Apa jadinya jika dua sifat yang saling bertolak belakang disatukan dalam ikatan bernama pernikahan.
Gawa dengan sikap kasar serta tempramental yang angkuh serta sifat kasar yang mendasar sering membuat dirinya di panggil dengan sebutan Singa. Sementara Kristal dengan segala sikap penurut serta lemah lembut nya.
Hingga berawal dari satu teror yang seolah menjadi kan nya sebagai pintu teror yang lainnya. Bukan hanya cinta, namun persahabatan juga akan di uji dalam cerita ini.
Bersama dengan para sahabat nya, akan kah Gawa dapat menyelesaikan kejadian-kejadian aneh itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riyaarmalissa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Memulai Titik Terang
"GIVE ME G."
"GIVE ME A."
"GIVE ME W."
"GIVE ME A."
"GAWAAAA KUAT... GAWA HEBAT."
Ntah apa yang merasuki Gawa sore ini, dihalaman belakang rumah sekarang ia berada. Mengangkat pot pot yang berisikan Tanah sambil menyemangati dirinya sendiri. Sedangkan Kristal yang melihat itu hanya geleng geleng tak percaya dengan apa yang ia lihat saat ini.
Yang benar saja, seorang Lenggawa sang datarnya melebihi kapasitas, cueknya tak ada yang menandingi sedangkan kesombongan serta keangkuhan diri sudah tidak bisa diragukan lagi kini terlihat sangat gembira.
"Wa kamu sehat kan?."
Kali ini Kristal harus memastikan apakah Gawa sedang terserang demam tinggi, pasalnya diaa tak pernah melihat Gawa versi ini.
Gawa yang mendengar lontaran pertanyaan dari Istrinya itu hanya melirik sekilas lalu kembali sibuk dengan apa yang dilakukan.
"Apa aku musti cek sendiri aja ya kesehatannya?." fikir kristal yang sudah tidak sinkron lagi "Yaampun aku, istri macam apa yang ngeragukan kesehatan jiwa suami sendiri." ucapnya setelah sadar dengan apa yang diucapkan barusan.
"Kris minum dong, aus nih abis ngangkatin pot pot bunga punya lo."
Ya, sore ini mereka memiliki agenda berkebun untuk mengurus segala macam tanaman bunga yang talah lama diurus oleh Kristal sendiri.
"Mau apa kamu, jus atau susu?."
"Aer putih keknya bagus deh."
Jawab Gawa yang sudah duduk diayunan yang berada di taman itu
"Buruan ah ambilin gue jus jeruk, lagi pengen yang anget anget nih."
Kristal yang tadinya berjalan hendak mengambilkan Gawa minum terhenti seketika.
air putih? jus jeruk? sama yang hangat hangat? yang mana satu ini?.
"Yang bener lah Wa, kamu mau minum apa? jangan buat aku kelimpungan napa Sesekali."
Ujarnya menahan emosi, kemana Gawa yang cuek, datar plus angkuh itu? mengapa hanya ada Gawa yang nyebelin dan bertingkah absurd?.
Gawa hanya diam, dan dengan gerakan santai ia memainkan ponselnya, membuka WhatsApp dan ternyata banyak notif pesan dari teman temannya. ha teman temannya? ayolah dia hanya menganggap rey, danu serta ragil temannya, selain itu ia hanya menganggap ***** mereka yang mendekati.
Akhirnya dia tertarik untuk membuka Grub yang berisikan dia dan ke-tiga Sahabatnya
Grub ijo lumut (ikatan jomblo lucu dan imut)
Jika kalian bertanya siapa yang membuat Grub sealay itu, maka dengan senang hati Author akan menjawab jika pembuat Grub itu adalah Rey, si kampretz dan setengil
@R****eysinaga Predator
Spada yuhuuuu
dengan Rey tamfan disini
ada apa dengan kalian yang cuekin aku
@D****anu manis
Cuma mau blg klo gla jan msk Grub ini
@R****igeloh kamoh
Hooh bener tuh
@R****eysinaga predator
Ihh ikutan aja kamoh daki kuda@rigeloh kamoh
@Ri****geloh kamoh
Ska ksian sma rakjel gw tuh@reysinaga predator
@D****anu manis
Eh sdh sdh jgn berteman, kelahi aja sna gih
@reysinaga predator
Dakit emg ni ank@D****anu manis.
@Ri****geloh kamoh
2.
@Gawa Pati
3.
@reysinaga predator
Ehe baru nongol ni anak @Gawa Pati.
@Danu Pati
Dri mna aja beb kuhhh💕.
@Gawa Pati
Jjq gw.
@R****igeloh kamoh
Hayo abis ngapain hayo jam segini bru nongol? @Gawa Pati.
@Gawa Pati
Bru jga slesai buat kan keponakan utk lo pd.
@Gawa Pati
left.
@R****eysinaga predator
*****.
@D****anu manis
Klo yg stu ini bkn panutan gw.
@Ri****geloh kamoh
Mlah keluar dia nya.
@Danu manis
Ikutan ah.
@Danu manis left.
@Rigeloh kamoh left.
@Reysinaga Predator
***** lu pd!.
@Reysinaga predator left.
Setelah mematikan ponselnya kembali, Gawa menunggu Kristal yang sangat lama mengambilkan minum nya.
"Ini Kris ambil minum apa cari minum di rumah tetangga sih?."
