NovelToon NovelToon
Oh My Jilly!

Oh My Jilly!

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Teen School/College / Tamat
Popularitas:141.2k
Nilai: 5
Nama Author: Along Pee

Series dari Terjebak Cinta Berondong.

Jilly Almas Putri Adrian. Nama itu pernah mencuat di media sosial karena kasus pembullyan di sekolah ternama yang mengakibatkan seroang siswi berujung mengalami gangguan mental.

Jill, begitu ia dipanggil, anak bungsu dari pengusaha muda ternama Jason Ares Adrian ini terpaksa harus mengalami rehabilitasi dan setelahnya dipindahkan ke negara asal istrinya Turki. Jilly tinggal bersama Oma dan Opanya di Turki, namun setelah keadaan mulai tenang Shirleen yang tidak bisa berpisah jauh dari anak bungsunya itu memaksa Jason untuk membawa Jill kembali ke tanah air.

Namun Jill tidak pernah menyangka kalau Papanya akan bertindak setega itu padanya, ia di pindahkan ke SMA dengan akreditasi tertinggi di Jakarta.

Jill yang awalnya menolak dan mengumpati Papanya malah berubah total menjadi mengagung-agungkan kala menjumpai sesuatu yang menurutnya begitu menarik perhatiannya.

Ada apa di sekolah pinggiran itu? Yuk baca dan temukan jawabannya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Along Pee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keluhan Shirleen.

"Jangan nangis, jangan pernah mengujiku dengan tangisanmu..."

"Jika kau tanya apa kelemahanku, harus aku akui tangisanmu adalah satu-satunya kelemahanku!"

^^^Jason.^^^

___

"Gimana By?" tanya Shirleen, ia sengaja datang ke kantor suaminya itu hanya untuk menanyakan bagaimana pertemuan orang tua murid tadi, apa yang sebenarnya telah Jill lakukan, dan bagaimana solusinya, ia takut sekali Jill malah membuat masalah lagi di sekolah baru itu.

"Kenapa sih By..." manja Jason, "Udah kangen aja, malam aja ntar!" goda Jason, ia memang tidak berubah masih selalu suka menggoda Shirleen.

"Ihh ditanyain juga!" kesal Shirleen, ia mendaratkan bokongnya di sofa, dengan rasa begitu penasarannya ia kembali bertanya lagi, "Itu si Jill By, gimana dia?"

"Ohhh, cuma nanyain Jill, jadi Papanya Jill nggak ditanyain, ya udah... Aku jadi males jelasinnya kalau gitu!" Jason menampilkan wajah tersedihnya bagai mau minta ditabok panci.

"By, aku serius!" bicara dengan suaminya ini kadang memang seiringnya bikin darah tinggi, Jason memang suka menguji kesabarannya sedari dulu.

"Nggak ada apa-apa sama Jill By, udah santai aja." sahut Jason yang tidak mau menambah level kemarahan Shirleen, bisa-bisa jatah dinas malamnya malah dicabut nanti. Ohh bagi Jason, itu sungguh ancaman yang mengerikan pemirsah, dan sayangnya Shirleen suka mengeluarkan warning semacam itu jika level marahnya sudah naik ngalahin level pedas hotnya bon cabe.

"Nggak ada apa-apa gimana? Jelas-jelas suratnya pemanggilan orang tua, jadi diapain lagi korbannya?" selidik Shirleen.

"Di jambak..." sahut jujur Jason, bukankah benar kalau dia telah akan bisa berbohong dengan istrinya itu.

Namun diluar dugaan, Shirleen malah menghela napas lega saat mendengar itu. Jason sudah menduga, Shirleen pastinya berpikir kalau hanya dijambak begitu berarti korbannya tidak akan begitu parah, ketimbang babak belur seperti yang sudah-sudah. Namun sayangnya Shirleen tidak tau saja kalau korban Jill kali ini adalah seorang guru.

"Suruh Shakira cari tau di mana rumah korbannya, nanti aku bakalan pergi sama dia berkunjung!" pinta Shirleen.

"Nggak usah By, kamu udah sering banget ngelakuin itu semenjak tau kelakuan Jill, biar aku aja!" cegah Jason, ia tidak akan membiarkan Shirleen menanggung hal yang bukan kesalahannya, dan lagi pula Jason takut kalau keluarga korban-korban Jill ada yang tidak menerima dan bisa jadi memaki atau melakukan kekerasan terhadap Shirleen suatu hari nanti. Percayalah, ia tidak akan bisa berdiam diri jika hal itu terjadi. Cukup, tolong sabarkan dia selalu dan sebisa mungkin Shirleen jangan menimbulkan masalah, Jason tidak mau menyakiti orang lagi, dan jika itu sudah terlanjur dilakukan sayangnya nanti Jason pasti akan sulit untuk menahannya.

