Menikah karena terjebak keadaan,
Seorang Presdir muda yang lama-lama jatuh cinta dengan asisten pribadinya yang semula menurutnya jelek dan kampungan.
Kini ia berubah menjadi seorang wanita cantik dan baik yang ada di matanya,
Dengan kebaikan hatinya membuatnya terpana,
Terlebih dengan senyuman manis lesung pipinya mebuatnya tergiur saat memandangnya.., membuatnya semakin manis dan menawan saat ia semakin di pandang.
Kepedulian wanita tersebut juga membuatnya semakin jatuh cinta,ia tega melukai dirinya sendiri hanya demi melindungi majikannya.
Tapi karena kekayaan yang begitu banyak yang di miliki oleh suaminya mebuatnya minder dan menahan rasa cintanya,
Anggara berusaha keras untuk membongkar isi hati istrinya,apa dia benar-benar mencintaiku atau tidak,
Namun dengan sisi lain Anggara mengatakan apa aku harus miskin supaya dia mencintaiku?,
Tapi apakah cintanya tetap bersatu walaupun suaminya memang sudah di takdirkan untuk kaya raya, tapi perasaan sungguh susah untuk di tahan...!
Apa kalian penasaran dengan cerita pertamaku?
Yuk tengok!, Jangan lupa dukungannya yah!..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sagita chn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hari kedua kerja
Pagi baru, semangat baru,dan suasana hati baru,Anisa yang sudah selesai membersihkan badan, langsung mencoba untuk berias wajah sendiri.
kok jelek banget si,cara dadan yang benar bagimana si,masa iya aku harus tutorial di YouTube.
Anisa mengomentari dirinya sambil bercermin.
ya udah deh,dari pada entar kaya badut mending nonton tutorial dulu..
setelah selesai merias diri dengan hasil yang menurutnya memuaskan,ia langsung
memainkan ponselnya sambil duduk di ranjang menunggu waktu hingga pukul tujuh pas,baru naik ke kamar Anggara untuk membangunkannya.
"Pagi sayang,apa kau sudah mulai bekerja?"pesan masuk Lisa
Lisa aku kira siapa.
"Belum Lis bentar lagi, aku baru saja selesai mandi"Anisa membalas pesan tersebut
"kamu lagi apa Lis aku kangen banget sama kamu"Anisa
"Aku juga baru selesai mandi mau berangkat,sama Anisa aku juga kangen Ama kamu,kapan kamu main kesini ?"Lisa
"kapan-kapan aku pasti main ke situ Lis"Anisa
"oke baiklah,aku mau berangkat kerja dulu yah,kita lanjut nanti!"Lisa
"iya semangat hati-hati sahabat tercintaku"Anisa mengirim emoticon tersenyum lebar.
"hha.ha iya, iya "Lisa
Anisa hampir lupa, jarum jam sudah menunjukkan pukul tujuh lewat dua menit membuat Anisa langsung buru-buru naik ke lantai atas untuk membangunkan Anggara, tanpa sengaja kakinya terkilir saat menaiki tangga.
Aww..aduh hati-hati donk Anisa,lagian ni sepatu ya tinggi banget
gerutunya sambil memasuki kamar Anggara.
"Kau baru kemari, bahkan hari kedua kerja pun kau sudah terlambat dua menit"Mendapati Anggara yang sudah terbangun.
aduh mampus deh, aku bahkan hanya terlambat dua menit saja di permasalahkan, bagaimana ini,aku harus bilang apa..
"maafkan saya tuan muda"
"sudah,cepat siapkan bajuku, ingat kemaren nomor berapa?"
"enam, tuan muda"
"brarti sekarang?"
"tujuh tuan muda"
"baguslah jika kau sudah mengerti"
Oke sekarang aku sudah tahu berarti besok baju urutan ke delapan kan
Karena jadwal kantor tidak terlalu padat,hari ini sebelum ke kantor Anggara menyempatkan untuk sarapan bersama keluarganya.
Anisa yang belum juga sarapan ia pun langsung menuju ke dapur untuk sarapan.
"pagi mba Dila,pagi mba-mba yang lain apa aku boleh ikut bergabung"Anisa
"iya pagi Anisa,tentu saja boleh donk"Dila
"iya pagi juga mba, tentu saja boleh,mari kita sarapan bersama"kata pelayan yang lain.
"oke baiklah, terimakasih"Anisa langsung ikut bergabung.
