NovelToon NovelToon
TRAPPED IN THE PAST

TRAPPED IN THE PAST

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: FantaRiyah

Hanya karena sebuah cermin, Athera Liontina terpaksa bertukar nasib dengan seorang Ratu lemah dari zaman kuno yang bernama Athera Krystalian.

Dan di sanalah Athera Liontina bertemu dengan seoran raja angkuh dan beberapa selir yang pernah menindas serta menyiksa Athera Krystalian yang lemah.

Namun, semua itu berubah saat Athera Liontina mengambil alih posisi Athera Krystalian. Wajah mereka memang sangat mirip namun karakter mereka berbandin terbalik. Athera Liontina bagaikan singa betina yang tidak akan diam saat disakiti bahkan oleh Raja angkuh yang merupakan suaminya sekalipun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FantaRiyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 08.

**HAPPY READING**

Sekarang Regaz benar-benar tidak tahu apa yang membuatnya melangkahkan kaki menuju Paviliun milik Athera. Pria itu mendengar bahwa Athera datang berkunjung ke kediaman bunga malam milik Ruoxi. Regaz tidak ingin memikirkannya tapi tetap saja ia jadi kesal. Ia tidak ingin datang dan menanyakan maksud Athera ke sana tapi kaki serta otaknya justru bertindak lain.

Tak.. Tak.. Tak..

Regaz menghentikan langkahnya, Ia hampir saja memasuki pintu utama paviliun namun sebuah suara bising serta langkah kaki terdengar di sekitarnya. Regaz memilih menyembunyikan diri pada tempat yang memiliki celah yang pas pada tubuhnya.

"Orang-orang itu lagi?" batin Regaz.

Pakaian yang sama. Tiga orang berpakaian sama persis saat penyerangan kerajaan itu muncul menyergap beberapa sisi pada Paviliun Athera. Salah satu dari mereka berperawakan tinggi dengan tubuh gagah. Regaz telah menaruh penjagaan ketat di sini, tapi tidak ada satupun penjaga yang terlihat hingga Regaz menjadi curiga.

"Kalian jaga di depan sini. Aku akan masuk menyelamatkan Atheraku," titah pria bertubuh gagah itu yang kemudian diangguki oleh dua orang lainnya.

"Athera-ku?? Dia gila?" gumam Regaz tajam. Tanpa sadar kakinya menendang kuat dinding tempatnya bersembunyi.

KRAK!

Regaz tersenyum sinis ketika dinding yang ia tendang menjadi berlubang, sungguh begitu kuat kakinya. Sedangkan dua orang yang berjaga di luar tadi langsung bergerak mencari sumber suara.

Regaz keluar dari persembunyiannya lalu menatap bengis dua orang yang ketakutan ketika menyadari sosok yang baru saja memperlihatkan dirinya dari persembunyian yang gelap.

GREP

Tangan kanan Regaz yang kekar langsung mencengkram kuat wajah salah satu orang itu hingga menimbulkan suara retakkan bahkan orang itu melotot dengan mata memerah dengan sudut bibir mengeluarkan darah. Pria lain yang menyaksikkan itu langsung menelan salivanya kasar ketika temannya langsung di banting ke permukaan tanah dengan kondisi tak bernyawa.

"Selanjutnya pimpinannmu yang akan mati," tutur Regaz tenang.

Pria yang kini mundur beberapa langkah, mengeluarkan peluit dari saku pakaiannya dan meniupnya kencang, itu sebuah tanda yang digunakan untuk peringatan bahaya. Regaz langsung meraih pluit itu kemudian menghancurkannya dan saat itu, pria tadi langsung pergi dengan melompati atap layaknya ninja.

Kemudian di waktu yang tak lama ketika peluit telah berbunyi, seorang pria yang Regaz yakini adapah pimpinan dua orang tadi keluar dari sana hingga Regaz bisa melihat sepasang mata bewarna hampir mirip dengan hazel indah milik Athera menatapnya dingin. Kedua mata itu menyipit dan Regaz bisa menebak bahwa pria itu tengah tersenyum sinis padanya sebelum akhirnya bergerak lebih cepat.

Lalu di tempat lain. Di kamar Athera.

Athera nampak fokus dengan buku yang kini ia baca. Ia duduk di kursi kayu yang indah seperti sebuah ayunan dengan meja bundar di sisinya. Malam-malam begini ia memilih membaca buku yang diberikan Ruoxi. Ia harus kembali ke dunianya karena Athera merindukan ayah serta ibunya, sedangkan disini ia hanya bisa merasakan sebuah penderitaan.

Duae Vitae Specula adalah sebuah cermin yang menghubungkan dua kehidupan yang telah saling terikat?

Athera menautkan alisnya ketika membaca tiap kalimat yang harus ia pahami dengan teliti. Di dalam buku itu bukan hanya sekedar tulisan saja tapi juga terdapat sebuah gambar cermin dengan tinggi dua meter dengan bingkai kayu yang berbentuk aneh.

"Seseorang yang telah bertukar nasib mampu kembali ke dunianya yang awal namun dengan sebuah syarat. Yang paling menderitalah yang akan menjadi bahagia dan yang bahagia akan mengalami penderitaan dari orang yang mengajaknya bertukar nasib, karena orang yang bisa menggunakannya adalah seseorang yang sangat menderita dan memiliki ikatan tertentu akan kehidupan sebelumnya milik seseorang yang ia ajak bertukar nasib. Kehidupan pertukaran nasib ini akan merubah normal apabila salah satu dari mereka ( yang menjalani kehidupan dengan penderitaan sedikit) mampu membuat kehidupan yang menderita menjadi lebih baik atau.., "

KRIET.. BLAM!

