadinya, jika seorang mantan agen rahasia FBI, Jubir juga lawyer menjadi seorang singel parent untuk seorang bayi tampan tanpa identitas?
Inilah yang dialami dua pria muda tampan, Galaksi Renand Pradipta dan Gemintang Reynando Padipta.
Ketika memilih lepas dari dunia hitam yang membesarkan namanya, Black Brother ini harus kembali terjerat tanpa terikat. Bocah tampan ditinggalkan tergeletak begitu saja
Didepan rumahnya. Bagaimana kiranya, duo Pradipta ini akan menghadapi pase baru dalam hidup mereka. Menjadi singel parents tanpa
pernah mengalami yang namanya menikah terlebih dahulu.
⚔️⚔️
Baca Cerita Author yang lain juga :
1. Bukan Salah Khitbah (End)
2. Bukan Salah Jodoh (End)
4. Bukan Cinta Terencana (on going)
3. Bukan Dijodohkan ( on going)
5. Mistress (End)
6. Target Rasa Sang Cassanova (On going)
Follow IG Author juga @Karisma022 atau username Author @kaka shan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kaka Shan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
7-Kecurigaan Papa Gemilak
7-Kecurigaan Papa Gemilak
"Ada banyak kemungkinan didunia ini,termasuk kemangkinan terburuk tentangmu."-Galaksi Reynand Pradipta
****
"Papapppapa..."
Celoteh bayi tampan berusia delapan bulan tersebut.
Hari yang sudah gelap diluar sana,ditambah cuaca dingin yang mengiringi.Membuat sebagian orang enggan tuk beraktivitas diluar rumah.Hari juga sudah menjelang malam,dihiasi dengan awan gelap yang menggelantung dilangt.
"Ppapa...."
Celoteh sikecil kembali.
Astonot-bayi tampan itu terbangun dari tidurnya karena kehausan.Si kecil itu tidak menangis,saat terbangun dari tidurnya.Ia hanya berceloteh riang,sambil menggapai gapai kekosongan diudara.
Astronot bahkan sudah tengkurap di box bayi miliknya,sambil menatap sang papa dari sela sela pembatas box bayinya.
Gemintang-pria tampan itu tertidur dengan sangat nyenyak.Ia bahkan tidak terganggu sedikitpun,saat sikecil terus menerus berceloteh dari box bayinya.Pria tampan itu agaknya kelelahan,karena jadwal pekerjaanya yang padat hari ini.
"Papapppa..."
Celoteh si kecil untuk kesekian kalinya.Nampaknya,Astronot sudah mulai kesal karena diabaikan.
Wajah imutnya mulai memerah,dengan kedua bola mata indahnya yang mulai berkaca kaca.Ledakan tangis seakan-akan siap meledak dari bibir mungilnya.
Krieeett
"Anak mama sudah bangun ya?"
Lirih seorang wanita dari ambang pintu.
"Mmmmamaaa..."
Celoteh Astronot riang,sambil menggapai gapai sosok dihadapanya.
Wanita itu tersenyum manis,sebelum beranjak dengan langkah pelan.Mengangkat tubuh mungil Astronot kedalam dekapanya,mengecupnya pelan sebelum beranjak menuju pintu.
"Jangan ganggu papa,papa kelelahan baby boy."
Ujarnya,saat tahu si kecil menggapai gapai Gemintang yang tengah tidur lelap.
Wanita cantik berbandana itu tersenyum senang.Membawa sikecil Astronot,menuju kamar yang lain.Dengan penuh kasih,ia memeluk si kecil Astronot.Mengecupi wajah tampanya gemas,sambil tersenyum lega.
"Miss you,my little boy."
Lirihnya dengan mata berkaca-kaca.
"Mamamama..."
Celoteh sikecil,sambil menggapai gapai bagian atas pakaian yang dikenakanya.
Ia tersenyum,ia tahu apa yang diberikan sang bayi dipangkuanya.
"Astronot haus hmm?"
Celotehnya lirih,sambil mengecup pipi gembul sang bayi.
"Maafkan mamah,little boy."
Lirihnya.
Dengan segera,ia memberikan apa yang Astronot minta.Sumber nutrisi yang harusnya rutin ia berikan secara eksklusif.Si kecil nampak girang dengan apa yang disodorkan kepadanya.Terbukti dengan cara bayi tampan itu minum dengan rakusnya.Meny*sapnya cepat,seakan akan baru kali ini ia mengecap rasanya ASI.
