NovelToon NovelToon
Menjadi Ibu Tirimu Adalah Balas Dendamku

Menjadi Ibu Tirimu Adalah Balas Dendamku

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu / CEO
Popularitas:17k
Nilai: 5
Nama Author: mejiku

Valencia Adelia atau Cia selalu menjadi korban perundungan Amora Luca Alessandro, ratu sekolah sekaligus putri keluarga terkaya di kota. Bertahun-tahun dihina dan disakiti membuat Cia menyimpan dendam yang mendalam.
Sadar tak akan pernah bisa mengalahkan Amora secara langsung, Cia memilih cara yang tak terduga. Ia mendekati Dixon Luca Alessandro, ayah Amora yang kaya dan berkuasa, hingga berhasil menjadi istrinya.
Kini, Cia bukan lagi gadis lemah yang bisa diinjak sesuka hati. Ia telah menjadi ibu tiri Amora. Dari dalam rumah yang sama, Cia mulai menjalankan balas dendamnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mejiku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7

​Satu hari setelah malam yang menjungkirbalikkan hidupnya, Cia akhirnya kembali menginjakkan kaki di kantor Aethelgard Group. Kemarin, ia terpaksa mengambil jatah cuti darurat. Alasan resminya adalah gejala tifus, namun alasan sebenarnya jauh lebih memalukan: seluruh tubuhnya, terutama bagian pinggang dan pangkal pahanya, terasa sangat remuk dan linu luar biasa akibat intensitas adegan panas dengan Dixon yang seolah tanpa jeda hingga menjelang subuh.

​Kini, Cia duduk di balik kubikel kerjanya. Jari-jemarinya mengetik di atas keyboard, tetapi fokusnya melayang jauh.

​“Apa Tuan Dixon bakal mencariku?” gumam Cia dalam hati, dipenuhi keraguan yang mendadak menyerang dinding pertahanannya. “Atau dia justru mengabaikanku begitu saja? Bagaimana kalau dia menganggapku tak lebih dari sekadar wanita penghibur atau jalang murah yang kebetulan lewat malam itu?”

​Cia menggigit bibir bawahnya, menatap layar monitor dengan pandangan kosong. Lembaran uang ratusan ribu dan pesan mengejek yang ia tinggalkan di nakas hotel awalnya terasa seperti taktik brilian untuk memantik rasa penasaran. Namun pagi ini, realitas menghantamnya.

​“Bagaimana kalau aku salah mengambil jalan ini? Dixon bukan pria sembarangan. Kalau dia tahu aku salah satu pegawainya dan menganggap tindakanku sebagai penghinaan, dia bisa menghancurkan karierku dalam sekejap. Apa yang harus aku lakukan kalau dia memecatku?” Pikirannya mendadak kalut. Taruhannya terlalu besar; kehilangan pekerjaan ini berarti kehilangan akses tunggalnya untuk mendekati pusaran kekuasaan keluarga Alessandro.

​Brak!

​Pintu ruang divisi terbuka lebar, membuyarkan seluruh lamunan Cia. Sang Manajer Area melangkah masuk dengan wajah tegang dan pucat pasi.

​"Semuanya, tinggalkan pekerjaan kalian sekarang juga! Kosongkan koridor dan berkumpul di lobi utama divisi dalam waktu tiga menit! Direktur Utama, Tuan Dixon Luca Alessandro, baru saja tiba dan meminta seluruh staf berkumpul tanpa terkecuali. Ada pengumuman penting yang sangat mendesak!" seru sang Manajer dengan suara bergetar.

​Mendengar nama itu disebut, jantung Cia seolah berhenti berdetak. Tubuhnya seketika tersentak kaku di atas kursi.

​“Dia... dia ke sini?” batin Cia, meremas ujung kemejanya hingga kusut. Rasa panik yang sempat ditepannya kini mencuat ke permukaan. Namun, kilat dendam di hatinya kembali menyala, membakar habis rasa takut itu dalam hitungan detik. “Tidak. Sudah terlanjur basah. Aku sudah melangkah sejauh ini, aku harus melanjutkan rencana ini sampai akhir!”

​Suasana di lobi utama divisi terasa begitu mencekam, seolah pasokan oksigen di dalam ruangan besar itu mendadak disedot habis. Ratusan karyawan berdiri berjejer dengan rapi dalam beberapa barisan. Suasana hening total; tak ada satu pun yang berani berbisik. Semua kepala tertunduk dalam-dalam, menatap ujung sepatu masing-masing.

