NovelToon NovelToon
PECUNIA ABSOLUTE: The True Heiress Buys Her Destiny

PECUNIA ABSOLUTE: The True Heiress Buys Her Destiny

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Amanda Shakira

Di kehidupan pertamanya, Valerie Vespera mati sebagai pecundang. Sebagai putri kandung konglomerat Elrod yang tertukar sejak bayi, dia malah dibuang ke gudang pengap demi menjaga perasaan si anak angkat palsu yang manipulatif. Tiga tahun dia habiskan mengemis kasih sayang, hingga akhirnya mati dikhianati.
Kini, takdir memutar kembali jarum jam. Valerie terbangun di hari penjemputannya di usia 18 tahun. Namun, Valerie yang naif telah mati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amanda Shakira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 7: ARSITEKTUR CANGKANG DI KEPULAUAN KARIBIA

Bab 7: Arsitektur Cangkang di Kepulauan Karibia

Malam hari di kediaman Elrod selalu menyajikan fatamorgana tentang kesempurnaan sebuah keluarga kelas atas. Di ruang tengah lantai dua, gelak tawa Victoria dan Gilbert beradu dengan suara manja Alethea yang sedang menceritakan persiapan pesta ulang tahunnya yang kedelapan belas yang akan digelar megah di ballroom hotel mulia akhir bulan ini. Gilbert bahkan baru saja memesankan sebuah kalung berlian keluaran terbaru dari rumah mode di Paris sebagai hadiah utama untuk anak angkat kesayangannya itu.

Namun, beberapa puluh anak tangga di bawah kaki mereka, di dalam kamar gudang yang sunyi dan berbau semen lembap, Valerie Vespera sedang menatap layar ponselnya dengan intensitas yang sanggup membekukan udara.

Bagi Valerie, perayaan ulang tahun Alethea adalah panggung sandiwara komedi yang menggelikan. Sementara keluarga itu sibuk merencanakan bagaimana cara memamerkan kekayaan mereka kepada dunia, Valerie sedang merancang arsitektur hukum dari sebuah monster finansial yang kelak akan menelan seluruh kekayaan tersebut tanpa sisa.

"Dua miliar empat puluh tujuh juta rupiah," gumam Valerie pelan, jemari rampingnya mengetuk meja kayu lapuk dengan ritme yang konstan. "Jika uang ini tetap berada di dalam rekening bank lokal atas nama saya, intelijen bisnis Gilbert atau sistem pelaporan pajak akan mendeteksinya dalam waktu kurang dari dua puluh empat jam. Saya butuh sebuah perisai hukum internasional yang tidak bisa ditembus oleh hukum domestik."

Di bawah temaram lampu bohlam kuning yang berkedip pelan, Valerie mulai mengeksekusi rencana besarnya. Menggunakan jaringan peramban terenkripsi Tor dan berlapis-lapis proxy militer, dia menembus sistem digital sebuah firma hukum rahasia yang berbasis di George Town, Cayman Islands—sebuah wilayah bebas pajak di Kepulauan Karibia yang menjadi surga bagi para miliarder dunia untuk menyembunyikan aset mereka dari endusan hukum.

Valerie memilih sebuah paket pendirian perusahaan kilat (shelf company) yang sudah memiliki dokumen legalitas siap pakai namun belum memiliki nama pemilik manfaat akhir (Ultimate Beneficial Owner). Firma hukum di Cayman tersebut terbiasa memproses transaksi dari entitas-entitas hantu dengan prinsip kerahasiaan mutlak (strict anonymity laws).

Dengan ketukan jemari yang sangat tenang namun presisi, Valerie mengisi formulir digital tersebut. Pada kolom nama korporasi baru, dia tidak menggunakan nama Elrod atau nama lain yang berafiliasi dengan masa lalunya. Dia mengetikkan dua kata yang kelak akan menjadi momok menakutkan bagi seluruh konglomerat di negeri ini:

PECUNIA CORP.

"Pecunia," bisik Valerie dengan seulas senyuman tipis yang teramat dingin dan tajam di bibirnya. "Nama yang murni melambangkan kekuasaan absolut dari uang. Sebuah institusi yang tidak mengenal belas kasihan, tidak mengenal hubungan darah, dan hanya bergerak berdasarkan hukum akumulasi modal modal."

Sebagai struktur modal awal perusahaan cangkang (shell company) tersebut, Valerie mentransfer seluruh dana USD 136,500.00 miliknya dari broker Zurich langsung ke rekening kustodian Pecunia Corp yang dibuka di Standard Chartered Bank cabang Singapura. Dalam hitungan menit, sistem hukum internasional secara resmi mengesahkan berdirinya Pecunia Corp sebagai entitas bisnis mandiri yang sah secara hukum global, namun sepenuhnya buta dan anonim mengenai siapa sosok asli di balik kendali saham tunggalnya.

