NovelToon NovelToon
Kembalinya Pendekar Iblis

Kembalinya Pendekar Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Barat
Popularitas:72.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sana Situ Gaming

Terlahir Kembali Sosok Pendekar Iblis dengan Hati yang bersih dan bijak sana,Berusaha menjadi Raja demi kedamaian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sana Situ Gaming, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chap 06. Teknik Berpindah Dengan Cepat

Shirey yang sudah tidak sabar untuk mempelajari teknik berpindah dengan cepat ingin segara berlatih lagi.

Namun hari nampaknya sudah mulai gelap, Zouzin memutuskan agar esok hari saja ia mengajari teknik berpindahnya itu.

''Karena langit sudah nampak gelap, Kita lanjutkan besok saja nak.'' Ucap Zouzin sambil melihat ke atas.

''Yah ayah..... padahal aku sudah tidak sabar mempelajari teknik itu, tapi yasudah lah.'' Jawab Shirey sedikit kecewa.

''Sebagai gantinya akan aku antar kan kau pulang menggunakan teknik berpindah ini.'' Ucap Zouzin sambil tersenyum.

''Sungguh ayah,! ayo kita pulang menggunakan teknik berpindah mu itu.'' Jawab Shirey tak Sabar.

''Pegang pundak ku nak, teknik ku ini harus bersentuhan kepada orang yang mau aku pindahkan, aku tidak bisa memindahkan seseorang yang tidak aku sentuh, karena aku belum menguasainya seratus persen teknik ini.'' Ucap Zouzin sambil menepuk pundak nya.

''Baiklah Ayah.'' Jawab Shirey segera memegang pundak Zouzin.

*SLEBBBB*

Di rumah, Liu pun sedang memasak untuk anak nya, ia tidak tahu kalau suaminya akan pulang hari ini karena Zouzin bilang akan pulang besok, saat akan pergi.

Liu yang sedang asik memasak dikagetkan dengan kemunculan anak dan suaminya yang tiba tiba muncul di hadapan Liu.

*SLEBB*

'' JRENG JRENG '' Ucap Shirey dan Zouzin bersamaan berniat mengagetkan Liu.

Liu pun kaget mata nya berhenti berkedip bersamaan nafas yang ditahan.

''Dasar, kalian berdua ini anak dan ayah sama sama usil, untung aku tidak mempunyai penyakit jantung, kalau punya mungkin aku sudah pingsan.'' Ucap Liu sambil menghembuskan nafas secara perlahan.

''HeHeHe maaf ibu ini semua rencana ayah supaya mengagetkan mu.'' Ucap Shirey menggaruk garuk kepalanya.

''Kenapa ayah! wah kau ini sudah berani berbohong yah.'' Saut Zouzin melihat ke arah Shirey.

''Sudah Sudah... Kalian berdua ini sama nya, segera kalian bersihkan badan kalian dan cepat keruang makan, ibu sudah memasak masakan yang enak sekali.'' Ujar Liu kepada anak dan suaminya.

''Siap ibu negara.'' Ucap Shirey dan Zouzin sambil tertawa.

Sambil menggeleng gelengkan kepala, Liu berkata ''anak dan ayah memang sama nya.''

Waktu makan pun tiba, Shirey dan Zouzin nampak nya sudah membersihkan badan dan mengganti bajunya masing masing.

Mereka berdua pun segera ke ruang makan.

Hidangan makan pun sudah siap di sajikan oleh Liu.

Mereka bertiga makan secara bersamaan, ditengah tengah itu Liu bertanya kepada Zouzin. ''Kenapa kau sudah pulang bukan kah kau mengatakan akan pulang besok.'' Tanya Liu sambil makan.

''Iyah aku rencana nya baru akan pulang besok akan tetapi yang aku cari sudah berhasil aku dapat kan, maka dari itu aku segera pulang, aku malas berlama lama di kota, kau tau sendiri kan itu.'' Jawab Zouzin yang mulut nya penuh dengan nasi.

''Oh jadi begitu, lantas kenapa kau pulang bersama Shirey barusan.?'' tanya lagi Liu

''Itu karena sebelum aku memutus kan pulang ke rumah, aku menandai aura Shirey dan segera menuju ke tempat latihan nya, aku ingin melihat perkembangan dia, ternyata dia sudah bisa menguasai teknik berpedang dengan caranya sendiri.'' Jawab Zouzin.

