NovelToon NovelToon
Isekai: Pemeran Pendukung Jadi Tokoh Utama

Isekai: Pemeran Pendukung Jadi Tokoh Utama

Status: tamat
Genre:Romantis / Isekai / Peningkatan diri-peningkatan identitas/sifat protagonis / Reinkarnasi / Sistem / Transmigrasi ke Dalam Novel / Masuk ke dalam novel / Chicklit / Tamat
Popularitas:55.9k
Nilai: 5
Nama Author: UNI NANNI

DILARANG BOOM LIKE,

Ling wei adalah salah satu tokoh pendukung yang harus diperankan lea. Ling wei lemah, tidak berani melawan, pendiam dan penurut.

sejak lea yang memerangkannya, dia mengubah nasib ling wei menjadi karakter utama dalam novel. Bahaya dan hambatan selalu membuat lea terjatuh, demi bisa mengubah dirinya dalam novel, lea bangit dan memulainya lagi.

kerja keras dan usaha lea tidak sia-sia. Dia berhasil menjadi tokoh utama dalam cerita.

ig: wahyuniunit2

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon UNI NANNI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pencuri

Ling wei merasa kesulitan memakai gaun, dia harus mengangkatnya saat berjalan. Ling wei berjalan melewati fui man tetapi kakinya tersangkut, ling wei jatuh ke lantai.

"Orang bodoh sudah mau jadi tokoh utama, kamu hanya bisa mengacaukan panggung nanti" kata fui man yang melihat ling wei menempel di lantai.

"Kamu pikir dirimu jauh lebih baik dariku? sadarlah fui man, aku jauh di atas kamu. Buktinya yanami memilihku jadi pemeran utama wanita" kata ling wei tersenyum sambil berdiri.

"Ling wei, jangan senang dulu. Masa banyak yang kamu harus lakukan. Bisa jadi bezok kamu tidak berada di sini lagi!" kata fui man sambil memgangkat tanggannya di bahunya.

"You is dead" peringatan terakhir fui man sebelum dia pergi.

"Apa maksud fui man? dia terlihat seperti mengancamku. Aku harus lebih hati-hati dengannya" guman ling wei.

Ling wei terus berjalan, dia menyadari jika gaunnya sobek.

"Apa yang harus ku lakukan? kenapa harus sekarang sobeknya" kata ling wei sambil melihat gaunnya.

Tak...Tak...Tak....

Ling wei tidak bisa bergerak, padangannya fokus ke kedepan.

"Apa lagi ini, panggunya sudah dimulai. Kali ini aku dibawa kendali penulis"

Woobin datang dan menganggkat ling wei bersama gaunnya.

"Gaunmu sobek di belakang, aku tidak akan biarkan kaki wanitaku dilihat orang lain" kata woobin dengan berjalan perlahan.

"Apa ini, aku bahkan tidak bisa bicara" kata ling wei sambil tersenyum manis kepada woobin.

Tak...Tak...Tak...

Ling wei sudah bisa menggerakkan badannya. Dia langsung turun dari gendongan woobin.

"Lain kali, kamu tidak perlu melakukannya. Aku tidak sudi di sentuh pria munafik seperti kamu" kata ling wei kemudian berjalan pergi.

"Satu lagi, aku bukan wanitamu. Aku bahkan merasa jijik dekat denganmu" Lanjut ling wei dengan menoleh ke arah woobin.

"Apa yang aku katakan, aku sangat jahat pada woobin. Bagaimana jika dirinya marah? kenapa mulutku menghinanya, maafkan aku woobin" guman ling wei dengan terus berjalan pergi dari woobin.

******

Raniya sedang membersihkan halaman rumah, ketika dia melihat seorang wanita yang memakai gaun dari kejauhan.

"Bidadariku, dia ingin menghampiriku" kata raniya yang tidak sengaja menjatuhkan sapunya.

