NovelToon NovelToon
Oh My Teacher

Oh My Teacher

Status: tamat
Genre:Komedi / Romansa-Teen school / Cintapertama / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:270.4k
Nilai: 5
Nama Author: tami chan

Sekuel dari 'Cinta Putih' harap baca cinta putih lebih dahulu, agar lebih memahami karakter-karakter tokoh di cerita ini.

Vincia gadis cantik yang sebentar lagi berusia 17 tahun dan mulai jatuh cinta. Namun bukan dengan Axel teman seperainannya sejak kecil, melainkan pada Ivan Xander, guru olahraganya yang tampan namun sangat dingin.
Apakah perasaan Vincia akan mendapat balasan dari guru tampannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tami chan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hukuman membawa berkah.

"Papi, nanti anter Vin-vin berangkat kan?"

"Iya dong."

"Kamu lagi marahan sama Axel?" tanya Mama Lucy sambil menatap wajah putri cantiknya yang sedang asyik sarapan di meja makan.

"Nggak kok Mah, Vin-vin cuma ingin jaga jarak aja sama Axel... ya, gitu deh," Vin-vin mengangkat kedua pundaknya.

"Iya betul, Papi setuju. Mulai hari ini Papi aja yang antar kamu berangkat sekolah. Nanti kalau pulangnya Papi nggak bisa jemput, Papi bilang ke Bang Kevin."

"Tenang aja Pih, semua bisa Vin-vin atur, tenang aja..." jawab Vin-vin mencoba menenangkan orang tuanya. "Sebentar lagi kan Vin-vin sudah 17 tahun, sudah gede, sudah bisa jaga diri."

Aldrich hanya tersenyum sambil mengelus lembut kepala putri kesayangannya.

"Devan mana Mah? mau ikut sekalian berangkat sekolah nggak ya?"

"Devan nanti sama aku aja Pih," jawab Mama Lucy sambil membersihkan meja makan karena suami dan anaknya sudah selesai sarapan.

"Mah, Vin-vin berangkat dulu ya." Vin-vin menyalami tangan Mama nya dan berlari mengikuti Papi nya yang sudah berjalan jauh di depan.

"Hati-hati sayang," pesan Mama Lucy.

Vin-vin mengacungkan jempolnya sambil tersenyum riang.

Dia sangat bahagia hari ini, karena dia punya alasan untuk bertemu dengan Pak Ivan.

Buru-buru Vin-vin membuka tasnya dan mengecek apakah jaket Pak Ivan sudah dia bawa atau belum, kalau belum kan bahaya bisa gagal rencananya untuk ngobrol dan ketemu guru idamannya.

Saat melihat bungkusan di dalam tasnya Vin-vin mendesah lega, lalu dengan cepat mengejar Papi nya yang sudah berjalan lebih dahulu di depan.

.

Setelah sampai di gerbang sekolah, Vin-vin langsung berlari masuk setelah menyalami tangan Papi nya, dia sudah tak sabar.

Saat melewati parkiran motor, Vin-vin melirik ke dalam namun tak melihat ninja hijau milik Pak Ivan, dia pun menghela napas sambil memandang jam tangannya.

"Apa belum berangkat? padahal lima menit lagi bel masuk sekolah."

Vin-vin tetap berdiri di pintu parkiran motor sambil menunggu kemunculan Pak Ivan.

Namun yang muncul malah Hon*a PCX putih milik Axel.

Vin-vin serba salah dia pun menunduk dan berdiri agak menjauh agar memudahkan Axel untuk melewatinya.

"Kamu nunggu siapa? Pak Ivan?" tanya Axel yang tiba-tiba saja sudah berdiri di sampingnya.

'Cepet banget parkir motornya?' batin Vin-vin.

"Ehmm.. i-iya mau mengembalikan sesuatu," jawab Vin-vin ragu-ragu.

"Ya udah, aku duluan ya. Bentar lagi masuk loh."

"Iya..." Vin-vin menatap Axel sambil tersenyum, walau mungkin senyumnya terlihat sangat di paksakan.

