Seorang penggemar anime tiba-tiba terbangun di sebuah pulau terpencil di dunia Naruto. Saat kebingungan mencari jalan keluar, sebuah sistem misterius muncul.
One Piece System.
Dengan sistem ini, ia dapat memperoleh karakter-karakter dari dunia One Piece sebagai bawahannya. Namun, untuk mendapatkan mereka, ia harus membangun reputasi dan pengaruh.
Bajak laut, Angkatan Laut, hingga tokoh-tokoh besar One Piece—semuanya bisa menjadi bagian dari kekuatannya.
Di dunia Naruto yang penuh konflik, ia harus menentukan jalannya sendiri.
Membangun kekuatan dari balik bayangan, atau menjadi legenda yang dikenal seluruh dunia?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RabilMuhammadTahir, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 23: Tembakan di Atas Balai Lelang
BANG! BANG!
Letupan ganda senapan Flintlock berpipa baja di tangan Izo membelah gema malam di dalam Balai Lelang Gordo. Dua kilatan api menyembur dari ujung laras, melepaskan peluru timah berkecepatan tinggi yang dilapisi lapisan tipis Busoshoku Haki—menciptakan gelombang tekanan udara yang memotong kegelapan ruangan.
Dua orang Nukenin Kirigakure yang berdiri di samping Yuki Hyouba di atas atap hancur refleks membentuk segel tangan untuk memicu dinding pertahanan es.
"Hyoton: Hyōrokudamu!" (Dinding Es Pelindung)
Sebuah lempengan es tebal muncul secara mendadak di hadapan kedua Nukenin tersebut. Namun, peluru Flintlock Izo—yang dilontarkan dengan kecepatan fisik Speed 48 dan presisi Komandan Divisi Shirohige—bukanlah amunisi biasa.
BOOM! KRAK!
Peluru berlapir Haki itu menghantam lempengan es hingga hancur berkeping-keping menjadi serpihan kristal, lalu menembus pundak kanan kedua Nukenin secara bersamaan!
"AGGGHHH!"
Dua Nukenin itu menjerit kesakitan saat tulang pundak mereka hancur, tubuh mereka terlempar melayang keluar dari atap dan jatuh terhempas ke atas lantai kayu balai lelang dengan dentuman keras, pingsan tak sadarkan diri dalam genangan darah.
"Kecepatan tembakan macam apa itu?!" jerit Yuki Hyouba dengan mata melotot tak percaya dari balik mantel bulu serigalanya.
Sebagai seorang pembunuh bayaran tingkat tinggi yang terbiasa berhadapan dengan ninja pengguna senjata lempar, Hyouba tidak pernah menyaksikan senapan api bergerak dengan kelajuan yang melampaui kecepatan segel tangan Jutsu.
"Trik tembakan busuk!" raung Hyouba murka, tangannya membentuk segel eksplosif. "Hyoton: Sensatsu Suishō!" (Ribu Jarum Air Terbang Es)
Uap dingin membeku secara mendadak di udara sekitar Hyouba. Ratusan jarum es tajam sepanjang sepuluh sentimeter tercipta melayang di sekeliling tubuhnya, lalu meluncur deras menembus lubang atap menuju ruangan di bawah bagaikan hujan kristal yang mematikan!
"Jarum es itu menuju para pedagang!" teriak Gordo histeris dari bawah meja oval.
Tashigi melangkah kilat ke depan meja, membetulkan letak kacamatanya dengan cermat. Katananya, Shigure, terhunus cepat dari sarungnya.
"Shigure Style: Kasumi Giri!" (Tebasan Kabut)
SRETT! KRRRNG!
Tashigi memutar badannya dalam gerakan tebasan melingkar berkecepatan Speed 26, menciptakan jaring angin tebasan pedang yang meremukkan puluhan jarum es yang mengarah ke meja para pedagang, mengubahnya menjadi bubuk es halus sebelum menyentuh selembar kain sutra para ketua serikat.
Di saat yang sama, Paulie mendesis serak melalui cerutunya, kacamata pelindungnya diturunkan menutupi mata.
