NovelToon NovelToon
CEO Stops The Time

CEO Stops The Time

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:496.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: syila hasna

Sekuel dari The Empress Of Mind Reader..

Dimas Arthama Jaya adalah pewaris tunggal sekaligus CEO Muda dari Artama Jaya Group. Dimas mengalami kecelakaan yang menyebabkan dirinya lumpuh hingga kehilangan semua yang menjadi miliknya.

Dimas yang merasa sangat frustasi dan stres memilih untuk bunuh diri dengan cara melompat dari atas gedung Rumah Sakit tempatnya dirawat.

Sebelum meninggal, Dimas mengetahui bahwa kecelakaan yang terjadi adalah konspirasi dari Keluarga Paman yang sangat dipercayainya dan Kekasih yang sangat dicintainya.

Setelah kembali, Dimas mendapatkan kemampuan dan ingatannya kembali tentang kehidupannya terdahulu.

Akankah Dimas dapat membalaskan dendamnya? dan Akankah Dimas bisa bersama belahan jiwanya di masa lalu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon syila hasna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 7. Terusirnya Clara

Dimas yang tiba-tiba terbangun pun menjadi terkejut dan merasakan sakit kepala yang sangat hebat. Dimas yang mencoba mengambil air minum tidak sengaja menjatuhkan gelas dan juga tekonya hingga membuat Pak Antoni berlari ke kamar Dimas.

Pak Antoni yang masuk tanpa mengetuk pintu lebih dulu sangat terkejut saat melihat Dimas terjatuh di lantai dengan pecahan gelas yang berserakan di lantai. Pak Antoni pun segera memanggil Pelayan yang lain untuk mengangkat Dimas ke atas tempat tidur dan membersihkan pecahan gelas yang berserakan. Pak Antoni juga tak lupa segera menelpon Dokter Keluarga untuk memeriksa keadaan Dimas.

Setelah beberapa menit berlalu akhirnya Dokter Keluarga datang. Dokter itu dengan sigap memeriksa kondisi Dimas. Tak lama kemudian, Dimas pun terbangun dan merasakan sakit kepala yang tidak biasa. Dokter yang masih berada di samping Dimas segera memberikan obat penghilang rasa sakit untuk meredakan sakit kepala yang di derita oleh Dimas.

Namun tiba-tiba, Clara yang merupakan kekasih Dimas datang dan masuk ke dalam kamar itu kemudian membuat kehebohan. Dimas yang melihat kedatangan Kekasih yang telah tega selingkuh dan menghianati cintanya yang tulus bahkan dengan tidak puny hatinya meninggalkan di saat dirinya membutuhkan seseorang untuk bersandar.

Dimas yang masih merasa sakit kepala meski hanya sedikit karena obat yang diberikan tidak langsung bereaksi terlebih melihat kedatangan Clara membuat Dimas semakin pusing bahkan pusing itu bertambah disebabkan amarah yang tidak bisa diungkapkan.

Akhirnya Dimas memerintahkan Pak Antoni untuk mengusir Clara keluar dari kamar itu dan meminta Clara untuk kembali ke Apartemennya. Dimas tidak ingin melihat wajah Clara lebih dulu karena dirinya belum memutuskan apa yang akan dilakukannya pada semua orang yang telah jahat padanya.

"Pak Antoni, urus dia!" perintah Dimas.

"Baik, Tuan Muda." ucap Pak Antoni.

Clara yang mendengar penolakan atas dirinya yang ingin bertemu dengan Dimas menjadi marah. Clara yang tidak percaya dengan semua yang dikatakan oleh Pak Antoni hingga akhirnya Clara menerobos dan masuk kembali ke dalam kamar.

"Maaf, Nona Clara saat ini Tuan Muda sedang sakit dan beliau tidak bisa dijenguk. Sebaiknya Nona kembali ke Apartemen Nona." ucap Pak Antoni sopan.

"Tidak! Kau itu hanya seorang Pelayan. Berani sekali kau melarangku bertermu dengan kekasihku. Apa kau lupa siapa aku? Aku adalah Calon Nyonyamu di Masa Depan." ucap Clara sombong.