'Teeeeeet....'

"Duh, sudah bel masuk, kok Pak Ivan belum berangkat!" gumam Vin-vin, akhirnya dia pasrah dan meninggalkan tempat parkir motor dan berlari menuju ruang kelasnya.

Pelajaran pertama adalah matematika, dan dia tak boleh terlambat.

"Dari mana aja, kok baru nongol?" tanya Mutiara yang melihat temannya datang sambil ngos-ngosan.

"Aku, nungguin pak Ivan. Tapi orangnya nggak muncul-muncul," desis Vin-vin di tengah ngos-ngosan nya.

"Ngapain nungguin Pak Ivan, orangnya ada di ruang guru dari pagi."

"Hah? kok motornya nggak ada?"

"Mana aku tahu, emang aku emaknya..." cerocos Mutiara.

"Iih, ngeselin banget lah!" Vin-vin mengeluarkan buku pelajarannya dan melemparnya dengan keras di atas meja hingga bukunya terpental.

Pak Sri, guru matematika yang baru masuk pun sampai terkejut. Dia menatap marah ke arah Vin-vin.

"Kalau nggak suka pelajaran saya, silahkan keluar!" bentaknya marah.

"Bu-bukan Pak. Maaf saya nggak sengaja..." Vin-vin langsung pucat, dia ketakutan karena di marahi oleh guru yang terkenal sangat galak itu.

"Keluar kamu!"

"Tapi pak..."

"Berdiri di lapangan upacara, selama pelajaran saya!" Bentak Pak Sri makin lantang.

Vin-vin tahu, jika dia mendebat terus, dia akan semakin di marahi. Akhirnya dengan perlahan, Vin-vin bangun dari duduknya dan berjalan keluar dari kelas menuju lapangan upacara yang terletak persis di depan ruang guru.

Vin-vin berdiri di tengah lapangan sambil terus menunduk, dia merasa malu.

Dia belum pernah mendapatkan hukuman seperti ini sebelumnya.

"Kenapa sih Pak Sri itu? kenapa sensi banget! lagi dapet apa? perasaan aku yang lagi dapet!!!" gerutu Vin-vin pada dirinya sendiri.

Dia berharap, hukuman ini hanya berlaku hari ini saja, dan besok saat pelajaran matematika dia sudah boleh mengikutinya kembali.

.

Tak lama kemudian, muncullah sosok yang Vin-vin cari sepanjang pagi ini. Ya, Pak Ivan keluar dari ruang guru dengan gagahnya mengenakan training warna biru Dongker, sangat cocok dengan kulitnya yang putih bersih.

Tanpa sengaja mata mereka bertatapan, Dan Vin-vin langsung menunduk mengalihkan pandangannya. Dia merasa malu karena Pak Ivan memergokinya sedang di hukum di tengah lapangan upacara.

Ivan tersenyum di kulum lalu berlari kecil ke arah Vin-vin.

Vin-vin yang tahu sedang di dekati Pak Ivan langsung berdebar-debar tak karuan. Wajahnya pasti sudah memerah karen malu, aahh.. seandainya di lapangan itu ada lubang, Vin-vin pasti nyemplung di sana dan bersembunyi.

"Kenapa berdiri di sini?"

Ucapan Pak Ivan mengejutkan Vin-vin, dia langsung mengangkat wajahnya yang sedari tadi menunduk. Vin-vin memang tahu kalau Pak Ivan berlari mendekat, tapi dirinya tetap kaget saat mendengar suara beratnya menyapa dirinya.

"se-sedang di hukum..." ucap Vin-vin lirih.

Pak Ivan tertawa kecil.

"Ini semua gara-gara Pak Ivan!" ketus Vin-vin.

"Lho? kenapa?"

"Aku nungguin Pak Ivan lama banget di parkiran motor sampai terlambat masuk ke kelas, sampai akhirnya di hukum begini!"

"Kenapa kamu nungguin saya?" Pak Ivan terlihat bingung.

"Mau ngembalin jaket..."

"Hmm..."

