NovelToon NovelToon
My Girlfriend ALIEN

My Girlfriend ALIEN

Status: tamat
Genre:Fantasi / Komedi / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:673.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: DHEVIS JUWITA

Apa yang ada dipikiranmu saat mendengar kata ALIEN?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MGA - Cinta Beda Planet

Blue menatap tiga saudara Naku yang baru datang, benar-benar mirip tapi baginya Naku tetap yang paling tampan.

Lalu dia mendelik kearah Naku untuk bertanya. "Ayang, apa aku harus memegang tangan mereka juga?"

Naku menggeleng. "Mereka lebih bodoh dari Abang Tira jadi tidak perlu!"

"Anying lu, Naku!" protes Bima yang mendengar itu semua.

"Iya nih, selama ini gak pernah deket sama cewek tau-tau udah ada aja gebetan! Dari planet lain lagi, bukan main!" timpal Juna.

Yang mana membuat Dewa yang biasanya cuek tentang urusan percintaan para abangnya ikut mengeluarkan unek-uneknya.

"Gimana kalau bang Naku nanti kawin ya, harus pake roket dulu gitu!" celetuk Dewa.

"Hahaha..." semuanya tampak menertawan Naku.

Tira yang mendengar itu langsung berdehem kuat membuat mereka berhenti tertawa. Tira memanggil Mila agar membawa Blue menjauh dari mereka karena Tira ingin melakukan perundingan meja bundar dengan keempat saudaranya.

"Ayang...," rengek Blue saat diajak Mila menjauh.

"Tidak apa-apa, semua yang ada disini baik," ucap Naku memberi ketenangan pada Blue yang gelisah.

Saat Blue sudah menjauh baru Tira membuka suaranya. Dia menatap Naku dengan lekat berharap adiknya itu tidak bertindak gila karena sebelumnya ingin mempertahankan Blue di bumi.

"Dia harus kembali Naku, jangan menahannya! Dia sudah mengalami hal buruk disini, apa kau punya jaminan dia akan baik-baik saja? Bahkan tubuhnya sudah mulai menyesuaikan tubuh manusia bumi. Jangan bilang kau mencintainya!"

Mendengar itu, Naku tertunduk karena kenyataannya dia memang jatuh hati pada Blue.

"Kau yang memanggilnya, kau juga yang harus membuatnya kembali!"

Naku mengangguk pasrah. "Dia pasti akan kembali!"

"Sekarang mari kita mulai misi kita," ucap Tira yang sudah menyusun rencana untuk mencuri kalung Blue.

*****

Akhirnya Pandawa menuju alamat dimana yang dijelaskan Menik pada video viralnya.

Setelah sampai, mereka membagi tugas untuk melakukan misi pencurian.

"Biar aku yang masuk," ucap Naku yang sudah memakai baju serba hitam.

"Kami akan mengawasimu, jika butuh bantuan kami akan membantu," ucap Tira yang melihat Naku sudah bersiap melakukan aksinya.

Naku mengangguk setelah itu turun dari mobil yang membawa mereka.

Alamat yang ditunjukkan oleh Menik di video merupakan sebuah rumah besar yang ada di pusat kota. Yang mana membuat Naku semakin yakin jika ini adalah konspirasi.

Naku segera memakai topeng dan juga sarung tangan setelah itu dia mengeluarkan alat dari ransel yang berupa tembakan tali yang akan dia gunakan untuk memenjat rumah itu.

Saat tembakan tali sudah dia tembakan, Naku segera memanjat setelah sampai keatas baru Naku memberi kode pada saudaranya untuk meretas cctv agar aksinya tidak terekam.

"Veronica sudah mengurusnya," ucap Tira dibalik chip. "Cepat Naku, sepertinya memang keadaan sepi dan memudahkan untuk mengambil kalung itu!"

Naku segera mengeluarkan alatnya lagi untuk membuka salah satu kaca jendela agar dia bisa masuk kedalam dengan mudah.

Berhasil, Naku segera masuk dengan mengendap-ngendap. Tapi Naku bingung harus mencari dimana kalung itu sementara rumah itu begitu luas dan tampak beberapa anak buah agen Max yang lalu lalang.

Sampai dia mendengar suara wanita yang tak lain adalah Menik disana.

"Bukankah aku sudah menuruti semua perintah kalian! Sekarang lepaskan aku!" ronta Menik yang diikat disana.

Yang mana membuat Naku mengendap untuk mendekati Menik ditempatnya yang saat ini terikat dikursi.

