NovelToon NovelToon
Mengejar Tuan CEO

Mengejar Tuan CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Contest / Romansa Fantasi
Popularitas:187.5k
Nilai: 5
Nama Author: Vio~~

[A•2•.]
Slow Update
Kisah ini dimulai ketika Lin Lin, seorang permaisuri dari zaman kuno, yang dulunya berasal dari dunia modern tiba-tiba saja mendapatkan berita yang mengejutkan. Kehidupannya di zaman kuno itu ternyata hanyalah sebuah permainannya dari para dewa.

Karena rasa bersalah mereka, para dewa akhirnya memutuskan memberikan Lin Lin sebuah hadiah. Lin Lin dapat hidup kembali di dunia modern, namun menggunakan identitas yang lain.

Lin Lin disana memutuskan untuk mencari jodoh yang telah ditakdirkan oleh langit kepada dirinya, Xie Jun Hao, yang di dunia modern sekarang menjadi seorang CEO yang sangat dingin.

Bagaimana Lin Lin akan membuat hati pria itu luluh? Simak kelanjutannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vio~~, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7. Sadar

Xie Hao Ran segera saja digendong oleh Xie Yu Ra agar membuat Lin Lin tidak kesulitan untuk duduk.

"Jun Hao, apa yang terjadi padaku?" tanya Lin Lin tidak mengerti mengapa semua orang yang ada disana menatap dirinya dengan tatapan yang sangat panik.

Xie Jun Hao menatap Lin Lin dengan bingung pula, "Apakah kau tidak tahu? Lin Lin, kau tadi pingsan disaat kita sedang makan. Apakah kau merasa pusing saat ini? Sebentar, aku akan memanggilkan tabib untuk mu."

Lin Lin segera saja menggelengkan kepalanya, "Tidak, tidak perlu panggil tabib. Yang penting aku baik-baik saja sekarang. Bisa kau jelaskan pada ku secara lengkap apa yang sedang terjadi Jun Hao?"

Xie Jun Hao menghela nafas panjang, "Kau pingsan Lin Lin. Tabib mengatakan bahwa tidak ada yang salah dengan dirimu. Tetapi kau pucat dan pingsan. Mustahil tidak ada yang terjadi padamu. Tabib bilang bahwa dia akan mencari tahu lagi tentang kondisi mu itu.

" Yang lebih mengejutkan adalah Xie Hao Ran bahkan merangkak untuk naik ke atas tubuh mu kemudian dia menyentuh kepala mu dan membuat dirimu menjadi bangun dari pingsan. Apakah sudah cukup jelas? Semua kejadian ini membuat kepala ku pusing Lin Lin," ucap Xie Jun Hao tampak sangat tidak percaya dengan apa yang terjadi hari ini.

Lin Lin menghela nafas nya, tentu saja dia mengerti bahwa Xie Jun Hao dan juga Xie Yu Ra tidak akan percaya dengan apa yang telah mereka lihat.

Tetapi mau dikatakan bagaimana lagi? Lin Lin sendiri juga tidak tahu harus bagaimana. Lin Lin juga tidak ingin menjadi dirinya yang seperti saat ini.

Tetapi yang bisa Lin Lin lakukan hanyalah berdiam diri di atas kasur dengan terbaring lemah.

Lin Lin menatap Xie Jun Hao dengan tatapan yang bersalah kemudian berucap dengan suara yang lirih, "Maafkan aku, Jun Hao. Maaf karena telah merepotkan mu. Aku juga bukannya mau menjadi seperti ini. Hanya saja, tiada yang bisa ku lakukan. Tetapi aku baik-baik saja, aku akan baik-baik saja. Jadi kau dan juga, Rara, jangan khawatir. Ibu akan segera sehat kembali dan mengajak kalian semua untuk bermain."

Xie Jun Hao menghela nafas nya, berusaha menyembunyikan rasa khawatirnya terhadap Lin Lin kemudian tersenyum lebar, bersikap seolah-olah Xie Jun Hao percaya dengan apa yang dikatakan oleh Lin Lin.

"Baiklah kalau begitu Lin Lin. Kami percaya bahwa kau akan menjadi sehat kembali. Lalu, apakah kau lapar? Aku akan membawakan makanan untuk mu jika kau lapar," ucap Xie Jun Hao mulai mengalihkan topik pembicaraan karena takut Xie Yu Ra akan berfikir lebih banyak.

Lin Lin menggelengkan kepalanya sambil tersenyum tipis, bibir nya saat ini sudah tidak pucat lagi. Dan Lin Lin benar-benar tampak seperti baik-baik saja.

"Ah? Yang mulia permaisuri telah sadar?" ucap asisten tabib yang tadi memeriksa Lin Lin masuk ke dalam kamar kemudian melihat Lin Lin telah duduk di atas kasur.

Lin Lin menganggukkan kepalanya meskipun dia bingung pada siapa yang sedang berbicara di hadapan nya itu.

"Oh, itu adalah asisten tabib yang tadi aku suruh untuk memeriksa dirimu. Dia membuatkan obat untukmu. Baguslah bahwa kau sudah sadar Lin Lin," ucap Xie Jun Hao memberikan isyarat kepada asisten tabib itu untuk membawa obat yang dibawanya untuk diberikan kepada Lin Lin.

Tetapi ketika Lin Lin memegang mangkuk berisi cairan obat itu, Lin Lin segera saja membuang obat itu ke lantai menyebabkan obat itu tumpah berceceran di lantai.

Semua orang di sana menjadi panik ketika Lin Lin melemparkan mangkuk obat itu. Terutama si asisten tabib.

