NovelToon NovelToon
Sayang, Aku Menyerah

Sayang, Aku Menyerah

Status: tamat
Genre:Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:4.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: airarahma

Hanya cerita fiksi
Tidak terkait dengan agama manapun
maaf jika ada yang kurang berkenan 🙏

Bella Amanda awalnya adalah gadis cantik yang begitu periang. Tapi sikapnya lambat laun berubah ketika orang-orang membandingkan dirinya dengan adiknya sendiri yang katanya lebih cantik, lebih pintar dan lebih segala-galanya.
Bukan hanya itu Bella juga harus menelan pil pahit saat suaminya dengan tega bermain belakang dengan Belinda, adiknya sendiri dan diharuskan menikah.
Sanggupkah Bella tetap bertahan dengan pernikahannya atau memilih menyerah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon airarahma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Finn Ragarta Kusuma

Suara ombak saling berkejaran, suara burung saling sahut sahutan dan semilir angin yang menerpa dadaunan menjadi saksi diamnya seorang Finn Ragarta Kusuma. Pengacara muda yang baru saja berusia 24 tahun.

Finn duduk di pinggir pantai. Entah apa yang dia pikirkan. Hanya Tuhan yang tau apa yang ada dalam pikirannya saat ini.

Lamunan Finn kembali saat dia berbicara serius dengan Ayahnya.

"Finn, bagaimana kabarmu nak?" tanya Ayah melalui sambungan telepon.

Setahun lalu Finn memang memutuskan untuk hidup mandiri. Dia membeli rumah hasil jerih payahnya sendiri dan memilih tinggal disana.

Selain ingin mandiri, jarak rumah orang tuanya dengan tempat kerjanya juga cukup jauh. Jadi demi menghemat waktu, tenaga dan uang, Finn kemudian memutuskan untuk membeli rumah baru.

"Aku baik yah. Ayah dan Ibu sehat?" jawab Finn. Walau dia irit bicara tapi dia sangat sayang dan perhatian pada kedua orang tuanya.

"Ayah dan Ibu sehat Finn. Begini ...Ayah sebenarnya ingin memberi taumu sesuatu" ucap sang Ayah.

"Apa itu Ayah? Katakan saja" ucap Finn.

Dimata Ayah Finn sangat penurut. Maka kabar perjodohan itu beliau sampaikan lebih dulu pada Finn. Mengingat Erlan adalah pemuda yang lebih susah di atur apalagi dalam urusan cinta, jadi Ayah meminta bantuan Finn terlebih dahulu.

"Kamu tau Om Daniel kan?" tanya Ayah. Dan Finn menganguk sebagai jawaban walau tentu saja ayah tidak melihat.

"Iya yah.Kenapa dengan Om Daniel?" jawab Finn dengan pertanyaan.

"Begini, Om Daniel ingin menjodohkan putrinya dengan Erlan. Bila Erlan tidak setuju, maukah kamu yang bertunangan dengan putrinya? Kamu tau sendiri kan kakakmu seperti apa?" jawab sang Ayah.

"Dengan Bella?" tanya Finn memastikan. Karena dia tau Daniel mempunyai dua putri. Walau semua orang tahu kalau Belinda bukanlah anak kandung Daniel.

"Iya benar si sulung Bella" jawab sang Ayah.

"Iya Ayah, aku bersedia" jawab Finn tanpa berpikir panjang.

"Syukurlah, Ayah kan memberi tau Erlan sekarang. Bila dia menolak, Ayah akan segera sampaikan pada Om Daniel kalau kamu bersedia. Terima kasih ya nak" ucap Ayah sebelum menutup teleponnya.

"Iya yah" jawab Finn dan panggilan pun berakhir.

Lama menunggu akhirnya Ayah kembali menelpon Finn.

"Finn.. kabar baiknya kakakmu ternyata bersedia bertunangan dengan Bella. Katanya sudah sejak lama dia menyukai Bella. Kamu tidak apa-apa kan nak?" ucap sang Ayah yang tidak mau menyakiti hati putra keduanya. Ayah tidak menyangka Erlan akan langsung menerima tawaran itu. Harusnya dia memberitahu Erlan dulu, kalau Erlan menolak baru menghubungi Finn. Finn pasti menerima dan tidak akan menolak.

"Maaf ya nak" ucap sang Ayah pula.

Finn menghela nafas berat. Padahal dia sudah menunggu kakaknya menolak perjodohan ini.