Mereka semua pun berkenalan satu sama lain.
Irfan sudah datang ke rumah,mereka bertiga pun berangkat ke kantor, sesampainya di kantor mereka semua masuk ke ruangan masing-masing.
Anisa membantu Merapikan meja kerja Anggara, membereskan dokumen yang berantakan.
setelah selesai Anisa langsung duduk di sofa beristirahat, Anggara yang memainkan leptopnya sambil memperhatikannya entah apa yang ia pikirkan.
Larut dalam kesunyian,tamu tak diundang pun datang.
"pagi sayang,aku kangen"Tania
"Pagi Sayang,benarkah?, jika kau kangen, tapi kenapa kamu baru kemari ?"Anggara
"iya maaf sayang, kan aku sibuk"Tania.
Tania adalah pacar Anggara cewe cantik, modis,kece, keren, ia juga seorang model terkenal,intinya sempurna bagi Anggara.
Anisa yang melihatnya hanya terdiam sambil memperhatikannya.
cantik banget ya kekasih tuan muda,mana badannya langsing banget lagi.
"Apa jadwal pemotretan mu sangat padat?"Anggara
"tentu saja sayang, makanya ayo kita shopping aku kan kangen jalan-jalan sama kamu"Tania yang manja sambil melihat seseorang yang duduk di sofa.
"iya sayang tentu saja,hari ini kita akan jalan keluar yah"Anggara
" iya makasih sayang,sayang wanita itu siapa?"Tania penasaran
"dia Anisa, Asistenku"Anggara
"siang nona"Anisa langsung menyapa
"iya siang"Tania.
"Ayo sayang!, kita jalan sekarang"Tania
"oke, baiklah"Anggara
hah tuan muda mau kemana tuh
"Anisa, tugasmu jaga ruangan ku, tidak boleh ada yang masuk kecuali Irfan dan Haris, kau mengerti!"Anggara
"baik tuan muda,saya mengerti"Anisa
"bagus"Anggara
"sudahlah sayang ayo!"Tania langsung menarik tangan Anggara keluar ruangan kerjanya.
ternyata tuan muda perhatian dan baik banget ya sama kekasihnya, dia tidak se-jutek yang aku kira
Hari ini,Haris pergi ke kantor Anggara Hanya ingin melihat Anisa saja ,ia menaiki lift langsung menuju ke ruang Irfan terlebih dahulu.
"Fan apa kau sedang sibuk?"Haris
"tidak ris,aku hanya menyelesaikan proposal yang kemaren,ada apa,apa tuan muda memanggil mu kemari?" Irfan
"tidak aku kemari hanya ingin melihat seseorang"Haris
"seseorang,siapa dia?"Irfan
"siapa lagi kalau bukan orang baru di sini"Haris mengatakan sambil tersenyum.
"siapa maksudmu Anisa?"Irfan
"iya tentu saja"Haris
"cih kenapa kau mudah sekali jatuh cinta"Irfan
"aku baru saja jatuh cinta, kemaren-kemaren aku hanya bercanda dengan asisten-asisten Anggara, Haris
" benarkah"Irfan
"sudah ayo cepat kita ke ruangan Anggara"Haris
"iya iya baiklah"Irfan
Keduanya langsung menuju ke ruangan Anggara,mengetuk pintu dan masuk ke ruangan
"Anisa kenapa sunyi sekali dimana Anggara? Haris dan Irfan yang masuk ke ruangan dan langsung duduk di sofa.
"e.. pa Haris,pa Irfan, tuan muda sedang pergi bersama nona...nona siapa yah, intinya kekasihnya tadi pa"Anisa
"maksudmu Tania, apa Tania yang kemari?"Haris
"iya pa tadi ia kemari,dan minta keluar jalan-jalan dengan tuan muda"Jelas Anisa
"oke baiklah, apa kau sudah makan siang?"Haris
"Belum si pa"Anisa
"oke baiklah bagaimana kalo kita makan bersama di sini?"Haris
"iya boleh"Irfan
"kalo gitu pesan tiga porsi makanan Fan, sambil nunggu Anggara datang, kita sebaiknya makan siang dulu!" Haris
"oke baiklah"Irfan
Setelah makanan sampai ke ruangan, mereka bertiga akhirnya makan siang bersama,sambil menunggu Anggara pulang ke kantor.
jadi males bacanya
mana ada orang berumah tangga bego banget begitu
gantung banget ceritanya