Xie Jun Hao segera saja menatap Lin Lin dengan bingung kemudian bertanya pada wanita yang saat ini tampak marah, "Lin Lin, ada apa? Mengapa kau membuang obat itu?"

Lin Lin menatap tajam asisten tabib yang adalah seorang gadis perempuan itu seakan-akan dia bisa memakan asisten tabib itu hidup-hidup.

"Kau pikir hanya karena aku sedang sakit kau bisa memasukkan racun ke dalam obat yang akan ku minum sehingga aku bisa mati lebih cepat?! Begitu?!" Lin Lin berteriak dengan nada yang marah.

Xie Jun Hao dan Xie Yu Ra yang mendengar itu menjadi sangat kaget. Mereka menatap asisten tabib itu kemudian berbalik menatap Lin Lin yang sudah mengangkat sebelah tangan nya.

Ketika Lin Lin mengangkat tangan nya, asisten tabib itu menjadi sangat ketakutan, seolah-olah dia sama sekali tidak mengetahui maksud dari perkataan Lin Lin.

Asisten tabib itu mulai menangis dan berlari ke arah belakang tubuh Xie Jun Hao untuk meminta perlindungan dari Xie Jun Hao.

"Yang mulia permaisuri, mohon dengarkan hamba. Hamba benar-benar tidak mengerti apa maksud anda. Hamba sama sekali tidak pernah berniat jahat kepada yang mulia permaisuri. Yang mulia kaisar, mohon percaya pada hamba. Mohon yakinkan yang mulia permaisuri bahwa hamba tidak menaruh racun pada obat itu. Hamba sungguh-sungguh tidak tahu apa yang terjadi," ucap asisten tabib itu mulai menangis keras.

Lin Lin semakin marah melihat gadis itu memohon kepada Xie Jun Hao untuk membuat dirinya berubah pikiran untuk tidak membunuh gadis itu.

"Jun Hao, aku peringatkan sekarang, jangan ikut campur!" ucap Lin Lin dengan nada yang dingin.

Tetapi sebelum sempat Xie Jun Hao ingin membalas perkataan Lin Lin, gadis asisten tabib itu mulai berbicara lagi.

"Yang mulia permaisuri, mohon percaya pada hamba. Yang mulia, saya telah berguru bersama dengan guru saya selama sepuluh tahun. Mana mungkin saya rela menghabiskan sepuluh tahun hidup belajar sebagai tabib kemudian mati sia-sia hanya karena memasukkan racun kepada yang mulia permaisuri.

"Sepuluh tahun hidup saya belajar ilmu pengobatan tidak mungkin akan saya hancurkan dengan menaruh racun pada obat seseorang. Harga diri saya dan guru saya sebagai tabib akan dipertaruhkan jika begitu. Yang mulia, mohon percayalah. Hamba sama sekali tidak berniat melakukan hal itu," ucap gadis itu masih terus menangis di belakang tubuh Xie Jun Hao, dia takut jika kematian menghampiri dirinya.

Xie Jun Hao berbalik untuk menatap Lin Lin kemudian berbalik lagi untuk menatap gadis yang sedang berlutut di hadapan nya. Lalu Xie Jun Hao menoleh untuk menatap Xie Yu Ra.

Jelas, Xie Yu Ra sudah berlari terlebih dahulu menuju ke arah Lin Lin. Xie Yu Ra, tidak peduli apakah Lin Lin salah atau tidak, akan selalu berada di pihak ibu nya.

Lalu mengapa Xie Jun Hao perlu ragu untuk berada di pihak siapa? Jawaban nya adalah gadis itu membawa-bawa si tabib yang tadi mengobati dan memeriksa Lin Lin.

...****************...

Kayaknya aku up sehari sekali dulu deh ya. Maaf.

1
Bunda Fariz
Luar biasa
Nanik Lestari
Selalu suka, Alur ceritanya bagus dan emosinya juga dapet. Penggambaran karakternya pas, tidak berlebihan. Semoga ceritanya lanjut sampai tamat.
Dhea Gorys
kenapa lama tidak up tor
Dhea Gorys
aku selalu menunggu up mu thor,,,
semangat...
Kaisar Tampan
teman-teman bantu dukung karyaku juga ia. simpanan brondong tampan.
terima kasih kak aku udah mampirni
Lhya Amryhen Rahma Nurul
lanjut thor udh serius bacanya😇🙏
🍂QUEEN ❄️
aku memiliki firasat kalo pas Lin Lin di masa depan Jun Hao bakal jadi ceonya
azka aldric Pratama
msh nyimak
Murtinah
di tunggu updatenya.
terong matang
eh eh eh lagi enak baca malah gak ad next nya,,,,😒

lamjut donk thorrr,,, meronta ronta ne pikiran eykee
terong matang
sedih banget😖😖
terong matang
gw fokus baca aja,,,,

thoernya jgn mudah putus asa ok,,, ambil positif nya aje,,, dan terus berkarya🥰 semangat 💪
Dukoh City
lama banget gak pernah up thor
Evsant
up dong kk penasaran cetitanya
Evsant
kelanjutanyan mana kk baru sampai up 75.
ditunggu segera ya kk penasaran ceritanya.
Kei Xia
keadaan bayi yg ga normal saat lahir ga nangis pertanda ada kelainan atau ada masalah pada si bayi lain kali search duly thor biar sedikit masuk akal
Vivi Lily
lanjutannya mana ya .
WildaNyaaa Imut
lnjuttt thorrr
@⒋ⷨ͢⚤L♡Marieaty♡
😅 aku baru engeh pas baca bagian eps ini, kayaknya aku kurang konsen deh maaf ya thorrrr aku kura ceritanya lain eh ternyata, semangat thorrr 😘😘 aku mendukungmu
Rosa Samangun
lanky Thor,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!