"Iya Ayah tidak apa-apa" jawab Finn pasrah.

"Sekali lagi Ayah minta maaf" ucap Ayahnya lagi.

Finn menghela nafas berat ketika mengingat pembicaraannya dengan sang Ayah beberapa waktu yang lalu.

Dia pandangi gulungan ombak yang menghantam karang di depan sana.

Finn pun kembali mengingat pertemuan pertamanya dengan Bella saat dirinya menjadi anggota Bem.

Sean dan Finn sedang duduk di meja pendaftaran.

Tiba-tiba saja Sean memukul pundak Finn cukup keras.

"Gila..." ucap Sean setengah memekik.

Sean yang 11 12 dengan dirinya yaitu irit bicara malah berteriak cukup keras seperti itu, di depan banyak orang malah.

"Kamu kenapa?" tanya Finn heran.

Sean menunjuk dengan dagunya.

"Lihat gadis yang memakai ransel hitam garis ungu" pinta Sean.

Finn pun menuruti perkataan Sean, dia celingak celinguk mencari gadis yang Sean maksud. Tanpa sadar pandangan matanya dengan gadis itu bertemu.

"Cantik" satu kata itulah yang bisa menggambarkan gadis itu saat Finn pertama kali melihatnya.

"Bella" Finn membaca nama yang digantung di leher gadis itu.

Sean menutup mata Finn yang terlihat terpesona.

"Sudah cukup lihatnya" protes Sean.

Tiga kata itu langsung bisa Finn cerna kalau Sean menyukai gadis itu.

Finn melepas paksa tangan Sean yang menutupi wajahnya.

"Lepas" protes Finn galak.

Sean pun kemudian melepas tangannya.

"Aku suka lihat senyumnya" kata Sean masih terus memandangi wajah Bella yang sedang berbincang dengan temannya.

"Iya, dia memang manis saat tersenyum" sahut Finn.

Sean memandang Finn dengan tatapan galak.

"Apa? Aku kan hanya bilang fakta" protes Finn karena Sean memandangnya dengan tatapan membunuh.

"Sudah jangan rebutan" ucap Marvel yang mendengar perdebatan dua orang itu.

"Namanya Bella Amanda, dia dulu adik kelas ku di SMA. Anaknya pintar tapi tertutup. Dia juga punya adik yang bahkan jauh lebih cantik. Jadi kalian tidak perlu rebutan" ucapnya pula.

"Ini foto adiknya" kata Marvel sambil memperlihatkan foto Belinda pada Sean dan Finn secara bergantian. Baik Sean maupun Finn hanya memandang sekilas foto itu seperti tidak tertarik. Padahal di foto itu Belinda terlihat sangat cantik. Marvel pun sampai heran melihatnya.

"Ya sudah, kalau kalian mau rebutan. Tapi yang fair ya mainnya" ucap Marvel menyerah.

Padahal Sean dan Finn tidak ada bilang kalau mereka akan memperebutkan Bella tapi Marvel sudah berpikiran jauh.

"Bella masuk kelompok Mawar, kalau mau tukaran saja dengan Vivi dan Danis" kata Marvel memberi tau.

Tanpa berpikir panjang, Sean dan Finn langsung bangkit dari duduknya dan meminta tukar asuhan pada Vivi dan Danis.

Melihat itu Marvel hanya geleng-geleng kepala.

"Bagaimana bisa sifat mereka sama, selera juga sama" ucap Marvel heran.

Akhirnya Finn dan Sean berhasil pindah ke kelompok Mawar. Mereka semakin sering bertemu dengan Bella yang pembawaannya lemah lembut itu.

"Ingat sportif" ucap Sean kala itu.

Finn melempar batu yang ada di dekatnya ke dalam air. Kalau dipikir-pikir, dia dan Sean sangat konyol dulu.

Tak berapa lama ponsel Finn berbunyi, tertera Nama Sean disana.

"Iya hallo" sapa Finn. Suara ombak yang cukup keras membuat suara orang diseberang sana sulit terdengar.

Finn pun bangun dari duduknya dan menjauh dari pantai agar bisa mendengar suara Sean.

"Aku akan kembali ke Aussie. Kamu jaga Bella untukku ya" ucap Sean sendu.

"Iya, kamu tenang saja. Erlan pasti juga akan menjaga Bella. Dia terlihat tulus." jawab Finn.

Sean terlihat menghela nafas berat.

