NovelToon NovelToon
Anak Dewa Langit

Anak Dewa Langit

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Mengubah Takdir
Popularitas:86k
Nilai: 4.8
Nama Author: reglo

seorang anak yang terlahir dari dewi ular dan dewa langit yang di berkahi oleh langit dikarnakan aura agung yang ada sejak masih ada dalam perut ibunya .

seorang anak kecil usia 1tahun yang terjatuh di dunia kultivator bawah yang tersegel.

akankah dia berhasil menemukan keluarganya di dunia dewa ?

simak kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon reglo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Desa Daun

Sesampainya di Kota Ji Lin Xiao Yu sangat gembira dengan apa yang dia lihat karna ini baru pertama kali dia melihat hal baru seperti ini

Dia sepanjang jalan selalu mengobrol dengan Shi'er sampai dia menemukan hal yang ingin dia minta kepada Shi'er,

" ibu ibu itu apa ?, apakah aku boleh minta itu " ucap Lin Xiao Yu kepada Shi'er,

Dia menunjuk sebuah jajanan manisan yang terlihat,

" oh itu manisan nak , apa kamu mau , ibu akan belikan untuk mu " jawab Shi'er kepada Lin Xiao Yu ,

Lalu dia membelikan beberapa manisan untuk Lin Xiao Yu,

" eemmm , ini enak bu , aku sayang ibu " ucap Lin Xiao Yu kepada Shi'er dengan menggemaskan

Shi'er yang melihat itu tidak tahan dengan imutnya Lin Xiao Yu ketika memakan permen lalu dia mencubit pipi Lin Xiao Yu dengan gemas.

" kenapa anak ibu lucu sekali sihh " ucap Shi'er sambil mencubit pipi Lin Xiao Yu

" aduh bu sakit, uuh " ucap Lin Xiao Yu sambil cemberut dan mengelus pipi manisnya

Shi'er yang melihat itu pun sedikit tertawa melihat anaknya yang menggemaskan itu,

Setelah mereka berkeliling pasar dan membeli baju baru untuk Lin Xiao Yu lalu mereka mencari penginapan untuk istirahat dan mencoba baju baru milik Lin Xiao Yu ,

Setelah beberapa saat akhirnya mereka menemukan penginapan untuk mereka istirahat

Lalu Shi'er setelah masuk penginapan langsung memandikan Lin Xiao Yu dan memakaikan pakaian barunya,

melihat Lin Xiao Yu pakai baju baru Shi'er menjadi gemas dan langsung mencubut pipinya sampai Lin Xiao Yu mengeluh kepada Shi'er

" ah anak ibu ini kenapa sangat lucu dan menggemaskan sih " ucap Shi'er sambil mencubit pipi Lin Xiao Yu dengan tertawa kecil

" uhhhhhhhh ibu jangan cubut lagi , aku bukan boneka " ucap Lin Xiao Yu sambil mengelus pipinya

setelah Lin Xiao Yu di pakaikan baju baru mereka mencari makan di sekitar penginapan setelah mereka memesan makanan di restoran Lin Xiao Yu makan dengan lahap sambil di suapin oleh Shi'er

orang orang di sana yang melihah Shi'er sangat perhatian kepada anaknya mereka semua sangat mengagumi sikap Shi'er mereka berfikir kalau Shi'er adalah sosok ibu yang baik terhadap anaknya.

setelah Lin Xiao Yu dan Shi'er selesai makan Lin Xiao Yu sudah mengeluh mengantuk kepada Shi'er,

" ibu aku ingin tidur ," ucap Lin Xiao Yu sambil mengelus elus matanya ,

" iya sini nak ibu gendong ,ayo kita kembali ke penginapan " ucap Shi'er sambil mengulurkan tangan untuk menggendong Lin Xiao Yu ,

lalu mereka kembali ke penginapan.

setelah sampai Shi'er melihat Lin Xiao Yu yang sudah tidur di gendongannya Shi'er langsung meletakkan Lin Xiao Yu di ranjang lalu Shi'er pun ikut tidur di samping Lin Xiao Yu.

Ke esokan harinya setelah mereka berdua bangun Shi'er memutuskan untuk pergi dari penginapan untuk mencari tempat tinggal

Lalu Shi'er bersiap siap untuk pergi dari penginapan dan Lin Xiao Yu bertanya kepada Shi'er

" ibu kita mau pergi kemana apa kita tidak pulang " ucap Lin Xiao Yu kepada Shi'er sambil menatap dengan polos

" kita tidak pulang ke goa lagi nak, ibu akan mengajakmu ke tempat tinggal baru " jawab Shi'er kepada Lin Xiao Yu sambil tersenyum lembut.

setelah itu Shi'er memutuskan pergi ke desa daun tempat di pinggiran Hutan kematian yang di mana dia pernah menyelamatkan warga dari serangan para bandit.