"Raniya, Halo...." Ling wei menepuk pundak raniya yang melamun sambil memejamkan matanya.

"Raniya...." kali ini suara teriakan ling wei mengagetkannya.

"Ling wei, kau sedang apa di sini? di mana bidadariku" Raniya menoleh mencari dimana-mana tetapi tidak melihatnya.

Di sadar ketika melihat ling wei memakai gaun putih yang indah.

"Jadi bidadariku kak ling wei" katanya sambil terus menatap ling wei.

"Bidadari apanya, lagi pula aku bukan bidadarimu"

"Dari mana kamu dapatkan gaun ini?" Tanya raniya sambil memegang gaun ling wei.

"Ah...itu, tidak penting. Aku mau masuk ganti baju, panas" kata ling wei yang meninggalkan raniya di depan rumah.

"Ling wei, kemarin kamu dari mana saja? aku mencarimu di mana-mana" Tanya raniya sambil duduk di dekat ling wei.

"Lain kali jika aku hilang entah kemana, kamu tidak perlu mencariku. Aku akan pulang sendiri"

"Tapi ling wei..."

"Raniya, aku tahu kamu sangat khawatir denganku. Tenang saja, semuanya akan baik-baik saja. Aku tidak akan hilang sebelum membalaskan dendamku pada fui man"

"Apa yang sudah dilakukan fui man pada kakak?"

"Dia sudah menghilangkan soo hee, temanku" kata ling wei sambil mengepal tangannya.

"Fui man juga telah menghilangkan kakakku"

"Kakakmu? siapa?" Tanya ling wei sambil menatap raniya yang menunduk ingin menangis.

"Kak Raisa, dia dulu pemeran utama dan tokoh utama bersama kak woobin. Tetapi dia menghilang begitu saja, aku yakin jika fui man yang melakukannya" kata raniya dengan meneteskan air matanya.

"Aku menyalahkan kak woobin waktu itu, karena dia kakakku jadi hilang"

"Sebenarnya apa yang terjadi?"

"Aku tidak tahu, tetapi sampai sekarang aku tidak pernah melihat kakakku. Perannya langsung digantikan oleh fui man. Saat aku melihat kakak menentang fui man, aku yakin kakak berada di pihakku nanti"

"Aku tidak mengerti dengan semua ini, di komik yang aku baca fui man lah pemeran utamanya. Tidak ada nama raisa atau yang lain"

"Kak, berjanjilah. kita harus membalaskan dendam kita karena telah menghilangkan orang kita sayangi. Jika kita menghilangkan orang yang dia sayangi, fui man akan merasakan apa yang kita juga rasakan"

"Maksudmu kita harus menghilangkan fao man, kakak fui man?"

Raniya mengangguk sambil menatap tajam ke arah ling wei.

"Selama ini, aku hanya melawan. Tidak pernah berniat menghilangkan orang lain. Pasti ada cara lain, kita tidak perlu menghilangkan yang lain"

"Tidak kak, nyawa di balas nyawa. Fui man selama ini bermain-main dengan nyawa kita. Kita harus buat dia menderita juga"

Ling wei diam, apa yang di katakan raniya benar. Jika tidak membalas, fui man tidak akan sadar, apa yang dia lakukan salah.

"Ini demi soo hee, aku akan melakukannya"

******

Hari semakin larut, sepasang mata sedang mengintai rumah yang ditempati ling wei dan raniya.

Setelah merasa aman, mereka mengendap-endap masuk. Rumah ling wei tidak di kunci, hanya kayu yang menghalanginya. Dengan muda, mereka bisa masuk.

Di saat ling wei berbaring ke kanan, tepat di arah jendela, dia sekilas melihat cahaya senter dari bawah.

Ling wei memaksakan matanya untuk terbuka dan memeriksanya. Ling wei turun dari tempat tidur dan menuju ruang tamu. Kakinya terhenti ketika melihat seseorang mengendap-endap di kegelapan.

