NovelToon NovelToon
SABDA CINTA

SABDA CINTA

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Contest / Patahhati / Perjodohan / Tamat
Popularitas:567.1k
Nilai: 5
Nama Author: AYSEL

Menikah bukan berarti jodoh sudah bermuara pada tempatnya. Terkadang Tuhan hanya mempertemukan, namun tidak menyatukan.

Senja adalah perempuan korban dari perjodohan kedua orangtuanya, niat hati untuk mengabulkan keinginan orang tuanya, membuat Senja harus menelan pahit sekelumit kisahnya sendiri.

Seperti apa kehidupan Senja setelah menikah????
Akankah ia temukan kebahagiaan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AYSEL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Si pengecut

Dewo,si pengecut yang baru saja menyakiti Senja hingga tak sadarkan diri, telah melarikan diri setelah melihat Senja terkulai lemas, dengan muka pucat pasi dan jatuh pingsan.

Tika sangat panik merasakan tubuh Senja yang terasa dingin, Melihat Dewo lari terbirit-birit membuat Tika semakin yakin,jika Dewo lah yang membuat Senja hingga pingsan.

Tika mengambil selimut untuk menutupi tubuh Senja, kemudian Tika meriah ponsel Senja dan segera menelfon Anto, ayah dari Dewo.

"Pakde, tolongin Mbak Senja, Mbak Senja pingsan dirumah!" Getaran suara Tika membuat Anto menjadi khawatir dengan keadaan menantunya, Pria paruh baya itu masih berkutat dengan pekerjaan di Kantornya yang di kelola oleh Dewo, tak mau membuang waktu, Pak Anto pun menghentikan rapat yang Ia adakan secara dadakan dan masih berlangsung kemudian beranjak pulang kerumah Senja.

Diperjalanan, Pak Anto menelfon Bu Sinta untuk memberitahukan keadaan Senja yang Ia sendiri baru ketahui melalui telfon dari Tika, Diwaktu yang sama, Bu Sinta pun pergi kerumah Dewo.

Bu Sinta lebih dulu sampai dirumah anaknya, begitu masuk kerumah, Bu Sinta langsung naik kelantai dua dimana Senja berada, Didalam kamar Senja, Tika sedang membaluri seluruh tubuh Senja menggunakan Minyak,

"Ya Allah, Tika! Kenapa Senja bisa seperti ini?"

"Tika enggak tahu, Bude! Tadi Mas Dewo datang kerumah nyariin Mbak Senja, karena Mbak Senja gak ada, mas Dewo nya langsung pergi, Tika khawatir Mbak Senja kenapa-napa, makanya Tika susul kesini, Pas Tika sampai, Mbak Senja sudah jatuh di lantai, terus Mas Dewo nya langsung pergi" Tika menjelaskan kejadian yang Ia ketahui.

Setelah sekian lama menunggu, Senja tak kunjung sadar dan Pak Anto pun tak juga datang, Bu Sinta dan Tika berinisiatif untuk membawa Senja kerumah sakit sendiri menggunakan taxi atau mencari bantuan, Bu Sinta dan Tika mengangkat badan Senja bersamaan, perlahan menuruni tangga agar tubuh Senja tidak terjatuh. Sampai dilantai bawah, Mobil pak Anto baru saja tiba dihalaman rumah.

Langsung saja Pak Anto yang dibantu oleh sopirnya memindahkan tubuh Senja dari gendongan Tika dan Bu Sinta ke dalam mobil.

Bu Sinta duduk dengan memangku kepala Senja sedangkan Tika menopang kaki Senja,

"Ya Allah...Pah! Gimana kalau terjadi apa-apa sama Senja"

"Tenang ya Mah, InsyaAllah Senja akan baik-baik saja, sepertinya ini semua salah Papa! karena Pagi ini, Papa sengaja memindahkan sebagian aset yang kita miliki menjadi atas nama Senja, kemungkinannya Dewo sudah mendengar tentang hal tersebut dan menjadi marah, niat Papa sebenarnya agar Dewo tidak berani lagi macam-macam sama Senja, ternyata dugaan Papa salah," ujar Pak Anto.

Tiba dirumah sakit, Pak Anto memanggil perawat agar membawa brankar ke parkiran mobil untuk membawa Senja, kemudian senja dipindahkan ke brankar dorong dan masuk ke UGD.

"Kita harus kabarin Bu Ina sama Pak Deni, Ma!" kata Pak Anto

Bu Sinta dilanda kebingungan, lantaran selama ini mereka tidak tahu dengan persoalan rumah tangga Dewo dan Senja. Sepertinya, Senja pun tidak memberitahukan hal ini kepada kedua orangtuanya, "Gimana ngomongnya sama mereka Pah? Mama takut mereka akan marah kalau tahu Senja menerima KDRT dari anak kita,"

"Mau bagaimana lagi Mah, ini memang salah kita yang memaksa Dewo menikahi Senja, tadi nya Papa kira setelah menikah Dewo bakal berubah, ternyata malah semakin menjadi seperti ini"

"Jujur saja Bude! bicarakan apa adanya kepada orangtua Mbak Senja. Dan sementara ini,biarkan Mbak Senja tinggal dirumah orangtuanya, Tika takut Mas Dewo akan melakukan hal yang sama lagi" saran Tika

Pak Anto dan Bu Sinta pun membenarkan perkataan Tika, Demi kesehatan fisik dan mental Senja, mereka tidak akan egois, merekapun akan memberitahukan kepada orangtua Senja, dan bertanggung jawab atas perlakuan Dewo terhadap Senja.

Beberapa jam setelah Pak Anto menelfon Pak Deni dan memberitahukan kondisi Senja yang dilarikan ke rumah sakit, Akhirnya Bu Ina dan Pak Deni pun tiba.