Gerutunya kesal, sudah lebih dari lima belas menit dirinya menunggu, namun yang ditunggu tak kunjung datang.
Sampai pada akhirnya, dia melihat Kristal yang baru saja, keluar dari dapur membawakan banyak macam minuman.
"Busett! mau jualan mbaknya?."
Isengnya melihat Kristal yang kesusahan membawa tiga gelas minuman serta beberapa kudapan.
"Jangan sok polos kamu, ini juga permintaan kamu wa."
Sengitnya, dia benar benar dikerjai kali ini.
Gawa tergelak lucu, padahalkan tadi niatnya dia hanya untuk menguji sebatas mana kesabaran Istri nya itu.
"Kek nya gue cuma mau air putih aja deh."
Sialan emang, setelah melihat seberapa sebal Kristal terhadap dirinya, kini ia tetap ingin membuat Kristal meledak ledakan emosinya.
"Udah gak usah mau marah lo, sana balikin lagi jus sama susunya kedalem."
Ucapnya santai saat tadi dia melihat Kristal yang akan menyemburkan emosinya.
"Jadi kmu beneran gak mau minum semuanya?."
Tanya nya memelas, berharap Gawa hanya bercanda.
"Ya enggak lah emang gue apaan?."
Ujarnya kelewat santai.
Kristal yang mendengar itupun hanya menghentikan kaki sebal, lantas berbalik memasuki rumah, dengan meninggalkan minuman serta makanan yang dibawanya.
"Idih sok sok an pake ngambek segala lagi lo."
Ucapnya dan beranjak dari duduknya untuk menyusul kristal.
***
Semua berubah, semua berbeda. Yang terjadi diantara mereka tidak lagi sama, dirinya harus menanggung beban berat serta bertanggung jawab dengan apa yang tidak dilakukan, bukan hanya itu kini dia bahkan dijauhhi oleh Keluarganya tidak ada yang mempercayainya saat dia mengatakan yang sebenarnya.
Naura, ya dia adalah Naura, seseorang yang akan terus dikucilkan ketika ia tidak bisa memberi bukti siapa yang bersalah.
"Nggak seharusnya aku yang nanggung semua ini."
Gumamnya seraya mengaduk aduk jus yang ia pesan
Saat ini dirinya menunggu kedatangan Seseorang yang mungkin bisa membantunya untuk Membongkar semuanya
ya, dia harus melakukannya.
"Udah menunggu lama kak?."
Tanya seseorang itu yang kini telah duduk di hadapannya.
"Nggak apa apa."
Jawabnya seraya tersenyum tulus yang kini menularkan kepada lawan bicaranya.
"Kamu mau pesen apa?."
tawar Naura.
"Nanti aja lah."
"Oh ok, emm gimana kabarnya?."
Sambungnya lagi bertanya tentang Seseorang yang sudah pasti dimengerti oleh sang lawan bicaranya itu.
"S**ee, seperti yang kakak dengar dari aku sebelumnya, sedikit terbuka tetapi tambah nakal aja dia."
Kekehnya diakhir kalimat.
"Kakak seneng dengernya, dulu itu dia sangat dingin, sulit dipahami bahkan untuk didekati saja dia langsung menghindar."
"Kakak nggk usah khawatir semenjak orang itu hadir dihidupnya, dia akan baik baik aja, mengingat dia seperti bundanya dulu kak."
Ada nada sedih dalam kalimat itu, apakahh semua akan terasa sama? fikir nya.
"Kakak berharap sih gitu, emm kapan kamu mau bantu kakak?."
Dia harus memastikan, apakah orang ini benar benar bisa membantu atau tidak, setidaknya dia harus mendapatkan bantuan dari orang luar yang kebetulan tau masalah dirinya.
"Kapan pun kakak minta pasti aku bantu, inget kak, bukan cuma aku aja yang tau, ada beberapa pihak yang tau akan kejadian itu"
Kali ini pembicaraan mereka memasuki tahap yang serius.
"Ya tapi setidaknya kakak harus membuat pihak yang menjadi korban tau, kalo itu bukan kesalahan kakak."
Ucapnya sedih, ia takut jika yang Bersangkutan tidak percaya padanya, bukan kah itu hal yang sulit?.
"Kalo untuk itu, aku rasa agak sedikit sulit kak, korban diapit oleh dua pemangsa yang setiap saatnya memberi racun buruk untuk terus membenci kakak, tapi Adakalanya diantara pemangsa itu juga menjadi korban disalah satu pemangsa yang sesungguhnya"
Sulit memang mengahadapi musuh yang yang tidak ada habis habisnya mengibarkan bendera perang, apakah dirinya harus membiarkan begitu saja atau malah melawan? Ntahlah
dirinya hanya berharap jika masalah ini cepat selesai, agar semua kembali seperti sedia kala.
Terima kasih banget buat kalian yang udah mau baca cerita aku😊
jangan lupa vote dan komentnya ya🙂
biar akunya juga lebih semangat buat ngelanjutin cerita aku
kaum sultan masa isinya cm segitu
wkwkwk
akhirnya LENGGAWA is back...
hebat km thor...👍👍👍
bikin penasaran
lanjut thor
othor zeeyeeenggg.... tunjukkanlah drmuuu...
readers mu ygtak tau diri ini sngt merindukan ending ceritamuuu...😁😁😁