"Siapa dia, apa dia pencuri? untuk apa pencuri datang ke sini, tidak ada apa-apa yang bisa di curi di sini" guman ling wei.

Ling wei menuju dapur diam-diam dan bersembunyi di bawah meja. Langkah kaki semakin dekat, ling wei merasa gugup dan takut. Keringatnya sudah membasahi wajahnya.

Sekilas, kaki terlihat di depan ling wei. Tetapi tidak melihat ling wei. Tidak lama, orang itu menuju ke kamar ling wei. Suara seperti sedang di pukul terdengar.

"Apa pencuri itu lakukan di kamarku, kenapa suranya seperti dia memukul seseorang?" guman ling wei masih di bawah meja.

"Bagaimana jika dia ke kamar raniya dan membunuh raniya juga, tidak boleh. Aku sudah janji kepada raniya untuk melindunginya sebagai seorang kakak. Kuatkan dirimu ling wei, kamu pasti bisa. Jika kamu terbunuh, setidaknya aku kembali menjadi lea lagi"

Ling wei keluar dari meja dengan kaki yang gemetar. Dia takut tetapi harus memberanikan diri untuk melangkah ke kamar raniya.

"Aku tidak boleh jadi pengecut, dia manusia dan aki juga manusia"

Ling wei mengambil panci di dapur dan melangkah perlahan ke kamar raniya. Keringat dingin panas sudah berjatuhan. Ini pertama kalinya lea menghadapi seorang pencuri. Selama ini, hidupnya selalu aman dan tentram saja. Bahkan dia tidak takut ketika sendirian di rumah.

Klekk.. suara pintu kamar di buka.

1
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
Ni Ketut Patmiari
yah ling wei bodo
we....nemu novel baru lagi keanya seru/Smile/
UNI NANNI
baik
Ra dhiraemon
Izin mampir kk btw semangat ya
Yessi Kenzie
Terinspirasi sm Extraordinary You ya thor.. Seru ceritanya.. Semangat..
Yessi Kenzie: Iya, yg main visualnya cakep-cakep..😆😆
total 2 replies
Kak-dessy SA
kenapa nyambung nya ke cerita lain terus kak...
UNI NANNI: Jangan lupa, hadiahnya besok akan mendarat🤗
total 2 replies
Kak-dessy SA
padahal udh semangat kali bacanya..
Kak-dessy SA
kena prank 😂😂😂
Kak-dessy SA
ini apa thor.. kok aku pusing bacanya...
UNI NANNI: akan di revisi
total 2 replies
Kak-dessy SA
semangat thor biar bisa crazy up 😁😁
Kak-dessy SA
Baru mampir..
udah dibuat penasaran 😕
Authornya gemar banget buat pembacanya penasaran 😂😂😂
Auto ngebut 😈😈
Christy by The Sea
extraordinary you vibes kak!
Panggung, tokoh pendukung, dan lain-lain! Yang kutangkep, So-hee ini udah sadar ya?
Your name
Seru banget Thor, btw kalau teriak "aku suka sama kamu" boleh nggak ya. Soalnya kan cuma bisa teriak, apa persis seperti di komik.
Lena Laiha
aku mampir kak, masih nyicil bacanya
UNI NANNI: terima kasih kak sudah mampir.
total 1 replies
Lilis Afrini
aku mampir thor....
UNI NANNI: Terima kasih untuk waktunya kak
total 1 replies
Lee
Semangat..
UNI NANNI: Terima kasih kak.
total 1 replies
~🌹eveliniq🌹~
nyicil baca lg
Lee
Hai kak...
My Ice girl saranghae mampir ksih dkungan..
semangat ya..
klo smpat mampir jg..
UNI NANNI: oke kak.
total 1 replies
~🌹eveliniq🌹~
mampir nih nyicil baca
UNI NANNI: Siap kak.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!