NovelToon NovelToon
Di Pacarin Brondong Kaya

Di Pacarin Brondong Kaya

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Dya Veel

Kayla Daviena, seorang gadis konglomerat yang hidupnya suka foya-foya. Karena sikapnya itu, sang ayah mengambil seluruh kartu kreditnya dan bahkan menyuruh Kayla untuk tinggal seorang diri di kos-kosan sederhana di tengah kota! Hidup pas-pasan, tunggakan yang numpuk, piring belum di cuci, semuanya datang bertubi-tubi tanpa henti dalam hidup gadis itu. Siapa sangka ia tiba-tiba bertemu cowok aneh super menyebalkan yang tinggal di sebelah kosnya, dan mendadak di cowok itu memacari dirinya tanpa aba-aba! Apa yang akan terjadi dengan mereka selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dya Veel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Makan Siang Bareng

Kayla membolak-balik buku menu dengan mata yang berbinar. Sebenarnya ia masih gengsi, tapi aroma roti kayu manis yang baru keluar dari oven benar-benar meruntuhkan pertahanannya.

"Mbak, saya mau Iced Caramel Macchiato satu, terus Cinnamon Roll, sama... ini, Creamy Mushroom Pasta-nya satu ya," ucap Kayla lancar, seolah lupa kalau tadi ia baru saja mengomel panjang pendek.

Juna menaikkan alisnya, menatap Kayla tak percaya. "Buset, Oma... itu lapar apa doyan? Banyak amat pesennya, nggak takut pipi lo makin tumpah?"

"Heh! Kan lo yang bilang mau bayarin semua! Lagian tadi gue baru makan mie instan separo gara-gara lo palak telurnya," balas Kayla ketus sambil menjulurkan lidahnya.

Juna terkekeh, lalu beralih ke kasir. "Saya Americano aja satu, Mbak. Sama tolong ini totalnya jadiin satu bill ya."

Setelah membayar, Kayla langsung mengincar sebuah kursi empuk di dekat meja kasir. Ia sudah siap-siap mau duduk, tapi tiba-tiba kerah jaketnya ditarik pelan oleh Juna.

"Eh, eh! Mau ke mana? Jangan duduk di sini, berisik orang bolak-balik," cegah Juna.

"Apaan sih! Ini kursinya lucu, gue mau di sini aja!" Kayla ngeyel, ia sudah menempelkan ujung roknya ke kursi.

"Diem dan ikut gue," ucap Juna mutlak. 

Tanpa menunggu jawaban, cowok itu langsung menyambar pergelangan tangan Kayla dan menggandengnya erat, menyeret gadis itu menembus pintu kaca menuju area outdoor.

Begitu pintu terbuka, Kayla seketika terdiam.

"Wah..."

Area outdoor itu terasa seperti dunia yang berbeda. Ada sebuah sudut kecil yang dikelilingi pagar kayu pendek berwarna putih dengan tanaman merambat yang berbunga kecil-kecil. 

Lantainya beralaskan rumput sintetis hijau yang bersih. Di sudut itu, ada satu set meja kayu bundar bergaya vintage lengkap dengan payung kain berwarna krem. Yang bikin gemas, ada lampu-lampu gantung kecil dan tumpukan buku tua di atas rak kayu kecil di pinggir pagar. Suasananya benar-benar tenang, asri, dan sangat Instagramable.

"Gimana? Bagusan mana sama yang di dalam tadi?" tanya Juna bangga sambil melepas gandengannya.

"Oke, oke, kali ini gue akuin selera lo lumayan," gumam Kayla. Ia langsung mengeluarkan ponselnya dengan semangat. Rasa kesalnya hilang seketika digantikan insting selebgram-nya yang bangkit.

"Juna! Sini lo, fotoin gue! Pokoknya harus estetik ya, angle-nya dari bawah biar kaki gue kelihatan jenjang!" perintah Kayla sambil memberikan ponselnya ke tangan Juna.

Juna menghela napas panjang, tapi tangannya tetap menerima ponsel itu. "Tadi saja galaknya minta ampun, sekarang malah nyuruh-nyuruh. Gue berasa jadi asisten pribadi, bukan pacar."

"Bacot! Udah buruan fotoin, mumpung cahayanya bagus!"

Cekrek! Cekrek!

Juna terpaksa meladeni permintaan Kayla sampai berjongkok-jongkok demi mendapatkan sudut foto yang diinginkan Kayla. Setelah puas, Kayla duduk di kursi kayu itu sambil senyum-senyum sendiri melihat hasil fotonya.

"Gila, cantik banget gue di sini. Pinter juga lo ngambil fotonya," puji Kayla tulus untuk pertama kalinya.

Ia meletakkan ponselnya di atas meja, lalu tatapannya mendadak berubah serius. Ia menopang dagu dengan kedua tangannya dan menatap Juna dalam-dalam. 

"Ohya, ada yang perlu kita bicarain nih!"

"Kenapa lo ngajak pacaran gue?"

Juna yang baru saja mau menyeruput kopinya mendadak salah tingkah. Ia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. "Ya... ya gue lagi butuh pacar aja. Lagian lo lumayan lah buat dipandang, biar mata gue seger dikit."