"Minum yang banyak my little boy,semuanya milikmu."
Ujarnya senang,sambil tersenyum ditengah tengah elusanya dirambut keemasan sang buah hati.
****
"Hoamm,jam berapa sekarang?"
Gumam pria tampan yang baru saja terbangun dari tidurnya tersebut.
Ia beranjak dari tempat tidurnya,duduk sejenak ditepi tempat tidur sambil menatap jam diatas nakan.
"Masih ada waktu."
Ia bergegas masuk kedalam ķamar mandi.Membersihkan diri,lalu mengambil air wudhu.Ia memang bukan orang agamis,tetapi ia cuma ingin taat menjalankan apa yang ada dalam ajaran agamanya.Menjalankan ibadah dengan semestinya,disela sela kegitan sehari harinya.
Keluar dari kamar mandi,pria tampan yang hanya mengenakan handuk sebatas pinggang hingga lutut itu menoleh.Menatap box bayi disamping lain tempat tiďur miliknya.
"Tidur yang nyenyak baby boy."
Lirihnya sambil menatap si kecil.
Gemintang beralih menuju walk in closet miliknya.Mengenakan pakain yang sopan,lalu menggelar sejadah coklah mengarah kekiblat diarah barat.Pria dengan peci hitam itu membenahi posisinya,mungucapkan niat lalu melantunkan lapadz takbir untuk memulai ibadahnya.
Terlepas dari segala tugasnya didunia gelap,yang telah membesarkan namanya.Gemintang maupun Galaksi tak pernah lupa akan tuhanya.Walaupun mereka itu manusia yang memang tak luput dari lupa dan dosa,mereka sebisa mungkin mendekatkan kepada tuhan-Nya jika mengadu,meminta dan berserah diri.
Karena mereka yakin,selalu ada tawakal setelah berusaha dan bersungguh sungguh dalam mengerjakan apapun.
"Masìh tidur ternyak"
Lirihnya,setelah usai membenahi peralatan salatnya.
Pria tampan yang sudah menganti pakaianya,dengan pakaian casual itu berhenti sejenak dari kegiatanya.Ia yang hendak mengambil handphone,kembali menatap putranya.
"Bekas apa ini?"
Bingungnya,saat melihat baju dibagian leher si kecil yang berasa lembab.
"Milk? Benarkah?"
Tebaknya,saat mencium aroma lembek yang tertinggal dijari miliknya saat menyentuh permukaan tersebut.
"Kapan Astronot minum susu terakhil kali?"
Bingungnya.
Mengesampingkan kebingunganya,Gemintang lebih memilih keluar dari dalam kamar.Beranjak menuju dapur,untuk mengambil air mineral.Mungkin Astronot bangun semalam,dan pengasuhnya memberi Astro susu-begitu pikir Gemintang.
"Selamat pagi tuan?"
Sapa salah seorang maid yang tengah memasak sarapan didapur.
"Pagi bibi Min."
Jawab Gemintang ramah.
Maid yang bekerja dirumah megah ini ada 10 orang totalnya.Lima orang wanita dan sisanya pria.Mereka terdiri dari juru masak,tukang bersih bersih,cuci gosok,tukang kebun,penjaga kebun binatang milik Galaksi dan Gemintang,security,supir pribadi yang sesekali menemani pekerjaan Gemintang meninjau lapangan.
Mereka semua hanya masuk bekerja mulai dari pukul 06.00 sampai pukul 19.00 malam.Kecuali dua security,dan juga Ari-babysister Astronot.
"Hari ini masak apa bi?"
Tanya Gemintang setelah menengģak minumnya.
"Rendang,cumi telur,sama sayur capcay den."
Ujar wanita paruh baya yang memang diditangkan langsung dari Indonesia.
Wanita paruh baya itu memang dulunya asisten rumah tangga dikeluarga Pradipta.Beliau dibawa ke New york untuk ikut serta membesarkan kedua bersaudara tersebut setelah orang tua mereka meninggal dunia.
"Woahh,mantap itu bi."
Ujarnya senang.
"Hari ini tuan tidak kerja?"
"Kerja,tapi aku berangkat agak siang."
Ujarnya sambil sibuk duduk diatas kursi.
Menatap hidangan kesukaanya yang tersaji diatas meja dengan berbinar.
"Sarapan yang banyak den,aden pasti capek karena harus mengurus kantor sama dedek bayi."
Ujar wanita paruh baya tersebut,sambil melayani tuanya.
