Follow IG : @Mommy_Ar29
Tiktok : @Mommy_Ar95
🍁🍁🍁
“Je t'aime et je t'attendrai toujours jusqu'à ce que tu revienne."
Karena sebuah kesalahpahaman dan kurangnya komunikasi antar suami istri, membuat Raka harus menerima takdir bahwa istrinya melupakan nya.
Amnesia disosiatif yang di sebabkan oleh traumatik akan sebuah insiden yang di alami oleh Ryana, membuatnya melupakan status pernikahan nya dengan Raka yang tak lain adalah musuh bebuyutan nya.
Akankah Raka bisa mengembalikan ingatan istrinya? Sanggupkah dia berjuang mempertahankan rumah tangga nya, dan bagaimana respon Ryana saat mengetahui bahwa dirinya pernah hamil dan kehilangan bayi bayinya?
Ikuti terus kisah rumah tangga Raka dan Ryana, sekuel dari 'Musuh tapi Menikah.'
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Siapa istrimu?
...~Happy Reading~...
Drrtt... Drrtt... Drrtt...
"Astaga!" Raka dan Ryan langsung terkejut saat mendengar suara getaran dan dering ponsel dari dalam saku nya.
"Sumpah, lama lama disini jadi horor. Kita balik aja!" ucap Raka segera mengajak Ryan untuk pergi.
"Bentar, aku angkat telfon dulu," kata Ryan yang menghentikan langkah Raka untuk mengangkat telfon terlebih dulu, yang mana telfon itu dari Grace.
"Halo," jawab Ryan membuka suara.
"H—halo Yan, ini.. emmmtt Ryana pingsan. Kami bingung, ini—"
"Dimana? Kok bisa? Di sana ada siapa aja?"
"Gak ada siapa siapa. Lagi di rumah ku," jawab Grace semakin panik.
Ryan menghela napas nya panjang, mencoba untuk tetap tenang, "Aku ke sana sekarang. Kamu kasih minyak angin atau apa gitu ke Ryana. Bentar lagi aku sampai, kebetulan emang aku lagi di daerah rumah kamu!"
"Ah oke, cepetan!" ucap Grace lalu sambungan telfon itu segera terputus.
"Ryana kenapa?" tanya Raka langsung menatap Ryan intens.
"Dia pingsan," jawab Ryan lalu ia kembali melanjutkan langkah kaki nya, "Ke rumah Grace!"
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih empat puluh menit. Kini, akhirnya mobil yang di kendarai oleh Raka dan Ryan sudah tiba di kediaman Grace.
Tanpa berasa basi, Raka segera bergegas turun dan berlari memasuki rumah terlebih dulu. Karena dulu ia sering menjemput Ryana di rumah Grace, maka dari itu ia sudah cukup hafal dengan keberadaan letak kamar dari gadis tersebut.
Brakkk!
"Anjirr pintu gue woy!" pekik Grace begitu kesal lantaran Raka masuk langsung mendobrak pintu nya.
"Dimana istri gue?" tanya Raka dengan napas yang terengah karena berlari.
Cklek!
Belum sempat Grace menjawab, tiba tiba pintu kamar mandi nya sudah terbuka. Seorang gadis dengan wajah basah dan rambut sedikit acak acakan keluar dari sana.
"Siapa istri lo?" tanya nya dengan mata memerah seolah menahan tangis, "Jawab! Siapa istri lo hah!"
Raka hanya bisa diam, tangan nya mengepal dengan sangat erat, menahan air matanya agar tidak luruh melihat kondisi istrinya saat ini.
"Na... "
"Gue tanya, siapa istri lo? Hiks hiks hiks, siapa istri lo yang gak pecus itu? Siapa dia? Istri yang gak bisa apa apa? Tinggalin! Tinggalin istri seperti itu, jangan pernah inget lagi!" ucap Ryana menahan isak tangis nya.
"Sayang... "
"Siapa yang lo panggil sayang, hah?" Ryana kembali menatap Raka dengan begitu tajam, "Kesayangan lo bukan disini Raka, kesayangan lo dimana?"
Wajah yang semula terlihat menangis kini langsung tersenyum dan sesekali tertawa.
Bukan tersenyum karena bahagia, namun tersenyum karena rasa sakit yang ia rasakan sungguh nikmat tiada tara.
"Kesayangan lo yang bisa ahli dalam segala hal. Dimana dia sekarang?" tanya Ryana sambil menghapus air mata nya.
"Congratulations," imbuh Ryana memberikan tepuk tangan kecil.
Tidak tahan dengan sindiran demi sindiran yang di lontarkan oleh Ryana. Membuat Raka dengan cepat berjalan dan menghampiri wanita tersebut.
Raka langsung memeluk Ryana dengan begitu erat, tidak perduli dengan Ryana yang terus memberontak dan meraung meminta untuk di lepaskan.
"Lepasin gue! Jangan kurang ajar lo!" seru Ryana terkejut.
"Maafin aku, maafin aku Na. Aku memang banyak salah, aku suami yang gak pecus, gak peka dan gak bisa jagain kamu. Bukan hanya jaga fisik kamu, tapi aku juga gak bisa jaga perasaan kamu. Maafin aku, maafin aku Yank, hiks hiks," Tak berbeda dari Ryana yang menangis terisak, kini Raka pun juga ikut terisak tanpa perduli atau malu kepada tiga orang penonton yang masih berada di dalam kamar tersebut.
...~To be continue... ...
...Maafin gak nih?? Baikan gak? 🤭🤭🤭...