"Jangan abaikan tukang kayu dari Water 7, Es Busuk!" gertak Paulie.
WUSH! WUSH!
Paulie memutar kedua pergelangan tangannya. Dua gulungan tali tambang putih meluncur kilat dari balik jaket kuningnya seperti dua ekor ular baja (Air Rope). Tali-tali tambang buatan Galley-La itu meliuk di udara, menyapu sisa hujan jarum es di bagian tengah ruangan, lalu melilit pinggang dan kedua lengan Hyouba di atas atap sebelum Hyouba sempat melompat menjauh!
"Apa?! Tali tambang?!" teriak Hyouba kaget, mencoba memfokuskan chakra es untuk membekukan tali tersebut.
Namun, Paulie menghentakkan lengannya dengan kekuatan Strength 27!
"Turun kau dari sana! Rope Action: Pipe Hitch!"
BRAK!
Tubuh Hyouba ditarik paksa dari atas atap, terlempar meluncur ke bawah dan menghantam lantai kayu balai lelang dengan keras. Tali Paulie mengikat dadanya dalam simpul mati yang begitu ketat hingga mengunci aliran persendian tangannya, mencegah Hyouba membentuk segel tangan baru.
Hyouba terengah-engah di atas lantai kayu, memuntahkan sedikit darah dari bibirnya. Ia mencoba memadamkan tali Paulie menggunakan pembekuan chakra Hyoton dari pori-pori kulitnya.
Namun, sebelum chakra es Hyouba sempat membekukan serat tali, sesosok bayangan bertudung hitam muncul secara mendadak persis di hadapannya.
"Rokushiki: Soru!" bisik Rian dingin.
BAM!
Rian mengeksekusi hentakan kaki sepuluh kali dalam sepersekian detik, meluncur cepat dari jarak lima meter tanpa terlihat mata telanjang, mendarat tegak di atas dada Hyouba.
"Rokushiki: Shigan!"
Jari telunjuk kanan Rian yang dilapisi ketahanan pemicu keras setara peluru besi tempa menancap presisi ke titik simpul chakra (Tenketsu) di pangkal leher Hyouba.
JLEB!
"AGHHH!" jerit Hyouba histeris saat sistem saluran chakranya lumpuh seketika. Sensasi tusukan besi menghantam titik syaraf utamanya, memutus aliran Hyoton secara paksa dari dalam tubuhnya.
CLICK!
Izo melangkah anggun mendekat, memutar senapan Flintlock-nya dengan gerakan jari yang sangat terampil, lalu mendaratkan laras baja dingin senapannya tepat di tengah kening Hyouba yang gemetaran.
Izo menyunggingkan senyum anggun di balik riasan wajah Wano-nya, matanya memancarkan aura membunuh tingkat Epic yang luar biasa menekan.
"Jangan bergerak," suara Izo halus namun dingin mematikan. "Satu getaran chakra lagi dari kulitmu, dan peluru ini akan mewarnai lantai kayu ini dengan isi kepalamu."
Hyouba membeku total di bawah pijakan kaki Rian dan moncong senapan Izo. Rasa takut yang belum pernah ia rasakan sebelumnya merayapi seluruh tubuhnya. Di mata Hyouba, tiga orang di hadapannya ini bukanlah ninja biasa dari Negara Air—mereka adalah monster-monster berdisiplin tinggi yang bergerak tanpa celah kesalahan sedikit pun.
"A-Ampun..." bisik Hyouba terbata-bata, pedang es di tangannya runtuh mencair menjadi air biasa di atas lantai. "K-Kami menyerah..."
Pertarungan penyergapan yang dilancarkan Kelompok Es Hitam di atas Balai Lelang Gordo berakhir dengan kemenangan mutlak faksi Gale dalam waktu kurang dari sembilan puluh detik!
Suasana di dalam ruang pertemuan Balai Lelang perlahan kembali tenang.
Gordo dan empat belas ketua serikat pedagang mengintip dari balik meja oval, mata mereka melotot lebar menatap tubuh Yuki Hyouba—pembunuh bayaran Hyoton yang sangat ditakuti di perbatasan utara—kini terikat tak berdaya di bawah ancaman senapan Izo dan pijakan Rian.