Wanita paruh baya itu bekerja di keluarga ini beserta suami dan putranya.Mereka bahkan tinggal dirumah pemberian mendiang Bara Pradipta-ayah Galaksi dan Gemintang.
"Si adek belum bangunkan tuan?"
"Belum."
"Nah,mumpung dek Astronot masih tidur.Tuan sarapannya yang kenyang!"
"Hm"
"Kalau begitu,bibi pamit kebelakang dulu."
"Hm,iya bi."
Gemintang mulai melapadzkan do'a mau makan.
Jika sudah bertemu olahan daging yang satu ini,dia akan senang sekali.Nafsu makanya seolah olah meningkat jika mengecap lezatnya makanan yang kaya akan rempah rempah nusantara tersebut.
"Makan yang banyak kakang,biar cepat besar.Biar pintar,biar bisa bantuin ayah ngurus perusahaan."
Sekelebat suara lembut itu seakan akan mengingatkanya.
Seperti sosok itu benar benar berbisik disampingnya.Sosok yang tentu saja sangat ia rindukan sepanjang hidupnya.
"Bunda,kakang sudah besar.Sudah pintar,malahan sudah jadi pemimpin perusahaan sekarang."
Lirihnya,sambil menatap sendu kearah meja makan yang kosong dihadapanya.
Dulu bundanya suka memanggilnya kakang waktu masih kecil.Sedangkan Galaksi sering disebut Abang.Selain Gemi dan Galak,panggilan Abang dan Kakang adalah panggilah panggilan kesayangan dari Baby.
Wanita yang telah meliahirkan mereka puluhan tahun yang lalu.
"Tuan,anda baik baik saja?"
Gemintang mendongrak,menatap asal suara itu.Ia menemukan Arini-babysister putranya yang tengah menatapnya ŕisau.
"Hmm,aku baik baik saja!"
Elaknya sambil kembali menikmati sarapanya.
"Hm,baik tuan."
Ujar gadis berpakaian casual tersebut.
"Mau kemana kamu?"
Tanya Gemintang,saat gadis beratasan semu hijau itu beranjak dari tempatnya semula.
"Membuat sarapan tuan,sebelum tuan muda bangun."
Jawabnya jujur.
"Duduk dan makanlah,aku dan kakakku tidak membàyarmu untuk membuat sarapan."
Titahnya,tanpa mengindahkan keterkejutan dari siempunya.
****
Sementara itu,seorang pria tampan bàru saja tiba di bandara Soekarno Hatta.Selepas dua hari berada di negeri Sakura,ia memang langsung singgah kenegeri kelahiranya tersebut.Kedatanganya sudah ditunggu oleh sahabat,kerabat juga saudara dekatnya-Van'ar.
"Kamu sudah tiba?"
Sapa pria yang masih berseragam lengkap,dengan nuansa hijau army tersebut.
"Iya bang,sudah kangen bunda."
Ujarnya sambil tersenyum tipis.
Setelah itu,keduanya langsung berlalu.Kedatangan dirinya ke Indonesia juga untuk menyelidiki sebuah kejanggalan.Ia sengaja menemui sang Biglear-karena dialah yang akan menjadi saksi kunci utama baginya.
"Lihatlah bang,ada yang janggal disini?"
Ujarnya sambil menyodorkan map berisi curriculum vitae lengkap juga detail milik seseorang tersebut.
"Apanya yang janggal Galaksi?"
Siempunya nama menjeda sejenàk,membiarkan pria gagah nan tampan disampingnya membaca Curriculum Vitae tersebut.
"Dia-"
Kaget si pemilik julukan Biglear tersebut.
"Bagaimana bisa,seorang ķupu-kupu malam hamil dan melahirkan tanpa kehilangan kevirginanya?"
Sela Galaksi menebak.
Iya,itulah point yang ia sebutkan sebagai kejanggalan di curriculum vitae tersebut.Sebuah informasi lengkap yang mendetail,namun nampak janggal diwaktu bersamaan.
****
TBC
Selamat pagi readers🖑🖑
GG Update lagi yo😄😄
Hayoooo,cung yang masih penisirin sama ARI😅😅Gimana,udah mulai nebak nebakkan??
cuss,jangan lupa tinggalkan jejaknya ya😄
Like🖒 comen💬 dan vote💯💯💯
Ok,jumpa lagi dipart berikutnya😅😅
Sukabumi 15 Agust 2020
06.46
#curhat dikit