"Andai kamu yang jadi dijodohkan. Aku pasti akan merebut Bella dari mu" ucap Sean pula.

Kini Finn yang menghela nafas.

"Mereka terlihat saling mencintai, Finn. Aku bisa lihat dari tatapan Bella pada kakakmu" ucap Sean mencoba ikhlas.

"Iya, aku juga bisa melihat itu. Kita harus mendoakan mereka agar bahagia selalu" ucap Finn tulus.

"Semoga aku bisa. Kabari aku selalu. Tahun depan aku akan kembali. Tapi mungkin aku tidak akan tinggal di Mina. Rasanya aku tidak sanggup melihat kedekatan mereka" ucap Sean mengutarakan isi hatinya.

"Kamu harus bisa membuka lembaran baru. Lupakan Bella, Sean" mohon Finn.

"Aku tidak bisa, namanya sudah terpatri dihatiku" jawab Sean.

"Ya sudah, kamu hati-hati dalam perjalanan" ucap Finn akhirnya.

"Terima kasih. Sampai jumpa tahun depan" ucap Sean sebelum menutup teleponnya.

Finn menghela nafas berat setelah panggilan itu berakhir.

"Semoga Erlan tidak mengecewakanku" batin Finn.

Bersambung...

1
Atik Bunga
kalau aq nggk salah ingat dulu pada saat bella lahirin el ada erlan deh malah kasih saran utk sesar aja krn tdk tega melihat bella lahiran normal
AiraRahma: enggak kak, pas elea tidak diceritakan saat melahirkan
langsung 3 tahun kemudian /Kiss/
total 1 replies
Atik Bunga
mudah2an belinda mandul biar kapok gk punya anak ditinggal suaminya selingkuh biar tahu rasa gimana rasanya diselingkuhi suami
Atik Bunga
hayo lo sean kamu mau ketemu sama cinta pertamamu ayo siap2 buka hatimu aq mendukungmu 💪💪💪
Atik Bunga
ceritanya mengandung bawang aq tk henti2nya 😭😭😭 kalau membaca cerita novel ini aq sangat kadihan sama bellanya dan belinda sangat keterlaluan kakak ipar sendiri direbutnya tidak memikirkan perasaan kakaknya sendiri yang slalu menyayanginya
Andriyati
maaf mu basi,, gak laku,,
Andriyati
rasak no koe
Firgi Septia
yg mana lebih sakit hati ya pasti Bella sdh diambil suaminya sama adik sepupu sendiri/Shame/
Bunda Aish
sesudah kesedihan ada kebahagiaan...
Bunda Aish
kebiasaan buruk, menghakimi orang lain yang tidak ada hubungan apapun dengan dirinya
Bunda Aish
so sweet 😊
Bunda Aish
masih beruntung kok Belinda karena masih punya anggota tubuh lainnya yang masih berfungsi dan punya keluarga yang peduli dan sanggup membiayai pendidikan mu dan masih banyak lagi... intinya tidak mudah putus asa dan syukuri apa yang ada
Bunda Aish
ada yang salah nie dalam pikirannya Belinda,kudu di bawa ke psikiater mungkin biar genah
Bunda Aish
Erlan nya berakhir tragis lha Belinda nya jadi janda ini ntar bagaimana ini,apa akan jadi toxic lagi buat kakak nya?
Sri Watigustami
mampus km belinda,dasar gk punya otak.
Sri Watigustami
kasih belinda pelajaran thor,masa dr kecil udh enak trus,gk rau malu,udh anak pungut jg.
Elly Rusnanwilyati
yah ga seru
Elly Rusnanwilyati
kenapa Bela g menjauh aja , kalaumasih k temu keluarga ke2 belah pihak akan tersakiti terus , menjauh bukan berati benci orang tua tp menjaga kewarasan aja , bawatuh bekel yg lumayan kan bpnya bela orang orkay , untuk kebaikan bersama jgn ijin sama ayah sama ibunya bela , lg d mana 2 ga ada tuh yg nikah samaadek kaka
Lienda nasution
ini cerita kelg toxid banget kok ada ya orang tua lebih belain anak angkat daripada anak kandung sendiri dan cucunya sudah jelas jelas si anak angkat salah besar x....kok dibelain dan difasilitasi lagi dasar orangbtua edan ini namanya ibu n bapakmu sama saja Bella orang tua gak punya otak namanya sebel aku bacanya
Mamanya Aby Fayyadh
Luar biasa
Mamanya Aby Fayyadh
Lumayan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!