"Luar biasa..." gumam Kapten Kenzo dengan suara bergetar emosional seraya berdiri dari bawah meja. "Yuki Hyouba... dikalahkan dalam waktu kurang dari dua menit tanpa menyentuh satu pun dari kami!"
Gordo menyapu keringat dingin di keningnya, melangkah mendekat seraya membungkuk berkali-kali di hadapan Rian. "Tuan Rian! Kehebatan dan kecepatan reaksi faksi Gale benar-benar tak tandingi! Keputusan kami menyerahkan kontrak pengawalan armada pedagang kepada Anda adalah keputusan terbaik yang pernah dibuat di pelabuhan ini!"
Rian menarik kakinya dari dada Hyouba, merapatkan mantel bertudung hitamnya seraya menatap Paulie.
"Paulie, gelledah tubuh Hyouba dan dua anak buahnya," perintah Rian.
"Siap, Boss!" jawab Paulie sigap.
Paulie berlutut di samping Hyouba, mengikis kantong-kantong taktis di pinggang para Nukenin tersebut. Dari kantong pakaian Hyouba, Paulie mengeluarkan satu kantong kain tebal berisi koin-koin Ryo emas dan sebuah buku catatan bersampul kulit hitam.
Paulie menyerahkan barang pampasan perang tersebut kepada Tashigi.
Tashigi membuka kantong kain itu dan menghitung isinya secara cermat. "Tuan Rian, kantong ini berisi uang tunai sebesar 15.000 Ryo milik Kelompok Es Hitam. Buku catatan ini berisi daftat nama pialang rahasia yang biasa menyewa jasa pembunuhan Hyouba di perbatasan utara."
[SISTEM NOTIFIKASI: Memperoleh Pampasan Perang]
Uang Tunai Diperoleh: +15.000 Ryo.
Item Diperoleh: Buku Catatan Pialang Es Hitam (1).
Pengurusan Kas Hagi: 102.400 Ryo + 15.000 Ryo \= 117.400 Ryo (+ 10.000 Ryo di Pulau Ren \= 127.400 Ryo Total Kas Faksi).
Rian menerima buku catatan tersebut, menyerahkannya kembali kepada Tashigi untuk dimasukkan ke dalam arsip rahasia organisasi.
Rian kemudian berpaling menatap Gordo dan para ketua serikat pedagang yang berdiri tegap di sekeliling meja oval.
"Gordo, Kapten Kenzo," suara Rian bergema dingin dan penuh otoritas di seluruh ruangan. "Mulai esok pagi, seluruh kapal dagang yang berada di bawah bungan Serikat Pedagang Bebas wajib mengibarkan bendera panji abu-abu Gale di tiang layar sekunder mereka. Selama bendera itu berkibar, armada Gale di bawah komando Smoker, Izo, dan Johnny akan menjamin keselamatan pelayaran kalian di seluruh perairan luar."
Gordo membungkuk sangat dalam seraya memegang dokumen perkamen emas kontrak pengawalan. "Aturan ini akan langsung kami sosialisasikan malam ini juga, Tuan Rian! Tidak ada satu pun faksi penyamun atau pembunuh yang berani mengganggu kapal berbendera Gale!"
"Mengenai tiga Nukenin ini," sela Tashigi seraya menunjuk Hyouba dan dua anak buahnya yang pingsan, "apakah kita bawa ke Pos Terdepan 2 untuk ditahan bersama anggota Anbu Kiri?"
"Ikat mereka dan bawa ke kabin Sloop," keputusan Rian mantap. "Kemampuan Hyoton Hyouba bisa dimanfaatkan untuk informasi teknik atau pertukaran aset di masa depan."
"Siap, Tuan Rian!" jawab Tashigi.
Paulie bersama dua anggota Unit Beta yang mengawal di Sloop mengikat Hyouba dan dua anak buahnya menggunakan tali tambang tebal, lalu menyeret mereka keluar melalui pintu belakang balai lelang menuju Kapal Sloop di dermaga barat.