Lalu dia langsung menuju ke desa daun di dalam perjalanan mereka tidak menemukan hambatan sama sekali karena bandit yang berkeliaran sudah habis di bunuh oleh Ziyan waktu lalu ,

Shi'er dan Lin Xiao Yu tidak membutuhkan waktu lama untuk sampai ke desa daun karena desa daun tidak jauh dari kota Ji,

Sesampainya di tujuan Shi'er melihat ke arah desa daun dia berfikir di sini cukup baik untuk dia tinggali bersama Lin Xiao Yu karna lingkunganya yang hijau dan sejuk.

Lin Xiao Yu yang sejak tadi diam ketika melihat di desa daun ada beberapa anak kecil yang bermain main pun bertanya kepada Shi'er

" ibu ini di mana " ucap polos Lin Xiao Yu kepada Shi'er ,

" kita berada di desa daun nak , kita akan tinggal di sini " ucap Shi'er dengan tersenyum.

" wahh, kita akan tinggal di sini " ucap Lin Xiao Yu sambil gembira,

" iya " ucap lembut Shi'er

Lin Xiao Yu yang tahu itu pun langsung senang dan sedikit melompat lompat di gendongan Shi'er sambil mengangkat kedua tanganya ke atas.

Lalu Shi'er menghampiri salah satu warga desa untuk bertanya rumah kepala desa

" maaf tuan boleh saya bertanya rumah kepala desa " ucap Shi'er kepada salah satu warga

Warga desa yang di tanyai oleh Shi'er terkejut melihat Shi'er yang sedang membawa anak kecil di gendonganya,

" no,,nona ,,bukankah nona yang beberapa bulan lalu menyelamatkan kami " ucap warga desa dengan terkejut melihat Shi'er,

Shi'er pun hanya mengangguk tidak berbicara

" baik lah nona silahkan ikuti saya ,, saya akan mengantar anda ke rumah kepala desa " ucap warga itu dengan sopan

lalu Shi'er dan Lin Xiao Yu di antar oleh warga itu ke rumah kepala desa ,

Sesampainya di rumah kepala desa dia langsung di sambut hangat oleh kepala desa yang bernama Du chang

bahkan istri kepala desa yang bernama Yi An langsung membuatkan teh dan camilan untuk Shi'er dan memberi permen kepada Lin Xiao Yu

Lin Xiao Yu yang melihat camilan pun langsung meminta Shi'er untuk mengambilakan meski sudah ada permen di tangannya

" ibu aku mau itu ambilkan " ucap Lin Xiao Yu kepada Shi'er dengan menggemaskan

" iya iya ibu ambilkan " ucap lembut Shi'er sambil mengambilkan makanan dengan tangan kiri dan tangan kanannya menggendong Lin Xiao Yu

Lin Xiao Yu sejak datang tidak mau turun dari gendongan Shi'er karna dia tidak terbiasa dengan orang lain dan sedikit trauma dengan kejadian di gerbang kota Ji

Shi'er pun juga sudah tau kalau Lin Xiao Yu tidak mau turun dari gendonganya jadi dia hanya terus menggendong Lin Xiao Yu meski sudah duduk di rumah kepala desa

Kepala desa Du Chang dan istrinya terkejut dan sedikit heran dengan Shi'er karna sudah memiliki seorang anak,

Tapi mereka tidak ingin tau banyak tentang itu karena itu urusan pribadi Shi'er

Lalu Du chang dengan hormat kepada Shi'er menanyakan keperluan datang ke desa daun

" maaf nona , nona ada keperluan apa datang ke desa kami" ucap Du Chang dengan hormat kepada Shi'er,

Shi'er pun menjawab

" saya ingin tinggal di desa ini bersama anak saya kepala desa " ucap Shi'er

" saya akan membeli rumah di sini untuk kami berdua tinggal " ucap Shi'er kepada Du chang

" benar kah nona ,, apa nona yakin akan tinggal di desa kecil kami " ucap Du chang sedikit terkejut

" iya saya akan memilih tempat yang ada di sana apakah boleh " ucap Shi'er kepada Du Chang

" bo,,boleh nona silahkan akan saya antar kesana" ucap Du Chang dengan tidak percaya

Du Chang yang mendengar itu terkejut dan tidak menyangka Shi'er akan tinggal di desa mereka

kepala desa Du chang dan warga pun merasa senang Shi'er bisa tinggal di desa mereka dan menganggap ini sebagai keberkahan bagi desa daun

Mereka langsung dengan antusias menuju ke rumah yang Shi'er maksud

Istri kepala desa Yi An yang melihat Shi'er sedikit kelelahan karen menggendong Lin Xiao Yu langsung menawarkan diri untuk membantu menggendongnya