Melalui perantara digital firma hukum Cayman, Valerie juga menunjuk seorang pengacara boneka lokal di Singapura sebagai perwakilan hukum luar untuk menandatangani setiap dokumen publik, memastikan bahwa wajah asli sang pemilik mutlak tetap tersembunyi dengan aman di dalam kamar gudang pengap ini.

Keesokan harinya di SMA Elit Garuda, dampak dari insiden ujian matematika kemarin mulai terasa. Atmosfer di kelas XI-A1 berubah total saat Valerie melangkah masuk. Tidak ada lagi ejekan keras atau tawa sinis dari geng The Peacock. Cheryl duduk di barisan depan dengan wajah pucat dan mata yang bengkak setelah menerima surat peringatan keras dari kepala sekolah karena terbukti melakukan fitnah terencana.

Sementara Alethea Belmont duduk mematung di kursinya, memandangi meja marmernya dengan tangan yang terkepal erat di bawah kolong meja. Reputasi sebagai "gadis suci berprestasi" yang dia bangun dengan susah payah selama bertahun-tahun kini mulai retak di kalangan murid-murid. Beberapa siswi yang biasanya mengantre untuk berjalan di belakangnya, kini mulai menjaga jarak dan berbisik-bisik miring setiap kali Alethea lewat.

Namun, Valerie sama sekali tidak memedulikan perubahan dinamika sosial tersebut. Baginya, menghancurkan reputasi sekolah Alethea hanyalah sebuah efek samping kecil dari permainan catur besarnya.

Di jam istirahat siang, ketika ruang kelas kosong karena seluruh murid pergi ke kantin premium, Valerie tetap tinggal di kursinya di pojok belakang. Ponselnya kembali menyala, menampilkan antrean data dari pasar modal sekunder Jakarta.

"Pecunia Corp sudah legal secara internasional," batin Valerie, matanya memancarkan binar kalkulasi yang tajam. "Langkah selanjutnya adalah mendirikan perpanjangan tangan di dalam negeri untuk mulai menggerogoti sektor properti dan teknologi yang menjadi pilar utama pendapatan Elrod Corp."

Dia mulai menyusun kode draf untuk merekrut talenta-talenta finansial yang kelak akan dia jadikan wajah publik Pecunia Corp di Jakarta. Di kehidupan masa lalunya, Valerie mengingat ada beberapa manajer investasi legendaris dan analis siber jenius yang dihancurkan kariernya oleh kesombongan keluarga Elrod karena menolak melakukan manipulasi laporan keuangan untuk keuntungan Gilbert. Di kehidupan kali ini, Valerie akan mengumpulkan orang-orang terbuang tersebut, memberi mereka modal tanpa batas di bawah bendera Pecunia Corp, dan mengubah mereka menjadi pasukan pembunuh finansial yang akan merobek-robek dinasti keluarga Elrod dari dalam bursa.

Jemari Valerie bergerak cepat, mengirimkan beberapa surel terenkripsi berisi penawaran kontrak kerja anonim dengan nilai kompensasi ratusan ribu dolar kepada dua orang target pertamanya di Jakarta melalui server aman Pecunia Corp Singapura.

Tepat saat surel terakhir berhasil dikirim, bayangan seseorang menghalangi cahaya matahari dari arah jendela tempat Valerie duduk.

Valerie mendongak perlahan. Di hadapannya, Alethea berdiri dengan mata yang memerah menahan amarah yang teramat sangat. Tidak ada lagi senyuman manis atau topeng lugu di wajah anak angkat keluarga Elrod itu; yang tersisa hanyalah kebencian murni yang siap meledak.

"Kamu puas sekarang, Kak?" suara Alethea bergetar rendah, penuh dengan nada ancaman yang sengaja ditekan agar tidak terdengar ke luar kelas. "Kamu pikir dengan trik murahmu kemarin di ruang ujian, kamu bisa merebut posisiku di rumah Papa Gilbert? Jangan mimpi, Valerie. Kamu hanyalah anak kampung yang kebetulan beruntung. Di mata Mama Victoria, kamu tetaplah noda hitam yang memalukan!"

Alethea memajukan tubuhnya, menatap Valerie dengan pandangan mata yang tajam seperti belati. "Minggu depan adalah pesta ulang tahunku yang kedelapan belas di Hotel Mulia. Seluruh kolega bisnis Papa, para menteri, dan sosialita papan atas Jakarta akan hadir. Mama sudah menyiapkan gaun terbaik untukku, sedangkan kamu... Papa bahkan tidak sudi memesankan jas atau gaun pelayan untukmu. Pada malam itu, aku akan memastikan seluruh dunia tahu siapa putri asli yang sebenarnya dihargai, dan siapa anak kandung sialan yang dibuang di kamar gudang bawah tanah!"