Malam hari kian larut di Kota Pelabuhan Hagi.
Sebelum berlayar kembali menuju Teluk Karang Hantu, Rian, Tashigi, dan Izo mendatangi Gudang Sektor Sekunder #08 untuk memastikan keamanan titik kontak pasar gelap mereka.
Di dalam basement gudang yang diterangi oleh lampu minyak kedap air, tiga staf pedagang baru faksi Gale menyambut Rian dengan hormat. Siput komunikasi Encrypted Den Den Mushi Sub-Station terpasang rapi di atas meja kerja kayu.
Tashigi menyerahkan uang tunai sebesar 2.000 Ryo dari peti kas Hagi kepada staf utama sebagai modal operasional pembelian stok tali tambang dan kompas toko.
[Uang Tunai di Hagi Berkurang: 117.400 Ryo → 115.400 Ryo] [Total Kas Faksi: 115.400 Ryo di Hagi + 10.000 Ryo di Pulau Ren \= 125.400 Ryo].
"Tetap jaga kewaspadaan di toko ini," instruksi Rian kepada staf utama. "Setiap ada informasi penting mengenai pergerakan kapal perang Kirigakure dari Serikat Pedagang Bebas, langsung sampaikan melalui Den Den Mushi ini ke Pos Terdepan 2."
"Siap, Tuan Rian! Toko dan jaringan informasi ini akan kami jaga secara sangat rahasia!" jawab staf pedagang tersebut.
Setelah menyelesaikan koordinasi di Gudang Sektor Sekunder, Rian, Tashigi, Izo, dan Paulie naik kembali ke atas Kapal Sloop Bertiang Dua. Layar abu-abu kapal terbentang penuh disambar hembusan angin malam, memandu Sloop membelah laut gelap kembali menuju Teluk Karang Hantu.
Dua jam pelayaran malam melintasi perairan utara Kepulauan Hagi berlangsung sangat tenang.
Menjelang pukul tiga pagi, Kapal Sloop memotong celah sempit terumbu karang rahasia, merapat dengan mulus di dermaga mengapung kayu jati Teluk Karang Hantu.
Smoker dan Johnny yang bertugas menjaga pos terdepan menyambut kedatangan Sloop di atas dermaga. Smoker menghembuskan asap pekat dari dua cerutunya, melirik tiga tahanan Nukenin yang diseret turun oleh Paulie.
"Heh," kekeh Smoker dari balik asap cerutunya. "Kalian membawa tangkapan baru dari pasar gelap?"
"Izo menghajar mereka dengan dua tembakan Flintlock, Smoker!" seru Paulie gembira seraya menyapu keringat di keningnya. "Dan yang paling hebat, Boss telah mengamankan Kontrak Pengawalan Resmi Serikat Pedagang Bebas! Faksi kita mendapat pembayaran tunai 50.000 Ryo per bulan!"
Johnny melotot gembira seraya memukul pelindung pedangnya. "50.000 Ryo per bulan?! Wah, Aniki! Kita sekarang resmi menjadi penguasa jalur laut!"
Rian melangkah turun dari geladak Sloop, merapatkan mantel bertudung hitamnya seraya menatap Smoker dan Izo.
"Smoker, masukkan Yuki Hyouba dan dua anak buahnya ke dalam ruang tahanan bawah Kapal Perang Lautan Merah bersama sembilan anggota Anbu Kiri," instruksi Rian. "Laporkan kondisi pelapisan lunas kapal kita, Paulie."
Paulie membetulkan letak kacamata pelindungnya di dahi, tersenyum bangga. "Pekerjaan pelapisan lunas menggunakan leburan Ancient Deep-Sea Ore pada Kapal Perang Lautan Merah, Kapal Sloop, dan Kapal Perintis 01 sudah rampung seratus persen sore tadi, Boss! Plat logam hitam keperakan ini membuat bagian bawah tiga kapal kita sekeras zirah zirah baja! Arus bawah terumbu karang tidak akan sanggup menggores kayu lambung kita lagi!"