"Jawaban apaan tuh? Ngga logis!" Kayla memukul meja pelan. "Jangan-jangan lo playboy kelas teri ya? Lo koleksi cewek buat taruhan sama temen-temen lo, kan? Ngaku lo!"

"Heh, sembarangan!" Juna melotot tak terima.

"Gini-gini gue belum pernah pacaran ya! Gue ini barang langka, masih tersegel rapi kalau lo mau tahu."

Kayla tertawa sinis. "Barang langka? Barang rongsok kali! Kalau lo belum pernah pacaran, kenapa tiba-tiba agresif banget ngajak gue? Pasti ada udang di balik bakwan nih."

Juna menghela napas panjang, sadar kalau "kakak kuliah" di depannya ini tidak mudah dikelabui. Ia memajukan badannya, sedikit berbisik. "Oke, oke, gue jujur. Lo tahu ngga gimana rasanya dikejar-kejar satu batalion cewek di sekolah tiap hari?"

"Dih, mulai deh kepedeannya," gumam Kayla sambil memutar bola mata.

"Gue serius, Oma! Ada yang naruh surat cinta bau menyan di laci, ada yang nungguin di parkiran sambil bawa bekal, bahkan ada yang nekat nembak gue pake toa pas jam istirahat! Gue risih, gue ngga suka diganggu begitu. Gue mau sekolah dengan tenang tanpa harus ditarik-tarik kayak diskonan baju lebaran."

Kayla mulai tertarik. "Terus? Apa hubungannya sama gue?"

"Temen gue kasih saran, katanya cara paling ampuh buat bikin mereka berhenti itu ya cuma satu, gue harus punya pacar. Dan pacarnya harus yang... ya yang levelnya beda,"

"Nah kebetulan kita ketemu pas di gazebo, gue jadi keingat ucapan temen gue itu. Ya makanya gue nembak lo waktu itu,"

"Gue mikir, 'Wah, ini cewek galaknya minta ampun, pasti ngga ada yang berani lawan'. Pas banget buat jadi tameng gue," jelas Juna dengan wajah tanpa dosa.

Kayla melongo, mulutnya sedikit terbuka. "Jadi... lo jadiin gue tameng buat ngusir fans-fans bocil lo itu?!"

"Ya kasarnya sih gitu. Tapi kan gue bukan tameng yang pelit. Gue kasih lo tumpangan, gue kasih flatshoes, sekarang gue kasih makan pasta enak. Fair kan?" Juna nyengir lebar, menampilkan barisan giginya yang rapi.

"Gila lo ya! Gue mahasiswi, cantik, terhormat, masa dijadiin pengusir nyamuk anak SMA!" Kayla hendak berdiri karena kesal, tapi Juna dengan cepat menahan tangan gadis itu.

"Eh, eh! Jangan emosi dulu, dong. Pikirin deh, dengan status 'pacaran' ini, si Raka juga ngga bakal berani macem-macem lagi sama lo. Kita saling menguntungkan, Kay. Lo butuh perlindungan dari cowok aneh itu, gue butuh ketenangan dari fans-fans gue. Sama-sama adil, kan?"

Kayla kembali duduk, ia menatap pasta di depannya lalu menatap Juna. Ada benarnya juga ucapan bocah ini, meski alasannya benar-benar konyol.

"Gimana gue bisa yakin, sementara lo aja masih bocil, sma, dan labil kayak gini?"

Juna menghela napas. Ia berpikir sejenak, kemudian kembali membuka suara.

"Kalau gitu, kita pacaran kontrak aja? Gimana?"

Pertanyaan itu menarik atensi Kayla. Meski gadis itu masih tak mengubah tatapan tajamnya ke arah Juna.

"Kita pacaran 6 bulan, dan selama waktu itu lo mau apa aja gue beliin. Deal?" ucap Juna sambil mengulurkan tangannya.

Kayla menatap tajam ukuran tangan dari laki-laki itu. Juna yang merasa gadis dihadapannya itu tak bergeming akhirnya mengeluarkan dompet dan menunjukkan deretan kartu di dalam sana tepat di hadapan wajah Kayla.

"Lihat? Ini punya gue, pribadi. Bukan dari orang tua gue, jadi lo ngga perlu sungkan."

"Gue ini kaya." ucap Juna dengan senyum tengilnya.

1
Arin
Udah gak usah dengerin tuh si mantan. Cuman mau gertak aja sama kamu Kayla. Jangan mau balikan lagi ya
Arin
Hari apesmu Kayla.... memang gak boleh pindah kos-kosan.... 🤣🤣🤣🤣
Nah akhirnya ketemu Juna. Lumayan ngirit ongkos balik ke kos-kosan
Arin
Saingan Juna malah ikut kos disana juga😁😁😁. Makin seru persaingan buat menarik Kayla
Arin
Lah ibu.... orang cuman jalan berduaan diributin. Itu sebelah kamar Kayla apa kabar??? Lagi mendesah bersama..... Udah halal apa belum???? 🤭🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!