Shi'er pun tidak menolak karna dia tahu kalau Yi An orang baik, lalu dia merayu Lin Xiao Yu untuk mau di gendong oleh Yi An

" nak ibu mau mengambil sesuatu dulu,, Yu'er sama nenek An dulu ya, " ucap Shi'er kepada Lin Xiao Yu

" ayo sini sama nenek dulu , nanti di kasi permen lagi" ucap Yi An kepada Lin Xiao Yu

Lin Xiao Yu hanya mengangguk patuh kepada Shi'er dan menoleh ke Yi An sambil mengulurkan tanganya untuk digendong Yi An

mereka berjalan ke bukit kecil yang terdapat rumah sederhana lalu Du Chang ketika sudah sampai rumah tujuan langsung memberikan kunci rumah itu kepada Shi'er

Shi'er yang ingin membayar rumah itu langsung di tolak oleh Du Chang

" tidak usah nona , ini bentuk balas budi kami kepada anda nona , kalau bukan karena nona mungkin kami tidak bisa seperti ini " ucap Du Chang dengan tulus

Karena bulan lalu kalau bukan karna Shi'er menyelamatkan mereka mungkin nasib mereka akan buruk,

" ehhh kepala desa ambil lah tidak apa apa, aku membantu kalian memang sudah kewajiban ku " ucap Shi'er kepada Du Chang

" tidak nona ,, saya tidak pantas menerima itu dari penyelamat kami" ucap Du Chang kepada Shi'er

" iya nona ,, terima lah rumah ini sebagai hadiah dari kami " ucap warga desa kepada Shi'er

Melihat antusias warga memberikan rumah secara cuma cuma kepadanya Shi'er juga tidak bisa berbuat banyak ,

Lalu Shi'er memiliki cara untuk uang ini bisa mereka terima ,

" kalau begitu ya sudah aku menerima hadiah kalian,,, sekarang begini saja terima uang ini untuk membantu warga desa yang membutuhkan " ucap Shi'er langsung maruh 100 batu suci kelas menengah ke tangan Du Chang

Du Chang pun tidak bisa berbuat apa apa dengan desakan Shi'er dia langsung menerima batu suci itu meski itu terlalu banyak karna harga rumah ini juga tidak semahal itu.

Lalu satu persatu warga mulai kembali ke rumah masing masing sedang kan di sana Shi'er langsung membersihkan rumah itu ,

Sedangkan untuk Lin Xiao Yu dia diajak Yi An bermain di halam di temani oleh Du chang disana Lin Xiao Yu juga cepat akrab dengan Du Chang dan Yi an

mereka berdua sangat senang dengan Lin Xiao Yu karna dia sangat lucu dan imut

Mereka juga menganggap Lin Xiao Yu adalah cucu mereka sendiri dikarnakan mereka tidak mempunyai anak jadi mereka sangat senang bisa merawat Lin Xiao Yu

" suami ternyata seperti ini rasanya mempunyai cucu " ucap Yi An kepada Du Chang

" iya istri ku aku merasa hatiku lebih tenang " ucap Du Chang kepada Yi An

" kakek itu apa " ucap Lin Xiao Yu sambil menunjuk ke arah atas

" oh itu namanya layang layang , besok akan kakak bawakan untuk kita main " ucap Du Chang kepada Lin Xiao Yu ,

...Bersambung...

...****************...

...****************...

...****************...

1
ary
hadehhhh macet di tengah jalan.. habis bensinnya itu. makanya ngak lanjut
andy amsher
bagus cerita nya
andy amsher
up
Abu Naim
kelanjutannya mana
Abu Naim
bagus tidak bertele tele ceritanya
Aji Pauji
up
Chacha
suka bangetz wow keren👍
Anonim
klu lanjutannya gak ada lebih baik hapus saja thor
Dzikir Ari
Up...up...up
Dzikir Ari
Masa Suami takut Istri...
Dzikir Ari
Maaaannnttttaaaap Alurnya
Dzikir Ari
Keeeerrreeeenn 👍 ketahuan sekarang Lin Xiao
Dzikir Ari
Baaaannttttaaaiii
Dzikir Ari
Maaaannnnnttttaaaapp
Dzikir Ari
Suami takut Istri
Dzikir Ari
N i c e✍️✍️✍️✍️✍️
Dzikir Ari
Karena Darahnya tidak ada habis dihisap mana mungkin ketahuan penyakitnya
Dzikir Ari
Semangat dan terus berkarya
Dzikir Ari
shiiiip 👍👍👍
Dzikir Ari
Kalau sudah pakai Jurus memelas maka seorang Ibu sekeras apapun akan Luluh Lantak dg Lin Xiao
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!