''Benarkah kau sudah menguasainya Shirey.? Tanya Liu segera menatap Shirey.

''Iyah benar ibu, tapi aku rasa aku belum sepenuh nya menguasai, aku harus lebih rajin berlatih lagi.'' Jawab Shirey

''Bagus lah kalau begitu, ibu yakin kau akan menjadi pendekar yang hebat.'' Saut Liu dan langsung melanjutkan makan nya.

Mereka bertiga pun melanjutkan makan dan setelah mereka selesai makan, Zouzin berkata pada Shirey.

''Nak nanti malam kita ke atas genteng, ayah ingin bercerita sedikit sambil melihat bulan.'' Ucap Zouzin

''Baiklah ayah.'' Saut Shirey

Hari pun semakin gelap Shirey segera menuju atas genteng dimana ayah nya pasti sudah menunggu nya di sana.

Ternyata benar Zouzin sudah ada di atas genteng.

''Maaf ayah... apakah kau sudah menunggu lama.?'' Tanya Shirey

''Tidak nak, aku pun baru tiba di atas.'' Jawab Zouzin

Mereka berdua saling bersebelahan di atas genteng sambil memandang terangnya rembulan.

Zouzin pun segera bercerita.

''Dulu, saat ayah berlatih di hutan yang jauh di sana, ayah bertemu dengan seorang Kakek Tua, dia memiliki kekuatan yang sangat besar, ayah Pun mencoba melawan nya, namun ayah tidak bisa menandingi kekuatan nya, Walau dia hanya membawa tongkat bukan pedang, ilmu tenaga dalam nya sangat kuat, Teknik berpedang ayah pun bisa di baca oleh nya, tidak satu pun serangan ayah mengenai Kakek Tua itu.'' Ucap Zouzin

''Hah, apa benar begitu ayah, ada orang yang sekuat itu di luar sana? menurutku ayah ini sudah kuat, tetapi masih ada yang lebih kuat di luar sana.'' Ucap Shirey bertanya tanya.

''Ayah bukanlah yang terkuat nak, masih banyak sekali orang yang kuat di luar sana.'' jawab Zouzin menatap Shirey lalu meneruskan Ceritanya.

''Saat ayah melawan Kakek tua itu ayah merasa kekuatan ayah tidak ada apa apa nya di bandingkan dia.

Dia tidak sekalipun mencoba menyerang ayah, ia hanya menghindar dan menahan jurus ayah dengan menggunakan tongkat, akan tetapi saat ayah sudah mengeluarkan semua tenaga dan kekuatan yang ayah miliki, akhirnya Kakek Tua itu menyerang, ia tiba tiba berada di belakang ayah dan memukul syaraf yang ada dileher ayah, ayah pun tidak bisa mengelak karena saking cepat nya pergerakan kakek itu, lalu ayah pun pingsan. ayah sudah tidak ingat apa apa.

Keesokan pagi nya ayah sadar dan tiba tiba sudah ada di dekat Kakek Tua itu, ia sedang membakar ikan hasil buruan nya, ia pun menawari ayah untuk memakan ikan itu. ''Rupanya kau sudah sadar, cepat bangun dan makan lah ini.'' Ucap Kakek tua itu.

Ayah tidak menjawab, ayah segera bangun dan bersiap menyerang lagi.

Hanya saja Kakek Tua itu berkata. ''Tenang nak aku tidak ada niatan buruk terhadapmu.''

Ayah pun lantas menghampirinya dan memakan hasil buruan nya.

Setelah selesai makan, ayah pun berbincang bincang dengan nya. ''Ilmu berpedang mu cukup hebat juga.'' Ucap Kakek tersebut.

''Ilmu ku tidak hebat sama sekali, buktinya aku kalah oleh mu yang hanya membawa tongkat.'' Jawab ayah.

''Apakah kau mau ku ajari teknik berpindah dengan cepat? teknik berpindah dengan cepat ini bisa juga memindahkan apapun yang kau mau dengan cepat, hanya saja jika kau ingin memindahkan apa saja yang kau mau, kau membutuhkan kekuatan yang lebih besar.'' Ucap sang kakek sambil tersenyum.