"Pekerjaan yang sangat bagus, Paulie," puji Rian.
Seluruh jajaran perwira dan warga pengungsi klan Kaguya serta Yuki berkumpul di aula utama kabin pantai. Kaguya Gen melangkah maju, membungkuk hormat di hadapan Rian seraya melaporkan bahwa delapan warga pengungsi telah menempati rumah-rumah kayu di bawah tebing dengan aman dan mulai membantu Unit Beta mengumpulkan bahan kayu cadangan.
Denting suara sistem yang sangat nyaring dan bergema membahana di dalam pikiran Rian, merespons pencapaian konsolidasi armada dan kontrak pasar gelap tersebut.
[SISTEM NOTIFIKASI: Penyelesaian Pertempuran Balai Lelang]
Ancaman Kelompok Es Hitam pimpinan Yuki Hyouba dilumpuhkan secara total.
Hadiah Diterima:
+300 System Point
+150 Underworld Reputation
[ACHIEVEMENT UNLOCKED: Master of Escorts]
Melindungi tokoh-tokoh penting serikat pedagang dari penyergapan pembunuh bayaran tanpa kehilangan satu pun nyawa sipil.
Reward: +150 System Point.
Rian berdiri di anjungan kabin pantai, memanggil antarmuka sistem di pandangan batinnya untuk mengalkulasi akumulasi poin terbarunya secara presisi sesuai dengan database cerita.
[Kalkulasi System Point:] 1.850 SP (sisa sebelumnya) + 300 SP (penyelesaian pertempuran Hyouba) + 150 SP (achievement) \= 2.300 SP!
Dengan total 2.300 System Point yang terkumpul, Rian memutuskan untuk membuka tingkatan baru antarmuka toko sistem yang kini telah siap ditingkatkan.
"Sistem," perintah Rian secara mental, "lakukan upgrade ke Shop Level 4."
[Memproses Upgrade Shop Level 4... Requirement Terpenuhi: Total Reputasi > 2.000, Multi-Outpost Established.] [System Point Berkurang: -500 SP] [Sisa System Point: 1.800 SP]
HUMMM!
Layar semi-transparan biru di hadapan Rian bergetar hebat, memancarkan pendar cahaya keemasan ungu yang sangat mewah dan kompleks. Antarmuka Shop Level 4 terbuka secara resmi, memperlihatkan kategori baru item, peningkatan fisik tingkat tinggi, serta blueprint kapal perang khusus dari dunia One Piece (seperti Caravel/Galleon Heavy Upgrade, Seastone Coated Hull Blueprint, dan Advanced Haki Training Manuals).
Rian menatap rincian item baru tersebut dengan mata yang berkilat dingin penuh kalkulasi.
Ia memanggil antarmuka status sistemnya secara menyeluruh untuk mengonfirmasi seluruh data, status finansial, inventaris, dan reputasinya yang terbarui secara mutlak, akurat, dan tanpa retcon.
