Aguel Wardhana adalah seorang remaja laki-laki berusia 27 tahun. Ia memiliki seorang saudara kembar yang sangat cantik yaitu Agiel Wardhania.
Mereka lahir dalam lingkungan keluarga yang cukup berada. Umi dan abahnya sangat menyayangi mereka berdua, meskipun mereka terlahir paling bungsu. Ya ... Aguel adalah anak ke-tujuh, sedangkan Agiel anak ke-delapan.
Kehidupan sosialnya cukup dibilang baik, tetapi tidak dengan saudaranya sendiri. Hal itu terlihat jelas saat ia ditinggalkan oleh keluarga besarnya untuk pindah ke kota B, sedangkan ia di kota P.
Semua perlakuan yang mereka berikan padanya berubah 180° sejak mereka tidak tinggal satu kota lagi. Bahkan semua akses informasi ditutup rapat dari Aguel.
Tapi Aguel tak pernah berburuk sangka. Sampai ahirnya semua terbongkar, akankah Agiel dan Aguel mampu menyatukan kembali keutuhan keluarga besar mereka?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
HIDUP ADALAH RAHASIA ILLAHI
Tapi umi mempunyai rencana lain. Dengan terpaksa Aguel hanya bisa menuruti keinginan uminya tersebut.
Karena memang umi mempunyai kebiasaan unik, jika umi sudah berkeinginan, maka semua harus patuh dan mengikuti perkataan beliau. Meskipun begitu tak mengurangi rasa kagum dan hormat Aguel padanya.
Terlebih saat ini orangtuanya tinggal umi seorang, ia akan memberikan apapun yang umi minta, asal umi bahagia. Di sisi lain, untuk kesehatan umi, Aguel tidak akan lepas tangan begitu saja. Aguel akan terus memantau kesehatan umi, meskipun sudah tidak di kota itu.
Dengan penuh haru, Agiel pun mengikuti kehendak umi untuk ikut dengan kepulangan kakaknya ke kota P. Tangisnya tak terbendung lagi.
Entah karena apa, atau mungkin memang ikatan ibu dan anak jauh lebih kuat dari hal apapun membuat Agiel berat hati meninggalkan umi. Terlebih umi baru saja sembuh dari sakitnya.
"Umi, Agiel dan abang pamit dulu ya, umi jaga kesehatan selalu." Pamit Agiel penuh derai air mata.
"Iya sayang, hati-hati ya." Ucap Umi.
Agiel mengangguk dan memeluk ibunya untuk terakhir kali.
"Assalamualaikum umi," pamit mereka berdua.
Mobil yang mengantar mereka ke bandara sudah siap, maka hari itu mereka pun berangkat ke kota P.
Hari itu atas ijin dan restu dari Umi, Aguel membawa adik kembarnya bersamanya. Mereka akan mengikuti penerbangan ke kota P pagi ini.
Alhamdulillah perjalanan lancar. Setelah sampai di kota P, ia dan Agiel tinggal di rumah peninggalan abahnya. Dari rumah itulah mereka berdua memulai kehidupan baru lagi di kota itu.
Aguel mulai bekerja kembali, tetapi ia tidak kembali ke pesantren lagi. Karena ia hanya akan mengunjungi pesantren selama beberapa kali saja nanti. Ia tidak mau rasa cintanya untuk gadis itu berkembang lebih dalam.
Saat itu juga, ia mulai menata lagi hidupnya. Ia mulai bekerja kembali sembari meneruskan kuliahnya. Bagaimanapun pendidikannya harus ia selesaikan. Sudah cukup kemarin ia hidup tak tentu arah. Kini ia kembali dengan nyawa dan semangat baru.
Menyelesaikan pendidikan adalah salah satu cara untuk membuat bangga kedua orangtuanya. Terlebih untuk menghormati keinginan terahir dari abahnya, yang ingin melihat Aguel lulus dengan gelar sarjana.
Dari dunia pendidikan setidaknya ia juga memiliki ilmu yang baru, yang mungkin bisa ia amalkan suatu saat nanti.
Kalau tentang agama, ia akan belajar lebih giat lagi. Ia tidak mau tersesat kembali. Ia ingin menjadi orang yang baik dan benar-benar bermanfaat untuk orang lain. Perlahan tapi pasti ia kembali menjadi Aguel yang kuat dan tangguh.
...***...
Jangan pernah bertanya tentang kisah cinta Aguel, karena sampai hari ini, ia masih setia dengan kesendiriannya. Hari-harinya diisi dengan kuliah dan juga bekerja.
Ada satu hal yang ia inginkan saat ini, yaitu ingin membantu orang-orang yang membutuhkannya. Ia sadar banyak orang yang kurang beruntung di luar sana. Mungkin dengan sedikit rezeki lewat dirinya, bisa meringankan beban ekonomi orang-orang itu.
...***...
Setelah pindah ke kota P, Aguel bekerja sambil kuliah. Kita pasti tau betapa susah dan letihnya belajar sambil bekerja. Tapi semuanya dilakukan Aguel dengan ikhlas.
Apalagi kini ada Agiel disampingnya. Adik kembarnya yang selalu ada disetiap hari-harinya. Aguel tidak pernah menampakkan sisi lemahnya dihadapan orang lain, meskipun di depan saudara dan keluarganya.
Aguel tidak mau melihat Agiel susah, ia pun akan mencoba memberikan semua hal yang terbaik untuk adik semata wayangnya tersebut. Senyum orang-orang yang dicintainya adalah semangat bagi Aguel saat ini.