Pak Anto sengaja tidak memberi tahu kejadian yang sebenarnya, Pak Anto berencana membicarakan ketika mereka sudah datang.

Pak Deni dan Bu Ina langsung menghampiri Pak Anto dan lainnya yang sedang menunggu Dokter memeriksa Senja "Assalamualaikum Pak Anto, Bu Sinta! Bagaimana Pak? Apa yang sebenarnya terjadi pada Senja?"

Pak Anto mengusap bahu Pak Deni dan mengatakan untuk menunggu hingga dokter selesai memeriksa Senja.

Setelah beberapa menit menunggu namun dokter yang menangani Senja tak kunjung datang, Pak Anto mengajak Bu Ina dan Pak Deni berbicara mengenai kondisi rumah tangga anak-anaknya.

Pak Deni dan Bu Ina sangat terkejut mendengar cerita dari Pak Anto, Bagaimana tidak, selama ini sekalipun Senja tidak menceritakan tentang rumahtangganya. Bu Ina berpikir bahwa rumah tangga anaknya baik-baik saja, lantaran Senja tidak pernah absen memberi uang saku kepada Bu Ina setiap bulannya, "Pantas saja Nak Dewo tidak pernah ikut Senja saat mengunjungi kami" ucap Bu Inah.

Berulangkali Bu Sinta dan Pak Anto mengucapkan kata Maaf dan menyesal karena kurang memperhatikan anak-anaknya.

1
momo
👍
Diana
lu gak takut hukum karma Jihan????
lu yg tinggalkan anak dan suami lu demi karir modelmu.
egois lu Jihan dan gak tahu malu.
𝓹𝓮𝓷𝓪𝓹𝓲𝓪𝓷𝓸𝓱: halo kak baca juga d novel ku 𝘼𝙙𝙯𝙖𝙙𝙞𝙣𝙖 𝙞𝙨𝙩𝙧𝙞 𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙂𝙪𝙨 𝙧𝙖𝙝𝙖𝙨𝙞𝙖 atau klik akun profil ku ya😌
total 1 replies
Nurhaedah Syarif
hadir
Kejora
Bagus sekali akusuka ceritanya ❤️❤️
Rati Nafi
❤️❤️❤️❤️❤️
y_res
napa senja terlalu lemah,,,tegas dikit kek,,,noh dengerin kt alan
Melisa Febrianelista
cerita nya bagus banget👍
Bunga Dwi Femina
perempuan gilak = jihan
Bunga Dwi Femina
mbak senja orang tangerang toh 😁
Ndhe Nii
samaa Senja...kalo d Yogya..jajan pasar nya bikin kalap ..ini aj ngebayangin sambil nelan ludahh🤤... palagi kuliner nya....ahhhh.. pasti bikin gagal diet 🤣🤣🤣🤣
Ndhe Nii
iih pehape kebangetan d awan 🤣🤣....sudahh insecure... dobel down🤣🤣🤣
Ndhe Nii
wahh ini asal muasal Jihan ga suka sama senja...Krn biru sdh melupakan mama sejatinya🤣🤣🤣
Ndhe Nii
ahhh jangan guoblook senja ...kdrt TDK ada obatnya looo 🤣🤣🤣🤣
Ndhe Nii
pengecut Dewo... nama aja dewa... kelakuan kayak genderewo.. semoga masuk penjara dan membusuk d sono🤣🤣🤣
Sriza Juniarti
makasih banyak ..novelnya menginspirasi banyak orang,penataan katanya sangat bagus dan tak bertele2..aku sangat suka..lanjutkan dong novèl dear khadijjah nya..menggantunh tu kk 🙏
Sriza Juniarti
aku suka karyamu thor...terus berkarya💕🥰🥰🥰
Reliya
Setiap manusia berhak mencari jalan kebahagiaannya sendiri. Karena itu, berhenti memenjarakan diri dalam hubungan yang tidak sehat. Jangan pernah habiskan waktu untuk seseorang yang tidak mengharapkan keberadaan mu. To find Mr. or Ms. Right, karena sebuah pernikahan harusnya mencintai orang yang sama setiap harinya.

Setuju banget mak, mencintai orang yg Sama dg waktu yg lama dan harus setiap hari tanpa lelah Dan bosan.
Reliya
Setiap orang yang hadir dalam kehidupan kita, pasti mempunyai arti masing-masing. Bagaimanapun cara pertemuannya. Sesingkat apapun kehadirannya. Selalu menorehkan rasa yang akan mengajarkan kita bagaimana cara mencintai. Mengatasi penyesalan, juga mengajarkan seperti apa rasa menerima dan diterima.

Mantap mak pesannya. Angkàt topi untukmu.
Reliya
"Yang hadir belum tentu jadi takdir, Terkadang la singgah hanya untuk menampakan keindahannya, kemudian berlalu menuju takdir sesungguhnya."

Alamak.......mantap banget kata²nya Thor.
Zuli Lestary: iyes. kata2nya mengandung banyak gula.. manis 😍
total 1 replies
Reliya
Untuk saat ini, aku masih terikat keadaan, masih ada yang harus aku selesaikan, dan juga... Masih nyaman seperti ini,"

"I know... Tapi, jika suatu saat kamu merasa ingin memulai kembali berpetualang, aku ingin kamu tahu, ada aku dan Biru yang siap menemanimu untuk kembali berpetualang, mencari seperti apa rupa kebahagiaan dan membangun tempat untuk kata Pulang,"

Bukan kata dan rayuan gombal tapi juatru kata² oenuh makna ini yg bikin hati aq juga ikut meleyot Bang Awan.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!