​Di depan barisan, berdiri sang penguasa tunggal. Dixon Luca Alessandro tampak luar biasa mengintimidasi dengan setelan jas abu-abu gelap buatan Italia. Aura dingin dan berwibawa yang dipancarkannya hari ini berkali-kali lipat lebih pekat dan menusuk dibandingkan saat di bar malam itu. Sepasang mata elangnya yang tajam menyapu seluruh ruangan, membuat siapa pun yang tak sengaja menatapnya akan langsung menggigil ketakutan.

​Dixon berdiri dengan kedua tangan bertumpu pada tongkat komandonya, rahangnya yang tegas mengeras sempurna.

​"Saya tidak suka membuang waktu," suara bariton Dixon menggema kuat di setiap sudut ruangan, terdengar sangat dingin dan sarat akan kemarahan yang tertahan. "Tapi tampaknya, ada seseorang di dalam gedung ini yang sudah berani berulah, mengganggu ketenangan saya, dan menguji batas kesabaran saya. Dan saya tidak akan segan-segan untuk memecat sekaligus memasukkan orang itu ke dalam daftar hitam seluruh industri di negara ini!"

​Deg.

​Cia yang berdiri di barisan ketiga, persis di belakang rekan kerjanya, semakin menundukkan kepalanya dalam-dalam. Keringat dingin mulai membasahi pelipisnya. Dadanya bergemuruh hebat di balik kemeja putihnya.

​“Apa Tuan Dixon bicara tentang aku?” pikir Cia dengan cemas, tangannya yang tersembunyi di balik saku celana cokelat tuanya gemetar hebat. “Apa dia tahu kalau aku yang mengganggunya malam itu di hotel? Apa dia ke sini hanya untuk menyeretku keluar?”

​Cia memejamkan mata dengan rapat. Ketakutan terbesar dalam hidupnya setelah malam perundungan di SMA kini kembali datang. “Sial... rencanaku sepertinya gagal total sebelum berkembang. Dia akan memecatku sekarang juga,” batinnya pasrah, bersiap mendengarkan namanya dipanggil ke depan.

​"Bawa dia ke depan," perintah Dixon tiba-tiba dengan nada mutlak, memberi isyarat pada dua petugas keamanan berbadan tegap di belakangnya.

​Suara langkah kaki yang berat mendekat ke arah barisan. Jantung Cia berdegup sangat kencang hingga terasa menyakitkan. Ia bersiap untuk melangkah maju begitu namanya disebut.

​Namun, langkah kaki petugas keamanan itu melewati barisan Cia.

​Brak!

​"Lepaskan saya! Tuan Dixon, saya mohon maaf! Saya khilaf!"

​Sebuah teriakan histeris memecah keheningan. Cia memberanikan diri untuk mendongak sedikit. Ternyata, yang diseret keluar dari barisan bukanlah dirinya, melainkan seorang pria paruh baya dari staf divisi keuangan senior—salah satu kepala bagian yang cukup dihormati. Pria itu kini bersimpuh di atas lantai marmer di depan kaki Dixon, menangis tersedu-sedu sembari memohon ampun.

​Dixon menatap pria yang bersimpuh di bawahnya itu dengan tatapan menjijikkan, seolah melihat seonggok sampah.

​"Mengkhianati Aethelgard Group dengan menjual data analisis pasar ke perusahaan kompetitor demi beberapa miliar rupiah..." Dixon berujar rendah, nadanya datar namun sangat mematikan. Ia melempar sebuah map dokumen tebal tepat ke hadapan wajah pria itu. "Kamu pikir tindakan kotor bagai tikus seperti ini bisa luput dari pengawasan saya?"

​Seisi ruangan lobi seketika mengembuskan napas tertahan. Jadi, kemarahan luar biasa dari sang Direktur Utama hari ini adalah karena adanya kasus pengkhianatan internal dan kebocoran data rahasia perusahaan, bukan karena urusan pribadi di bar malam itu.

​Melihat fakta yang terjadi di depan matanya, Cia perlahan mengembuskan napas panjang yang sempat tertahan di tenggorokannya. Tubuhnya yang sempat tegang perlahan mulai rileks kembali. Ia menatap punggung tegap Dixon yang kini sedang menginstruksikan pihak kepolisian untuk membawa staf pengkhianat itu keluar dari gedung.