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
SYSTEM STATUS
Nama: Rian Usia: 20 Level: 1
Strength: 12 Speed: 13 Vitality: 12 Stamina: 12 Intelligence: 14
System Point: 1.800 SP (2.300 - 500) Reputation:
Public Reputation: 850 (Pulau Ren & Kepulauan Hagi)
Underworld Reputation: 1.800 (1.650 + 150 - Penguasa Bawah Tanah Terkuat di Perairan Luar)
Military Reputation: 400
Skills:
Rokushiki: Kami-e (Basic)
Rokushiki: Geppo (Basic)
Rokushiki: Tekkai (Basic)
Rokushiki: Soru (Basic)
Rokushiki: Rankyaku (Basic)
Rokushiki: Shigan (Basic)
Navigation (Basic)
Kenbunshoku Haki (Basic)
Characters:
Johnny (Uncommon - Bounty Hunter) - Lokasi: Pos Terdepan Teluk Karang Hantu
Smoker (Rare - Marine Captain) - Lokasi: Pos Terdepan Teluk Karang Hantu
Tashigi (Rare - Marine Ensign) - Lokasi: Pos Terdepan Teluk Karang Hantu
Paulie (Rare - Galley-La Dock 1 Foreman) - Lokasi: Pos Terdepan Teluk Karang Hantu
Izo (Epic - Whitebeard Pirates 16th Division Commander) - Lokasi: Pos Terdepan Teluk Karang Hantu
Inventory:
Basic Hunting Knife (1)
Kapak Besi Kecil (1)
Kompas Kuningan (1)
Tali Tambang Rami (Sisa 3 meter)
Pelindung Dahi Kirigakure Tergores (1)
Jurnal Pelayaran Kuno (1)
Kantong Air Kulit (2 Liter)
Roti Gandum Kering (2)
Kunai Standar Kiri (10)
Senbon (8)
Parang Pemotong Kayu Tebal (5)
Gulungan Peta Rahasia Anbu Kiri (1)
Topeng Porselen Anbu Terbelah (1)
Buku Catatan Pialang Es Hitam (1)
Den Den Mushi Pair (1 di Pos Hagi, 1 di Markas Pulau Ren)
Encrypted Den Den Mushi Sub-Station (1 di Gudang Hagi)
Dokumen Sewa Gudang Sektor Sekunder #08 (1)
Dokumen Kontrak Pengawalan Resmi Serikat Pedagang Bebas (1)
Peti Ancient Deep-Sea Ore (1)
Flintlock Musket & Precision Ammunition Package (20 Sets - Dipergunakan Unit Penembak Jitu Pos 2)
Marine Physical Training Manual (1 - Dipergunakan Smoker)
Civilian Merchant Staff Package (3 Persons - Bertugas di Gudang Hagi)
Uang Tunai: 125.400 Ryo (115.400 Ryo di Pos Hagi/Kabin + 10.000 Ryo di Markas Pulau Ren)
Dokumen Kepemilikan & Kunci Kabin Sloop (1)
Kapal Sloop Bertiang Dua (1 - Pelapisan Lunas Ancient Ore)
Kapal Perang Lautan Merah (1 - Pelapisan Lunas Ancient Ore)
Kapal Perintis 01 / Eks-Anbu Cutter (1 - Pelapisan Lunas Ancient Ore)
Achievement:
First Survival
World Discovery
Tactical Advantage
Civilized Footprint
Founder
Naval Dominance
Fleet Expansion
Martial Mastery
Shinobi Hunter
Commander Assembly
Marine Bureaucracy
Anbu Suppressor
Multi-Island Expansion
Master Shipwright
Underworld Merchant
Six Powers Initiate
Bloodline Protector
Ancient Material Collector
Merchant Escort Hegemony
Master of Escorts
Organization: Gale (Level 2 - Organisasi Rahasia) Territory:
Markas Utama: Tebing Barat (Pulau Ren)
Pos Terdepan 2: Teluk Karang Hantu (Kepulauan Hagi)
Aset Bawah Tanah: Gudang Sektor Sekunder #08 (Kota Pelabuhan Hagi)
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
Malam perlahan memudar di atas benteng Teluk Karang Hantu.
Paulie dan Johnny sedang merapikan gulungan tali di atas geladak Sloop, Izo sedang melepaskan laras senapan Flintlock-nya untuk dibersihkan, Smoker menghembuskan asap cerutunya di atas tebing pengawas, sementara Tashigi mengunci buku arsip keuangan faksi di dalam brankas besi kabin.
Rian berdiri di ujung pantai pasir putih, merapatkan mantel bertudung hitamnya seraya menatap lautan lepas yang tertutup kabut tipis. Dengan kas organisasi sebesar 125.400 Ryo, 1.800 System Point, Shop Level 4 yang baru terbuka, tiga armada kapal berperisai Ancient Ore, serta lima perwira hebat dari dunia One Piece, faksi Gale telah berdiri sebagai penguasa terselubung tak tergoyahkan di seluruh perairan luar Negara Air.
Langkah ekspansi berikutnya menuju konfrontasi terbuka dengan struktur militer Kirigakure dan penguasaan jalur pelayaran utama siap diukir dalam perjalanan selanjutnya.