"Nggak, biar aku aja... Duh, anakmu itu lho..." Shirleen mulai mengeluh dengan Jill, ia takut kejadian empat bulan lalu terjadi lagi, ia tidak mau lagi berpisah dengan Jill, tapi kenapa sih putrinya itu tidak mengerti.

Jason bangkit dari kursi kerjanya, ia memeluk Shirleen dari belakang untuk menenangkannya, "Ya namanya juga anak-anak By, nakal dikit wajar lah... Normal kan!" ucap Jason. Ia memeluk mesra istrinya itu, mengusap punggung Shirleen berharap Shirleen akan kembali bersikap tenang.

"Aku nggak mau pisah lagi sama Jill, tapi Jill-nya nggak ngerti, hiks hiks..."

"Sabar... Ada masanya nanti!"

" Hiks hiks... Perasaan aku udah kasih dia yang terbaik, aku udah selalu memberikan kasih sayang penuh terhadapnya, berusaha untuk nggak pernah beda-bedain anak-anak aku, Misca, Jacob, Jio, dan Jill, semua aku kasih porsi yang sama, tapi Jill ini kenapa sih..."

"Sayang... Udah dong, aku nggak mau liat kamu nangis kek gini... Udah, kan aku udah bilang, nggak apa-apa, Jill masih aman kok sekolahnya, nanti aku bicarain sama Jill, udah yaaa..."

Jason langsung saja memeluk Shirleen, membawa Shirleen kedalam dekapannya, sejujurnya ia juga tidak mau menghadapi hal semacam ini, namun mau bagaimana lagi. Itulah rumah tangga, dia yang sudah punya segalanya, hidup yang bahagia, harta yang seolah tidak akan ada habisnya, mertua dan orang tua yang begitu menyayangi keluarga kecil mereka, tapi nyatanya Tuhan selalu ingin mengujinya dengan anak.

Dari mulai kedua jagoan kembarnya hendak lahir melihat dunia, Jason sudah pernah diuji. Lalu, membesarkan Jio bukanlah hal yang mudah, dan saat Jio sudah bisa hidup seperti layaknya anak-anak normal lainnya, timbullah Jill yang memang harus dirinya akui adalah pembuat onar. Jason bahkan sudah menjadi langganan karena mungkin dirinya adalah orang tua murid yang paling sering menghadiri pemanggilan orang tua murid secara khusus karena kenakalan anak didik di sekolah sejak Jill kelas satu SMP.

Bayangkan saja, seharusnya Jason mengeluh tentang itu, tapi nyatanya tidak. Bagi Jason, Jill itu istimewa, saat melihat wajah putrinya itu bukannya amarah yang akan datang padanya melainkan kasih sayang. Janjinya untuk selalu menjadi ayah yang baik sejak Shirleen berjuang untuk melahirkan Jio dan Jill membuatnya benar-benar tidak bisa merasakan kemarahan terhadap semua anak-anaknya. Bukan hanya dengan Jill si biang onar, dengan Jio, Jacob dan Misca pun Jason bahkan tidak pernah melayangkan amarahnya.

"By... Tapi yang dijambak itu kepalanya nggak papa kan? Apa cideranya parah?" tanya Shirleen tiba-tiba di sela tangisnya.

Bersambung...

1
Sudarti Mahmud
menarik
Rosa Rosiana
hadir
mamah cantikk
bu winda nih
mamah cantikk
aap kbr misca thor
mamah cantikk
roman²nya jill bakalan dpt abg duda nih
mamah cantikk
generasi Lisa
mamah cantikk
berasa mw ktm sm camer ya pak 🤭🤭
Cici Yulistiana
pas awal2 EMG geli Jill risih malah 😅
Lia Yulia
perasaan kok cpt banget ya...udah tamat az....boleh nggak sih kak minta tambahan😁masih suka loh sama ceritanya🥺
nuraeinieni
wah kenpa cepat sekali tamat thor
Lia Yulia
wah masih az ada yang penasaran...awas ya Rey...
nuraeinieni
dasar papa ganteng pecemburuan.
Lia Yulia
dasar Jason...bucinnya terlalu😂
Lia Yulia
posisi papa ganteng di hati Jill terancam nih😂
Azka Adelio
psangan gila tp sweetttttt
Lia Yulia
selamat ya Yo...jagain tuh Celia kalau bs buat dia bucin...
nuraeinieni
selamat atas pernikahanx jio dan celia,,,,,,semoga saja mereka jadi pasangan bucin
Lia Yulia
sabar ya Papa Afik...semoga Cell bisa segera menerima Jio...
Lia Yulia
😂😂😂baru sdr ya Jill dulu tingkahmu spt apa....
Azka Adelio
kgennn jillll, ahrnya trobti....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!