NovelToon NovelToon
Nikah Tapi Musuh

Nikah Tapi Musuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan Kilat / Nikahmuda / Menikah dengan Musuhku / Cinta Seiring Waktu / Enemy to Lovers / Cintapertama
Popularitas:6.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: icha azzahra

Rere benci Bian, menurut Rere Bian juga sama. Mereka sudah jadi musuh bebuyutan sejak masa SMA! Namun sepulangnya Rere dari Singpura setelah mengantar Neneknya berobat, tiba-tiba dia mendapat informasi bahwa pernikahannya dengan Bian akan berlangsung 2 minggu lagi!

Tunggu, tunggu!
Apa-apaan ini, masa nikah sama musuh sendiri sih?!

NGGAK MAUUUUU!! - Regita Pratiwi (Rere)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon icha azzahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

NTM : 0.8

"Heh,"

Aku memutar bola mata, mendengus. Nggak akan kuhiraukan dia sekarang. Bicara saja sana sendiri sama setiran mobil!

"Laper, nggak?"

Dalam keadaan ini, sungguh aku terjepit!

Sebenarnya, aku emang lapar banget dari tadi. Tapi aku nggak mau ngaku. Tengsin lah, sedang kesal begini dan sudah bertekad nggak akan lagi menghiraukannya pula. Ya kali, aku harus mengingkari tekadku sendiri?!

"Heh, lo diem aja sih! Laper beneran, apa?"

Sejak tadi aku mewanti-wanti bibirku biar nggak terbuka dan menjawab pertanyaannya itu. Maka, kukatupkan rapat gigiku. Kujaga ketat rahangku agar tak bisa menjawabinya.

"Nggak tahu ya gue lagi nyupirin siapa. Orang atau patung, ditanya kok diem aja. Kayak nggak ada mulutnya gitu!"

Aku nggak peduli! Terserah dia mau bicara apa. Terlalu letih aku kalau harus naik darah terus. Maka itu, lebih baik sekarang aku memejamkan mataku saja pura-pura tidur. Begitu lebih baik daripada kita harus adu mulut lagi. Capek aku tuh, serius!

Hening dan damai untuk beberapa saat. Aku kira dia sudah menyerah sekarang dan akan membiarkanku tidur begitu saja. Namun ternyata, tiba-tiba...

"Ciiittt.....!!"

Seketika itu, kepalaku terpental ke depan nyaris menyentuh dasbor. Aku terkesiap seketika. Jantungku pun hampir copot rasanya! Andai nggak pakai sabuk pengaman mungkin sekarang kepalaku sudah benjol atau malah jadi berdarah karena terbentur dasbor!

Di detik itu juga, aku membuang napas keras-keras. Menatap sengit supir kurang ajar di sampingku, aku mendengus kasar. "Pelan-pelan kek! Bisa nyetir gak, sih?!" Teriakku lantang.

Dia menatapku balik. Mukanya biasa saja. Seperti nggak ada sirat rasa bersalah sedikit pun. Aku yakin, dia memang sengaja membuat aku kesal terus begini!

"Oh, patungnya bisa ngomong juga ternyata..." dia menepuk tangannya sekali, lalu tersenyum miring.

Gaya sengak yang amat menyebalkan. Argh!! Makiku dalam hati.

"Sengaja kan, lo ngerem mendadak gitu?!" tuduhku tanpa tedeng aling-aling.

"Ada lampu merah noh, lihat! Makanya kalau matanya minus tuh dipake dong kaca matanya! Nggak kelihatan kan tuh jadinya." Serunya menyebalkan.

Manusia ini benar-benar ya!

Aku mendengus geram. Sungguh, sangat ingin rasanya aku tonjok saja mukanya yang songong itu. Tapi tertahan hati nuraniku yang sangat respek dengan keluarganya. Andai saja dia bukan cucu dari Kakek Towi, pasti sudah habis babak belur dia di tanganku sekarang!

Aku menghela napas sembari memejamkan mata. Merapal kalimat sabar untuk meredamkan api emosiku yang sudah terbakar membara karenanya.