"Maafkan ketidaksopanan saya Nona tapi saya hanya menjalankan perintah dri Tuan Muda. Tuan Muda saat ini sedang ingin istirahat dan tidak ingin diganggu." ucap Pak Antoni menahan diri.

"Jangan bercanda! Kau pasti berbohong padaku. Dimas tidak mungkin menolak kedatanganku. Aku ini kekasihnya. Dimas pasti akan sangat senang melihat kedatanganku." ucap Clara percaya diri.

"Saya mohon Nona jangan mempersulit saya. Sebaiknya Nona kembali terlebih dahulu." ucap Pak Antoni.

"Tidak! Minggir!" ucap Clara lalu mendorong Pak Antoni cukup keras.

Dimas yang melihat kedatangan kembali Clara ke kamarnya menjadi kesal. Pak Antoni yang takut melihat Dimas marah pun segera bangun dan mengejar Clara lalu meminta maaf karena telah lalai dalam menjalankan tugasnya.

Dimas yang mengetahui bahwa semua ini pasti salah Clara yang memaksa untuk masuk pun tidak menanggapi permintaan maaf Pak Antoni dan hanya memberikan tanda mengerti.

Sementara itu, Clara yang senang karena Dimas tidak menolaknya seperti yang dikatakan Pak Antoni pun mulai memojokkan Pak Antoni dan berencana membuat Pak Antoni dimarahi dan bila perlu untuk dipecat karena menurut Clara keberadaan Pak Antoni sangatlah mengganggu.

"Sayang lihatlah dia! Dia menarikku keluar dan memaksaku pulang. Dia bilang jika kau tidak ingin bertemu denganku." ucap Clara.

Clara yang ingin menghancurkan Pak Antoni mulai berakting manja dan menyentuh tubuh Dimas seolah mencari pembelaan. Sementara Dimas yang telah merasa sangat jijik terhadap Clara tidak bisa menutipinya lagi. Dimas pun menepis sentuhan Clara dan mendorongnya tapi tidak terlalu keras hingga membuat Clara terkejut dan berteriak.

"Arrgghh!" teriak Clara.

Clara yang tidak pernah menyangka jika Dimas akan memperlakukannya begitu kasar menjadi tidak percaya. Clara kemudian melihat wajah Dimas dengan ekspresi kesal. Clara pun berdiri dari tempatnya dan marah kepada Dimas.

"Apa maksudnya ini? Apa kau benar-benar menolakku?" tanya Clara kesal.

"Ya." jawab Dimas singkat.

"A-apa? Kau tidak sedang serius kan? Kau pasti sedang bercanda kan?" tanya Clara bingung.

"Aku serius!" ucap Dimas.

"...." Clara diam.

"Bawa dia keluar!" perintah Dimas.

"Tidak! Aku tidak mau pergi. Lepas! Lepaskan aku!" teriak Clara yang membuat Dimas semakin kesal.

Clara yang telah kehabisan tenaga untuk berdebat pun akhirnya menyerah dan memilih pergi sendiri. Pak Antoni yang melihatnya pun menjadi lega lalu memerintahkan satpam untuk tidak menerima tamu siapapun itu kecuali Tuan Edo, Asisten Pribadi Dimas.

Dimas yang telah merasa tenang setelah kepergian Clara dan juga telah merasa lebih baik setelah mendapatkan suntikan penghilang rasa sakit dari dokter pun akhinya bisa beristirahat juga.

Dimas yang telah mengingat semua tentang Kehidupan Sebelumnya pun memutuskan untuk mencari keberadaan Permaisuri Shiena yang merupakan cintanya di kehidupan sebelumnya. Dimas yang merasa sangat mengantuk pun akhirnya tertidur kembali.

Malam pun tiba, Dimas yang telah tidur sangat lama merasa sangat segar. Dimas pun mandi dan membersihkan dirinya sendiri. Lalu, Dimas memerintahkan Pak Antoni untuk menyiapkan makan malam untuknya.

