deleted
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wiwik arfiani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MTMH; cemburu
untuk readers ku semua, sebelum membaca Jangn lupa sempatkan untuk like, komen, dan rate bintang 5 cerita author cerita author ya.
boleh ko jika mau vote author.. author pasti akan senang..
seikhlasnya saja.. semoga dengan dukungan vote dari kalian. bisa membangun cerita author lebih baik kedepan nya..
maaf banyak typo bertebaran
happy reading..
••••••••••
malam hari nya setelah kiran menyelesaikan tugas nya. dia hendak menuju ke ranjang untuk tidur. tapi, dia melirik ke arah jendela di depan meja belajar nya itu. dan dalam waktu sekejap rasa kantuk nya itu hilang.
"ya allah, haruskah aku mempertahankan hubungan tanpa cinta ini? aku merasa ikatan kami ini mati dan bertepuk sebelah tangan" gumam kiran
ceklek..
"dek belum selesai ngerjain tugas nya?" tanya arya
"b..belum mas, masih kurang sedikit. mas kalau mau tidur duluan silahkan" ucap kiran karena sedikit terkejut
"mas mau nungguin adek saja" ucap arya yang sekarang sudah merebahkan diri di kasur
tak lama karena arya kecapekan dia merasa kantuk dan tertidur.
sedangkan kiran masih betah melamun sambil melihat ke arah jendela.
jam sudah menunjukan pukul 3 pagi,
kiran tertidur di meja belajar.
arya meraba sebelah nya tapi tidak menemukan kiran.
dia mengerjap beberapa kali untuk menyesuaikan intensitas cahaya lampu kamar.
dia melihat kiran tertidur di meja belajar.
"ya allah dek, ko bisa sampek tertidur sih.." gumam arya
arya langsung bangkit, dan mengendong kiran agar kiran tidur di kasur.
tapi, arya tidak sengaja menjatuhkan salah satu buku milik kiran.
setelah ia merebahkan kiran di kasur, ia hendak mengambil buku itu.
my diary
lalu dengan iseng arya membaca buku itu
'haruskah aku mempertahankan hubungan tanpa cinta ini? aku terasa seperti sebuah beban untuk suami ku sendiri! kenapa rasanya begitu berbeda ketika aku dekat dengan nya? hati ku berdegup kencang ketika melihat seseorang mengirim kan pesan indah kepada suami ku.. ataukah rasa cinta ku sudah mulai timbul? ah tidak..
jika dia benar benar mencintai ku, dia pasti akan membuktikan nya.
tapi, jika dia tidak mencintai ku.. maka aku harap dia mengatakan nya lalu pergi untuk selama nya.!!
hanya allah yang tau apa kisah kami selanjutnya'
"aku tidak menyangka istri ku sudah Mulai mencintai ku.. "gumam arya
"dek apa kau tau? dulu mas memang mencintai bu cantika, tapi sekarang adek adalah masa depan mas.. mas sungguh mencintai adek tulus karena allah..
mas akan setia menunggu hingga adek mencintai mas" ucap arya sembari neraoikan rambut kiran
dan yang tanpa di sadari
kiran masih setengah sadar, dia mendengar semua perkataan arya. tapi, terasa seperti sebuah mimpi.
arya meletakan buku kiran dan kut tidur di samping kiran sambil memeluk kiran.
•••
pagi hari nya
"ugh..-
"maz, bangun mas, .." ucap kiran sembari menepuk pelan pipi arya
arya mengerjap mata nya beberapa kali, dan segera bangun.
dia mengecup dahi kiran dengan lembut. sontak membuat kiran terkejut.
"selamat pagi dek ." ucap Arya
"dek mas sholat dulu," ucap arya yang hendak bangkit dari tempat tidur namun tangan nya masih d genggam kuat oleh kiran.
"ada apa dek?"tanya arya
"t.. tidak mas, maaf.. mas adek tidak ikut jamaah, adek masih halangan" ucap kiran karena dia merasa tidak enak
"iya tidak apa apa dek.." kata arya
dia melirik ke arah kiran dan tersenyum manis.
dia merasa bersyukur kiran mau menemani nya
di sekolah..
kiran dan ranti tengah asik mengobrol dengan rama, bahkan sesekali tertawa bersama
tanpa kiran sadari arya memperhatikan mereka bertiga seakan akan api cemburu membakal hati arya
"oh ya bagaimana hubungan mu dengan pak arya?" tanya rama
"bagaimana apanya??" tanya kiran
" ya Masud nya, sudah lengkap kahh??" tanya rama lagi
"aku tidak paham apa maksud mu" kata kiran
"sudahlah, tak ada guna nya kamu ngomong hal itu sama kiran.. dia masih polos" kata ranti meledek kiran
"enak aja,.. di kira aku hantu apa.." kata kiran kesal
"ya udah nanti aku kasih tutorial nya deh.." kata ranti
"tutor apa?" tanya kiran
"tutorial bikin baby" kata ranti terkekeh
"****! otak mu udah terkontaminasi bahan kimia ya? baby baby pala lu jenong! " kata kiran dengan kesal dan langsung pergi meninggalkan rama dan ranti.
"kan, aku bilang juga apa.. dia masih polos" kata ranti
seharian di sekolah kiran bahkan tidak mengajak ranti berbicara sepatah kata pun setelah ucapan ranti tadi pagi.
"sialan! ini susah sekali.." gerutu kiran
"ehh.. istigfar tidak boleh mengumpat, " kata randa
"ada masalah apa sihh??" tanya randa
"Astaghfirullahaladzim,.-
" ngak ko . ngak ada apa apa" ucap kiran
"ya sudah, nanti mau pulang bareng ga??" tanya randa
"bole, tapi nanti aku ijin dulu sama mas, eh maksudnya sama pak arya" ucap kiran
"iya santai aja"
dalam islam istri kayak kiran udah dilaknat malaikat, dan tidak pantas mencium bau surga
dan seenak gitu jak dia seakan tidak melakukan kesalahan pada suami
belajar agama lagi,
haram hukum nya seorang istri mencium bau surga, kalau dia meminta cerai pada suami dengan alasan tidak jelas
heran kalian buat novel istri minta cerai seakan hal biasa bukan kesalahan fatal
pakai otakmu thor jika suami dengan gampang bilang cerai bagaimana perasaanmu, pakai akal dan hati sedikit saja thor biar tidak egois