Sabar, Re, sabar... orang sabar disayang Allah! Rapalku berkali-kali dalam hati.

"Heh,"

Aku nggak menjawab. Memilih tuk mengabaikannya. Lebih baik kurapalkan kalimat sabar saja biar habis emosiku ini.

"Mau makan gak lo?"

"Terserah." Jawabku tanpa minat. Meski sebenarnya aku ingin berteriak 'IYA!' dengan lantang. Nahas, harga diriku mengalahkannya hingga aku enggan mengatakan sejujurnya.

"Apaan sih, orang tanya apa masa jawabannya 'terserah'?! Dasar gak nyambung!" Rutuknya.

Aku cuman bisa mendengus setelah mendengar caciannya. Sabar, Re, sabar, Re, sabar!!

"Heh, gue mau makan. Lo mau makan juga atau nggak nih?!" Tanyanya lagi.

Ugh. Hampir aja aku tersenyum karena dia bertanya dua kali. Jadinya aku bisa berdalih dengan alasan 'karena dia yang paksa' bukan? Hehe.

"Yaudah." Jawabku tak acuh. Pura-pura, malah sebenarnya aku pengin makan banget!

"Lo bilang tadi terserah, kan? Lo jangan komen nggak suka ya sama apapun tempat makan yang gue pilih nanti. Awas lo kalo komen. Gue sumpel mulut lo ntar pakai nasi!"

Sadis! Meski kutahu sejak awal pertemuanku dengannya bahwa dia anak bertempramen buruk yang bermulut kejam, aku tetap saja kesal kalau kembali dengar dia berbicara jahat begini.

Aku memutar bola mata. Lalu berseru pelan, "Bawel!"

"Apa lo bilang?!" Kini, Bian langsung melotot menatapku.

Ups! Keceplosan.

___________________

P.S :

Tulisan "NTM : X.X" artinya SUDAH REVISI

sedangkan "BAB X.X" artinya BELUM REVISI

1
Dwi Wahyu Indriati
kok nggantung sih....lanjutnya gimana?
💃💃 H💃💃💃
lnjutt bca
💃💃 H💃💃💃
next
💃💃 H💃💃💃
lnjut
💃💃 H💃💃💃
nextt
💃💃 H💃💃💃
upp
💃💃 H💃💃💃
mulaii
💃💃 H💃💃💃
up
Dina Ariana
pke audio, suara gk tp kdengran musiknx z yng nyaring
Masfah Musyaropah
kayak baca buku diary
Khalua Khalifa
banyak yg komen kebanyakan suara hati sama penjelasan'nya di banding percakapan'nya,,author coba di pahami dan sedikit diterima masukan'nya,,memang benar jd pembaca pun mulai bosan
Kimtan
terlalu berdialog atau banyak bicara dalam hati sendiri si rere nya
icha: iya, karna sudut pandang orang pertama dan gak ganti sudut pandang tokoh lain 😅 maaf yaa kalo kurang nyaman🙏🏻 ini masih karya uji coba, semoga karyaku ke depannya bisa lebih baik lagi hehe
total 1 replies
Salsabila
itu udah mnggl,apa Rere amnesia ya
Lastri Gete
jangan jangan uti udah meninggal ya Thor???
Lastri Gete
sepertinya bian sudah suka sama Rere dari masa sekolah...
Lastri Gete
masih menikmati Thor....
Sulastri Siagian
terlalu banyak penjabarannya, jalan ceritanya jd lambat
Herlina Wibawanti
ini cerita bukan kebanyakan cerita dalam hati/isi pikiran atau ngedumel,. Tp ini cerita ini diambil dr Sudut Pandang Orang Pertama,. Jdi para Reader mohon dipahami ya jenis ceritanya apa dlu,..
Mi So Yong
kapan revisinya selesai niihhh ???
Afwan Fw
ceritanya bagus cm prcakapannya dikit, tolong dong kak banyakin ptcskapanny
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!