1
Syafiq
kok AQ seng Wedi,atek JK suwe update 😍
merry
aduhh gmnn nyelamatin dri kmu cia,, blm apa ap kmu dh di tmpar di tonjok jugaa,, pyn trik licik gk cia klo ada kluar kn buat ngibulin para penjhtt ituuu
Erna Wati
smga cia bisa slmat . dn Dixon mnyadari ksalahan nya mngejar maaf cia sampe dpt
sunaryati jarum
Dengan diculiknya Amara oleh Serena dan Amora malah semakin cepat terbongkarnya kebusukan dan keburukan kalian, bahkan skandal mengobral tubuh demi kontrak Serena dan aborsi Amora segera terbongkar
merry
di culik tu kmu cia,, bgs sii klo pyn pemikiran bgtu bongkar kebusukan Amora dan mma nya dan mntn Dixon bisa jdi arts krn y bgtu lhh liat gmn Dixon liat sinyal besar didlm keluarga ya🤔🤔🤔tp skrg cia selmt gk ya sm para penculikan itu
merry
ngatain cia jalang pdhl cia gk jual diri atau pergaulan bebas dan hamil smpai abrosi semuanya itu ada di diri kmu amora
Anita Rahayu
Buat 2 medusa kejebak rencananya sendiri sampai hk dapat harta gono gini😤😤😤😤😤😤😤😤🙏🙏🙏🙏🙏✊✊✊✊✊✊✊✊✊✊✊✊✊✊✊
sunaryati jarum
CIA tidak bodoh lho dan penakut seperti dulu, apapun yang kalian rencanakan dan ucapkan diketahui olenya,kau tidak tahu Amora di kamarmu telah di pasang perekaman tersembunyi.🤣🤣🤣
sunaryati jarum
Mantaaap
merry
bnr lg kt cia klo emng sibuk berati salh sndri lepas in lki sekaya sempurna kyk Dixon org mah di jaga in malah di lepas🤭🤭🤭ternyata ank dan emk sm ya gk sabar kpn cia bongkar kelakuan mrk tuu
❥␠⃝ ͭ🍁MI-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ: Serena emang bodoh sih harusnya sebagai istri pengusaha kaya raya tinggal menikmati hidup bukannya ngangkang demi popularitas yang sifatnya semu senjata makan tuan tuhh tiap kata-kata nya kembali padanya dikira Cia cwek yg gampang direndahkan justru dia sendiri yg ketakutan rahasianya bakal terbongkar🤣🤣
total 1 replies
merry
gk mau pergi juga kmu cia tp gpp juga sii msk hrs kalah sm mntn ya🤭🤭🤭cm klo kmu pyn niat kbur pas Dixon dgn cinta gmn ya reaksi y Dixon 🤔🤔🤔🤔 lbh frustasi ap ngamuk ubek ubek dunia buat cariin kmu 🤔🤔🤔
Sapna Anah
untungnya ada cctv
Erna Wati
pergi yg jauh aja. dulu smga kmu hamil pas pergi smpe Dixon mnyadari kslahan nya dn minta maaf 🙏
chiara azmi fauziah
wkwkwk🤣🤣🤣🤣
merry
pergi cia jgn dstu lkimu gk menghargai kmu sbgai istri ya,, pdhl bisa mntn tdr dihotel kn pagi dtg gk hrs inap drmh klian,, tp viral kn tu kelakuannya Amora nnti viral pasti khdpt Dixon dan mntn pasti di korek sm netizen😆😆😆😆tar kebongkar dech kebusukannya ap ajj
❥␠⃝ ͭ🍁MI-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
kesempatan Cia adu domba mereka kalo perlu keluarin kartu As Amora juga skandal Ibunya itu gak mungkin dia murni sebagai model pasti ada embel-embel nya kelakuan Amora menurun dari Ibunya hemm jadi ragu jangan2 dia bukan anak kandung Dixon🤣🤣
merry
pergi cia,, bls Dendam gk harus kmu yg trun tangan x,, lkimu mata y msh buta gmpng di tipu sm ank dan mntn istri ya,,, klo gk pergi yg ada kmu jdi korban kejhtnn mrk cia bukti y Amora brni telan racun trs lkimu maafkan,, bsk bsk kmu ditabrak atau di dorong dr tangga nnti blg gk sngja trs lkimu maafin trs ajj bgtuu lm lm kmu yg ke alam baka cia,,, bgs pergi seblm pergi bngkr Amora pnh aborsi lwt media bngkr ya jgn ddpn lkimu gk bkln percaya 🙏🙏🙏🙏🙏
merry
kudu kbur cia,, percm kyk y ush mu gk berhasil
sryharty
cia wanita bodoh kata saya,,ngapain bertahan di situ
toh Dixon ga menghargai kamu
mending kamu pergi
balas dendam bisa lewat apa aja
jarak jauh pun bisa
kamu punya bukti2 aborsi Amora
kamu bisa kirim bukti itu ke Dixon,
ngapain harus merendahkan diri sendiri
kalo Dixon cinta sama kamu pasti akan cari kamu
merry
di luar dugaan ternyt Amora selain jht ternyta pergaulan y bebas menfaatkn ksh syg daddy ya,, gmn Dixon tau kbnrann y trs cia pergi dr hdp ya,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!