Tak lupa, Dimas memerintahkan Pak Antoni untuk memanggil Edo untuk menyerahkan laporan Perusahaan kepadanya.

Kali ini, Dimas berencana tidak akan membiarkan Paman dan Bibinya mengambil Perusahaan milik kedua orangtuanya lagi sama seperti dulu dan Dimas juga ingin membalas keserakahan Pak Guntur dan Bu Selena padanya.

"Aku juga harus menyelidiki tentang kematian kedua orangtuaku. Aku curiga jangan-jangan ini ada hubungannya juga dengan Paman dan Bibiku." gumam Dimas.

Edo yang memang berencana ke Kediaman Dimas segera meluncur setelah mendengar jika Dimas sakit dan jatuh pingsan di kamarnya. Edo yang awalnya sudah merasa jika Dimas itu berubah sejak pagi membutnya menjadi semakin khawatir.

Edo yang telah sampai segera dipersilahkan oleh Satpam untuk masuk. Edo pun bergegas menemui Dimas. Edo yang khawatir pun bertanya banyak sekali hingga membuat Dimas kewalahan.

"Tuan!" panggil Edo.

"Ada apa? Masuklah!" jawab Dimas.

"Apa anda baik-baik saja sekarang? Anda sakit apa Tuan? Apa yang sakit Tuan? Apa anda butuh sesuatu? Air? Buah? Pijat?" tanya Dimas beruntun.

Dimas yang menjadi pusing karena susah menjawab pun melemparkan bantal ke wajah Edo. Edo yang wajahnya terkena lemparan bantal menjadi cemberut dan berekspresi seolah menangis yang membuat Dimas menjadi ilfil padanya.

"Hentikan Ekspresimu itu! Kau membuatku jijik!" ucap Dimas.

"Tuan kau kejam sekali padaku! Apa kau sudah tidak menyayangiku lagi? Oh... Tuanku!" ucap Edo dengan gaya yang konyol.

Dimas yang melihat tingkah Edo membuat Dimas menepuk jidatnya karena tidak tau harus bersikap seperti apa lagi pada Edo mau itu di baiki atau di kasari sikapnya tetap sama pada Dimas. Meskipun begitu, Dimas berterimas kasih pada Edo yang dalam kondisi apapun selalu berpihak padanya.

'Baiklah. Sepertinya ini sudah benar-benar menjadi sifatmu yang tidak bisa diubah lagi. Asalkan kau tetap setia padaku seperti dulu maka kau akan tetap menjadi orang kepercayaanku, Edo!' ucap Dimas dalam hati.

"Aku memerintahkanmu kemari itu untuk memintamu membawakan laporan hasil pekerjaanmu hari ini!" ucap Dimas tegas.

Edo yang lupa membawa hasil laporannya pun mendadak menjadi pucat. Edo yang buru-buru ternyata meninggalkan hasil laporannya di kantor yang membuat Dimas menjadi marah dan mengusir Edo.

"Kau ini! Kau dilarang masuk ke Kediamanku sampai kau membawa Laporan pekerjaanmu kemari!" teriak Dimas.

Ta-tapi Tu-an..." jawan Edo terbata-bata karena ketakutan.

Dimas pun memanggil Pak Antoni untuk menyeret Edo keluar dari kamar. Edo yang tidak tersinggung sama sekali dengan sikap Dimas bertingkah seperti Drama India yang tidak ingin berpisah dengan kekasihnya. Dimas yang melihat sikap Edo pun mengambil bantal dan meletakkannya di atas kepalanya.

"Lama-lama aku bisa terkena stroke jika dia terus seperti itu!" ucap Dimas.

#**Bersambung#

Jangan Lupa Tekan LIKE, KOMEN, VOTE..