Karena terus mendengar teriakan Menik membuat anak buah yang menjaga Menik tidak tahan, mereka meninggalkan wanita itu dan kesempatan emas itu dipakai Naku untuk mendekati Menik.

"Hei, Babi Ijo dimana kalung itu?" tanya Naku setengah berbisik.

Menik mengernyit. "Siapa kau?"

"Bukan waktunya bertanya, jika kau memberitahu dimana kalung itu, aku akan membebaskanmu!" ucap Naku.

"Ada di ruangan pintu warna emas di depan," Menik langsung menjawab spontan. "Agen Max itu sedang tidak ada di tempat jadi cepatlah kesana!"

Naku segera mencari pintu warna emas yang dimaksud Menik sampai dia menemukannya tapi ada dua orang yang berjaga disana membuat Naku mengeluarkan senjata yang jika ditembakkan akan mengeluarkan suntikan yang berisi obat bius.

SLERP! SLERP!

Dua tembakan tepat sasaran dan musuh langsung tumbang.

Naku masuk ke ruangan itu dan mencari kalung Blue yang tampak berkilauan di sebuah kotak kaca.

"Aku mendapatkannya, Bang!" lapor Naku kemudian.

"Bagus! Cepat keluar, aku akan menyuruh Mila membawa Blue ke stadion!"

Dan Naku cepat keluar darisana meninggalkan Menik yang masih terikat seperti sebelumnya.

"Aku dikibulin, awas kau ya!" pekik Menik.

*****

Blue dibawa naik mobil oleh Mila dengan supir pribadi menuju stadion.

"Kita mau bertemu Ayang kan?" tanya Blue yang selalu mengulang pertanyaan yang sama.

"Iya Nona, tuan muda Naku sudah menunggu!" jawab Mila dengan sabar.

Dan saat sampai di stadion itu, Blue melihat Naku sudah berdiri ditengah lapangan membuatnya langsung berlari memeluk pria muda itu.

"Ayang!"

Naku membalas pelukan Blue dengan erat karena setelah ini, dia tidak bisa melihat Alien itu lagi. Naku mengurai pelukan lalu mencium kening Blue setelah itu turun mengecup bibirnya.

"Pulanglah, sebelum para Agen itu menyadarinya," ucap Naku dengan memberikan kalung yang telah berhasil dia ambil.

"Ayang....," lirih Blue dengan berkaca-kaca.

"Stop Blue, jangan mengucapkan kata perpisahan!"

Setelah itu Naku berlalu meninggalkan Blue karena tidak tahan jika terus-terusan berada disana.

"Ayang....," panggil Blue yang melihat Naku menjauhinya.

Sementara keempat saudaranya yang lain yang sedari tadi melihat mereka di kursi penonton hanya bisa menghela nafas mereka bersama.

"Cinta beda planet ya begitu, haaaahhhh... "

1
Mivie
bungkusin abang naku buat aju juga 🤤
retno❤️
Akhirnya baca jg ceritanya naku dan blue... bagus dan seruu bgt cerìtanya Kak... novel Kak Othor keren2...ditunggu karya barunya lg ya... semangat dan sukses selalu 🙏🏻👍🏻🥰
Hariyanti
ceritanya keren dan kocak.aku suka banget.thanks ya Thor 🥰🎉💝
Hariyanti
happy ending Thor 🥰
Hariyanti
kocak.... kocak 🤣
Hariyanti
blue konsisten dgn tujuan hidupnya 🤣
Hariyanti
🤣🤣🤣🤣🤣🙄🙄🙄🙄
Hariyanti
astaga blue ...🤣🤣🤣🤣🤣 koclak 🤦🤦🤦
Hariyanti
astaga blue ...🤣🤣🤣🤣🤣 koclak 🤦🤦🤦
Hariyanti
🤣🤣🤣🤣🤣
Hariyanti
oh Paul gemesin 😉
Hariyanti
astaga blue.....🙄
Hariyanti
astaga.... belasan tahun koma, begitu sadar masih ingat dgn timun mas 😑
Hariyanti
tokcer doanya 🤔
Hariyanti
naku bisa seperti itu karena ga ada tanggung jawab dgn kehidupan sehari-hari.ga pernah pusing dgn biaya hidup.ga kerja jg hidup tetap makmur.
Hariyanti
fantasi yang luar biasa 🤗🤗🤗🤗
Hariyanti
Axel....bukan manusia 😳
Hariyanti
padahal bilang aja blue manusia korban eksperimen
Hariyanti
males.... aku ga suka moment seperti ini 😏
Hariyanti
sayang ....blue cuma alien bodoh😑 ga ada kemampuan fantastik. 😩
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!