Alhamdulillah dengan ijin Allah, Aguel dapat menyelesaikan pendidikannya dalam kurun waktu 1,5 tahun. Waktu yang singkat tetapi banyak sekali aral rintangan didalamnya.
Nilai yang didapatnya pun termasuk jajaran dengan nilai terbaik. Ia lulus dengan IPK diatas rata-rata. Sebenarnya ia pun ditawari untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi oleh dosennya.
Lebih tepatnya, saat itu Aguel mendapatkan beasiswa ke luar oleh dosen pembimbing Aguel. Tetapi Aguel tak menerima tawaran tersebut karena ia tidak mau jauh dari umi dan adiknya.
Jadi sejak kelulusannya, Aguel pun memutuskan untuk lebih mendalami pekerjaannya. Disamping itu, ia pun membantu mewujudkan keingingan adiknya untuk membuat sebuah kedai kue.
Saat itu, Agiel meminta ijin pada kakaknya untuk membuat sebuah kedai kue kecil-kecilan di kota itu. Karena memang hobby dia membuat kue. Oleh karena itu Aguel pun memutuskan untuk membantu mewujudkan keinginan Agiel.
Entahlah, Agiel sangat pandai dan mahir dalam bidang baking dan kue. Tetapi ia sedikit kurang dalam hal memasak masakan rumahan lainnya.
Kue-kue buatannya sangat enak dan lezat. Tetapi berbanding terbalik dengan sayuran buatannya. Bisa-bisa kalau dia yang memasak menu sayur didapur, rasanya pasti tidak karuan. Se-ambyar rasa yang dulu pernah ada untuknya. Wkwkwkwkwk.
Aguel sering bertanya pada dirinya sendiri, kok bisa si adiknya itu pandai memasak kue, tetapi ga bisa masak didapur. Ada yang salah dengan adiknya itu?
Apakah wanita lain juga seperti adiknya? Entahlah ... othor sendiri tidak begitu. Othor mah bisa masak sayur, juga bisa masak kue. Rasanya juga lumayan enak lah, insyaAllah bisa memanjakan lidah keluarga kecilnya nanti ... Aamin.
Back to topik.
Tapi apapun yang dilakukan Agiel ia akan mensupportnya, asalkan tetap dijalan yang benar. Alhamdulillah lambat laun, usaha kue Agiel pun menunjukkan kesuksesannya. Bahkan sekarang sudah mulai berkembang pesat.
Setidaknya ia bisa membantu mengembangkan hobby dan bakat adiknya. Semakin lama ia pun mempunyai karyawan yang membantu untuk mengurus kedai kuenya tersebut.
...***...
Setelah sekian lama, ahirnya proses ta'aruf Aguel dilanjutkan. Tentunya dengan wanita yang sama, yaitu bidadari surganya, sang wanita bercadar.
Singkat cerita, mereka pun memutuskan untuk saling menerima satu sama lain. Menerima semua kekurangan dan kelebihan masing-masing.
...***...
عن أبي هريرَةَ رضي الله عنه عن النّبِيِّ صلّى الله عليه وسلّم قالَ
تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لِأَرْبَعٍ لِمَالِهَا، وَلِحَسَبِهَا، وَجَمَالِهَا، وَلِدِينِهَا، فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ
Dari Abi Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Wanita itu dinikahi karena empat hal. Karena hartanya, nasabnya, kecantikannya, dan agamanya. Namun dari empat itu paling utama yang harus jadi perhatian adalah masalah agamanya. Maka perhatikanlah agamanya kamu akan selamat." (HR. Bukhari Muslim).
...***...
Dalam kurun waktu yang sesingkat-singkatnya, mereka memutuskan untuk menikah setelah satu bulan sesudah proses ta'aruf dilakukan. Jangan ditanya lagi perasaan Aguel saat itu.
Suasana suka cita penuh kebahagiaan bercampur aduk didalam dadanya. Sudah kaya naik wahana roal coaster aja rasanya, dag dig dug duer gitu jantungnya.
Semua persiapan pernikahan pun sudah siap. Tentunya sang calon istri tidak meminta untuk dilakukan pesta pernikahan yang besar, ia hanya ingin melakukan sebuah proses pernikahan yang sederhana saja. Mengingat statusnya yang sudah janda. Aguel pun menghormati privasi sang calon istri.
Ahirnya hari yang ditunggu telah tiba. Pagi itu dilakukan sebuah proses ijab qobul. Semua terasa menegangkan bagi Aguel saat itu. Itu adalah pengalaman pertama untuknya.
Senang dan sedih bercampur aduk saat itu. Alhamdulillah proses ijab qobul dapat berjalan dengan lancar.
Kata "sah" dari para saksi dan hadirin yang hadir saat itu sungguh indah terdengar di telinga Aguel. Ahirnya ia bisa menikah dengan bidadari surganya. Pesta syukuran kecil-kecilan pun digelar hari itu juga.
Tetapi ada hal yang membuatnya sedih, yaitu tidak hadirnya anggota keluarga Aguel. Hanya Agiel lah yang menjadi saksi nikah dari pihaknya. Umi dan saudaranya tidak ada yang bisa datang ke tempat itu.
...Bersambung~...
.
.
.
.
.
...DUKUNG SELALU AUTHOR DENGAN CARA...
...LIKE...
...KOMEN...
...FAVORIT...
...GIFT/VOTE...
...TERIMAKASIH BANYAK🙏😊...
salam dari berbagi cinta dan My Kids My Hero
salam dari Broken Angel
boom like
Salam dari
GADIS TIGA KARAKTER
salam dari karya terbaruku ☺️