Ayah pun segera menjawab ''Mau'' dengan semangat

''Apakah benar kau mau mengajarkan ku.?'' tanya Ayah sambil berharap.

''Iyah benar, iniaku akan mengajarimu, bersiap siap lah nanti siang kita akan mulai berlatih.''

Jawab Kakek Tua itu.

Setelah siang datang, ayah pun segera di ajari teknik bagaimana cara berpindah dengan cepat.

beberapa hari ayah harus benar benar mendalaminya agar bisa menguasai teknik itu.

Kakek Tua itu benar benar mengajari ayah.

namun sayang saat ayah sudah menguasai teknik berpindah dengan cepat dan saat ingin belajar teknik memindahkan apa saja dengan cepat Kakek Tua itu tiba tiba menghilang.

Ia hanya meninggalkan pesan yang isinya. ''Kau sudah bisa menguasainya dan selanjutnya kau hanya perlu lebih mendalaminya agar Kau bisa Menggunakan teknik memindahkan apa saja dengan cepat.

Sebenarnya kedua teknik itu saling terhubung hanya saja teknik memindahkan apa saja dengan cepat butuh kekuatan yang lebih besar.''

Ayah pun terus berlatih namun karena saat itu kekuatan ayah belum terlalu besar ayah pun tidak bisa melakukan nya.

''Nah itulah nak yang ingin ayah ceritakan kepadamu, jadi ayah berharap semoga kau bisa menggunakan teknik berpindah dan memindahkan apa saja dengan cepat, bukan seperti ayah yang hanya bisa menggunakan teknik berpindah dengan cepat.'' Ucap Zouzin setelah itu menoleh kepada Shirey.

Namun karena Zouzin bercerita sangat lama, Shirey pun ketiduran.

''Dasar bodoh, kenapa malah tertidur, berarti dari tadi aku bercerita dia tidak mendengar.'' Ucap Zouzin sambil menggelengkan kepala.

Zouzin segera membawa Shirey ke kamar, ia pun menaruh Shirey di tempat tidur dan berkata. ''Mulai besok kau akan lebih menderita karena harus lebih keras berlatih nak.''

Setelah itu Zouzin pun segera menuju kamar nya untuk tidur.

1
Nur Hadi
lama kali macetnya
Shin
Emmm... pendek?
Master X
mantau dlu
Al^Grizzly🐨
awal yg bagus
Herwin Devogrind
Mic? berarti ada listrik nih di desa ini. Peradabannya modern juga ya. oke, lanjut Thor.
Herwin Devogrind
iya gitu dong Shirey, klo mo pamit berangkat kudu salim cium tangan mama sm bapak. Ambil berkahnya. Lanjut Thor.
I am Back
mampir kak reinkarnasi Dewa Waktu
Ciipiw🔫
wah next kak
Mohammad Abqori Dahlan
samurai itu bukan senjata. klo senjata yg dipakai para samurai itu namanya katana
Mohammad Abqori Dahlan: samurai itu orangnya. di Jepang ada yang namanya ninja. ada yang namanya samurai
total 2 replies
Wawan Darma Wan
trimssssz up nya
Medi Prasetyo: ok mas bro🤗
total 1 replies
Wawan Darma Wan
ditunggu up nya semangatt
Medi Prasetyo
Untuk semua pembaca mohon maaf jika ada beberapa Chapter yang tulisannya masih amburadul ☺️☺️.
Saya akan berusaha memperbaiki nya segera.
Jangan bosen bosen untuk like comen dan vote nya terima kasih 🤗
Aqhyl Darda
ok....ok...ok
Aqhyl Darda
lanjut
Candra Hidayah
jangan kasih slow.. hajar
Aqhyl Darda
gasss thor....
Aqhyl Darda
😚👍👍👍👍👍
Aqhyl Darda
👍👍👍👍👍
Aqhyl Darda
ampun bang jago....
Ampun Bang JAGO: ada apa nak ? manggil saya ..wkwkwkwkwk
total 1 replies
Aqhyl Darda
thor harus di perbanyak promo nya thor,,,
kan saayang karya bagus di biarkan thor...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!