🥰😍😘😚

Terima kasih**

1
Raditya Vicky
Luar biasa
momi
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/do edo
one
Luar biasa
gami 77
hahahaha ...coba lain kali itu kalo MC nya kayak gini kisah hidup lebih menantang thor.lebih cerdas,bikin alur nya dgn 5-10musuh besar.jadi ga kayak Tuan bego,punyapower,harta,bisa menghentikan waktu.tp kok keliatanl naif,konyol .bikin cerita org biasa aja sesuai kemampuan,,,kalo hight clas,percayalah ceritamu ga lebih baik dr kancil mencuri timun
gami 77
ya ampun ...sekelas kaisar masih nego,musuh cuma 1,punya power,punya banyak duit.kok bego ...sumpah culik sekali dua kali masih wajar.ini ke brp kali culak culik culak culik.kebanlyakan nonton sinetron Thor
gami 77
kadang sedikit ga masuk akal boleh aja Thor ,tp sekelas Dimas di saat penangkapan dan TDK ada power sama sekali itu di luar akal sehat.kevuali kecelakaan,kena racun dll.bahkan sekelas camat aja masih punya power.
Oke Banget
Luar biasa
Syila Hasna: Terima kasih untuk komentar dan dukungannya.. Dukung Author selalu ya.. 😘🥰😍
total 1 replies
Vincent Da Vinci
bodoh btl mc ni, Ada duit, Ada kuasa, kenapa tidak bunuh sahaja pama, bibi selena dan clara? kena harus neko2 segala. bunuh semua, habis cerita. cerita yg membosankan.
Syila Hasna: Terima kasih untuk komentar dan dukungannya.. Dukung Author selalu ya.. 😘🥰😍
total 1 replies
Tomi Jaya Utama
pak Bambang apa pak Guntur nih 😆
Syila Hasna: Terima kasih untuk komentar dan dukungannya.. Dukung Author selalu ya.. 😘🥰😍
total 1 replies
Amin Suryanto
siip
Syila Hasna: Terima kasih untuk komentar dan dukungannya.. Dukung Author selalu ya.. 😘🥰😍
total 1 replies
Varhan Thio
aduh kasihan Edo
Syila Hasna: Terima kasih untuk komentar dan dukungannya.. Dukung Author selalu ya.. 😘🥰😍
total 1 replies
Arma
udah kek flm india aja buang2 waktu
Syila Hasna: Terima kasih untuk komentar dan dukungannya.. Dukung Author selalu ya.. 😘🥰😍
total 1 replies
yeyen melia😍😍
hemm
Syila Hasna: Terima kasih untuk komentar dan dukungannya..
Dukung Author selalu ya.. 😘🥰😍
total 1 replies
yeyen melia😍😍
mampir ah kyanya menarik nih
Syila Hasna: Terima kasih untuk komentar dan dukungannya..
Dukung Author selalu ya.. 😘🥰😍
total 1 replies
Khalif Huzaifah
kayknya perjalan menuju kearah dimas sejauh 5000meter jaraknya
Syila Hasna: Terima kasih untuk komentar dan dukungannya.. Dukung Author selalu ya.. 😘🥰😍
total 1 replies
Khalif Huzaifah
benar....
Syila Hasna: Terima kasih untuk komentar dan dukungannya.. Dukung Author selalu ya.. 😘🥰😍
total 1 replies
Khalif Huzaifah
luar biasa
Syila Hasna: Terima kasih untuk komentar dan dukungannya.. Dukung Author selalu ya.. 😘🥰😍
total 1 replies
Khalif Huzaifah
kenapa setiap bab aku selalu tertawa dan terharu..apakah aku sudah gila
Khalif Huzaifah: sama2 kasih,love u author
total 2 replies
Cahaya yani
bru x ini q nemu time ravel cwok, biasa ny cewek ters yg q bca, moga novel ny bgus

salm thor dr pnggemar baru mu, q bca novel mu yg ke 2
Syila Hasna: Terima kasih untuk komentar dan dukungannya.. Dukung Author selalu ya.. 😘🥰😍
total 1 replies
Cahaya yani
nah baru kli ini nemu mc yg laki" ,..

semngt thooorr
Syila Hasna: Terima kasih untuk komentar dan dukungannya.. Dukung Author selalu ya.. 😘🥰😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!