"Aku kira Pak Ivan belum berangkat, karena aku nggak lihat motor milik Pak Ivan!"

"Motor saya sedang di service."

"Terus?"

"Terus apa?"

"Terus pulangnya gimana? kan aku mau nebeng."

"Memangnya aku janjiin buat anter kamu pulang?"

"Kan kemarin nggak jadi."

"Saya nggak mau berurusan sama Cowok kamu itu."

"Axel bukan pacar aku Pak.. suer! ya, nanti anterin aku pulang." Vin-vin mengusap-usap kedua tangannya di dada, memohon agar Pak Ivan mengabulkan keinginannya.

"Tapi dari sekolah ke bengkel motor, jalan kaki. Kamu mau?" Pak Ivan melipat tangannya di dada sambil memandang Vin-vin.

"Mau! mau! asal sama Pak Ivan mau jalan kaki sepuluh kilometer pun ayuk aja."

Pak Ivan terkekeh lalu berlari meninggalkan Vin-vin yang masih terpaku di tengah lapangan upacara. Dia harus buru-buru menuju lapangan Voli karena murid-murid nya sudah berkumpul dan menunggu di sana.

Vin-vin terus memandangi punggung guru tampannya yang berlalu dan terus menjauh sambil tersenyum-senyum persis orang b*go.

Entah kenapa, dia bersyukur bisa di hukum di tengah lapangan seperti ini, ini benar-benar hukuman membawa berkah buatnya, karena akhirnya dia bisa bertemu bahkan janjian pulang bareng dengan Pak Ivan, guru pujaannya.

1
Sri Ariyanti
knp ceritanya gantung thor?
Sri Ariyanti
ok
Sri Ariyanti
gpp Vin, menghayalah yg setinggi2 nya lah wong gak bayar
tanpa nama
Oh.. Jd ini yg kata devan kak vin vin sm ivan pernah terpisah 3 tahun, trnyta d tinggl k singapura
Tamie: betul sekali👍👍
total 1 replies
tanpa nama
Ciyeee 🤣🤣🤣
tanpa nama
Astaga 🤣 itu kn krna axel takut vin vin peluk2 om yg tdk d kenal
Mana tau klo kamu papinya

Axel cm tau papa kevin
tanpa nama
Bahaya klo punya anak modelan vin2.. Trllu agresif...
Untung pak ifan g aneh2, cm klo cassanova kyk papinya vin2,bisa brabe urusannya
Tamie: emang jodoh itu saling melengkapi 🤭
total 1 replies
tanpa nama
Habis baca devan devi, trs baca mama papa devan.. Eh skrg baca vin vin
leya: lanjut buat sekuel anaknya devan devi kak🤣
total 2 replies
Kyaxell❤️
aasih Thor gantung bgt ishh siap nikah kek baru tamat😭😑
Kyaxell❤️
eh btw Thor si Vin Vin ga jadi ngasih tau si Ivan KLO si kudanil udah bebas? atau aku yg kecepatan baca sampe terlewat?
Kyaxell❤️
Kalo aku JD Vin Vin udah lari pulang aku Vin karna kecewa tapi bagus juga sikap kamu karna nanya langsung buat tau kepastiannya kalo aku ga akan sanggup🥺
Halimatus.s
Luar biasa
puji supriyati
terima kasih.. /Rose//Rose/
Rizqi Ansyah
akhirnya.......
hiro_yoshi74
bagus
hiro_yoshi74
setelah sekian lama . di tunggu
.... baru muncul terus tiba tiba tamat . oh ya ampun .....
trima kasih kk . semangat berkarya di tunggu karya baru nya 💪💪💪🤗❤
hiro_yoshi74: oke siaaap meluncur
total 2 replies
Risa Amanta
semangat terus Thor 💪💪💪
Tamie: terima kasih ka 😘🥰
total 1 replies
puji supriyati
di tunggu up nya
AL3
ditunggu up nya , semangat Thor
Isma Nandha Ega Sholikhun: lanjut kak
total 1 replies
puji supriyati
kapan up lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!