Mendengar ancaman berapi-api itu, Valerie tidak berkedip satu kali pun. Dia melipat ponselnya, memasukkannya ke dalam saku rok seragamnya, lalu menopang dagunya dengan satu tangan sembari menatap wajah histeris Alethea dengan pandangan yang teramat hambar—seolah dia sedang melihat seekor semut kecil yang sedang mencoba menahan laju roda kereta api.

Seulas senyuman kemenangan yang sangat anggun, dingin, dan memancarkan aura kegelapan yang absolut perlahan terukir di bibir indah Valerie.

"Pesta ulang tahun yang megah di Hotel Mulia, Alethea?" suara Valerie beralun begitu tenang, renyah, namun memiliki daya tekan yang sanggup membuat jantung Alethea berdegup kencang seketika karena rasa takut yang tidak dapat dijelaskan. "Tentu. Bersiaplah dengan gaun terbaikmu dan nikmatilah malam puncak kemegahanmu itu dengan sangat baik..."

Valerie mendekatkan wajahnya sedikit ke arah Alethea, sepasang mata hitam pekatnya berkilat dengan kekejaman yang mutlak. "Karena pada malam yang sama ketika kamu meniup lilin ulang tahunmu di atas panggung palsu itu, saya dari kamar gudang yang gelap ini... baru saja menyelesaikan dokumen pembelian untuk gedung perkantoran sepuluh lantai di pusat kota yang kelak akan menjadi peti mati bagi seluruh sisa kejayaan keluarga Elrod-mu."

Alethea tersentak mundur, napasnya mendadak memburu sesak. Dia ingin membalas dengan makian yang lebih keras, namun tatapan mata Valerie yang begitu hambar dan kosong dari rasa takut membuatnya lumpuh di tempat, seolah dia sedang berhadapan dengan penguasa takdir yang sesungguhnya. Sebelum Alethea sempat mengucapkan satu kata pun, bel masuk berbunyi nyaring, memaksa gadis angkat itu berjalan kembali ke bangkunya dengan tubuh yang gemetar menahan amarah dan ketakutan yang mendalam.

Jumat sore tiba, menandai akhir pekan yang tenang di lantai bursa internasional. Di dalam kamar gudang bawah tanahnya, Valerie duduk di atas ranjang lipat dengan laptop murah berlayar buram yang baru dia beli dari toko loak menggunakan uang tunai hasil trading-nya.

Di layar laptop, sebuah konfirmasi hukum tingkat tinggi dari otoritas moneter Singapura baru saja masuk ke dalam kotak masuk surel rahasia Pecunia Corp.

NOTIFIKASI STRUKTUR ASET - PECUNIA CORP (CAYMAN ISLANDS)

Lini Bisnis Domestik: PT Pecunia Investama Indonesia (Resmi Terdaftar).

Status Akun Utama: Aktif & Terverifikasi (Kustodian Singapura).

Total Likuiditas Terbuka: USD 141,800.00 (Setara dengan Rp2.127.000.000,00)

Valerie menutup laptopnya perlahan, menyandarkan punggung tirusnya pada dinding semen kamar gudang yang dingin. Dua miliar seratus juta rupiah modal tunai bersih kini telah sepenuhnya berada di bawah kendali hukum internasional perusahaan cangkang miliknya, siap digunakan kapan saja untuk meluncurkan serangan finansial gelombang pertama.

Pondasi di kamar pojok ini telah selesai dibangun dengan struktur yang sempurna tanpa ada satu pun celah hukum yang bisa dilacak. Langkah berikutnya di dalam takdir barunya telah menanti di malam pesta ulang tahun Alethea minggu depan—sebuah malam di mana keluarga Elrod akan menertawakan penampilannya yang miskin, tanpa pernah tahu bahwa anak yang mereka hinakan itu telah resmi menjadi kaisar bayangan yang siap mencabut seluruh sisa napas finansial mereka dari kegelapan.

"Dansa pertamamu sudah dekat, Alethea," bisik Valerie Vespera pada keheningan malam bawah tanah yang sunyi, senyuman dinginnya melebar di kegelapan. "Mari kita lihat, seberapa tinggi kamu bisa melompat sebelum saya menarik tali perangkap dari Cayman Islands ini untuk mematahkan kedua kakimu selamanya."

Bersambung....

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Moreno
draf dref draf dref 😑
Moreno
gimana caranya uang tunai tiba2 masuk menjadi saldo digital
masijacoke021205: Sudah diperbaiki ya, Kak! Terima kasih banyak bantuannya.
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!