TEP.

Athera langsung mengatupkan buku itu rapat dan melemparnya ke bawah kasurnya ketika pintu kamarnya dibuka begitu keras kemudian ditutup kembali. Athera langsung bergerak dengan cepat dengan tubuh merunduk kemudian kaki kirinya menendang dengan cara memutar hingga pria yang baru saja masuk dengan wajah yang belum diperhatikan dengan jelas oleh Athera itu melompat dengan mudahnya. Athera meneggakkan tubuhnya kemudian mengepalkan tinju.

"Ini aku Regaz." Regaz menangkup kepalan tinju Athera dengan tangan kanannya. Padahal ia hanya ingin memeriksa kondisi Athera setelah penyusup itu pergi.

Athera mengerjapkan matanya kemudian menarik tangannya.

"Untuk apa dia kesini?" batin Athera

"Aku kira kau penyusup, cara masukmu sungguh tidak wajar," sinis Athera.

Regaz hanya memutar matanya malas kemudian memilih duduk di kursi di mana Athera duduk sebelumnya.

"Cara bertarungmu lumayan."

Athera mendengus kesal kemudian menarik meja bundar itu di hadapan Regaz dan mendudukan tubuhnya di sana. Sungguh kurang ajar ketika seorang raja datang ke kamar istrinya dengan duduk di kursi ayunan sedangkan sang istri duduk di atas meja.

"Dimana sopan santunmu?" tanya Regaz.

"Kau juga, di mana sopan santunmu ketika memasuki kamar orang?!" balas Athera tak mau kalah.

"Itu tidak berlaku untukku karena kamar ini juga milikku, kecuali dirimu. Karena kau hanya pion yang harus menurut pada raja."

Pekataan Regaz memang sangat pedas namun Athera hanya diam dengan raut wajah sinis. Ia kehabisan kata-kata untuk melawan perkataan Regaz yang dipenuhi hak kuasa seorang raja. Sungguh menyebalkan.

Regaz tersenyum sarkas kemudian menarik Athera hingga wanita itu duduk di atas pahanya. Athera menatap sengit manik kelam milik Regaz.

"Setelah ku lihat dengan jelas, wajahmu sedikit berubah."

Athera menampilkan senyum mengejeknya. Tentu saja wajahnya berbeda lagi pula wajahnya lebih cantik ketimbang Athera yang dulu.

"Kenapa? Sekarang kau jatuh cinta dengan wajahku yang sekarang? Kau juga seharusnya melakukan oplas agar terlihat seperti Oh-Sehunku, hingga aku tidak terlalu menyesali pertukaran nasib ini."

Regaz terdiam dengan ekspresi orang yang tak mengerti apa-apa ketika melihat Athera dengan bibir tipisnya mengoceh.

"Aku jatuh cinta padamu? Oplas? Oh-Sehun?" Regaz bertanya dengan alis terpaut apalagi ketika Athera seperti membawa nama seorang lelaki dan seperti menegaskan bahwa oh-Sehun itu lebih baik ketimbang dirinya.

"Ck, orang sepertimu tak akan mengerti walaupun ku jelaskan panjang lebar." 

Regaz menggertakkan giginya ketika Athera justru berkata lain dan tidak menjawab pertanyaanya. Athera rasa posisinya sudah terlalu lama di atas pangkuan Regaz, dengan jengah Athera berusaha turun tapi Regaz menahan pinggangnya untuk tetap disana.

"Biasanya bibirmu ini selalu mengatup rapat ketika aku berbicara lalu matamu ini tak pernah  berani membalas tatapanku. Kau tidak mampu menggunakan senjata atau pun berkelahi, tapi cara tarungmu itu sungguh lumayan, matamu berganti warna dari almond menjadi lebih indah, sebenarnya siapa dirimu?"

**BERSAMBUNG**..

1
Elma Desi
seru
Surati
bagus
Endang Sulistia
tampol kepalanya..😤😤
Tinta dan perasaan
narsis nya udah sampe ke tingkat dewa ini mahh /Facepalm/
Tinta dan perasaan
hajarr athera jgn kasih ampunn. sama raja dan juga para ular 🐍 /Curse/
Tinta dan perasaan
aku suka kalo ceweknya Badas dan tangguh kayak ginii /Sneer/
my+ng
/Drool//Drool//Drool//Drool//Drool//Drool//Drool//Determined//Determined//Determined//Determined//Determined//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good/
Iyas Masriyah
Luar biasa
panty sari
dendam berlanjut ke dunia nyata
panty sari
harusnya ada senapan biar di d'Or aja itu mahluk curut
Siti Masitah
hahahaha..ter kezer kezer
Siti Masitah
dahlah zer..tinggalkm aja si thena..
Siti Masitah
punya anaknya cuma satu y thor..athena aja..
Siti Masitah
banyak an selir...hajar tuh cucok rowo nya..
Siti Masitah
benci kok dah 2 x ciuman
Dev..
keren dan seru ceritanya thor🤩
Santhi Agung
bagus ceritanya tidak bertele-tele walau diawal sedikit membingungkan
Susi Sundari
seruu jg..
lily
aku kok masih bingung ,,, ini vibes latar belakang eropa jaman dlu atau vibesnya latar belakang China jalan dlu
Tinta dan perasaan: iyaaa yaaahhh.. mungkin campurann
total 1 replies
zi
wkwkwk... tabrakan beruntun 🙈
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!